
Hari telah berganti, malam hari yang lalu mereka bermain permainan ousama (The King Game), kemudian menonton film horror. Nampaknya, hal itu membuat Mikael tidak bisa tidur dengan nyenyak. Pagi harinya, Russel bangun lebih awal, karena hari ini agenda mereka bebas, sehingga mereka boleh kemana saja. Tak lama setelah Russel bangun, Wisang, Ayaka dan Miko juga bangun. Alhasil mereka berempat memutuskan untuk membeli bahan makanan untuk sarapan di konbini.
"Yang lain belum pada bangun ya. Mau ke konbini kah, buat beli bahan buat sarapan?" Ucap Russel
"Aku sih ngikut aja." Ucap Wisang
"Yaudah, ayo." Ucap Russel
Setelah mereka membeli bahan makanan untuk sarapan dan kembali lagi ke Airbnb, Ayaka dan Miko kembali memasak makanan untuk sarapan, sedangkan Russel dan Wisang mencoba untuk membangunkan Michael, Mikael, dan Rafael.
"Bangun oi, sebentar lagi sarapan." Ucap Wisang
"Hoamm.. hari ini bebas kan." Ucap Rafael
"Ya emang sih, tapi ya kalian ga mau sarapan?" Ucap Russel
"Ya ya, sabar." Ucap Michael
"Ini Mikael dari kemarin susah banget dibanguninnya." Ucap Wisang
"Mik, sarapan gak?" Ucap Russel
"Emm.. iya bentar lagi..." Ucap Mikael
"Bentar lagi tapi masih tidur, yaudah kalo gitu kami sarapan duluan." Ucap Russel
Kemudian mereka sarapan sambil mengobrol, dan setelah itu hari bebas pun dimulai. Mereka mulai membuat rencana untuk mengisi hari masing masing.
"Miko, kita ke Asakusa lagi yuk, aku mau makan es krim matcha lagi." Ucap Ayaka
"Mau ke Asakusa lagi kah? Boleh aja sih, aku ikut." Ucap Russel
"Kalo gitu aku juga ikut." Ucap Rafael
"Yaa, boleh lah daripada di Airbnb juga kan, mending kita jalan-jalan lagi." Ucap Russel
"Berarti yang ke Asakusa aku, Miko, Russel, sama Rafael aja? Wisang sama Michael mau ikut juga kah?" Ucap Ayaka
"Hmmm, aku sih kayaknya lagi pengen ke toko buku, mau liat liat novel." Ucap Wisang
"Boleh juga tuh, Wis. Aku ikut kamu deh." Ucap Michael
"Oke, nanti ceritain ya ada buku yang menarik atau gak." Ucap Russel
"Oke nanti aku kasih tau." Ucap Wisang
"Hmm, ngomong-ngomong itu si Mikael masih belum bangun." Ucap Rafael
"Iya juga." Ucap Russel
"Aku tebak dia pasti semalam gak bisa tidur gara-gara nonton film horror." Ucap Wisang
"Yaa bisa jadi juga sih. Waktu itu aja dia mimpi buruk kan." Ucap Russel
"Kayaknya Mikael selama liburan kali ini ga bisa tidur nyenyak deh." Ucap Ayaka
"Betul, rada kasihan aku." Ucap Wisang
"Palingan dia belum bisa adaptasi sama lingkungan di sini, makanya dia susah tidur. Kan biasanya gitu." Ucap Rafael
"Masuk akal juga sih." Ucap Michael
"Hahh kenyang, yaudah yok siap-siap ke Asakusa." Ucap Russel
"Ayoo." Ucap Ayaka
"Kalian berangkat kapan ke toko buku, Wis, Mich?" Ucap Rafael
"Hmm, agak siangan paling, sekarang masih jam 10 pagi." Ucap Wisang
"Yaudah kami bentar lagi mau berangkat, tolong jaga Airbnb ya, sekalian itu kalo Mikael nanti udah bangun, sarapan dia ada di meja." Ucap Russel
"Oke siap, nanti kami bilangin ke dia." Ucap Wisang
"Kami pergi dulu." Ucap Russel
"Yaa." Ucap Wisang
.
Seperti rencana awal. Ayaka, Miko, Russel, dan Rafael kembali pergi ke Asakusa untuk sekedar berkeliling dan membeli es krim matcha yang sepertinya sangat disukai oleh Ayaka. Sementara itu, Wisang dan Michael yang berencana untuk pergi ke toko buku masih tetap berada di Airbnb karena mereka masih ingin bersantai. Mikael? Ya dia masih tidur.
