A Choice

A Choice
Cerita Horor



12 Juni 20...


Tiba saatnya Salsa beserta om dan tantenya pindah ke rumah baru yang telah selesai masa renovasi. Rumah tersebut berukuran sedang dan hanya memiliki 1 kamar, namun ada ruang tamu yang cukup luas.


"Om, nanti kalo Salsa mau tidur dimana?". Tanya Salsa yang melihat keadaan rumah barunya tidak berbeda jauh dengan rumah sebelumnya.


"Nanti kalo kamu mau tidur di kamar, Tante sama om tidur di depan tv". jawab omnya tersebut


"Loh kenapa? kenapa nggak Salsa aja yang tidur depan tv?".


"Nggak apa-apa nak. nanti kami rencana mau bangun dibawah. Jadi om dan Tante nanti tinggalnya di bawah . Nah kamu di sini, kamu tinggal di kamar ini". Jawab sang Tante yang berencana akan menambah ruang di rumah bagian bawah.


Karena rumah yang ditempati memang rumah adat Sulawesi, yaitu rumah panggung dan disebut juga rumah panggung kayu. biasanya untuk rumah adat ini pada bagian bawah rumahnya dijadikan tempat hewan ternak. Namun ada juga yang dijadikan sebagai tempat tinggal, untuk menambah luas rumah tersebut seperti halnya rumah yang ditempati Salsa saat ini.


Rencana tante Irna membangun di bawah rumah panggung tersebut segera dilaksanakan karena memang rumah di atas cukup sempit untuk melaksanakan berbagai aktivitas seperti memasak, mencuci dan sebagainya. Di samping itu tantenya juga merasa kesulitan naik turun tangga karena berat badannya tak se ideal dulu semasa lajangnya.


Ketika berada di kelas ada seorang guru muda yang bertanya kepada Salsa, namanya kak Seto. Beliau memang tidak mau dipanggil bapak karena merasa masih terlalu muda sehingga ia lebih memilih dipanggil kak. Walaupun mereka memanggilnya dengan sebutan kakak namun tak akan mengubah kenyataan bahwa beliau adalah seorang guru dan mereka tetap menghormatinya.


"Sa, sejak kapan kamu pindah rumah?". tanyanya pada Salsa


"Baru 3 harian kak". Jawab Salsa sesuai dengan redaksi pertanyaan kak Seto.


"Kamu hati-hati ya tinggal di sana, banyak-banyak berdoa".


"Kenapa kak? ada sesuatu yang buruk ya?". Salsa bertanya dengan nada penasaran.


"Ah nggak apa-apa. Cuma mau bilang hati-hati aja".


"Pasti ada sesuatu yang kakak tau nih". Rani langsung ikut ke dalam pembicaraan tersebut karena rasa penasaran dan keingin tahuannya sudah naik ke ubun-ubunnya.


"Yakin kalian mau denger? kalo kalian tahu cerita ini kakak takut kalian nggak berani keluar malam untuk sekedar sikat gigi di sumur". Tambahnya membuat seluruh isi kelas menjadi sangat riuh karena penasaran.


"Iya kak. Ada cerita apa kak?". Tanya salah satu santriwati yang sangat antusias mendengarkan.


"Gini. dulu di sekitar rumah yang di tempati Salsa sekarang itu angker banget, banyak hal-hal diluar dugaan terjadi. apalagi pas malem Jum'at gitu duuhh katanya banyak banget kejadian, kayak pasar gitu rame banget. Katanya sih di pohon mangga Deket situ ada pasar khusus untuk para makhluk gaib dan masih banyak lagi deh". Perkataan kak Seto membuat kelas semakin rame karena ingin tahu kelanjutan ceritanya.


"Ih kok serem banget si kak. Sa, selama beberapa hari kamu tinggal di sana nggak pernah ngalamin hal-hal aneh kan?". Tanya Rani pada Salsa yang ikut merasakan takut setelah mendengar cerita dari kak Seto tersebut.


