You're My First Love

You're My First Love
Khan Dan Mika ke Rumah Chan



Setelah itu mereka pun bersiap untuk tidur karena sudah kelelahan.



Nara merasa sakit di bagian sensitifnya.


"Kita tidur yah" ucap Chan kelelahan


"Hmm" sahut Nara masih kesakitan


"Selamat tidur sayang" ucap Chan mengecup kening Nara


"__" Nara mengangguk


Keesokan paginya Bu Dewi dan Bu Sri sudah menyiapkan sarapan. Namun Chan dan Nara masih tertidur pulas akibat kelelahan. Bu Dewi dan Bu Sri saling bertatapan dan terkekeh.


"Sepertinya Kita berhasil,Bu" Ucap menantunya mendekati mertuanya


"Semoga saja, Sri" ucap mertuanya tersenyum


"Bu, kita pulang saja yah, Agar mereka lebih leluasa menghabiskan waktu bersama" ucap Bu Sri merangkul mertuanya


"Iya dong, kalau kita masih di sini, mereka pasti sungkan" ucap Bu Dewi terkekeh


Setelah menyiapkan makanan, dan merapikan rumah, Bu Dewi dan menantunya kembali ke kediamannya.


"Hmm" Nara meregangkan tubuhnya dan tida sadar tangannya mengenai Chan yang sedari tadi hanya menatapnya


"___" Chan tersenyum melihat Nara yang langsung menarik kembali selimut dan menutupi wajahnya


"___" Chan juga masuk ke dalam selimut dan memeluk Nara


"Haha" Nara tertawa karena dia merasa geli


"Ayo bangun sayang" ucap Chan memeluk Nara dengan erat


Mereka pun membersihkan diri, tentu saja mereka mandi bersama. Apalagi yang harus di tutupi jika sudah berumah tangga.


Setelah berpakaian, mereka berdua turun untuk sarapan.


"Wah, sudah rapi aja" Ucap Chan melihat rumahnya


"Kerjaan siapa lagi, kalau bukan Nenek dan Tante Sri" ucap Nara tersenyum


"Kamu benar sayang" ucap Suaminya duduk di kursi meja makan


"Malah udah masak lagi" ucap Nara tersenyum bahagia


"Ini sudah jam 10 sayang. Wajar saja kalau nenek dan mama sudah menyiapkannya" ucap Chan tersenyum manis


Mereka pun makan makanan yang sudah di sediakan nenek dan mamanya. Setelah makan Nara hanya ingin rebahan, karena rasa sakit di bagian sensitifnya belum juga hilang.


"Sakit ya sayang" ucap Chan membaringkan tubuhnya dengan posisi kepalanya di dada Nara


"Iya nih" ucap Nara mengusap lembut kepala Nara


"hehe, maaf ya sayang. Tapi enak kan" ucap Chan terkekeh


"Enak sih enak, tapi sakitnya belum hilang juga" ucap Nara cemberut


"Maaf sayang kuh" ucap Chan mengecup bibir Nara


Nara membersihkan dirinya, sedangkan suaminya terbaring di tempat tidur. Beberapa saat kemudian, Nara membaringkan tubuhnya di samping suaminya. Dia sudah wangi dan fresh.


"UMM. Aroma tubuh kamu khas banget sayang" ucap Chan memejamkan matanya


"Aku selalu gunain produk yang sama lah" ucap Nara tersenyum


"__" Chan mengangguk mengerti


"Sayang, kamu mau kita liburan kemana?" tanya Chan memeluk Nara


"Mm, Kemana aja sayang, terserah kamu saja" ucap Nara tersenyum


"Baiklah" ucap Chan mengusap wajah Nara


Chan berniat membawa Nara ke tempat yang di kunjungi mereka bersama papanya dulu.


Keesokan harinya Mika dan Khan datang untuk menyapa pengantin baru.


tuk tuk tuk


"Aku aja sayang" ucap Chan memanjakan istrinya


"___" Nara mengangguk tersenyum


"Apa kabar bro?" tanya Khan melihat Chan membuka pintu


"Wahh, baik banget kabar ku" Ucap Chan dengan wajah yang berseri-seri


"Ayo masuk" ajak Chan bahagia



Mika dan Khan. Seperti mereka semakin akrab.


"Annyeong" ucap Mika menghampiri Nara


"Chingu" ucap Nara memonyongkan bibirnya dan memeluk Mika


"Hahah" Chan dan Khan hanya bisa tertawa melihat tingkah mereka


Chan segera menyiapkan teh untuk mereka.


