Another Place

Another Place
Chapter 25: Ousama (The King Game)



Masih di hari ke 3 liburan Russel dan teman-temannya di Tokyo. Sebelumnya, mereka berencana untuk bermain sebuah permainan yang cukup populer, yaitu Ousama (The King Game). Ide yang tiba-tiba terlintas di pikiran Mikael dan Rafael saat mereka diusir dari ruang baca di Ghibli Museum, Mitaka. Mereka berjalan-jalan dan berkunjung ke sebuah toko peralatan masak. Di sana mereka membeli beberapa sumpit untuk dijadikan alat permainan. Sekarang, mereka menuju ke konbini untuk membeli beberapa snack dan minuman untuk melengkapi permainan.


"Yosh, sekarang kita beli snack dulu aja di sini." Ucap Rafael


"Oke, kalo gitu kalian pilih snack-snack yang kalian mau makan ya." Ucap Russel


"Sip, ayo kita masuk." Ucap Mikael


.


Mereka masuk ke dalam konbini.


"Hmm, aku mau beli apa ya." Ucap Michael


"Yah.. aku sih paling beli ini aja, potato chips." Ucap Russel


"Boleh sih, gak terlalu mahal juga harganya." Ucap Mikael


"Kalo aku mungkin ini, Jagabee. Kentang goreng stik gitu, rasa rumput laut kayaknya enak." Ucap Wisang


"Oke nice." Ucap Mikael


"Kamu beli apa, Mik?" Ucap Russel


"Yaa.. aku paling beli gorengan aja. Kayak famichiki." Ucap Mikael


"Ohh yaudah." Ucap Russel


"Mau beli es krim juga kah?" Ucap Ayaka


"Hmm.. es krim ya. Boleh juga sih." Ucap Russel


"Beli aja, kan nanti kita juga bakalan ada challenge, bisa aja jadiin es krim sebagai salah satu nya." Ucap Rafael


"Kalo gitu aku beli es krim cookies and cream." Ucap Mikael


"Aku mau es krim matcha deh." Ucap Wisang


"Aku juga es krim matcha." Ucap Ayaka


"Hmm, kalo gitu aku mungkin es krim fruit mix aja deh." Ucap Russel


"Aku kayaknya es krim chocolate aja, klasik." Ucap Michael


"Kamu beli es krim apa, Miko?" Ucap Mikael


"Ah- aku beli es krim stroberi." Ucap Miko


"Wah, boleh juga tuh." Ucap Mikael


"Kamu beli es krim apa, Raf?" Ucap Russel


"Ini aja, Es krim 3 rasa. Coklat, stroberi, vanilla." Ucap Rafael


"Wow, bagus juga tuh." Ucap Russel


"Hmm beli apa lagi ya.." Ucap Michael


"Hehehehe.. gimana kalo kita beli ini?" Ucap Mikael sambil membawa sesuatu.


"Wasabi paste?! yang bener aja." Ucap Wisang


"Yahh.. buat challenge boleh aja sih." Ucap Russel


"Kalian pada suka wasabi emang?" Ucap Rafael


"Gak." Ucap Ayaka, Michael, Mikael, Miko, Russel, dan Wisang bersamaan.


"Ya terus ngapain beli kalo pada gak suka? Aku sendiri juga gak suka wasabi." Ucap Rafael


"Ya buat challenge sih gak apa apa kalo menurutku." Ucap Wisang


"Hmm yaudah deh, beli wasabi paste juga." Ucap Rafael


"Oke sip." Ucap Mikael


"Gimana kalo beli popcorn instan juga?" Ucap Russel


"Oh iya, aku baru inget. Di Airbnb ada beberapa kaset film juga ya? Mau nonton kah?" Ucap Rafael


"Nah boleh tuh, abis main ousama kita nonton film horror." Ucap Mikael


"Seru tuh kayaknya." Ucap Russel


"Aku sih ngikut aja." Ucap Wisang


"Kalo gitu kita beli popcorn juga." Ucap Michael


"Udah semua atau masih ada yang mau dibeli lagi?" Ucap Rafael


"Minuman?" Ucap Russel


"Aku mau soda deh." Ucap Mikael


"Aku mungkin kopi." Ucap Wisang


"Yaudah kalo gitu beli soda 5, kopi 1, matcha 1." Ucap Russel


"Oke, berarti udah semua kan?" Ucap Rafael


"Sip, udah semua. Ayo kita bayar terus pulang ke Airbnb." Ucap Russel


"Ayoo." Ucap Mikael


.


