Another Place

Another Place
Chapter 47: Liburan Musim Panas (2)



Hari sebelumnya Russel dan teman-temannya pergi menonton film di bioskop, dan memakan ramen. Hingga saat pulang, mereka tertidur di kereta.


Sekarang hari telah berganti, sesuai dengan rencana kemarin. Pukul 11.00, mereka semua berkumpul di rumah Rafael, dan setelah itu mereka akan pergi bersama ke pantai.


Seperti hari sebelumnya, kali ini Russel datang lebih awal karena tidak ingin terlambat.


*DING DONG


Russel menekan bel di pagar rumah Rafael. Kemudian, tak lama setelah itu Rafael segera keluar dari dalam rumahnya.


"Oh, hai Sel. Tumben kamu dateng pertama." Ucap Rafael


"Hai juga. Iya, soalnya aku gak mau terlambat." Ucap Russel


"Yang lain belum pada dateng nih, ayo masuk aja." Ucap Rafael


"Oh, oke." Ucap Russel


.


Sambil menunggu yang lain tiba di rumah Rafael. Mereka mengobrol tentang hal sehari-hari.


"Ngomong-ngomong, buat suikawari nanti semangkanya ada kah?" Ucap Russel


"Tenang aja, aku udah siapin 10 semangka." Ucap Rafael


"10?! G-gak kebanyakan tuh? Aku kira 2 atau 3 aja udah cukup kok." Ucap Russel


"Gak apa, nanti kita pakai 3 semangka. Sisanya kalian bawa pulang masing-masing 1 buah." Ucap Rafael


"Ehh.. padahal gak usah repot-repot." Ucap Russel


.


*DING DONG


Bel rumah Rafael kembali berbunyi.


"Nah itu dia mereka." Ucap Rafael


"Akhirnya." Ucap Russel


.


Benar saja, ternyata Ayaka, Michael, Mikael, Miko, dan Wisang pergi bersama.


"Hai semuanya." Ucap Rafael


"Halo Raf." Ucap Michael


"Haii.." Ucap Ayaka


"Hai Raf, mana Russel? Belum dateng ya dia?" Ucap Mikael


"Masa sih? Katanya dia gak mau terlambat lagi?" Ucap Wisang


"Kenapa Mik?" Ucap Russel yang tiba-tiba keluar dari dalam rumah.


"Oh-?! Udah dateng ternyata." Ucap Mikael


"Apa aku bilang juga." Ucap Wisang


"Yaudah, jadinya kita mau pergi ke pantai sekarang nih?" Ucap Michael


"Boleh, ayo bantuin bawa barang bawaan nya dulu, ada di dalam rumah ku." Ucap Rafael


"Oke, ayo ayo.." Ucap Michael


"Ayo jangan pada males kalian." Ucap Mikael


"Gak kebalik Mik?" Ucap Wisang


"Udah, ayo kita angkat barang barangnya." Ucap Russel


.


Russel, Mikael, Michael, Rafael, dan Wisang membawa peralatan seperti payung pantai, bola voli, semangka, serta alas duduk. Sementara itu Ayaka dan Miko membawa beberapa keranjang piknik yang berisi makanan dan minuman.


Setelah mereka sampai di pantai, nampak suasana pantai yang sudah cukup ramai. Banyak pengunjung yang memanfaatkan liburan kali ini dengan piknik di pantai.


"Wah rame juga kali ini." Ucap Russel


"Iya, soalnya lagi liburan musim panas juga. Sekarang juga jam 12 siang." Ucap Rafael


"Betul." Ucap Mikael


"Jadi sekarang kita siapin alas sama payungnya dulu?" Ucap MIchael


"Oke." Ucap Wisang


"Oke ayo.." Ucap Russel


.


Mereka langsung menyiapkan segala peralatan yang telah dibawa. Kemudian, setelah itu suikawari akan segera dimulai.


