Another Place

Another Place
Chapter 57: Festival Budaya Hari Ke 2 (2)



Sesuai seperti rencana yang telah mereka buat, Rafael langsung bergegas untuk mencari Russel dan mengajaknya barter nomor pasangan mereka.


Sementara itu Russel dan Mikael masih berkeliling festival dan memburu stand makanan yang murah dan enak. Akhirnya mereka mendatangi stand cumi-cumi bakar kelas 2-5.


.


"Selamat datang, pesan berapa?" Ucap Staff stand kelas 2-5


"Kami pesan 2 cumi-cumi bakar." Ucap Russel


"Oke, 2 cumi-cumi bakar segera siap." Ucap Staff kelas 2-5


.


"Hmm.. habis ini kemana lagi ya?" Ucap Mikael


"Aku belum nyoba jelajah di pameran seni dekat lapangan sih. Kalo gak salah di sana gratis tanpa biaya masuk pamerannya." Ucap Russel


"Hmm, menarik juga sih. Yaudah, habis makan cumi-cumi bakarnya nanti kita coba liat-liat ke pameran di lapangan." Ucap Mikael


"Oke deh." Ucap Russel


"Hmm.. sama satu lagi. Dari kemarin aku belum liat Wisang, Rafael, sama Michael sama sekali." Ucap Mikael


"Hmm.. Wisang ada kemarin." Ucap Russel


"Lah? Pas dimana?" Ucap Mikael


"Dia ada pas di rumah hantu. Kalo kamu sadar Wisang itu jadi salah satu hantu di sana." Ucap Russel


"Ehh.. iya kah? Aku gak sadar, soalnya langsung lari pas kemarin." Ucap Mikael


"Makanya itu, jangan penakut." Ucap Russel


"Bukan penakut, aku kaget kemarin." Ucap Mikael


"Hmm.." Ucap Russel


"Maaf, ini cumi-cumi bakarnya ya.. hati-hati masih agak panas." Ucap Staff kelas 2-5


"Oh iya, makasih ya.." Ucap Russel


"Makasih ya.." Ucap Mikael


.


"Jadi gimana? Mau makan di sini, atau sekalian jalan ke lapangan?" Ucap Russel


"Sambil jalan aja lah, nanti juga habis di perjalanan. Ayo kita ke lapangan." Ucap Mikael


"Oke deh." Ucap Russel


.


Setelah itu, Russel dan Mikael segera menuju ke lapangan untuk melihat-lihat pameran seni terbuka yang sedang di gelar. Mereka ingin mencoba ke sana karena tak perlu mengeluarkan uang tiket untuk masuk ke dalamnya. Sesampainya di sana mereka langsung kagum dengan beberapa lukisan yang terpampang di depan mereka.


"Wahh.. bagus banget lukisannya." Ucap Russel


"Iya ya, di dalam juga masih banyak lagi tuh, banyak karya seni 3d juga." Ucap Mikael


Tetapi, sebelum mereka masuk. Akhirnya Rafael menemukan mereka dan langsung menjalankan rencananya.


"Eh Sel, Mik!" Ucap Rafael


"Eh? Oh.. Rafael ternyata." Ucap Russel


"Nah ketemu juga salah satu dari mereka akhirnya." Ucap Mikael


"Harusnya aku yang ngomong gitu, ketemu juga akhirnya kalian." Ucap Rafael


"Hmm.. kenapa emangnya? Ada hal penting? Kamu kayak buru-buru gitu." Ucap Russel


"Gak ada sih, tapi ngomong-ngomong nomor identik kamu berapa Sel?" Ucap Rafael


"Eh? Nomor 77 sih.. emangnya mau ngapain kamu nanya soal nomor pasangan?" Ucap Russel


"Jadi gini, mau barter gak? Aku punya nomor pasangan 55 nih." Ucap Rafael


"Hmm.. kenapa tiba-tiba ngajak barter? Emangnya siapa yang punya nomor identik 77 juga?" Ucap Russel


"Aku juga gak tau sih, tapi aku pengen aja nomor 77 gitu, soalnya itu nomor keberuntungan ku. Dan pas banget kebetulan kamu yang punya nomornya, yaudah aku ngajak barter deh." Ucap Rafael


"Hmm, yaudah deh, mana nomor pasangan yang kamu." Ucap Russel


"Ini. Nomor 55, jaga baik-baik ya." Ucap Rafael


"Hmm, iya-iya." Ucap Russel


"Oke deh, makasih ya Sel." Ucap Rafael


"Iya, sama-sama." Ucap Russel


.


