Another Place

Another Place
Chapter 43: Festival Olahraga (6)



Sebelumnya, ketika istirahat Russel malah tertidur di ruang UKS. Tak terasa istirahat telah selesai, namun ia masih belum bangun juga. Tak lama kemudian, Mikael bertemu dengan Ayaka, yang memberitahunya bahwa Russel sedang tidur di UKS, Ayaka pun tak tega untuk membangunkannya. Lalu, Mikael segera menuju ke UKS dan mencoba membangunkan Russel karena pertandingan semifinal sepak bola akan segera di mulai.


.


.


.


"Hoi.. Sel.. bangun...." Ucap Mikael, sambil mengguncangkan tubuh Russel.


"Hmm... a-apa??" Ucap Russel yang baru sadar.


"Bangun woi. Udah selesai istirahatnya. Kamu malah ketiduran di sini." Ucap Mikael


"Loh?! Ini festivalnya udah selesai?" Ucap Russel


"Belum, ini baru selesai istirahat tadi. Sekarang kita masuk ke babak semifinal." Ucap Mikael


"Ayaka mana?" Ucap Russel


"Ayaka udah di lapangan sepak bola. Sebentar lagi seharusnya udah mau mulai pertandingan semifinal kelas 1-1 vs kelas 3-2." Ucap Mikael


"Wah, kalo gitu ayo kita cepet cepet ke lapangan." Ucap Russel


"Oke ayo." Ucap Mikael


.


Mereka berdua bergegas menuju ke lapangan sepak bola agar tidak ketinggalan pertandingan semifinal yang sebentar lagi akan segera dimulai.


Nampak lapangan sepak bola sudah dipenuhi oleh penonton dari berbagai kelas. Karena perlombaan yang diadakan diwaktu yang sama hanya semifinal dodgeball, jadi tak banyak penonton yang menyebar untuk menonton banyak perlombaan seperti ketika tadi pagi.


Juga, kelas 1-1 dengan lawan mereka kelas 3-2 telah siap dan memasuki lapangan, pertandingan semifinal yang membara akan segera dimulai.


.


"Wah, rame banget. Hampir dua kali lipat penontonnya dari tadi pagi." Ucap Russel


"Iya, soalnya perlombaan yang ada sekarang cuma sepak bola dan dodgeball." Ucap Mikael


"Hmm bener juga, dodgeball kelas kita lolos ke babak semifinal juga kan?" Ucap Russel


"Iya sih, ya tapi aku mau lihat sepak bola aja." Ucap Mikael


"Yaa.. kita doakan saja yang terbaik buat kelas kita di semifinal dodgeball. Semoga bisa melaju ke babak final." Ucap Russel


"Betul. Yaudah, ayo kita ke kursi penonton." Ucap Mikael


"Ayoo." Ucap Russel


.


Russel dan Mikael pergi ke kursi penonton, dan duduk di sebelah Ayaka.


"Hai Ayaka." Ucap Russel


"O- Hai.. Kamu udah ke sini lagi ternyata. Aku tadi mau bangunin, tapi kamu tidurnya kelihatan nyenyak banget." Ucap Ayaka


"Padahal gak apa, aku mau nonton pertandingan semifinal ini soalnya. Karena ini penting." Ucap Russel


"Iya sih, untungnya tadi ketemu Mikael di tengah jalan." Ucap Ayaka


"Bukan masalah." Ucap Mikael


.


*PRITTTT


Peluit panjang dibunyikan oleh wasit.


Kelas 1-1 langsung bermain agresif di awal pertandingan, umpan cepat dilancarkan. Namun kiper kelas 3-2 masih bisa menjangkau bola yang mengarah langsung ke arah gawang.


"Wahh.. kiper kelas 3-2 jago juga ya." Ucap Russel


"Iyaa.." Ucap Ayaka


"Kelas 1-1 juga, mereka langsung mulai dengan serangan cepat." Ucap Mikael


"Ya, mereka gak mau menyia-nyiakan waktu yang ada." Ucap Russel


.


Pertandingan berlanjut dengan serangan serangan yang datang dari kedua kelas. Mereka saling menyerang balik, begitu juga dengan pertahanan mereka. Waktu tersisa 2 menit dibabak pertama, tetapi kedudukan mereka masih imbang 0-0.