"Hahh.. kita pergi jam berapa nanti, Wis?" Ucap Michael
"Hmm.. mungkin sekitar jam 12 an, soalnya aku cek di map ada toko buku yang dekat dari Airbnb. Jalan kaki sekitar 17 menit." Ucap Wisang
"Yaa boleh lah, sekalian olahraga juga kan." Ucap Michael
"Yup, nanti kita coba ajak Mikael juga siapa tau dia mau ikut juga." Ucap Wisang
"Tapi si Mikael masih belum bangun tuh." Ucap Michael
"Bener juga.. Oi Mik!! Kamu mau ikut gak ke toko buku nanti jam 12 siang." Ucap Wisang
"Emmm.. gak dulu deh, aku ngantuk banget." Ucap Mikael
"Hmm, yaudah deh. Kalo gitu nanti ketika kami mau pergi, kamu jaga Airbnb ya. Sarapannya ada di atas meja." Ucap Wisang
"Iya iyaa." Ucap Mikael
"Hmm, emang suka tidur kayaknya si Mikael." Ucap Michael
"Yaa mau gimana lagi. Kita siap-siap dulu aja sekarang Mich." Ucap Wisang
"Hmm oke deh." Ucap Michael
.
Sementara itu kondisi Ayaka, Miko, Rafael, dan Russel di Asakusa.
"Yahh, masih tenang banget sih suasananya. Padahal baru beberapa hari yang lalu kita ke sini ya." Ucap Russel
"Iya. Lebih sejuk ya sekarang." Ucap Ayaka
"Ngomong-ngomong sekarang lagi mendung. Hmm bakalan hujan gak ya." Ucap Rafael
"Iya juga, gimana kalo kita berteduh?" Ucap Russel
"Boleh, mau ke toko es krim sekarang kah?" Ucap Ayaka
"A-aku sih ikut aja." Ucap Miko
"Oke deh, ayo kita ke toko es krimnya." Ucap Russel
"Masih inget jalannya kan?" Ucap Rafael
"Tenang aja. Aku inget kok." Ucap Ayaka
"Nice." Ucap Russel
.
Sementara itu kondisi Wisang dan Michael yang masih berada di Airbnb.
"Waduh. mendung, Wis." Ucap Michael
"Iya, mendadak gelap gini langitnya." Ucap Wisang
"Jadi gak nih ke toko buku nya?" Ucap Michael
"Hmm, kalo gini kita naik taksi aja mau?" Ucap Wisang
"Yaa boleh lah, takut kehujanan juga kan." Ucap Michael
"Oke deh, ayo kita ke luar dulu." Ucap Wisang
"Si Mikael masih tidur juga ya." Ucap Michael
"Oh iya, Mik!! Jaga Airbnb yaa.. kami mau keluar sekarang." Ucap Wisang
"Hoamm... iyaa.. tenang aja." Ucap Mikael
.
Kembali lagi ke toko es krim. Ayaka, Miko, Russel, dan Rafael berteduh dari hujan yang langsung turun setelah mereka masuk ke toko.
*DARRRRR (Petir menyambar)
"Yahh.. untung aja kita sempet berteduh." Ucap Russel
"Iya sih, pas banget sebelum turun hujannya." Ucap Rafael
"Deras juga ya hujannya. Banyak petir juga." Ucap Ayaka
"Bener." Ucap Russel
"Miko takut?" Ucap Ayaka
"En-enggak kok. Gak apa." Ucap Miko
"Lagian Mikaelnya masih tidur sih, bukannya ikut ke sini kan. Mending sekarang kita pesen es krim matchanya." Ucap Rafael
"Ayoo." Ucap Ayaka
.
Sementara itu, Wisang dan Michael telah sampai di toko buku.
"Fiuhh, untung aja kita naik taksi. Hujannya deras juga." Ucap Michael
"Betul kamu, Mich. Kalo jalan kaki udah basah kuyup kita." Ucap Wisang
"Ayo kita masuk ke toko bukunya." Ucap Wisang
"Ayoo." Ucap Michael
Setelah memasuki toko buku.
"Wahh, bagus juga toko bukunya. Lumayan luas terus desainnya juga modern banget, ada buku apa aja ya?" Ucap Michael
"Yok, liat liat." Ucap Wisang
"Ayoo." Ucap Michael
"Hmm fiksi.. non fiksi.. aku mau coba liat liat ke sana deh." Ucap Wisang
"Kalo gitu aku ke bagian sana ya." Ucap Michael
"Okee." Ucap Wisang
.