.


.


Setelah mereka membayar semua belanjaan untuk persiapan challenge dan nonton film malam ini. Mereka langsung pulang ke Airbnb dan bersiap untuk memulai permainan Ousama. Mereka berkumpul di meja melingkar dan duduk di sekeliling nya.


"Yosh, sekarang kita bisa mulai main?" Ucap Mikael


"Oke, persiapan udah selesai semua. Jadi ini gelas dengan sumpit yang udah ditandai." Ucap Ayaka


"Oke, semua udah paham peraturan Ousama kan?" Ucap Wisang


"Sekalian buat ngingetin lagi aja, aku bakal jelasin peraturannya. Jadi sebetulnya simple, di permainan ini hanya ada satu peraturan yaitu 'Perintah raja adalah mutlak, dan harus dilakukan.' Tetapi karena ini versi kita mungkin bisa ditambahkan variasi lain. Sebagai keuntungan menjadi raja, kalian dapat bebas memakan es krim / snack yang kalian inginkan." Ucap Russel


"Hmm menarik juga, yaudah langsung aja kita mulai permainannya." Ucap Wisang


"Oke, semua ambil sumpit masing-masing ya. Berurutan dari Wisang terus lanjut ke arah searah jarum jam." Ucap Russel


"Okee." Ucap Wisang


.


Semua telah mengambil sumpit dan hasil putaran pertama adalah sebagai berikut.


Ayaka: 2


Michael: 3


Mikael: 1


Miko: 4


Rafael: 6


Russel: 5


Wisang: Ousama / King


"Oh? Aku rajanya." Ucap Wisang


"Biasa, keberuntungan pemula." Ucap Mikael


"Boleh juga kamu, Wis. Pertama kali ambil langsung dapat raja." Ucap Russel


"Jadi, aku bisa minta apa aja ya?" Ucap Wisang


"Iya, bebas tapi jangan yang terlalu susah dan ribet." Ucap Rafael


"Kalo gitu, aku minta player 6 untuk menampar player 1." Ucap Wisang


"Hah- tidakk!!" Ucap Mikael


"Hehehehe.. ini baru seru." Ucap Rafael


"Haha sorry, Mikael. Tapi keputusan raja itu mutlak." Ucap Wisang


"Ngomong-ngomong kamu bisa ambil snack atau es krim, Wis. Karena kamu jadi raja." Ucap Russel


"Oh iya, kalo gitu aku ambil es krim matcha nya." Ucap Wisang


Lanjut ke tantangan Rafael menampar Mikael.


"Ja-jangan keras keras, Raf." Ucap Mikael


"Tenang aja." Ucap Rafael


"AAHHHHHHH!!! Sa-sakit banget gila." Ucap Mikael


"Hahaha.. keputusan raja itu mutlak." Ucap Rafael


"Aduhhh.. yaudah deh lanjut lanjut." Ucap Mikael sambil masih memegangi pipinya.


"Oke. Sekarang semua ambil sumpit lagi, pertama Mikael lalu lanjut searah jarum jam." Ucap Russel


.


Hasil putaran kedua permainan Ousama, sebagai berikut.


Ayaka: Ousama / King


Michael: 1


Mikael: 3


Miko: 6


Rafael: 5


Russel: 2


Wisang: 4


"Aku bukan raja lagi." Ucap Wisang


"Ya lah, supaya adil ganti-ganti raja nya." Ucap Mikael


"Jadi siapa yang dapat raja?" Ucap Russel


"Aku dapat rajanya." Ucap Ayaka


"Wow, jadi apa tantangannya?" Ucap Rafael


"Hmm, apa ya.. mungkin player 4 harus menyuapi wasabi ke player 3 sambil tutup mata." Ucap Ayaka


"Waduh player 3 siapa nih?" Ucap Russel


Mikael langsung putus asa seketika.


"Lah?! Mik, kenapa kamu?" Ucap Russel


"Mikael player 3 palingan." Ucap Rafael


"Player 4 nya siapa?" Ucap Russel


"Aku player 4." Ucap Wisang


"Wis.. tolong lah ini. Jangan banyak banyak wasabinya." Ucap Mikael


"O-oke..." Ucap Wisang


"Ayaka mau ambil es krim matcha?" Ucap Russel


"I-iya." Ucap Ayaka


"Oke, nih." Ucap Russel


"Ma-makasih." Ucap Ayaka


Hukuman wasabi dimulai.