"Sengit banget semifinal pertama ini. Nanti kalian harus memaksimalkan performa setelah ini ya." Ucap Russel


"Siap, tenang aja." Ucap Mikael


*GOLLLLLLL


"Eh?!" Ucap Mikael


"Kelas 1-1 kebobolan?" Ucap Russel


"I-iya.." Ucap Ayaka


Tanpa disadari ketika mereka sedang mengobrol tentang jalannya pertandingan yang sengit, kelas 3-2 berhasil melakukan serangan cepat dan membobol gawang kelas 1-1.


Dengan itu juga, babak pertama pertandingan semifinal ke 1 berakhir, dengan kedudukan 1-0.


.


"Waduh.. gak terduga sih. Kebobolan di akhir babak pertama." Ucap Russel


"Iya, lawan kelas 3 emang susah sih." Ucap Mikael


"Eh.. pemenang semifinal dodgeball pertama udah keluar." Ucap Ayaka


"Eh? Kelas apa yang menang?" Ucap Russel


"Kelas 3-4, mereka berhasil mengalahkan kelas 2-2." Ucap Ayaka


"Waduh, habis ini kelas kita kan mulai semifinal dodgeball.." Ucap Mikael


"Ya.. aku harap mereka bisa lolos ke babak final." Ucap Russel


"Aku juga berharap gitu." Ucap Mikael


.


.


.


Babak kedua pertandingan semifinal kelas 1-1 melawan kelas 3-4 akan segera dimulai. Sekarang semua penonton kembali memasuki area lapangan untuk melihat jalannya pertandingan yang akan segera dimulai.


"Kelas 1-1 harus mengerahkan seluruh kemampuan mereka dibabak kedua ini kalo mau melaju ke babak final." Ucap Russel


"Iya sih, mereka lagi berada di dalam posisi gawat." Ucap Mikael


Babak kedua dimulai, pertandingan berjalan dengan cepat, kelas 1-1 berhasil menyusul skor kelas 3-4 dengan sangat cepat. Mereka melakukan serangan cepat langsung dengan menendang ke arah gawang, dan gol pun tercipta.


"Wah?! Cepet banget. Baru aja mulai babak kedua langsung gol lagi." Ucap Mikael


"Hmm kayaknya ini bakalan sengit." Ucap Russel


"Iya sih." Ucap Ayaka


.


Pertandingan terus berlanjut dengan tempo lambat hingga akhir babak kedua. Dengan skor akhir 1-1, membuat pertandingan harus dilanjutkan dengan adu penalti untuk menentukan siapa yang layak melaju ke babak final.


.


"Wah.. sejauh ini sih, pertandingan tersengit ini." Ucap Russel


"Iya, sampai harus lanjut ke adu penalti." Ucap Ayaka


"Hmm.. habis adu penalti ini lanjut ke pertandingan semifinal kelas kita. Aku jadi grogi lagi." Ucap Mikael


"Tenangin dirimu Mik, jangan sampai grogi di pertandingan nanti." Ucap Russel


"Iya.." Ucap Mikael


.


Adu penalti pun dimulai. Kelas 1-1 berhak menendang pertama kali.


Hasilnya adalah:


Tendangan Pertama Kelas 1-1: Masuk


Tendangan Pertama Kelas 3-2: Masuk


Tendangan Kedua kelas 1-1: Masuk


Tendangan Kedua Kelas 3-2: Masuk


Tendangan Ketiga Kelas 1-1: Masuk


Tendangan Ketiga Kelas 3-2: Masuk


Tendangan Keempat Kelas 1-1: Masuk


Tendangan Keempat Kelas 3-2: Tidak Masuk


Tendangan Kelima Kelas 1-1: Masuk


Tendangan Kelima Kelas 3-2: Tidak Masuk


Dan dengan itu, maka kelas 1-1 berhak untuk melaju ke babak final setelah mengalahkan kelas 3-2 dalam adu penalti dengan skor 5-3.


.


"Kelas 1-1 hebat banget dah." Ucap Mikael


"Ya, Michael kipernya lumayan juga." Ucap Russel


"Semoga kelas kita juga bisa menang disemifinal habis ini." Ucap Ayaka


"Iya, aku penasaran kalo ketemu kelas 1-1 di final." Ucap Russel


.


