
Sekitar satu minggu berlalu setelah kerja bakti untuk membenahi sekolah, Russel tidak bertemu lagi dengan teman-temannya. Kini sekolah benar-benar diliburkan sementara selama dua minggu untuk melakukan pembangunan gedung baru dan juga renovasi. Selama liburan para siswa tetap diberikan tugas untuk setidaknya mengisi liburan dengan kegiatan bermanfaat. Sementara itu, Russel mengajak teman temannya untuk berkumpul di gubuk tepi sawah pada siang hari.
.
.
.
"Hah?! Liburan?" Ucap Mikael
"Iya, aku disuruh orangtuaku buat liburan ke Tokyo." Ucap Russel
"Berapa lama?" Ucap Rafael
"Ya kan liburan tinggal sisa 8 hari lagi. Mungkin kita bisa liburan 5 hari." Ucap Russel
"Yaa, aku sih bisa aja. Lagian daripada gak ada kegiatan sama sekali kan." Ucap Rafael
"Kalo yang lain gimana?" Ucap Russel
"Aku kayaknya bisa, nanti aku coba tanya orang tua dulu." Ucap Michael
"Aku juga kayaknya bisa." Ucap Ayaka
"Oke, Wisang sama Mikael gimana?" Ucap Russel
"Waduh, kayaknya uangku ga cukup." Ucap Mikael
"Ya, Uang tabunganku juga masih belum terlalu banyak." Ucap Wisang
"Gimana nih.." Ucap Russel
.
Mikael dan Wisang ingin ikut, tetapi karena uang mereka tidak cukup, dan itu membuat mereka tak dapat ikut liburan. Tetapi..
"Tenang aja, nanti Aku yang bayar sisanya." Ucap Rafael
"Eh serius?" Ucap Wisang
"Ya lah, gak apa kok, kita kan temen." Ucap Rafael
"Makasih ya, Raf." Ucap Wisang
"Thanks, Raf." Ucap Mikael
"Bukan masalah." Ucap Rafael
"Hmmm.." Ucap Mikael
"Kenapa, Mik?" Ucap Russel
"Yang ikut siapa aja?" Ucap Mikael
"Hmm.. Aku, Kamu, Wisang, Michael, Rafael, Ayaka? Udah ber enam? Siapa lagi emang yang mau ikut?" Ucap Russel
"Miko?" Ucap Mikael
"Kalo gitu Ayaka yang tanya." Ucap Michael
"Oke deh, nanti aku coba tanya Miko. Siapa tau dia mau ikut." Ucap Ayaka
"Oke. Jadi kita berangkatnya besok lusa ya. Kalian bisa packing barang bawaan dulu." Ucap Russel
"Kalo masalah tiket nanti kumpulin uangnya ke aku aja ya." Ucap Rafael
"Oke deh." Ucap Mikael
"Oke siap." Ucap Michael
"Nanti kita lanjut di grup chat. Sekarang aku mau langsung packing." Ucap Russel
"Yaudah, aku juga mau pulang dulu." Ucap Rafael
.
.
.
Mereka pulang ke rumah masing-masing untuk segera packing barang bawaan. Saat malam, Russel memulai percakapan di grup chat.
Russel [21.08] : Udah pada selesai packing?
Ayaka [21.09] : Aku sih udah, gak tau kalo yang lain.
Wisang [21.09] : Aku paling besok udah selesai, sekarang mau siap-siap tidur.
Russel [21.09] : Ohh oke.
Rafael [21.10] : Aku udah selesai sih, aman.
Michael [21.12] : Aku dikit lagi selesai packingnya.
Russel [21.13] : Nice
Mikael [22.35] : Sorry baru buka chat, Aku paling besok mulai packingnya.
Russel [22.36] : Yeh, yaudah. Jangan sampe ada yang ketinggalan.
Mikael [22.40] : Kalem, tenang aja.
Ayaka [22.41] : Masih ada yang online ternyata. Aku kira udah pada tidur.
Russel [22.42] : Belum tidur aku, palingan bentar lagi.
Mikael [22.43] : Oh iya, Ayaka. Ngomong-ngomong Miko jadi ikut?
Ayaka [22.45] : Iya, katanya dia mau ikut juga.
Mikael [22.46] : Nice.
Russel [22.47] : Berarti jadi 7 orang ya.
Ayaka [22.47] : Iya.
Russel [22.48] : Oke kalo gitu lanjut besok lagi. Aku juga mau tidur.
Ayaka [22.49] : Sama.
Mikael [00.15] : Sepi.
.
Keesokan harinya mereka semua melakukan pengecekan untuk memastikan bahwa sudah siap dan tidak ada barang yang ketinggalan. Tiket pesawat juga telah dibeli oleh Rafael. Kemudian keesokan harinya mereka sepakat untuk berkumpul di depan rumah Rafael sekitar jam 14.00. Lalu dari rumah Rafael, mereka akan berangkat ke New Chitose Airport, Hokkaido.
