Another Place

Another Place
Chapter 27: Tokyo (END)



Hari ke-5.


Hari terakhir Russel dan teman-temannya liburan di Tokyo.


*KRINGGGGG (Alarm berbunyi yang menunjukkan pukul 5 pagi)


"Hoamm.. sekarang hari terakhir ya.. gak kerasa." Ucap Russel


"Hai Sel.." Ucap Ayaka


"Ohh kamu udah bangun ternyata.." Ucap Russel


"Iya, aku lagi packing barang barang sama Miko juga, hari ini kan hari terakhir kita liburan di Tokyo." Ucap Ayaka


"Iya sih.. yaudah aku bangunin yang lain dulu ya." Ucap Russel


"Okee." Ucap Ayaka


.


"Wis bangun." Ucap Russel


"Hmm.. jam berapa sekarang? 5 pagi?" Ucap Wisang


"Iya, kamu gak mau packing dulu? beres beres juga, jam 9 batas sewa Airbnb kita." Ucap Russel


"Ohh oke deh.." Ucap Wisang


"Yang lainnya bangunin dulu." Ucap Russel


"Oi!! Kalian ayo bangun. Kita harus packing dulu supaya nanti gak ribet lagi." Ucap Wisang


"Iya iya.. bentar lagi aku juga bangun." Ucap Mikael


"Packing yok packing." Ucap Michael


"Yaudah." Ucap Wisang


.


Setelah mereka semua selesai packing barang bawaan mereka. Mikael, Michael, Rafael, Russel, dan Wisang memutuskan untuk jalan pagi sebentar di sekitar Airbnb jam 6 pagi sambil mengobrol.


"Hahh.. gak kerasa ya udah hari ke 5 aja nih." Ucap Russel


"Iya, rasanya cepet banget. Jadi kangen Tokyo nih nanti." Ucap Rafael


"Aku juga gitu sih, bakal kangen rasa makanan Tokyo deh. Makanan di sini enak enak soalnya." Ucap Michael


"Kamu makan mulu Mich." Ucap Mikael


"Gak apa lah, makan kan kebutuhan manusia juga." Ucap Wisang


"Tapi berlebihan juga gak baik tau." Ucap Mikael


"Udah jangan ribut mulu." Ucap Rafael


"Bener, daripada ribut mending ceritain pengalaman yang paling berkesan selama di Tokyo ini menurut kalian sendiri." Ucap Russel


"Hmm pengalaman paling berkesan ya?" Ucap Wisang


"Bentar mikir dulu." Ucap Mikael


"Hmm apa ya, kalo aku sih paling pas hari pertama. Seru banget, kita bisa berkunjung ke banyak tempat. Asakusa, Tokyo Skytree, dan juga Sumida Aquarium. Semuanya keren, yah pengalaman yang gak terlupakan sih." Ucap Rafael


"Ohh aku tau, mungkin kalo aku sih pas hari ke 3." Ucap Wisang


"Museum Ghibli? atau ousama game dan nonton film horror?" Ucap Russel


"Yah semuanya, yang paling berkesan sih pas kita main ousama game, aku dapat raja berkali kali." Ucap Wisang


"Ya kamu enak dapat raja. Aku malah kena sialnya." Ucap Mikael


"Haha, gak apa Mik. Namanya juga permainan." Ucap Michael


"Hmm.." Ucap Mikael


"Kalo kalian gimana Mich, Mik? Apa yang paling berkesan?" Ucap Russel


"Hmm ya jelas sih, kalo aku semua kuliner di sini yang paling berkesan. Es krim matcha, tiramisu, mitarashi dango, sashimi, makanan konbini nya juga enak." Ucap Michael


"Gak salah sih, pas kita di restoran Izakaya emang seru banget, makan sashimi sambil ngobrol ngobrol." Ucap Mikael


"Iya kan." Ucap Michael


"Kalo kamu momen apa yang berkesan, Sel?" Ucap Wisang


"Hmm.. yah kalo aku sih semua momen diliburan ini seru sih, jadi semuanya punya sisi berkesannya bagi aku." Ucap Russel


"Iya juga sih.." Ucap Wisang


.