.


.


"Halo kalian.." Ucap Ketua kelas


"Oh, halo juga. Kita habis ini tanding ya?" Ucap Russel


"Iya, sebelum itu ada kabar dari pertandingan semifinal dodgeball, kelas kita kalah lawan kelas 3-3." Ucap Ketua kelas


"Yah, padahal aku berharap bisa menang. Tapi gak apa lah, yang penting kelas kita udah memberikan yang terbaik." Ucap Russel


"Iyaa.." Ucap Ayaka


"Yaudah, ayo kita siap siap ke bench, soalnya udah mau mulai juga pertandingan semifinal kedua. Seharusnya penonton bakal lebih ramai karena, semifinal dodgeball sudah selesai." Ucap Ketua kelas


"Betul juga sih. Hahh.. oke deh aku udah siap." Ucap Mikael


"Ayo kita bergabung sama yang lain di sana." Ucap Ketua kelas


.


Mereka segera pergi ke lapangan, karena pertandingan semifinal sepak bola yang mempertemukan kelas 1-2 dengan kelas 3-3 akan segera dimulai.


"Ayo semangat semuanya. Satu langkah lagi menuju final." Ucap Ketua kelas


"Yah.. di sini kita harus bener-bener serius." Ucap Russel


"Jangan sampai ada kesalahan yang fatal." Ucap Ketua kelas


"Ayo semangat semuanya!!" Ucap Kapten kelas 1-2


"Yah.. kita pasti bisa." Ucap Mikael


"Jadi apa ada yang mau disampaikan, Sel?" Ucap Ketua kelas


"Yah.. menurut ku kalo bisa jaga tempo permainan agar tetap stabil, jangan sampai lengah dan membuat musuh menungguli kita. Sisanya sih sama aja kayak yang sebelum sebelumnya, udah cukup bagus permainan kita." Ucap Russel


"Baiklah.. kalau begitu ayo kita berusaha sebaik mungkin.." Ucap Ketua kelas


"Yooo!!!" Ucap Seluruh pemain


.


"Jika sudah siap, kalian dipersilahkan segera memasuki lapangan." Ucap Staff


"Baik kak." Ucap Ketua kelas


.


.


.


Setelah mereka membentuk strategi, akhirnya kedua tim memasuki lapangan. Setelah menentukan siapa yang mendapat bola akhirnya wasit bersiap untuk meniup peluit.


*PRITTTT


Pertandingan dimulai, kelas 1-1 yang mendapat bola pertama langsung mencoba untuk menyusun serangan ke gawang musuh. Namun serangan mereka berhasil dipatahkan dengan cepat, malahan serangan balik dari kelas 3-3 berhasil dimanfaatkan dengan baik dan membuahkan gol.


*GOLLLLLL!!!


Seisi lapangan seketika bergemuruh.


"Yahh.. mereka melakukan serangan balik cepat." Ucap Ketua kelas


"Tenang dulu, ini masih awal babak pertama." Ucap Russel


.


Benar saja tak berselang lama setelah itu kelas 1-2 mampu menyamakan kedudukan dengan kelas 3-3.


"GOLLLL!!" Ucap Ketua kelas


"Nice, ini yang kita butuhkan.." Ucap Russel


.


Pertandingan terus berlanjut, ketika waktu di babak pertama tersisa beberapa menit. Kelas 3-3 lagi-lagi membuat gol yang membuat skor 1-2 untuk kelas 3-3.


"Aduhh.. babak pertama selesai, pas banget sama gol barusan..." Ucap Ketua kelas


"Hmm.. kita harus bikin strategi baru lagi.." Ucap Russel


.


.


.


Setelah semua pemain meninggalkan lapangan untuk beristirahat, di bench kelas 1-2 mereka sepakat untuk membuat strategi baru.


"Jadi apa strategi baru nya?" Ucap Salah satu pemain.


"Kita harus lebih bisa mengontrol bola, sebisa mungkin rebut bola dari lawan dengan cepat, jangan ragu ragu. Posisi kita sekarang sedang dalam kekalahan. Di babak kedua nanti, kita harus bisa menekan mereka. Sebisa mungkin samakan kedudukan terlebih dahulu. Dan juga untuk Mikael, fokus." Ucap Russel


"Ya aku tau itu, di babak kedua nanti aku bakal lebih fokus." Ucap Mikael


"Baiklah, ayo sekali lagi. SEMANGAT SEMUANYA!!" Ucap Ketua kelas


"YOOOOO!!!" Ucap Seluruh pemain yang masih bersemangat.


