
Hari telah berganti, setelah kemarin Russel dan teman-temannya melakukan permainan suikawari, bola voli, dan membuat istana pasir di pantai. Hari ini mereka berencana untuk membeli peralatan dan barang-barang untuk persiapan camping esok hari.
.
Russel [08.50]: Hari ini kita jadi ke kota? Buat beli peralatan camping besok?
Rafael [08.51]: Iya, nanti kumpul jam 11 di stasiun lagi.
Mikael [08.52]: Oke.
Wisang [08.53]: Oke kalo gitu aku mau siap siap dulu.
Ayaka [08.54]: Okee.
Russel [08.54]: Yaudah, sampai ketemu lagi nanti di stasiun.
.
Sesampainya di toko serba ada. Russel dan teman-temannya langsung mencari segala peralatan yang dibutuhkan.
"Jadi kita beli apa dulu nih?" Ucap Russel
"Hmm.. kompor sama gas portable sih." Ucap Rafael
"Betul juga, kayaknya kompor ada di bagian sana deh." Ucap Wisang
"Supaya efektif, kita bagi jadi beberapa tim deh. Ayaka sama Miko bagian makanan dan konsumsi. Aku, Rafael, Mikael bagian peralatan camping, dan Wisang sama Michael bagian hiburan aja." Ucap Russel
"Hiburan?" Ucap Wisang
"Iya, kayak boardgame, kartu, atau apa mungkin yang bisa dipakai buat menghabiskan waktu supaya gak bosen nanti." Ucap Russel
"Hmm.. oke deh." Ucap Wisang
"Oke kalo gitu, sekarang kita mencar sesuai bagian masing-masing ya, nanti kita ketemuan lagi dan bayar barengan." Ucap Russel
"Oke." Ucap Michael
"Okee." Ucap Ayaka
.
Mereka semua mulai berpencar sesuai bagian masing-masing. Kelompok Russel, pergi ke bagian peralatan memasak.
"Nah, ini dia kompor portable." Ucap Mikael
"Oke, kita beli satu." Ucap Russel
"Jangan lupa beli gas nya juga." Ucap Rafael
"Iyalah, kalo gak nanti mau masak pake apa." Ucap Mikael
"Hmm beli berapa ya? Kita bakalan camping 3 hari kan?" Ucap Russel
"Iya." Ucap Mikael
"Kita beli 3 aja, harusnya lumayan banyak sih." Ucap Rafael
"Oke deh, beli 3." Ucap Russel
"Gas sama kompor portable udah, selanjutnya tenda campingnya. Ayo kita beli." Ucap Rafael
"Ayoo.." Ucap Russel dan Mikael
.
Sementara itu, kondisi Ayaka dan Miko yang sedang membeli makanan dan minuman untuk camping esok hari.
"Hmm, kita beli apa aja ya Miko?" Ucap Ayaka
"Bu-buat camping satu minggu. Mungkin beras, dan makanan instan." Ucap Miko
"Betul juga, supaya gak repot nanti. Tapi kayaknya bakalan seru kalo kita ada yakiniku." Ucap Ayaka
"Wah boleh juga tuh.." Ucap Miko
"Kalo gitu ayo sekalian kita beli daging, sosis, saus yakiniku." Ucap Ayaka
"A-ayoo.." Ucap Miko
.
Selanjutnya kondisi Michael dan Wisang, mereka sedang melihat-lihat bagian permainan.
"Hmm, kira-kira beli apa ya Wis?" Ucap Michael
"Apa ya? Mungkin kartu remi, ini ada gamecard yang lain juga." Ucap Wisang
"Ya boleh aja sih, kalo gitu kita ambil beberapa kartu ini." Ucap Michael
"Oke, selanjutnya. Mungkin kita harus beli boardgame ini, kayaknya seru." Ucap Wisang
"Oke boleh." Ucap Michael
"Beli apa lagi ya?" Ucap Wisang
"Hmm, gimana kalo kita beli kembang api?" Ucap Michael
"Nah, itu dia. Kembang api, kayaknya seru." Ucap Wisang
"Oke, kalo gitu kita beli kembang api juga." Ucap Michael
.