"Oke, jadi siapa yang mau ikutan main suikawari?" Ucap Russel


"Tenang aja sebenernya swmua bisa ikut kok, aku udah siapin 10 semangka." Ucap Rafael


"Buset dah 10 semangka?!" Ucap Mikael


"Pantesan tadi tas itu berat, ternyata isinya 10 semangka." Ucap Michael


"Haha.. udah udah. Ayo, siapa aja yang mau ikut main? Aku sih udah pasti ikutan." Ucap Rafael bersemangat.


"Oke, kalo gitu aku ikutan juga." Ucap Russel


"Oke aku juga ikut." Ucap Mikael


"Yaudah, kalo gitu yang laki-laki ikut semua. Ayaka sama Miko yang ngarahin kita gimana?" Ucap Rafael


"Oke boleh." Ucap Ayaka


"O-oke." Ucap Miko


"Yosh. Kalo gitu yang diperlukan sekarang penutup mata, sama tongkat pemukul." Ucap Wisang


"Betul." Ucap Mikael


"Kebetulan aku bawa penutup matanya." Ucap Wisang


"Nah, bagus itu." Ucap Rafael


"Tongkat pemukulnya mana?" Ucap Russel


"Ada, sebentar aku ambil dulu." Ucap Rafael


*Mengambil tongkat baseball yang terbuat dari besi.


"Nah ini dia tongkat pemukulnya." Ucap Rafael


"Wah, bagus nih." Ucap Wisang


"Oke, kalo gitu kita tentuin dulu giliran memukulnya dulu." Ucap Michael


"Kalo gitu ayo kita janken." Ucap Mikael


"Ayo." Ucap Russel


Hasil janken nya adalah seperti ini:



Wisang


Mikael


Michael


Rafael


Russel



.


"Wah, jarang-jarang Wisang dapat giliran pertama." Ucap Russel


"Iya sih, agak gugup aku." Ucap Wisang


"Tenang, santai aja Wis." Ucap Mikael


.


*Mata Wisang ditutup menggunakan kain, kemudian ia bersiap sambil memegang tongkat. Kemudian berputar sebanyak 5 kali untuk mengubah arah awal.


"O-oke aku udah siap." Ucap Wisang


"Yosh, 1.. 2.. 3.. goo!!" Ucap Russel


"Ke kanan!" Ucap Ayaka


"K-ke kanan, habis itu ma-maju sedikit!" Ucap Miko


Benar saja, tak butuh waktu lama untuk Wisang dapat menebas semangka tersebut sesuai dari arahan Ayaka dan Miko.


Ia mencatat waktu 27,12 detik.


"27 detik Wis, nice." Ucap Russel


"Yaa.. gak buruk lah.." Ucap Wisang


.


"Next, Mikael." Ucap Russel


"Kamu udah siap Mik?" Ucap Wisang


"Siap dong." Ucap Mikael


*Mata Mikael dipasangkan penutup, dan ia berputar 5 kali.


"Siap?" Ucap Russel


"Ya." Ucap Mikael


"1.. 2.. 3.. go!!" Ucap Russel


"Berbalik arah!" Ucap Ayaka


"Ma-maju 2 langkah!!" Ucap Miko


.


Perolehan waktu yang berhasil dicacat Mikael adalah 34,31 detik.


"34 detik kamu Mik." Ucap Russel


"Hahh.. lumayan susah juga ternyata.." Ucap Mikael


"Yosh, aku masih memimpin." Ucap Wisang


.


"Next, Michael." Ucap Russel


"Oke.." Ucap Michael


*Persiapan seperti sebelumnya, dan Michael siap untuk memulai suikawari.


"1.. 2.. 3.. go!!" Ucap Russel


"Maju 3 langkah!!" Ucap Ayaka


"Terus be-berputar ke arah kanan!!" Ucap Miko


.


Tak butuh waktu lama, Michael berhasil memecahkan semangka dengan perolehan waktu 29,45 detik.