.


.


.


Istirahat babak pertama telah usai, pertandingan babak kedua segera dimulai. Wasit meniup peluit dan kelas 3-3 mendapat bola lebih dulu.


Namun sesuai strategi yang telah dibentuk tadi, kelas 1-2 langsung bermain agresif dan merebut bola dengan cepat. Tak ingin menyia-nyiakan kesempatan yang ada, peluang itu langsung dimanfaatkan dengan baik, penyerang kelas 1-2 dengan bebas menggiring *** hingga ke depan gawang. Ia menendang keras bola dan... GOLLLL!!!


Sesisi lapangan kembali bergemuruh...


"YOSH!! Ini dia!!" Ucap Ketua kelas


"Ini baru kelas kita.." Ucap Russel


"Sekarang skor kita imbang 2-2." Ucap Ayaka


.


.


.


Pertandingan kembali berlanjut, seakan tak ingin kalah kelas 3-3 langsung menyerang kembali, mereka melakukan serangan yang tak dapat ditebak oleh kelas 1-2 dengan cepat penyerang kelas 3-3 telah berada di depan gawang. Mikael pun tak sempat untuk bergerak banyak. Gol kembali tercipta, kedudukan 2-3 untuk kelas 3-3.


"Aduh.. kebobolan lagi.. ini sengit banget." Ucap Ketua kelas


"Hmm.. waktu tersisa gak banyak lagi, aku harap mereka bisa memanfaatkan waktu yang tersisa dengan maksimal." Ucap Russel


.


Kelas 1-2 masih belum menyerah, mereka melakukan serangan lagi, bola di oper dari satu pemain ke pemain lainnya. Mencoba untuk melakukan gol balasan. Dan hal itu benar terjadi, tendangan dilepaskan dari luar kotak penalti, dan.. GOLLLL!!


"YOSH!! Kedudukan imbang lagi, setidaknya kalau begini bisa adu penalti lagi." Ucap Ketua kelas


"Iya.. masih ada beberapa menit lagi sih sebelum akhir babak kedua ini." Ucap Russel


.


.


.


Tersisa sekitar 1 menit sebelum pertandingan berakhir. Kelas 3-3 kembali menggiring bola ke arah gawang kelas 2-2, namun bola mereka berhasil direbut. Serangan balik cepat terjadi, penyerang kelas 2-2 memasuki area kotak penalti, ia bersiap menendang, dan......


*BRUKKKKK


Sliding tackle keras mengenai nya, penyerang kelas 2-2 tersebut mengalami luka yang mengakibatkan dirinya harus di rawat dan tidak bisa mengikuti pertandingan final nanti.


"APA APAAN ITU?! PENALTI!!" Ucap Ketua kelas


"Sabar dulu, seharusnya memang seperti itu." Ucap Russel


.


Wasit mengeluarkan kartu merah kepada pemain kelas 3-3, dan memberikan penalti kepada kelas 2-2. Suasana seisi lapangan menjadi menegangkan. Karena ini merupakan peluang terakhir yang akan sangat menentukan nasib kedua kelas yang sedang berlaga.


"Ayo.. ini peluang terkahir kita, semoga bisa gol.." Ucap Ketua kelas


"Tendangan penalti di akhir babak kedua ya.. hmm.." Ucap Russel


.


Penyerang kelas 1-2 telah bersiap untuk menendang bola, ia mundur beberapa langkah ke belakang. Menunggu aba aba dari wasit.


*PRITTTT


Ia berlari, dan menendang bola dengan keras menuju ke arah kanan gawang kelas 3-3.


*GOLLLLLLL!!!!!


"YOSHHHH!! FINAL KAMI DATANG!!" Ucap Ketua kelas


"NICE!! Ini dia yang aku harapkan." Ucap Russel


"Sengit banget pertandingan tadi." Ucap Ayaka


.


.


.


Setelah itu pertandingan selesai, dan mereka menuju ke bench masing-masing.