Sementara teman-teman yang lain sedang berada di tempat wisata masing masing, Mikael yang berada di Airbnb akhirnya bangun dan kebingungan.
"Hoamm.. gelap amat ya.. dingin pula.." Ucap Mikael
*TAKK (Mikael mencoba menyalakan lampu)
"Loh? gak nyala? mati lampu kah?" Ucap Mikael
*DARRRRR (Petir menyambar dengan keras)
"HUAAA!! A-APAAN TUH?!" Ucap Mikael, ia berlari ke kasurnya kembali.
Muncul sekelebat bayangan dari sudut ruangan Airbnb.
"HIII APAAN ITU?! KALAU TAU BEGINI AKU IKUT RUSSEL AJA DAH TADI." Ucap Mikael sambil bersembunyi di bawah selimut.
"Duhh laper lagi.. oh iya tadi Wisang bilang ada makanan di atas meja. Tapi mana mejanya jauh lagi dari kasur." Ucap Mikael
"Ahh bodo amat lah, daripada lapar.. terobos ajalah." Ucap Mikael
*DARRRRR (Petir menyambar sekali lagi dengan keras.)
"AAAAA!!" Ucap Mikael yang kaget dan langsung berlari mengambil kotak sarapan di atas meja.
Setelah berhasil mengambil makanan, Mikael kembali berlari lagi untuk makan di kasur. Tetapi karena gelap ia tersandung kaki meja.
*BRUKKK
"Aduhhh.. kesandung pulaa.. gini amat ya nasibku." Ucap Mikael
.
.
.
Beralih dari kondisi Mikael yang amat sangat memprihatinkan, kembali ke Ayaka, Miko, Russel, dan Rafael yang sedang makan es krim matcha di Asakusa.
"Hmm, enak juga." Ucap Rafael
"Yaa, walaupun agak gimana gitu makan es krim pas hujan-hujan gini." Ucap Russel
"Haha.. gak apa sekali sekali." Ucap Rafael
"Gimana, Ayaka? Enak?" Ucap Russel
"Ya, rasanya gak ada yang berubah dari kemarin. Enak banget." Ucap Ayaka
"Baguslah." Ucap Russel
"Hmm, enak ya." Ucap Miko
"Apa aku bilang juga, es krim matcha emang selalu enak." Ucap Ayaka
"Jarang-jarang juga kita bisa liat pemandangan Asakusa selagi hujan begini." Ucap Russel
"Iya.. sejuk banget ya.. untung kita pakai mantel." Ucap Ayaka
"Iya.." Ucap Russel
"Ehh.. kita sekarang nunggu hujannya reda dulu?" Ucap Rafael
"Iya, habis itu aku belum tau mau kemana lagi." Ucap Russel
"Hmm.." Ucap Rafael
.
.
.
Sementara itu kondisi Wisang dan Michael di toko buku.
"Mana coba liat." Ucap Michael
"Ini." Ucap Wisang
"Woah, keren juga sih buku misteri gitu." Ucap Michael
"Kamu mau beli buku apa, Mich?" Ucap Wisang
"Hmm, paling novel komedi ini. Kayaknya menarik sih." Ucap Michael
"Boleh juga tuh, yaudah yok kita bayar sekarang." Ucap Wisang
"Ayoo." Ucap Michael
.
Sedangkan Mikael yang berada di Airbnb, Ia menghabiskan sarapan, dan tidur kembali karena tidak tau ingin melakukan apa.
.
Setelah hujan cukup mereda, Rafael nampaknya ingin pulang karena sudah mulai bersin-bersin.
"Hahhh.. Aku lupa bawa mantel." Ucap Rafael
"Waduh, yaudah pulang aja kamu." Ucap Russel
"Hatchii.." (Miko bersin.)
"Lohh, Miko juga ikutan bersin." Ucap Russel
"Maaf ya, harusnya kita gak makan es krim, soalnya lagi hujan." Ucap Ayaka
"Haa- gak apa apa kok, Aya- HAATCHII.. ka." Ucap Rafael
"Yaudah, aku pesen taksi online dulu ya buat kalian berdua." Ucap Russel
"O-Oke, Sel. Makasih." Ucap Rafael
.
Sementara itu Wisang dan Michael yang telah tiba di Airbnb sambil meembawa buku kaget karena suasana ruangan yang sangat gelap.
"Lah? Kenapa ini?" Ucap Michael
"Aku coba nyalain lampu." Ucap Wisang
*CTEK (Menyalakan lampu)
"Buset... berantakan amat." Ucap Michael
"Hoamm.. ohh kalian udah balik lagi." Ucap Mikael yang baru bangun.