Mereka berjalan sampai pukul 7 lalu kembali lagi ke Airbnb. Setelah itu mereka bersiap siap, hingga pada pukul 8 mereka keluar dari Airbnb dan checkout.


"Okee.. sekarang kita kemana?" Ucap Wisang


"Ya pulang lah kemana lagi?" Ucap Rafael


"Maksudnya kita gak mau beli oleh oleh dulu gitu?" Ucap Wisang


"Ayo aja sih kalo aku." Ucap Russel


"Ya bolehlah buat kenang kenangan dari Tokyo." Ucap Mikael


"Tapi kita gak mau makan dulu gitu?" Ucap Michael


"Makan dimana ya?" Ucap Ayaka


"Kamu mau makan dimana?" Ucap Russel


"Ehh.. aku ngikut aja.." Ucap Ayaka


"Kalo gitu berhubung hari ini terakhir kita liburan, gimana kalo kita pesen penerbangan terakhir aja?" Ucap Rafael


"Boleh sih, jam berapa emang?" Ucap Russel


"21.30 - 23.05 sih kalo lihat dari aplikasi." Ucap Rafael


"Yaa aku sih boleh aja." Ucap Mikael


"Yaudah gak apa." Ucap Wisang


"Oke deh kalo gitu aku pesen tiketnya dulu." Ucap Rafael


"Okee." Ucap Michael


.


Setelah berdiskusi selama beberapa waktu akhirnya mereka memutuskan untuk berkunjung ke restoran sushi untuk makan siang.


"Yahh udah lama aku gak makan di restoran sushi." Ucap Russel


"Sama, aku juga." Ucap Wisang


"Kalo gitu kita pesen apa nih?" Ucap Rafael


"Hmm kalo pesen satu satu jatuhnya jadi mahal sih." Ucap Mikael


"Bener juga, kalo gitu kita pesen menu set aja." Ucap Russel


"Set isi sushi salmon, tuna, anago, telur, ikura, dll. Ini boleh sih, beli 3 set aja Raf." Ucap Russel


"Oke berarti 3 set ini aja ya." Ucap Rafael


"Iya." Ucap Wisang


.


Kemudian tak lama pesanan mereka sampai dan mereka memakan sushi yang telah dipesan dengan lahap sambil mengobrol. Setelah itu mereka mulai bergerak kembali untuk membeli oleh oleh dari Tokyo dan dibawa pulang ke Hokkaido. Ketika telah sampai di toko oleh oleh, mereka mulai berpencar.


"Kamu beli apa Wis?" Ucap Russel


"Aku mungkin beli ini aja, Tokyo Banana. Lumayan terkenal juga sih." Ucap Wisang


"Wah bener juga, aku juga mau beli itu deh." Ucap Russel


"Hmm beli ini boleh juga kali ya." Ucap Mikael sambil membawa oleh oleh ditangannya.


"Coklat?" Ucap Russel


"Nama Chocolate. Kayaknya lumayan enak juga." Ucap Mikael


"Yaa boleh lah kalo menurutku." Ucap Wisang


"Rafael beli apa?" Ucap Russel


"Sama aja sih kayak kalian, Tokyo Banana ini enak." Ucap Rafael


"Ohh baguslah kalo udah nemu." Ucap Russel


"Kalo kamu Mich beli apa?" Ucap Mikael


"Nama Chocolate sama Tokyo Banana juga." Ucap Michael


"Walah sama semua kah oleh olehnya? Kalo kamu beli apa Ayaka sama Miko?" Ucap Russel


"Aku beli Matcha, sama Chocolate aneka rasa. Miko juga beli yang sama kayak aku." Ucap Ayaka


"Wah, ini nih baru beda." Ucap Russel


"Yaudah yok bayar, terus lanjut keliling lagi." Ucap Rafael


"Ayoo." Ucap Ayaka, Michael, Mikael, Miko, Russel, dan Wisang.


