You're My First Love

You're My First Love
Liburan Berujung Perkelahian



Setelah melalui perjalanan yang panjang akhirnya mereka tiba di hotel Korea. Nara sudah menduga Chan akan membawanya ke sana.


"Bagaimana sayang?" tanya Chan membaringkan tubuhnya


"Hmm, aku sudah menduga" ucap Nara terkekeh


"Haha.. benarkah? Tanya Chan duduk kembali


"Tapi ok lah" ucap Nara duduk di samping suaminya


"Hari ini kita istirahat dulu, besok kita akan ke pantai" ucap Chan membaringkan kembali tubuhnya


"Baiklah" ucap Nara tersenyum tanpa membantah


Keesokan harinya mereka pun berangkat ke pantai. Nara sudah tidak sabar untuk segera tiba di sana karena dia sudah sangat merindukan tempat itu. Chan juga sangat bersemangat melihat istrinya yang begitu bahagia.


Setelah sampai, Nara pun segera membuka pintu mobil dan berlari ke pantai. Chan kemudian menyusul nya.



"Wahh... Masih indah seperti dulu" ucap Nara tersenyum bahagia


"Sini duduk" ucap Chan mengajak Nara


"Kamu cantik" ucap Chan membelai rambut Nara


"___" Nara tersipu malu mendengar ucapan Chan


"Nara, semoga dengan kebahagiaan saat ini, kamu bisa terobati dengan kenangan buruk mu di sini" Ucap Chan menunduk


"Sudah lah, itu sudah berlalu" ucap Nara tersenyum dan memeluk Chan


"Makasih sayang" ucap Chan tersenyum dan membalas pelukan istrinya


3 hari kemudian setelah menghabiskan waktu di sana. Chan berencana untuk mengajak istrinya ke tempat lain. Dia pun mencari tempat untuk mereka kunjungi.


Chan juga tidak melupakan pekerjaan, dia juga mengisi waktunya dengan menyelesaikan beberapa projects. Nara sangat lapar, namun suaminya masih bekerja.


Akhirnya dia sendiri yang akan memesan makan untuk mereka berdua.


Saat Nara sedang memesan makanan, Hyun Jae yang juga sedang berlibur dikagetkan dengan adanya pujaan hatinya di tempat itu.


"Nara-ya?" panggil Chan masih kaget


"Oppa?" Sahut Nara juga kaget


"Annyeong" Ucap Hyun Jae menghampiri Nara


"Oppa annyeong" Ucap Nara melambaikan tangannya


"Jal jinaesyeosseo?"(Bagaimana kabar mu?) tanya Hyun Jae memegang tangan Nara


"Na, Gwenchana"(Aku, Baik-baik saja) Ucap Nara sedikit tidak nyaman


"Yeogi eonje wa?"(Kapan kamu datang?) tanya Hyun Jae tersenyum



Chan melihat mereka dan segera memanggil Nara.


"Nara!" Panggil Chan mengagetkan keduanya


"C Chan" ucap Nara kaget


"Annyeong" sapa Hyun Jae tersenyum


"Dia sudah menikah" ucap Chan menunjukkan cincin di tangan Nara


"Mianheyo,oppa" ucap Nara menunduk


"Chukahae" Ucap Hyun Jae sedikit kecewa dan meninggalkan mereka


"Aku akan mengambil pesanan" Ucap Chan dengan nada kesal dan meninggalkan Nara


"Aku aja Chan" ucap Nara menghampiri Suaminya


Mereka berdua pun kembali ke kamar, setelah tiba Chan langsung makan tanpa berbicara. Nara mencoba mengajaknya berbicara, namun Chan hanya mengangguk atau menggelengkan kepalanya. Setelah makan, Chan duduk di sofa dan memainkan hpnya.


Nara mendekati suaminya yang hanya terdiam.


"Sayang" Panggil Nara lembut


"Jangan ganggu aku" ucap Chan tanpa menatap Nara


"Kamu kenapa?" tanya Nara pelan


"___" Chan hanya terdiam menatap hpnya


"Chan" panggil Nara mendekatkan wajahnya pada wajah suaminya


"Sudah ku bilang jangan ganggu aku" Ucap Chan meninggikan suaranya


"Sayang" Ucap Nara kaget


"Sudah tidur aja, besok kita akan balik" Ucap Chan meninggalkan Nara dan tidur


Nara kaget melihat tingkah Chan yang tidak biasa, dia tidak bisa lagi berkata apa-apa selain menunggu amarah suaminya reda.