Setelah berhasil menjalankan rencana barternya, Rafael segera menemui Sumire kembali untuk memberitahukan kepadanya bahwa rencana mereka berhasil, dan alur foto pasangan akan berubah.


Sementara itu Russel dan Mikael nampak masih melihat-lihat pameran seni di lapangan.


"Wah ini bagus juga nih.." Ucap Mikael


"Ya boleh lah, ukirannya berasa 3d gitu." Ucap Russel


"Hmm, beragam juga ya ternyata karya seni yang ada di pameran ini. Gak cuma lukisan doang." Ucap Mikael


"Iya sih, aku gak nyangka ada karya seni 3d yang keren-keren juga." Ucap Russel


.


Mereka akhirnya selesai menjelajahi pameran dan keluar dari sana, hingga tiba-tiba Mikael melihat sesuatu.


"Liat itu Sel!" Ucap Mikael


"Apa?" Ucap Russel


"Ada banyak gashapon." Ucap Mikael


"Eh?! Ayo coba kita ke sana." Ucap Russel


"Ayo!" Ucap Mikael


.


Ternyata yang menarik perhatian mereka adalah stand kelas 2-2 yang membuat berbagai macam gashapon. Lantas, mereka langsung pergi ke sana untuk melihat-lihat apa saja yang ditawarkan di dalam standnya.


"Hai.. selamat datang di stand kelas 2-2. Kali ini kami menjual berbagai macam item menarik di dalam gashapon." Ucap Staff kelas 2-2


"Wah.. kayaknya menarik." Ucap Mikael


"Untuk 1 kali gacha berapa harganya kalo boleh tau?" Ucap Russel


"Kami ada beberapa paket untuk gashapon ini. Kalian bisa lihat di brosur ini ya. Untuk pembelian koinnya bisa langsung masuk ke dalam di kasir." Ucap Staff kelas 2-2


"Oh oke.." Ucap Mikael


.


Gashapon Kelas 2-2




Gashapon Item Random


1× Roll: 200 Yen


3× Roll: 550 Yen


5× Roll: 900 Yen


10× Roll: 1750 Yen




Gashapon Gantungan Kunci


1× Roll: 250 Yen


3× Roll: 700 Yen


5× Roll: 1350 Yen


10× Roll: 2300 Yen




Gashapon Figure Mini


1× Roll: 350 Yen


3× Roll: 1000 Yen


5× Roll: 1650 Yen


10× Roll: 3250 Yen




Semoga beruntung!!


.


"Aku mau tanya ke staffnya apa ada kupon diskon." Ucap Mikael


"Oh? Boleh tuh, coba tanya." Ucap Russel


"Oke bentar." Ucap Mikael


.


Mikael pergi sebentar menghampiri staff tadi untuk menanyakan apakah ada kupon diskon.


Setelah menunggu beberapa waktu akhirnya Mikael membawa 2 lembar kertas kupon diskon.


"Ada nih Sel!" Ucap Mikael


"Ada? Nice.." Ucap Russel


"Lumayan, diskon 50 Yen." Ucap Mikael


"Coba lihat kuponnya." Ucap Russel


.


Kupon Diskon Gashapon Kelas 2-2


Diskon 1× Roll: 50 Yen


Diskon 3× Roll: 100 Yen


Diskon 5× Roll: 150 Yen


Diskon 10× Roll: 200 Yen


*Hanya berlaku untuk 1 kali pembelian setiap kupon.


.


"Hmm, emangnya kamu mau gacha berapa kali Mik?" Ucap Russel


"Aku mau coba yang 3 kali aja deh, yang gantungan kunci." Ucap Mikael


"Yaudah deh, aku ngikut kamu aja." Ucap Russel


.


Akhirnya mereka pergi membeli koin di kasir untuk bermain gashapon.