.


Setelah itu mereka kembali menjelajahi toko oleh oleh lainnya hingga malam hari, kemudian mereka membeli makan malam di konbini, dan mereka mengejar waktu untuk naik pesawat menggunakan taksi, selama perjalanan mereka mengobrol mengenai banyak hal. Setelah perjalanan menggunakan taksi akhirnya mereka sampai di bandara Haneda dan langsung melakukan check in. Tak perlu waktu lama, saat waktu telah menunjukkan pukul 21.20 mereka semua sudah berada di dalam pesawat.


Urutan duduk kursi pesawat masih menggunakan urutan yang sama seperti mereka pergi berangkat ke Tokyo, yaitu: Russel-Ayaka, Mikael-Miko, dan Michael-Rafael-Wisang.


.


Karena bosan, Russel dan Ayaka mulai mengobrol.


"Gimana rasanya liburan di Tokyo? Seru kah?" Ucap Russel


"Seru kok, makasih udah ajak aku ke liburannya." Ucap Ayaka


"Yahh.. baguslah kalo seru, renovasi sekolah juga udah mau selesai kan, sebentar lagi kita bisa sekolah lagi." Ucap Russel


"Iya.." Ucap Ayaka


.


.


.


Sementara itu Mikael dengan Miko.


"Miko kamu mau nonton film horror?" Ucap Mikael


"Ehh.. na-nanti kamu ketakutan gimana?" Ucap Miko


"Tenang aja, kita nonton aja dulu." Ucap Mikael


"O-oke deh.." Ucap Miko


"Kalo dingin itu ada selimut." Ucap Mikael


"Oh- iya.." Ucap Miko


Kemudian pada akhirnya Mikael dan Miko memutuskan untuk menonton film horror di layar led kursi pesawat.


.


.


.


Sedangkan kondisi Michael, Rafael, dan Wisang.


"Krkkkk..." Michael mendengkur.


"Cepet banget tuh anak tidur." Ucap Rafael


"Ya mungkin kecapean, hari ini kan kita dari pagi sampai malam full aktivitas." Ucap Wisang


"Iya juga sih, ngomong-ngomong kamu gak tidur Wis?" Ucap Rafael


"Eh? Hmm ya mungkin sebentar lagi aku tidur." Ucap Wisang


"Yah.. temenin ngobrol dong." Ucap Rafael


"Enggak ah, aku udah mulai ngantuk." Ucap Wisang


"Yah, gak seru ah.." Ucap Rafael


"Terserah kamu lah Raf." Ucap Wisang


.


.


.


Karena hari semakin larut, Ayaka mulai mengantuk. Sedangkan Russel yang duduk di sebelah jendela sedang melihat awan awan dan langit malam dari dalam pesawat.


"Ayaka kamu tau sesuat-. Loh udah tidur? Hmm.. kayaknya kecapean ya.." Ucap Russel


.


Karena kebetulan Ayaka belum menggunakan selimut, Russel pun mengambil selimut yang disediakan lalu ia menyelimuti Ayaka. Setelah itu Russel kembali mengamati langit malam.


.


.


.


Begitulah liburan Russel dan teman-temannya selama 5 hari di Tokyo. Banyak kesan dan pesan dan pengalaman baru yang mereka dapatkan, tentu semua itu memiliki makna tersendiri pada setiap peristiwa yang terjadi.


Selanjutnya renovasi sekolah yang sebentar lagi rampung akan membuat kegiatan pembelajaran kembali normal. Russel dan teman-temannya akan kembali belajar di sekolah kembali seperti biasanya. Tetapi tidak hanya berakhir disitu saja, petualangan mereka masih panjang, masih banyak rintangan dan tantangan yang akan menanti mereka dihari-hari berikutnya.


Another Place - 他の場所 (Hoka No Basho) Chapter 28: Masalah Baru