"Kamu ngapain aja, Mik?! Kok bisa berantakan gini?" Ucap Wisang
"Ohh tadi aku kesandung karena mati lampu. Ya jadi berantakan gini dah." Ucap Mikael
"Hadeh, yaudah kita harus beresin ini semua dulu." Ucap Michael
"Iya iya." Ucap Mikael
.
Tak lama Rafael dan Miko telah sampai ke Airbnb juga.
"Halo semua." Ucap Rafael
"Loh, Miko?! Kamu kenapa?" Ucap Mikael
"Yehh, te-temen sendiri ga ditanyain. Parah kamu Mik." Ucap Rafael
"Yaudah, kalian kenapa? Russel sama Ayaka mana?" Ucap Mikael
"Kalian berdua sakit?" Ucap Wisang
"Ya begitulah, tadi kami makan es krim selagi hujan kan. Terus gak lama aku sama Miko bersin-bersin. Yaudah Russel mesenin taksi online buat kami." Ucap Rafael
"Ohh, kenapa mereka ga ikut pulang ke sini?" Ucap Michael
"Lah i-iya juga ya.. yaudah lah, aku mau istirahat dulu." Ucap Rafael
"Sini, Miko. aku bantu jalan nya." Ucap Mikael
*KRAK (Kaki Mikael di injak Rafael secara tidak sengaja)
"AAAAAAAA!!!" Ucap Mikael
"Duhh apa apaan sih, Mik?! Orang lagi sakit gini.." Ucap Rafael
"Harusnya aku yang ngomong gitu. Kakiku lagi sakit tadi kesandung, tambah sakit gara-gara kamu injek." Ucap Mikael
"Hadehh.. yaudah lah aku mau tiduran di kasur dulu." Ucap Rafael
"Eh- a- sini Mikael, biar a-aku bantu." Ucap Miko
"I-iya makasih ya." Ucap Mikael
"Lah niat bantu malah dibantu, udah gitu lagi sakit pun sempet-sempetnya mereka ribut." Ucap Michael
"Seperti biasa, mereka selalu gak kehabisan tingkah buat bikin aku ngomong 'Hal bodoh apa yang baru saja aku lihat'." Ucap Wisang
"Haha.. kayaknya itu kata kata legendaris kamu, Wis." Ucap Michael
"Bisa jadi juga sih. Udah ah, aku mau baca buku yang tadi aku beli." Ucap Wisang
"Sama, aku juga mau baca bukunya." Ucap Michael
.
Sementara itu, Russel dan Ayaka sedang bingung mau kemana lagi setelah makan es krim.
"Hmmm, kemana lagi ya?" Ucap Russel
"Ehh.. mau jalan-jalan lagi di sekitar Asakusa?" Ucap Ayaka
"Boleh aja sih.. sekarang udah sekitar jam 3 sore an. Nanti malam mau jalan-jalan ke Kototoi Bridge?" Ucap Russel
"Hmm.. bisa juga sih, kayaknya pemandangan malamnya bagus." Ucap Ayaka
"Iya, yaudah mau lanjut jalan lagi?" Ucap Russel
"Boleh, ayo." Ucap Ayaka
.
Sementara itu di Airbnb. Wisang dan Michael sudah membaca buku yang mereka beli hingga selesai. Mikael yang bosan karena tidur seharian mengajak mereka untuk keluar Airbnb.
"Keluar yuk, Bosen aku." Ucap Mikael
"Yaa, aku sih udah selesai baca bukunya." Ucap Wisang
"Ohh, novel misteri." Ucap Mikael
"Hmm, mau jalan kemana emang?" Ucap Michael
"Yaa, mungkin sekitar Airbnb aja, gak usah jauh jauh." Ucap Mikael
"Sebentar, sekarang udah sekitar jam 6 sore ya. Boleh aja sih sekalian cari makan malam." Ucap Wisang
"Ya, aku juga udah mulai lapar lagi." Ucap Michael
"Miko mau makan apa?" Ucap Mikael
"Aku gak ditanya?" Ucap Rafael
"Ya kamu juga, Raf." Ucap Mikael
"Aku paling gyudon aja, takeaway aja gak apa. Kalian makan dulu aja, terus nanti pulangnya beliin gyudon." Ucap Rafael
"Yaa boleh lah, Miko mau gyuudon juga?" Ucap Mikael
"Bo-boleh." Ucap Miko
"Yaudah yok kita siap-siap." Ucap Mikael
"Okee." Ucap Wisang
.
Sementara itu, Russel dan Ayaka yang sedang berburu street food Asakusa sekaligus makan malam.