"Selamat datang, Mau beli berapa koin?" Ucap Staff kelas 2-2


"Hmm.. beli 6 kali roll di gashapon gantungan kunci." Ucap Mikael


"Oke, jadi masing-masing 3 kali roll ya." Ucap Staff kelas 2-2


"Sama ini, kami punya kupon diskon." Ucap Russel


"Baik, sebentar saya cek dulu.." Ucap Staff 2-2


.


"Jadi kalian bisa dapat diskon 200 Yen ya untuk 6 kali roll di gashapon gantungan kunci." Ucap Staff kelas 2-2


"Nice." Ucap Russel


"Jadi totalnya 1200 Yen, dan ini 6 koin nya ya." Ucap Staff kelas 2-2


"Ini uang pas, 1200 Yen." Ucap Russel


"Baik, terimakasih telah berkunjung. Semoga beruntung!" Ucap Staff kelas 2-2


.


"Yaudah, ayo kita coba gacha nya Mik." Ucap Russel


"Ayoo.." Ucap Mikael


.


Setelah mereka mencoba keberuntungan mereka di mesin gashapon, akhirnya merrka telah selesai. Russel mendapatkan 3 buah gantungan kunci berbentuk hewan, yaitu rubah, kucing, dan beruang. Sedangkan Mikael mendapatkan gantungan kunci hewan yang berbentuk anjing, kelinci, dan burung.


"Ya, lumayan lah, nanti mungkin beberapa aku kasih ke orang." Ucap Russel


"Siapa?" Ucap Mikael


"Ada lah.." Ucap Russel


"Hmm.." Ucap Mikael


.


Tiba-tiba ada seseorang yang menghampiri mereka dari belakang.


"Hahh.. akhirnya ketemu juga!" Ucap Sumire


"Eh?" Ucap Russel


"Hai Russel.." Ucap Sumire


"Oh Sumire lagi ternyata." Ucap Russel


"Russel, mau keliling festival budaya bareng kah?" Ucap Sumire


"Ehh.. tapi Mikael." Ucap Russel


"Tenang aja, aku mau ke kelas 1-3." Ucap Mikael


"Hmm.. kayaknya aku tau kamu mau ngapain." Ucap Russel


"Haha.. yaudah duluan, Sel." Ucap Mikael


"Hmm.. iya iya." Ucap Russel


.


"Ayo kita ke sana." Ucap Sumire


"Oh oke." Ucap Russel


.


Kemudian setelah itu Russel dan Sumire pergi menuju ke booth foto pasangan yang telah disediakan oleh pihak osis sekolah.


"Ohh ternyata di sini booth buat foto pasangan. Tapi, ngomong-ngomong kenapa kita ke sini?" Ucap Russel


"Emm.. jadi sebenernya nomor pasanganku juga 55." Ucap Sumire


"Ehh.. gitu ternyata.." Ucap Russel


"Jadi kamu mau kan foto pasangan bareng aku?" Ucap Sumire


"O-oke.." Ucap Russel


.


Pada akhirnya Russel dan Sumire melakukan foto pasangan dan mencetak hasil foto mereka, begitu pula dengan Rafael dan Ayaka yang melakukan foto pasangan di booth foto lainnya. Sementara itu Mikael yang akhirnya ke kelas 1-3 untuk menemui Miko, nampaknya mendapatkan sebuah kebetulan yang sangat tak terduga. Mereka ternyata mendapatkan nomor pasangan yang sama juga, dan mereka akhirnya memutuskan untuk berfoto pasangan.


Setelah itu untuk menghabiskan waktu festival yang tinggal sebentar lagi, Russel dan Sumire memutuskan untuk berkeliling di sekitar festival untuk menghabiskan hari kedua ini. Begitupula dengan Rafael dan Ayaka, juga Mikael dengan Miko. Mereka semua berkeliling festival bersama dan menikmati jalannya acara yang berlangsung.


Hingga akhirnya sore telah tiba, dan festival hari kedua akhirnya selesai.


"Makasih ya, udah nemenin aku keliling festival hari ini." Ucap Sumire


"Iya, sama-sama." Ucap Russel


"Kalo gitu aku duluan ya.." Ucap Sumire


"Oh, oke. Hati-hati.." Ucap Russel


.