.
.
Setelah mereka semua telah membeli segala peralatan untuk camping. Sesuai dengan rencana awal, mereka berkumpul kembali dan membayar semua barang belanjaan tersebut.
"Fiuh, mahal juga ya." Ucap Russel
"Ya, gak apa lah, sekali sekali. Lagipula 3 hari kedepan kita bakalan seru-seruan." Ucap Rafael
"Iya sih, lumayan lah." Ucap Russel
"Aku gak sabar buat nunggu besok." Ucap Mikael
"Iya, aku juga gak sabar." Ucap Wisang
"Jadi, besok pagi-pagi kita kumpul di depan rumah Russel kan?" Ucap Michael
"Iya, soalnya dari rumahku paling dekat sama tempat camping kita, di gunung dekat desa." Ucap Russel
"Oke deh." Ucap Michael
"Okee.." Ucap Ayaka
"Kalo gitu, sekarang kita pulang terus packing semua barang-barang yang mau dibawa besok. Jangan sampai ada yang ketinggalan ya." Ucap Rafael
"Iya, soalnya kita bakalan camping 3 hari. Ini bakalan jadi perjalanan yang panjang sih." Ucap Russel
"Yosh, kalo gitu ayo kita ke stasiun sekarang." Ucap Wisang
"Ayo kita pulang." Ucap Mikael
"Ayooo.." Ucap Russel
.
.
.
Setelah itu, mereka kembali ke stasiun, dan pulang menuju ke desa. Sesampainya di rumah masing-masing, Russel dan teman-temannya segera mempersiapkan barang bawaan mereka untuk esok hari.
Malam pun tiba, mereka semua tidur cepat karena pagi-pagi sekali mereka sudah harus berangkat menuju ke gunung dan camping di sana untuk seminggu kedepan.
Sekitar pukul 5 pagi, Russel dan teman-temannya sudah berkumpul di depan rumahnya. Dan mereka telah siap untuk berangkat.
.
"Yosh, udah kumpul semua." Ucap Russel
"Udah pada siap semuanya?" Ucap Rafael
"Siap dong." Ucap Mikael
"Gak ada yang ketinggalan kan?" Ucap Russel
"Aman aman." Ucap Michael
"Aku sih aman." Ucap Ayaka
"Gak ada seharusnya." Ucap Wisang
"Oke, kalo gitu ayo kita berangkat sekarang." Ucap Russel
"Ayooo.." Ucap Ayaka, Michael, Mikael, Miko, Rafael, dan Wisang
.
.
.
Russel dan teman-temannya mulai berjalan menuju ke tempat camping yang telah mereka rencanakan, yaitu di gunung yang kebetulan dekat dengan desa mereka. Sesekali di tengah perjalanan mereka beristirahat sejenak untuk melepas penat, kemudian melanjutkan perjalanan kembali setelah tenaga telah terkumpul lagi.
.
"Hahh.. lumayan juga ya, sekarang udah jam 7 pagi nih." Ucap Russel
"Jam 7 pagi? Wah, gak kerasa udah 1 jam kita jalan." Ucap Michael
"Ma-masih jauh kah?" Ucap Mikael
"Gak kok, itu gunungnya di depan kita, mungkin sekitar 30 menit lagi kita udah sampe." Ucap Rafael
"Masih pada kuat kan semuanya?" Ucap Russel
"Kuat.." Ucap Ayaka
"Yaa.." Ucap Russel
.
Setelah sekitar 30 menit berjalan, akhirnya Russel dan teman-temannya telah sampai di gunung. Langsung saja, mereka mendaki sedikit ke tempat yang lebih tinggi, dan mencari lokasi yang cocok untuk mendirikan tenda mereka.