"29 detik kamu Mich." Ucap Russel


"Wah, perolehan waktu masih dipimpin Wisang." Ucap Michael


"Boleh juga ternyata." Ucap Wisang


"Ya." Ucap Rafael


.


*Rafael mengenakan penutup mata, dan ia berputar 5 kali.


"Udah siap?" Ucap Russel


"Siap banget." Ucap Rafael


"Oke. 1.. 2.. 3.. go!!" Ucap Russel


"Mundur ke belakang 2 langkah." Ucap Ayaka


"Be-berbalik badan!!" Ucap Miko


.


Giliran yang cukup lama, perolehan waktu yang dicatat Rafael yaitu 39,20 detik.


"Nah, dapet berapa tuh aku?" Ucap Rafael


"39 detik kamu Raf." Ucap Russel


"39?! Buset susah juga ternyata suikawari." Ucap Rafael


.


"Oke, terakhir kamu, Sel." Ucap Michael


"Oke oke." Ucap Russel


.


*Ia menggunakan penutup mata, kemudian berputar sebanyak 5 kali.


"Ini tongkat pemukulnya." Ucap Rafael


"Gak usah." Ucap Russel


"Lah?" Ucap Rafael


"Kamu mau karate pake tangan, Sel?" Ucap Wisang


"Bukan, tapi lebih baik daripada itu." Ucap Russel


"Apa?" Ucap Mikael


"Ini dia." Ucap Russel


*SREKKKK


Ia mengeluarkan Sacred Black Staff


"Buset dah.." Ucap Rafael


"Hmm, diluar ekspektasi ku, tapi boleh juga idenya." Ucap Wisang


"Haha.. oke, ayo kita mulai." Ucap Russel


"Oke, 1.. 2.. 3.. go!!" Ucap Rafael


.


"Ke kanan!!" Ucap Ayaka


"Ma-maju 3 langkah ke depan!!" Ucap Miko


"Hadap ke kiri!!" Ucap Ayaka


"Pu-pukul!!" Ucap Miko


*BRUKKKK


Semangka pun pecah berkeping keping. Diluar dugaan, sampai berbuih dan keluar asap. Russel mencatatkan waktu 12,03 detik.


"Ce-cepat banget!!" Ucap Wisang


"Hebat banget kamu Sel." Ucap Michael


"Itu faktor hoki palingan." Ucap Mikael


"Semangkanya sampe jadi gini dong." Ucap Rafael


"Wah itu udah gak bisa dimakan sih." Ucap Wisang


"Hmm, kamu pake Sacred Black Staff sih Sel." Ucap Michael


"Waduh, sorry sorry." Ucap Russel


"Ya, gak apa sih. Ayo sekarang kita makan semangkanya." Ucap Rafael


"Ayoo!!" Ucap Russel, Ayaka, Michael, Mikael, Miko, dan Wisang.


.


Pada akhirnya setelah suikawari telah selesai, mereka memakan semangka hasil permainan tadi ditengah siang hari yang panas.


"Hahh.. enak banget semangkanya. Manis." Ucap Mikael


"Iya, seger banget." Ucap Michael


"Nice lah." Ucap Russel


"Jadi sekarang kita ngapain lagi nih?" Ucap Ayaka


"Sekarang jam 2 siang ya.." Ucap Rafael


"Gimana kalo kita buat istana pasir?" Ucap Wisang


"Hmm boleh aja sih. Kita liat siapa yang paling bagus nanti." Ucap Russel


"Oke, aku gak takut." Ucap Wisang


"Gimana yang lain?" Ucap Russel


"Oke kami ikut. Aku bertim sama Miko." Ucap Ayaka


"Oke." Ucap Wisang


"Kalian gimana Mik, Raf, Mich?" Ucap Wisang


"Aku ngikut aja." Ucap Rafael


"Iya." Ucap Mikael


"Yaudah kalo gitu ayo kita mulai sekarang." Ucap Wisang


.