"Oke Mik, sekarang aku gak bisa liat apapun karena mataku ditutup. Jadi mohon bantuannya." Ucap Wisang


"Okee, tanganmu ke atas sedikit. dan, ya.." Ucap Mikael


*HAPP


.


.


.


"AAHHHHHHHH!! PEDASSS!! HOEKK.." Ucap Mikael


"Eh- jangan muntahin di sini. Sana ke toilet." Ucap Russel


Seketika itu juga, Mikael pergi ke wastafel untuk berkumur, dan setelah itu ia menyerah dari permainan Ousama.


Setelah itu yang tersisa tinggal Ayaka, Michael, Miko, Rafael, Russel, dan Wisang. Pada putaran-putaran berikutnya mereka melakukan challenge lain seperti. Kayang 20 detik, push up 30 Kali, pegangan tangan selama beberapa menit, berpelukan, dan lain lain. Hingga tak terasa beberapa waktu telah berlalu dan es krim serta snack sudah habis dimakan.


"Hahh.. capek banget, tapi seru." Ucap Russel


"Ini mah capek ketawa." Ucap Mikael


"Ya kamu nyerah di putaran kedua malah, Mik." Ucap Rafael


"Sesuai janji player yang nyerah harus traktir minuman." Ucap Michael


"Nice minuman gratis." Ucap Wisang


"Iya deh, nanti aku beliin kalian minuman." Ucap Mikael


"Ngomong-ngomong udah mau jam 9 malam nih.. mau nonton film horror nya sekarang?" Ucap Russel


"Boleh aja. Aku siapin dulu popcorn nya." Ucap Ayaka


"Okee." Ucap Russel


"Yaudah aku pergi beli minuman dulu ya, kalian siapin tvnya." Ucap Mikael


"Siap, serahkan aja ke kami." Ucap Rafael


"Hmm film horror ya, ini bagus kayaknya." Ucap Wisang


"Wah, boleh juga tuh." Ucap Russel


"Yaudah kita siapin dulu kaset nya." Ucap Michael


"Okee." Ucap Rafael


.


Setelah beberapa lama, Mikael telah kembali dari konbini sambil membeli beberapa minuman. Dan, popcorn juga telah siap dan disajikan. Mereka mematikan lampu dan duduk di sofa dengan urutan Wisang - Russel - Ayaka - Miko - Mikael - Michael - Rafael.


"Oke mari kita mulai." Ucap Rafael


Film dimulai...


"Takut?" Ucap Mikael


"Se-sedikit." Ucap Miko


"Tenang aja, kan ada aku." Ucap Mikael


"HOOO!!" Ucap Rafael sambil menyorotkan senter ke arah wajahnya.


"HUAAAA!! OI jangan ngagetin, Raf." Ucap Mikael


"Hahahaha.. baru aja mulai filmnya Mik." Ucap Rafael


"Udah woi jangan berisik." Ucap Michael


Setelah beberapa lama film berjalan, Mikael nampak seperti seakan kehilangan jiwanya (ketakutan).


"Buset dah, Mikael." Ucap Rafael


.


*DENGG (Jumpscare)


"HUAAAAAAAAAA!!!" Ucap Mikael


"Aaa!!" Ucap Miko sambil menutupi matanya


"HAA!" Ucap Ayaka yang terkejut mendengar teriakan Mikael


"Woi Mik, jangan ngagetin." Ucap Russel


"Hal bodoh apalagi yang aku lihat barusan." Ucap Wisang


"Ngagetin mulu jadi orang!" Ucap Rafael


"Ya gimana, namanya juga kaget." Ucap Mikael


"Udahlah, jangan ribut. Aku mau nonton dengan tenang." Ucap Michael


"Iya iya, sorry." Ucap Mikael


.


Setelah itu mereka melanjutkan filmnya kembali. Sampai akhirnya film horror tersebut selesai. Dan kemudian, yang terjadi selanjutnya adalah Mikael tidak bisa tidur karena terbayang bayang dengan film horror yang baru saja di tonton. Sungguh hari yang panjang dan melelahkan namun tetap menyenangkan, serta menguji jantung.


Selanjutnya di Another Place - 他の場所 (Hoka No Basho) Chapter 26: Tokyo (Hari Ke-4)