"Yah.. besok hari terakhir festival.. gak kerasa udah mau selesai aja. Oh iya, gantungan kunci rubah nya.. besok aku harus segera kasih ke Ayaka.." Ucap Russel


.


.


.


Festival budaya hari kedua masih berlangsung. Seperti rencana yang telah mereka buat, Rafael langsung bergegas untuk mencari Russel dan mengajaknya barter nomor pasangan.


Sementara itu Russel dan Mikael nampaknya membeli cumi-cumi bakar di stand kelas 2-5. Kemudian, setelah itu mereka langsung menuju ke pameran seni yang berada di lapangan, karena kebetulan tak diperlukan biaya untuk tiket masuk ke dalam pamerannya.


Mereka menjelajahi pameran seni, melihat berbagai lukisan, karya seni 2 dimensi maupun 3 dimensi, kerajinan berbasis teknologi, kemudian berbagai macam patung dan kerajinan gerabah dipamerkan di sana.


Setelah puas menjelajahi pameran seni, mereka keluar dari sana untuk melanjutkan berkeliling festival. Namun, mendadak Rafael muncul dan langsung mengatakan tujuannya yaitu mengajak Russel untuk barter nomor pasangan.


Meskipun pada awalnya Russel merasa curiga dan menolak ajakan Rafael untuk bertukar nomor pasangannya. Namun pada akhirnya alasan bahwa nomor 77 merupakan nomor keberuntungan bagi Rafael mampu membuat Russel menyetujui untuk melakukan barter tersebut.


Setelah berhasil menukar nomor, Rafael segera mencari Sumire kembali untuk mengatakan bahwa rencana mereka berhasil, dan Sumire tak perlu menjalankan rencana kedua yaitu barter dengan Ayaka.


Sementara itu Russel dan Mikael nampaknya tertarik dengan stand kelas 2-2 yaitu gashapon. Setelah mereka mendatangi standnya, di sana mereka disambut dengan baik oleh staff yang sedang berjaga. Mereka mendapatkan brosur yang berisi berapa harga untuk setiap mesin gashapon yang tersedia di sana.


Walaupun pada awalnya mereka merasa bahwa harga untuk mesin gashapon tersebut terlalu mahal. Mikael mendapatkan ide untuk menanyakan mengenai kupon diskon kepada staff yang sedang berjaga tadi. Dan benar saja, mereka mendapatkan 2 buah kupon diskon dan langsung saja memainkan mesin gashapon untuk memenangkan beberapa buah gantungan kunci.


Setelah selesai gacha di stand kelas 2-2, mendadak Sumire muncul dan langsung mengajak Russel untuk berkeliling festivL budaya bersama. Dan Mikael pergi sendiri ke kelas 1-3 untuk menemui Miko dan mengajaknya berkeliling festival bersama juga.


Russel dan Sumire akhirnya sampai di booth foto pasangan. Awalnya, Russel heran mengapa Sumire mengajaknya untuk pergi ke sana. Namun pada akhirnya Sumire menunjukkan nomor pasangannya yaitu 55, sama seperti nomor milik Russel yang telah ditukar dengan Rafael tadi.


Alhasil, Russel tak bisa menolak ajakan Sumire, dan mereka berfoto bersama. Setelah foto nya dicetak, Sumire kembali mengajak Russel untuk berkeliling festival di sisa waktu festival hari kedua ini.


Sama seperti Russel dan Sumire, Rafael juga mengajak Ayaka untuk berfoto pasangan bersama. Dan kebetulan yang sangat tak terduga yaitu ternyata Mikael dan Miko mendapatkan nomor identik yang sama juga, dan mereka juga berfoto pasangan dan akhirnya berkeliling festival budaya bersama.


Yah.. banyak yang terjadi dihari kedua festival budaya kali ini.. namun hari mulai senja, dan mereka harus pulang ke rumah masing-masing dan mempersiapkan diri mereka untuk besok. Hari terakhir festival budaya sekolah..


.


Selanjutnya di Another Place - 他の場所 (Hoka No Basho) Chapter 57: Festival Budaya Hari Ke 2 (2)