"Kira-kira dimana ya kita pasang tendanya?" Ucap Michael
"Di sini aja deh, tempatnya lumayan lapang, gak banyak batu-batuan." Ucap Russel
"Ya, menurutku di sini udah cukup bagus." Ucap Wisang
"Ngomong-ngomong nanti kita kalo mau mandi dimana?" Ucap Mikael
"Kalo gak salah di sekitar sana ada sungai." Ucap Rafael
"Oh? Ada sungai ternyata." Ucap Mikael
"Iya." Ucap Rafael
"Yaudah, ayo kita bangun tendanya sekarang." Ucap Russel
"Ayoo.." Ucap Wisang, Mikael, Rafael, dan Michael
"Ayaka sama Miko siapin peralatan lainnya ya, nanti kita susun semua supaya gak terlalu berantakan di sini." Ucap Russel
"Okee.." Ucap Ayaka
.
Russel, Mikael, Michael, Wisang dan Rafael langsung berusaha untuk mendirikan tenda mereka. Sementara itu Ayaka dan Miko menyusun peralatan lain agar lebih rapi dan tersusun.
.
"Kalian bisa bikin tenda?" Ucap Mikael
"Aku pernah bikin tenda sih dulu pas masih kecil." Ucap Rafael
"Hmm.. aku pernah dulu pas acara camping sekolah." Ucap Michael
"Kita ikuti aja petunjuk dari buku manualnya. Soalnya tenda ini lumayan luas, diketerangannya tenda ini bisa menampung sekitar 10 orang." Ucap Russel
"Iya betul itu." Ucap Rafael
.
Setelah berusaha mendirikan tenda dan membereskan peralatan lainnya selama kurang lebih 1 jam, akhirnya tenda berhasil dibangun dan mereka sekarang beristirahat di tenda yang telah mereka dirikan.
"Akhirnya jadi, ayo kita coba tes masuk." Ucap Russel
"Ayoo.." Ucap Mikael
"Yah.. menurutku lumayan lah, cukup luas ini." Ucap Michael
"Bisa lah 7 orang di dalam." Ucap Mikael
"Sekarang kita istirahat dulu, aku penasaran kalian bawa apa aja dari rumah." Ucap Rafael
"Hmm bener juga, kalo aku sih bawa beberapa baju ganti, peralatan mandi, makanan, sama buku buat ngerjain pr liburan musim panas." Ucap Russel
"Aku juga kurang lebih sama kayak Russel." Ucap Wisang
"Aku juga sama." Ucap Ayaka
"Kalo aku bawa ini nih, papan catur." Ucap Michael
"Nah, ini baru mantap." Ucap Mikael
"Oh iya, kemarin kita beli beberapa permainan juga kan." Ucap Russel
"Iya, ini ada cardgames, boardgames, kembang api juga ada." Ucap Rafael
"Sip, nanti malam kita main ya." Ucap Russel
"Okee.." Ucap Mikael
"Ini bakalan menjadi salah satu pengalaman terbaik di hidupku." Ucap Wisang
"Iya sih, jarang-jarang bisa kayak gini ya." Ucap Russel
"Oh iya, ngomong-ngomong kalo kita mau charge hp gimana ya?" Ucap Mikael
"Kan di sini gak ada sinyal, Mik." Ucap Russel
"Ya gak apa, tapi kan jaga-jaga aja." Ucap Mikael
"Ini aku bawa beberapa powerbank, cukuplah buat seminggu. Yang penting jangan terlalu sering main hp, soalnya buat charge-nya terbatas." Ucap Rafael
"Iya iya.." Ucap Mikael
"Ngomong-ngomong tentang kembang api, nanti di desa juga ada festival kembang api kan. Kalian mau dateng kah nanti?" Ucap Russel
"Iya dong, kan udah masuk ke list kegiatan juga." Ucap Mikael
"Kayaknya festival tahun ini bakalan seru." Ucap Ayaka
"Aku gak sabar sih buat festival." Ucap Wisang
"Iya." Ucap Russel
.
.
.
Mereka menghabiskan waktu dengan mengobrol, hingga akhirnya sore hari telah tiba. Tak lama setelah itu, Russel, Wisang, dan Mikael mendapatkan ide untuk membuat api unggun.