Mereka mulai membuat istana pasir masing-masing. Namun seperti nya hal yang tidak menyenangkan menimpa Wisang.


*BYURRRRRR


Ombak yang cukup besar tiba-tiba menyapu istana pasir miliknya, sehingga hancur lebur.


"Ehhhh.. apa-apaan itu tadi?!" Ucap Wisang


"Jangan bangun istananya di dekat air sana Wis, di sekitar sini aja." Ucap Russel


"Hahh.. iya, ini aku mau pindah tempat." Ucap Wisang


"Oke.." Ucap Russel


.


Sementara itu Mikael dan Rafael nampak saling mengejek.


"Ha? Istana apaan itu, kecil banget." Ucap Rafael


"Ini tuh bagus, detail. Apa itu buatanmu? Istana batu?" Ucap Mikael


"Ini tuh bentengnya." Ucap Rafael


"Polos banget desainnya." Ucap Mikael


"Suka-suka aku lah." Ucap Rafael


.


"Hadeh.. bikin istana pasir pun ribut." Ucap Russel


"Biasalah mereka." Ucap Michael


.


Tak lama setelah itu, lagi-lagi nasib buruk menimpa Wisang. Istana pasir miliknya terkena lemparan bola pantai milik pengunjung lain.


*BRUKKKKK


"Hahhh... capek aku." Ucap Wisang. Ia nampak murung dan terduduk di sebelah istana pasirnya yang telah rubuh.


.


"Loh udah nyerah aja Wis?" Ucap Russel


"Iya, istana pasirku kena bola nyasar, sampai hancur." Ucap Wisang


"Udah, daripada sedih mending kita main bola voli." Ucap Michael


"Nah boleh tuh, ayo kita main voli." Ucap Russel


"Hmm okedeh." Ucap Wisang


"Oi! Mik, Raf. Ikut main bola voli gak?" Ucap Michael


"Oh? Oke oke." Ucap Mikael


.


.


.


Kemudian setelah berhasil membuat istana pasir, mereka bermain bola voli sampai sore hari tiba. Hingga perut mereka mulai merasa lapar.


"Hahh, capek banget." Ucap Mikael


"Ya, tapi seru sih." Ucap Rafael


"Boleh lah pertandingan tadi." Ucap Wisang


"Nanti kapan-kapan kita main bola voli lagi." Ucap Russel


"Ayo aja." Ucap Michael


.


"Teman-teman ayo makan dulu!!" Ucap Ayaka


"Nah, ini dia yang aku tunggu. Makanan." Ucap Michael


"Hmm, yaudah ayo kita ke sana." Ucap Rafael


"Ayooo.." Ucap Russel, Mikael, dan Wisang.


.


Sebagai penutup kegiatan liburan musim panas hari ini, Russel dan teman-temannya makan bersama di tengah-tengah sunset yang sangat indah.


.


.


.


Begitulah akhir hari ini. Russel dan teman-temannya melakukan aktivitas di pantai. Mereka melakukan banyak hal, dimulai dari suikawari, bermain bola voli, hingga berlomba membuat istana pasir.


Namun nampaknya kali ini nasib buruk menimpa Wisang. Istana pasir yang ia buat berkali kali hancur karena banyak hal. Pertama karena ombak, kedua karena seorang anak kecil, ketiga karena ia tak sengaja terpeleset dan menimpa istana pasir miliknya sendiri.


Kemudian saat hari mulai senja, dan mereka semua mulai lapar sehabis bermain voli. Mereka makan bersama sembari ditemani sunset yang indah.


Setelah semua rangkaian aktivitas pantai tadi, akhirnya mereka semua kembali pulang ke rumah masing-masing  dan bersiap untuk liburan musim panas di esok hari.


Selanjutnya di Another Place - 他の場所 (Hoka No Basho) Chapter 48: Camping