"Aku saja" ucap Nara mengerutkan keningnya


"Nanti Kaka Khan bisa marah" ucap Nara berbisik


"Ya sudah, kita buat bareng aja" ucap Chan tersenyum


Mereka pun membuatkan teh dan menyajikan camilan.


"Kita ngeteh dulu" ucap Nara meletakkan Teh di atas meja dan disusul Chan membawakan camilan


"Wahh, So sweet" ucap Mika berbinar


"___" Nara mencubit perut Mika


"Aww. Nara-ya" teriak Mika kaget dan tertawa


"Awas kamu" bisik Nara menatap sahabatnya


"Haha, Mianhae"(maaf) ucap mika tersenyum lebar


Mereka berbincang dan tertawa bersama. Nara sudah tahu kalau kakanya benar-benar menyukai sahabatnya dari tingkah sang Kaka.


"Wae?" tanya Mika menatap Nara yang sedari tadi memperhatikan gerak-geriknya dan Chan


"Ani" Ucap Nara, menatap curiga sahabatnya


"Kapan kamu balik lagi Mika?" tanya Chan menyeruput tehnya


"Mm, aku terlanjut nyaman di sini" ucap Mika tersenyum bahagia


"Mau tinggal di sini?" tanya Chan menatap curiga Khan dan Mika


"Ok, jujur saja. Sejak pertama bertemu dengan Mika, aku langsung menyukainya" ucap Khan mencoba tetap cool


"Sudah kuduga" ucap Nara menatap bahagia sahabatnya


"So?" tanya Chan penasaran


"Mm, jadi kamu juga akan menikah" ucap Khan santai membuat Mika kaget mendengarnya


"Gabjagi? Waeyo?" (tiba-tiba?kenapa?) tanya Mika kaget


"Omo. Omo" (Astaga. Astaga) Ucap Nara melebarkan matanya gak percaya


"Serius?" tanya Chan tertawa


"MMM" Chan mengangguk santai


"MMM.. Mika akan jadi Kaka ipar ku" Ucap Nara manja memeluk sahabatnya


"Aniyo" ucap Mika melebarkan matanya tersipu malu


"Gwenchana" ucap Nara tertawa


"Jadi kapan rencananya kak?" Tanya Chan tiba-tiba


"Kak? Oh iya. Sekarang kan Chan adik ipar Kaka" ucap Khan terkekeh


"MMM, kapan Mika?" tanya Khan menatap Mika


"Ne?. e e Mollayo" (Iya? e e Tidak tahu) Ucap Mika dengan wajah yang memerah


"Haha" Chan tertawa dan refleks memeluk Mika


"M" Mika kaget dan melebarkan matanya


"E Maaf.." ucap Khan sadar dengan tindakannya


"Haha" Tawa Chan dan Nara serentak


"Kalian gak liburan?" tanya Khan menatap adiknya


"Rencana sih liburan kak, tapi gak tau tuh Chan mau bawa ke mana" ucap Nara terkekeh


"Mm, Ada deh" ucap Chan terkekeh


"Kaka dan Mika mau ikut gak?" tanya Nara menatap kakanya dan sahabatnya


"Mm, Kaka sih masih banyak kerjaan" ucap Khan mengerti pengantin baru


"Iya Nara, aku juga liburan di sini aja" ucap Mika tersenyum


"Baiklah" ucap Nara tersenyum


Setelah berbincang-bincang Khan dan Mika pamit untuk pulang. Nara sangat bahagia karena baru kali ini kakanya mau membuka hati pada wanita. Yang tida lain wanita itu adalah sahabatnya sendiri.



Wajah Mika memerah karena ucapan chan


Malam harinya, Chan dan Nara mempersiapkan barang yang akan dibawa untuk honeymoon. Karena Chan telah memesan tiket besok pagi dan hotel untuk mereka.


"Udah sayang?" tanya Chan memeluk istrinya dari belakang yang sedang berkemas


"Dikit lagi" ucap Nara tersenyum bahagia


"MMM, Malam ini kita langsung tidur aja yah sayang, takutnya nanti kita bangun kesiangan besok pagi" ucap Chan mengusap tubuh istrinya


"Mm" Nara mengangguk setuju


Setelah berkemas mereka pun tidur, agar besok mereka tidak ketinggalan pesawat.


Keesokan paginya mereka langsung membersihkan diri. Setelah beberapa jam Nara sudah di perjalanan bersama suaminya menuju bandara.