"Hmm, gimana kalo kita bikin api unggun?" Ucap Russel
"Kayu bakar nya dari mana?" Ucap Mikael
"Ya kita cari dulu lah." Ucap Russel
"Hmm, yaudah deh." Ucap Mikael
"Wisang, kamu mau ikut kami cari kayu bakar?" Ucap Russel
"Oh? Oke deh aku ikut." Ucap Wisang
"Oke, yang lain tetap di sini ya. Jaga tenda sama siapin buat makan malam." Ucap Russel
"Okee." Ucap Ayaka
"Serahkan ke kami." Ucap Rafael
.
.
.
Waktu berlalu beberapa saat, akhirnya Russel, Mikael, dan Wisang kembali ke tenda dengan membawa beberapa bongkahan kayu bakar. Sementara itu, Ayaka, Miko, Rafael, dan Michael yang tetap berada di tenda juga telah selesai menyiapkan makan malam.
"Nice Sel." Ucap Rafael
"Makan malamnya udah siap kah?" Ucap Russel
"Udah kok, tinggal makan bareng aja nanti." Ucap Michael
"Oke deh, kalo gitu sekarang kita siapin api unggun nya dulu. Udah mulai gelap nih." Ucap Russel
"Ayo ayo." Ucap Mikael
"Korek apinya mana?" Ucap Wisang
"Ini." Ucap Rafael, sambil menyerahkan korek api kepada Wisang.
"Oke, kita susun dulu kayu bakarnya." Ucap Russel
.
Pada akhirnya kayu bakar telah berhasil mereka susun, dan Wisang segera menyulit kayu tersebut menggunakan korek api yang telah diberikan Rafael kepadanya. Tak lama kemudian api pun membesar, dan cahayanya menerangi lingkungan di sekitar tenda.
Russel dan teman-temannya duduk bersama, sambil menyantap makan malam, ditengah hangatnya api unggun sambil mengobrol tentang keseharian mereka...
Malam yang indah, mereka tutup dengan kebersamaan...
.
.
.
Hari ini, Russel dan teman-temannya pergi ke kota, untuk membeli peralatan camping yang akan mereka lakukan esok hari.
Seperti biasa, mereka bertemu di stasiun. Kemudian naik kereta menuju ke kota sambil mengobrol di sepanjang perjalanan.
Sesampainya di kota, mereka langsung menuju ke toko serba ada. Di sana mereka membeli makanan, tenda untuk camping, kompor dan gas portable, beberapa boardgame dan peralatan lain yang berguna untuk mendukung camping.
Setelah membeli berbagai macam peralatan dan konsumsi. Russel dan teman-temannya langsung kembali ke desa, untuk mempersiapkan camping yang akan segera mereka lakukan.
Mereka pulang ke rumah masing-masing dan melakukan packing barang bawaan. Hingga akhirnya mereka semua tidur, dan esok hari pun tiba.
Di pagi hari, sesuai rencana. Mereka semua berkumpul di depan rumah Russel. Kemudian, mereka berjalan menuju ke gunung di dekat desa. Perjalanan yang cukup jauh, namun dilakukan bersama-sama terasa sangat menyenangkan.
Sesampainya di tempat yang cukup sesuai untuk mendirikan tenda. Mereka beristirahat sejenak sambil mengobrol. Sampai sekiranya tenaga telah terkumpul, para anak laki-laki langsung bekerja sama untuk mendirikan tenda, sementara Ayaka dan Miko mempersiapkan peralatan lainnya.
Sore harinya, tenda mereka berhasil di dirikan. Russel berinisiatif untuk membuat api unggun, jadi ia, Wisang, dan Mikael pergi untuk mencari kayu bakar, sedangkan yang lainnya bertugas untuk mempersiapkan makanan.
Tak lama setelah itu Russel, Wisang, dan Mikael telah kembali dengan membawa kayu bakar untuk membuat api unggun. Pada akhirnya, mereka semua duduk bersama ditengah hangatnya api unggun, sambil makan bersama, dan mengobrol tentang hidup mereka.
Sungguh malam yang damai dan menenangkan.
.
Selanjutnya di Another Place - 他の場所 (Hoka No Basho) Chapter 49: Camping (2)