.
Akhirnya, hari untuk berangkat telah tiba. Mereka berpamitan kepada orang tua untuk liburan. Saat semua telah berkumpul di rumah Rafael mereka langsung berangkat ke bandara menggunakan mobil. Hingga akhirnya mereka telah tiba di bandara New Chitose.
.
"Bandaranya luas juga ya." Ucap Mikael
"Iya dong, kan bandara." Ucap Rafael
"Gak salah sih." Ucap Michael
"Yaudah yok, kita check in." Ucap Russel
"Ayoo." Ucap Ayaka, Michael, Mikael, Miko, Rafael, dan Wisang.
"Wah, ini pertama kalinya aku naik pesawat." Ucap Mikael
"Sama, aku juga." Ucap Wisang
"Aku juga baru pertama kali." Ucap Ayaka
"Miko udah pernah naik pesawat?" Ucap Mikael
"Eh- Aku juga belum pernah." Ucap Miko
"Gak apa-apa. Sekalian nambah pengalaman." Ucap Russel
"Siap lah. Aku udah gak sabar." Ucap Mikael
.
Setelah melewati beberapa prosedur sebelum penerbangan dan telah dinyatakan siap untuk terbang, mereka akhirnya mulai memasuki ke pesawat dan duduk di kursi masing-masing.
.
Kebetulan Russel dan Ayaka duduk bersebelahan.
"Kamu gak apa-apa?" Ucap Russel
"Eh- gak apa-apa kok. Ngomong-ngomong kita mendarat jam berapa ya?" Ucap Ayaka
"Hmm, kita kan terbang jam 16.00, jadi seharusnya kita mendarat sekitar jam 17.35 di Bandara Internasional Haneda, Tokyo." Ucap Russel
"Kalo penginapannya dimana?" Ucap Ayaka
"Kalo penginapan katanya kita bakal sewa *Airbnb di daerah Taito. Deket kok sama Kuil Asakusa, nanti kita juga bakal wisata ke sana." Ucap Russel
*Airbnb: Merupakan sejenis penginapan yang dapat disewakan dalam jangka pendek, dengan harga yang ditentukan oleh pemilik properti.
"Wah, kayaknya bakal seru." Ucap Ayaka
"Yah, aku juga udah gak sabar." Ucap Russel
.
Mikael duduk bersebelahan dengan Miko.
"Gimana, Miko?" Ucap Mikael
"Ehh? Aman kok." Ucap Miko
"Jangan khawatir, walaupun aku juga baru pertama kali naik pesawat sih. Tapi gak apa." Ucap Mikael
"Emm, i-iya." Ucap Miko
.
Rafael, Michael, dan Wisang duduk di kursi untuk tiga orang.
"Hahh, liat tuh mereka." Ucap Rafael
"Sabar, Raf. Russel emang menang telak tadi pas suit." Ucap Wisang
"Jadi kita duduk nya gimana?" Ucap Rafael
"Aku sama Miko." Ucap Mikael
"Eh-? O-oke deh." Ucap Miko
"Aku sih bebas aja." Ucap Russel
"Aku duduk bareng siapa aja boleh." Ucap Michael
"Aku juga bebas." Ucap Wisang
"Kalo gitu aku sama Russel aja deh." Ucap Ayaka
"Oh, oke." Ucap Russel
"Tunggu dulu!" Ucap Rafael
"Kenapa?" Ucap Russel
"Kita suit dulu. Yang menang akan duduk sama Ayaka." Ucap Rafael
"Oke, siapa takut?!" Ucap Russel
"Duduk pun pake suit segala." Ucap Mikael
"Terserah aku lah." Ucap Rafael
"Gunting, Batu, Kertas!!" Ucap Russel dan Rafael
.
Hasilnya.. Rafael kelah telak 0-5 melawan Russel. Kembali lagi di pesawat.
"Yah, mau gimana lagi." Ucap Rafael
"Tapi kalian tau pas kerja bakti kemarin?" Ucap Wisang
"Ada apa, Wis?" Ucap Michael
"Pas kerja bakti Russel sama Ayaka kan berduaan di rooftop." Ucap Wisang
"Ya itu kan emang mereka kebagian tugas di sana?" Ucap Michael
"Maka dari itu. Aku gak mau kalah dari Russel!!" Ucap Rafael
"Terserah kamu lah, Raf. Aku mau makan dulu." Ucap Michael
"Yeh jangan gitu, kalian dukung siapa? Aku atau Russel?" Ucap Rafael
"Hmm, gak tau aku. Aku mau makan juga." Ucap Wisang
"Yehh, yaudah deh aku juga makan." Ucap Rafael
.
Tak begitu terasa perjalanan sekitar 1 jam 30 menit sudah berlalu. Mereka semua tiba di Haneda International Airport, Tokyo dengan selamat. Setelah turun dan mengambil barang bawaan. Mereka pergi naik taksi, ke tempat penginapan mereka di daerah Taito.