"Yahh, jadi keinget pas pertama kali kita ngobrol ya." Ucap Russel
"Iya, waktu itu kita ke pasar malam deket rumah aku." Ucap Ayaka
"Makanan di sini juga gak kalah enak sih." Ucap Russel
"Habis ini jadi ke Kototoi Bridge?" Ucap Ayaka
"Ayo aja, kalau jalan mungkin 15 menitan, kamu kuat jalan kah?." Ucap Russel
"Emmm.. kuat kok." Ucap Ayaka
"Oke deh.." Ucap Russel
.
Sementara itu Michael, Mikael, dan Wisang sedang makan di salah satu restoran Tonkotsu Ramen di dekat Airbnb.
"Yahh.. tonkotsu ramen ya. Dingin dingin gini.. enak kayaknya." Ucap Mikael
"Pasti sih, untuk ngangetin badan gini." Ucap Michael
"Yaa boleh lah." Ucap Wisang
"Jangan lupa habis ini kita harus beliin gyudon buat Rafael sama Miko." Ucap Michael
"Siap tenang aja." Ucap Mikael
"Wah, datang nih ramennya." Ucap Wisang
.
"Wahh enak banget.." Ucap Mikael
"Untung aja kita dateng ke sini ya." Ucap Michael
"Betul." Ucap Wisang
.
Sementara itu kondisi Russel dan Ayaka yang sedang berjalan menuju ke Kototoi Bridge.
"Capek kah?" Ucap Russel
"Ah- enggak kok.." Ucap Ayaka
Mereka melewati jalan jalan yang tergenang air.
*BYURRR.. (Tiba tiba lewat mobil yang menyipratkan air ke mantel Ayaka)
"Ah.." Ucap Ayaka
"Woii, kalo jalan yang bener!!" Ucap Russel
.
"Duh.." Ucap Ayaka
"Kamu gak apa? Mantel kamu jadi basah gara gara mobil tadi... kami kedinginan kah? Buat sementara pake mantelku dulu aja ya." Ucap Russel
"Ah- eh- gak usah kok.." Ucap Ayaka
"Gak apa.. daripada nanti kamu sakit." Ucap Russel
"Emm.. ya-yaudah deh.. makasih.." Ucap Ayaka
.
Tak lama setelah itu, Russel dan Ayaka tiba di Kototoi Bridge.
"Wahh, indah banget pemandangannya." Ucap Ayaka
"Iya, bisa lihat bintang-bintang juga." Ucap Russel
"Udah lama aku gak pernah lihat pemandangan langit malam dari luar ruangan kayak gini, di atas jembatan pula.." Ucap Ayaka
"Yahh.. baguslah.." Ucap Russel
Kemudian mereka berdua menatap langit malam yang sangat luas.
"Ayo kita foto bareng!" Ucap Ayaka
"Ah- Oh.. oke ayo.." Ucap Russel
.
Dan setelah berfoto, Russel dan Ayaka pun berjalan menuju ke Airbnb kembali. Dan disisi lain, Michael, Mikael, dan Wisang juga telah selesai membeli gyudon pesanan Rafael dan Miko. Kemudian tanpa disadari Russel dan Ayaka bertemu dengan Michael, Mikael, dan Wisang yang sedang berjalan pulang juga.
"Eh, itu Mikael?" Ucap Ayaka
"Oh iya, oi kalian!" Ucap Russel
"Ha? oh, Russel sama Ayaka ternyata. Kalian habis dari mana?" Ucap Mikael
"Oh tadi kami ke Kototoi Bridge, lihat pemandangan langit malam." Ucap Russel
"Waduh, harus ajak ajak aku lain waktu. Aku suka mengamati bintang." Ucap Wisang
"Boleh aja sih, kalo kalian abis dari mana?" Ucap Russel
"Ini beliin gyudon buat Miko sama Rafael." Ucap Mikael
"Ohh.. yaudah yok kita pulang." Ucap Russel
"Ayoo.." Ucap Wisang
"Ngomong ngomong tadi kalian beli buku apa?" Ucap Russel
"Oh iya.. tadi aku beli buku..." Ucap Wisang
.
Kemudian mereka mengobrol di perjalanan sampai akhirnya tiba di Airbnb lagi. Begitulah cerita Russel dan teman-temannya pada Hari ke-4 di Tokyo. Hari yang panjang bukan, banyak kejadian tak terduga hari ini. Tetapi esok hari merupakan hari terakhir mereka di Tokyo, nantikan segera Another Place - 他の場所 (Hoka No Basho) Chapter 27: Tokyo (Last Day)