"Alhamdulillah deh. Semoga aja kamu nggak pernah ketemu ataupun liat makhluk gaib ya Sa". Sambung Aini yang duduk berdampingan dengan Salsa dan Rani.


Setelah mendengar cerita dari kak Seto tersebut membuat tempat duduk bagian depan menjadi padat karena seisi kelas pindah kedepan dan duduk sebangku berdua bahkan ada yang duduk berlima dengan dua kursi yang berdempetan.


"Terus kak. Apa lagi cerita yang kakak tau selain di dekat rumah Salsa?". Tanya mereka lagi.


"Terus pas depan rumah Salsa tu juga ada, yang kelas itu loh. katanya di atas tu ada sosok perempuan dengan rambut yang sangat panjang, kira-kira panjangnya tu sampe 2 meter lebih dan kalo hantunya berdiri di atap rambutnya bisa sampe bawah saking panjangnya. Pokoknya tempat ini dulunya angker banget. Dulu tempat ini adalah kuburan massal dan di ubah menjadi pondok ini". Lanjutnya.


"Wah pantesan kak kalo malem disini tu kayak horor banget. Walaupun banyak lampu tapi hawanya kayak beda gitu". Kata Afifah yang memang tinggal di asrama yang berada di dalam lingkungan pesantren dan sempat mengalami hal-hal aneh selama berada di tempat tersebut.


"Iya, disini tu pokoknya harus sering-sering berdoa, mengingat dan ngaji. Jangan suka melamun dan jangan suka menyendiri Soalnya kalo sering melamun itu setan akan mudah masuk ke tubuh kita dan akhirnya kesurupan. Pokoknya harus kuat mental". Ucap kak Seto pada mereka.


"Terus kakak sendiri pernah nggak ngalamin? kayak merasa ada yang ngikutin atau apalah gitu kak?. Kali aja kakak pernah ngalamin sendiri". tanya Aini pada kak Seto


"Kalo pengalaman pribadi sih sering merasa kayak gitu. Contohnya kalo malem pas selesai pengajian tu kan biasanya aku ngaji sendirian di dalam kelas. Biasanya pas aku baru masuk tu hawa kelas tiba-tiba panas banget, gerah gitu. Dan anehnya panas tapi nggak keringetan, padahal di luar kelas tu dingin banget, kok bisa pas masuk kelas hawanya gerah gitu. Mungkin di dalam kelas tu banyak penghuninya".


"Terus kakak masih tetap ngaji di kelas itu?"


"ya kadang aku keluar kadang juga tetap bertahan di dalam. Kalo kita merasa takut sama setan, kita akan terus di ganggu, jadi coba aja untuk melawan supaya kita nggak terlihat lemah dan setan-setan itu pada kapok gangguin kita". Jawabnya.


Jam pelajaran telah berganti 25 menit yang lalu, namun karena guru yang mengajar setelah kak Seto tidak sempat hadir jadi para santriwati menahannya karena ingin mendengar sedikit kisah yang kak Seto ketahui dari pondok pesantren yang mereka tempati saat ini.


Setelah mendengar cerita dari kak Seto, beberapa santriwati ada yang merasa takut dan ada juga yang justru ingin tahu bagaimana rasanya melihat makhluk gaib dan bertanya kepada kak Seto bagaimana caranya agar bisa melihat atau berinteraksi dengan makhluk gaib.


semua santri menjadi semakin riuh mendengar pertanyaan salah satu temannya yang memang tidak pernah merasa takut bertemu dengan makhluk gaib. Bahkan yang paling ingin ia temui adalah hantu paling menyeramkan yaitu kuntilanak dan pocong. Sungguh Salsa memiliki teman yang cukup unik dan aneh.


*BERSAMBUNG*


TERIMA KASIH SUDAH MAMPIR DI NOVEL KARYA KU KAK😁😁


Jangan bosan-bosan mampir dan memberi like serta koment nya kak.


Maaf kalau bahasanya masih kurang sesuai dengan EYD soalnya ini masih karyaku yabg pertama ☺️☺️☺️