"Selamat.. satu langkah lagi menuju juara." Ucap Russel


"Yahh.. aku akan berjuang." Ucap Mikael


"Lawan kita kelas 1-1 ya.. ini bakal jadi sangat menarik." Ucap Russel


"Pertarungan lawan teman sendiri ya.." Ucap Mikael


"Yah.. goodluck buat kalian." Ucap Ayaka


"Sekarang kita ada istirahat beberapa menit dulu.." Ucap Russel


"Yah.. Kelas 1-1 tunggu kami.." Ucap Mikael


.


.


.


.


Pertandingan Semifinal dimulai!


Kontra panas antar kelas semakin memuncak, satu tahap lagi.. mereka akan menuju ke arena pertandingan final.


Dimulai dari pertandingan pertama semifinal dodgeball yang mempertemukan kelas 2-2 dengan kelas 3-4. Pertandingan tersebut berlangsung sangat sengit, dengan hasil akhir dimenangkan oleh kelas 3-4 dengan perolehan waktu 14 menit 39 detik.


Kemudian disusul dengan pertandingan kedua babak semifinal yang mempertemukan kelas 1-2 dengan kelas 3-3. Namun, sangat disayangkan. Perjalanan kelas 1-2 di perlombaan dodgeball harus terhenti di babak semifinal ini. Kelas 3-3 berhasil mengalahkan mereka dengan perolehan waktu 12 menit 17 detik.


Namun perlombaan masih belum berakhir. Dari sepak bola, pertandingan pertama semifinal. Yang mempertemukan kelas 1-1 dengan kelas 3-2. Pertandingan berlangsung dengan tempo lambat, pada babak pertama kelas 3-2 berhasil membobol gawang kelas 1-1 sehingga kedudukan 1-0. Namun, dibabak kedua kelas 1-1 berhasil membalaskan kebobolannya di babak pertama. Hingga laga selesai, skor masih tetap 1-1. Adu penalti yang sengit pun tak terhindarkan. Pada akhirnya kelas 1-1 berhasil membuktikan keberadaan mereka setelah menang adu penalti 5-3, dan resmi melaju ke babak final.


Kemudian pertandingan sengit juga terjadi di pertandingan semifinal kedua yang mempertemukan kelas 1-2 melawan kelas 3-3. Sejak awal pertandingan kedua kelas saling membalas serangan satu sama lain, dimulai gol cepat dari kelas 3-3, namun tak lama segera dibalikkan lagi kelas 1-2. Skor sementara imbang 1-1. Tetapi, tak berakhir di situ. Babak pertama masih menyisakan beberapa menit, kelas 3-3 langsung mencetak gol kembali, membuat kedudukan sementara 1-2 hingga akhir babak pertama.


Berlanjut ke babak kedua, kelas 1-2 bermain agresif demi mengejar ketertinggalannya di babak pertama tadi. Benar saja, tak lama kemudian kelas 1-2 berhasil mencetak gol kembali dan kedudukan seri 2-2. Tak tinggal diam, kelas 3-3 lagi lagi membuat gol cepat yang tidak bisa ditebak oleh kelas 1-2. Skor sementara 2-3 untuk kelas 3-3.


Waktu dibabak kedua tersisa tak banyak lagi, kelas 1-2 berusaha memberikan yang terbaik, mereka melakukan serangan cepat dan menghasilkan gol balasan. Skor menjadi seri kembali 3-3. Sementara itu, waktu dibabak kedua tersisa beberapa menit lagi. Kelas 1-2 mencoba untuk melakukan serangan terakhir. Penyerang mereka memasuki area kotak penalti, namun apa yang terjadi.. Pemain kelas 3-3 melakukan sliding tackle keras yang membuat penyerang kelas 1-2 terluka. Sebagai hukuman, tendangan penalti diberikan. Penyerang lain segera mengeksekusi tendangan tersebut, dan GOLLLL..


Kedudukan akhir 4-3 berhasil mengantarkan kelas 1-2 untuk dapat melaju ke babak final, mereka akan menghadapi rival sejati. Khususnya untuk sesama kiper Mikael yang akan menghadapi Michael di pertandingan final sepakbola nanti.


Sungguh pertandingan yang sangat menegangkan...


Selanjutnya di Another Place - 他の場所 (Hoka No Basho) Chapter 44: Festival Olahraga (END)