"Oke, kita naik taksi sekarang." Ucap Rafael
"Airbnb nya di Taito ya?" Ucap Russel
"Ya, Airbnb dengan 4 double bed." Ucap Rafael
"Wah berarti 1 orang bakalan tidur sendiri?" Ucap Mikael
"Yak, nanti kita suit lagi buat menentukan siapa yang dapat 1 double bed sendiri." Ucap Rafael
"Hmm, boleh juga ide mu." Ucap Wisang
"Semoga aku dapat." Ucap Michael
"Aku sama Miko di 1 double bed aja." Ucap Ayaka
"Iya, gitu aja sih." Ucap Russel
"Oke deh." Ucap Mikael
"Oh iya, ngomong-ngomong berapa menit lagi, Raf?" Ucap Russel
"Dari bandara ke Airbnb harusnya sekitar 22 menit. Jadi mungkin sisa 15 menit lagi bakal sampe." Ucap Rafael
"Oke, nice." Ucap Russel
.
.
.
Akhirnya setelah perjalanan dengan taksi, mereka telah sampai di Airbnb yang telah mereka sewa di daerah Taito sebagai tempat penginapan mereka selama 5 hari ke depan.
"Yosh, ini dia Airbnb kita." Ucap Rafael sambil membuka pintu.
"Mantap, bagus juga tempatnya." Ucap Wisang
"Luas juga ya, Miko." Ucap Ayaka
"Iya." Ucap Miko
"Dah yok tidur-tidur." Ucap Michael
"Baru juga jam 8 malam, Mich." Ucap Mikael
"Ya bebas aja sih, kalo mau tidur ya silahkan. Soalnya besok kita bakalan ke Asakusa siangnya, dan malamnya Tokyo Skytree?" Ucap Rafael
"Wah, boleh tuh." Ucap Russel
"Yauda lah, kita tidur dulu aja." Ucap Mikael
.
Setelah membersihkan diri, mereka pun melakukan suit kembali untuk menentukan siapa yang berhak mendapatkan 1 double bed sendirian.
"Kali ini aku gak akan kalah." Ucap Rafael
"Aku juga." Ucap Mikael
"Yosh. Aku dah siap." Ucap Wisang
"Oke. Gunting, Batu, Kertas!!" Ucap Michael, Mikael, Rafael, Russel, dan Wisang.
"YESSSS!!" Ucap Michael
Ternyata Michael memenangkan suit tersebut dan berhak tidur sendirian di 1 double bed. Setelah itu mereka mematikan lampu dan tidur di kasur.
Double Bed 1: Ayaka dan Miko
Double Bed 2: Mikael dan Rafael
Double Bed 3: Russel dan Wisang
Double Bed 4: Michael
"Walah Michael hoki banget." Ucap Russel
"Iya sih, dia enak dapat double bed sendirian." Ucap Wisang
"Yaudah lah Wis, aku mau tidur dulu. Besok hari pertama kita." Ucap Russel
"Ya.." Ucap Wisang
.
1 jam berlalu.. Kini waktu menunjukkan pukul 23.30.
"Apa apaan sih, Mik." Ucap Rafael
"Kamu loh, aku gak kebagian selimutnya." Ucap Mikael
"Akh, kamunya aja itu." Ucap Rafael
"Woi, jangan geser-geser?!" Ucap Mikael
"Kamu loh, ini di sini udah pas ditengah-tengah!!" Ucap Rafael
.
Sementara itu Wisang yang belum tidur melihat kelakuan mereka.
"Hal bodoh apa yang baru aja aku lihat?" Ucap Wisang
"Hoamm.. malah berantem dong, aku jadi kebangun. Yaudah, Wis. Tidur lagi aja." Ucap Russel
"Iya." Ucap Wisang
.
"Mik yang bener napa?! Aku cuma kebagian segini." Ucap Rafael
"Emang segitu tau. Adil ini." Ucap Mikael
"Mana ada adil?!" Ucap Rafael
"Weh Raf?! Jangan geser-geser, Aku mau jatuh..!!" Ucap Mikael
*BRUKKKK
"ADUHHH..." Ucap Mikael
"HAHAHAHA.. Makanya jangan geser-geser mulu." Ucap Rafael
.
"Kalian nih apa apaan?!" Ucap Ayaka
"Kelar hidup kita, Raf." Ucap Mikael
.
.
.
Malam itu Mikael dan Rafael tidak dapat tidur dengan nyenyak, karena mereka berdua malah ribut semalaman. Esok hari mereka akan mengeskplor Kuil Asakusa dan berburu street food di sana. Pada malam harinya mereka juga akan mengunjungi Tokyo Skytree. Nantikan perjalanan mereka esok hari.
Selanjutnya di Another Place - 他の場所 (Hoka No Basho) Chapter 22: Tokyo (Hari Ke-1)