"Chan, bangun" ucap Nara membangunkan suaminya


"Jangan ganggu dulu!" perintah Chan masih cuek


"Ayolah, kita akan ketinggalan pesawat" ucap Nara membujuk suaminya


"Apa Sih" ucap Chan bangkit dari tidurnya


"Nanti kita kelamaan" ucap Nara kaget


"Hmm" Sahut Chan masuk ke kamar mandi


Nara sudah memesan sarapan untuk mereka berdua. Dia juga sudah mengemasi semua barang-barang bawaannya.


"Udah sayang?" Tanya Nara terseyum


"___" Chan hanya mengangguk dengan wajah datar


"Ayo kita sarapan" ajak Nara memegang tangan suaminya


"Makan aja sendiri, aku tidak lapar" ucap Chan melepaskan tangan istrinya


"Kamu kenapa sih?" tanya Nara meninggikan suaranya


"Masih bertanya?" Tanya Chan mengusap kasar wajahnya


"Bagus.. kamu memang ratu drama. Apa susah menjaga perasaan suaminya? Bagaimana kalau aku tidak datang? kamu juga pasti akan terpengaruh dengannya" Ucap Chan membentak Nara dan melemparkan barang apa saja yang ada di dekatnya


"Apa?" tanya Nara gak percaya mendengan omongan suaminya


"Apa susah mengatakan kalau kamu sudah menikah?. Atau jangan jangan kamu masih menyimpan rasa untuk dia kan." Ucap Chan marah membentak Nara dan menghancurkan vas bunga yang ada di sebelahnya


"Iya, aku memang salah" ucap Nara ketakutan dan meneteskan air mata


"Jelas kamu salah" ucap Chan kesal


"Aku, minta maaf yah" ucap Nara menangis


"__" Namun Chan tidak menjawabnya


Nara menunggu jawaban dari Chan, namun tidak ada juga. Hatinya juga terluka karena Chan membentaknya dengan kasar. Air matanya yang tidak bisa berhenti mengalir membuatnya ingin segera keluar dari sana.


Dia pun berlari keluar dan meninggalkan suaminya di kamar. Dia sudah tidak peduli dengan waktu yang semakin sedikit untuk keberangkatan mereka.


"Ya, Tuhan" batin Nara sambil berlari tak tahu kemana


Setelah beberapa jam, Chan menyadari kesalahan. Dia merasa kemarahannya terlalu berlebihan. Dia pun sadar kalau Nara tadi berlari keluar dan belum kembali. Chan pun cemas dan mencari-cari istrinya. Namun Nara tidak juga dia temukan. Dia mencoba menghubunginya, tetapi Nara tidak membawa hpnya membuat Chan semakin cemas.


"Nara, kamu dimana?" batin Chan dan meneteskan air matanya


Di sisi lain Hyun Jae yang sedang berjalan-jalan dan mendengarkan suara tangisan. Dia pun penasaran dan mendekati orang itu.


"Nara-ya?" panggil Hyun Jae


"Oppa" ucap Nara mengusap air matanya


"Museun iri isseo?" (Apa ada sesuatu yang terjadi?) tanya Hyun mengusap air mata Nara


"___" air mata Nara semakin deras


"Gwenchana, gwenchana"(Tidak apa-apa, tidak apa-apa) ucap Hyun jae memeluk Nara


Nara menangis di pelukan Hyun Jae, Chan melihat mereka berdua sedang berpelukan. Tanpa tahu Nara sedang menangis karenanya.


"Sial!.." Batin Chan mengusap kasar wajahnya dan menghampiri mereka


"Nara!" panggil Chan marah mendekatinya


"___" Nara tidak menjawab Chan


"Nara!" panggil Chan lagi menarik tangan istrinya yang masih menangis


"___" Nara menepis tangan suaminya


"Gwenchana?" (Tidak apa-apa?) tanya Hyun mendekati Nara


"gomawo oppa" (Terimakasih kak) ucap Nara menatap mata Hyun jae


Brukkk ...


Tangan Chan melayang ke wajah Hyun Jae karena begitu marah.


"Omo" (Astaga) ucap Hyun Jae tersenyum tipis dan memegang wajahnya


"Oppa" teriak Nara kaget


"Ini balasan untuk mu" ucap Chan melayangkan lagi tangannya


"Chan! Cukup!" teriak Nara menghentikan suaminya


"Kamu membela nya?" tanya Chan tersenyum sinis


"Dia tidak salah" ucap Nara meninggikan suaranya


Bersambung ..