You're My First Love

You're My First Love
Nyaman



"Ada masalah apa lagi Nara?" Batin Chan memejamkan matanya dan mengangkat wajahnya


derrrttt derrrtttt derrrtt


Getaran dari hp Nara yang membuat Chan membuka matanya.


"Jung Mika" batin Chan membawa hp Nara keluar pelan dari kamar


sesampainya di ruang tamu, Chan segera mengangkat panggilan Mika.


"Yeoboseyo" ucap Mika


"H halo Mika, ini Chan" ucap Chan gugup


"Chan? Bagaimana hp Nara bisa ada padamu?" tanya Mika


"Nara datang kemari dan tertidur" ucap Chan tersadar dengan ucapannya dan langsung menutup mulutnya


"What?" teriak Mika


"Astaga" batin Chan menjauhkan hp dari telinganya dan memejamkan matanya


"Halo? Halo?" ucap Mika yang tidak mendengarkan suara dari Chan


"Chan, can you hear me?" tanya Mika


"Iya Mika" ucap Chan


"Ada apa Mika?" tanya chan


"Tolong beritahu Nara besok aku akan datang. Tolong ya Chan" ucap Mika memohon


"Baiklah" ucap Chan tersenyum


"Gomawo" ucap Mika memutuskan sambungannya


"besok?" batin Chan memasuki kamar


Di kamar Nara tersadar, dia melihat sekelilingnya yang begitu rapi dan nyaman membuatnya bingung tengah berada dimana.


Chan masuk ke dalam kamar, Nara pun ingat kalau dia sendiri yang datang kemari.


"Nara!" panggil Chan melihat Nara sudah bangun


"Chan" ucap Nara memegang perutnya


"kamu pasti lapar kan?" tanya Chan terkekeh


"___" Nara tersipu malu


"Ayo makan!" ucap Chan mengangkat Nara menuju meja makan


"___" Nara hanya diam dengan wajah yang memerah


"Kamu tetap cantik meski sedang malu" ucap Chan tersenyum dan mendudukkan Nara


"Aku memang selalu cantik" ucap Nara terkekeh malu


"Nih, di habisin yah" ucap Chan meletakkan makanan di hadapan Nara


"___" Nara pun mengangguk


Nara makan dengan lahap karena dia begitu lapar.


"Makasih makanannya Chan" ucap Nara tersenyum


"Udah makan yang banyak, nih tambah lagi" ucap Chan tersenyum


"Kenapa gak masuk kerja?" tanya Nara meneguk air minum


"Kamu penyebabnya" ucap Chan santai menikmati makanannya


"Maksudnya?" tanya Nara mengerutkan keningnya


"Ya kamu, bersama Hyun" ucap Chan cemburu


"Haha, jadi ceritanya galau nih?" tanya Nara menatap Chan


"Tidak, aku kesal aja" ucap Chan ngelak


"Bilang saja kalau cemburu, hahah" ucap Nara masih menatap Chan


"Sudahlah, kita bahas yang lain saja" ucap Chan menghabiskan makanannya


"Hahah" tawa Nara melihat tingkah Chan


Sehabis makan Chan segera merapikan meja makan dan menyuruh Nara untuk duduk di sofa.


"Kamu kenapa Nara?" tanya Chan duduk di samping Nara


"___" Nara menghelai nafas panjang dan memejamkan matanya


"Aku hanya ingin bertemu dengan mu" ucap Nara tersenyum tipis


"Bohong" ucap Chan menatap mata Nara


"Iya loh, aku datang kemari karena merindukanmu" ucap Nara menyembunyikan perasaannya


"Aku mengenal mu Nara" ucap Chan lebih mendekatkan dirinya pada Nara


"___" Nara terdiam dan menunduk


"Ada apa Nara? Kamu bisa cerita, agar kamu merasa lebih baik" ucap Chan merangkul Nara


"Bolehkah?" tanya Nara dengan mata yang berkaca-kaca


"___" Chan mengangguk tersenyum


"Selama ini aku gak pernah dekat dengan mama, tetapi sekarang mama membujuk ku untuk kembali bersamanya" ucap Nara meneteskan air matanya


setelah Nara menceritakan semuanya, Chan hanya memeluk Nara dengan hangat.


"Intinya ada dalam hati kamu Nara. Seorang ibu tidak pernah salah meskipun kamu berkali-kali disakiti. Begini saja, coba kalau Tante Wulanra tidak berbuat seperti itu, apa kamu bakalan sekuat ini? Mungkin tidak Nara.


Jadi kamu ambil sisi positifnya aja yah" ucap Chan mengusap-usap punggung Nara yang masih di pelukannya


"___" Nara hanya terdiam dan berfikir


"benar juga kamu Chan" ucap Nara tersenyum tipis


"Bagaimana sudah merasa lebih baik?" tanya Chan mengusap air mata Nara


"Sudah" ucap Nara tersenyum


"Nah gitu dong. Kamu pasti bisa Nara" ucap Chan memegang tangan Nara


"Makasih Chan, udah menyadarkan aku hal itu" ucap Nara tersenyum dan menarik nafasnya dalam dalam lalu membuangnya perlahan


Nara sudah merasa lebih tenang. Dia tidak salah untuk datang pada Chan.


"Oh iya Nara, tadi Mika nelpon, katanya besok dia akan datang ke Indonesia" ucap Chan


"Benarkah?" tanya Nara bahagia


"Iya bener" ucap Chan mengusap kepala Nara


"___" Nara tersenyum bahagia


Sepanjang hari mereka hanya bersantai di rumah Chan. Mereka juga menonton beberapa film sampai malam sambil meminum wine.


Saat Nara tersenyum Chan memperhatikan Nara dengan dan tersenyum juga. Chan perlahan mendekatkan wajahnya pada Nara.


Hal itu membuat wajah Nara memerah. Chan memejamkan matanya begitu pula dengan Nara. Mereka pun berciuman dan Nara yang tadinya duduk, perlahan membaringkan tubuhnya, karena Chan semakin mendekatkan padanya.



Chan dan Nara sangat menikmati kebersamaan mereka.


Beberapa saat kemudian mereka berdua pun kembali duduk dengan gaya yang dimabuk cinta.


"Saranghae" ucap Nara terkekeh


"__" Chan tersipu malu dengan ungkapan Nara tanpa menjawab


"Chan! kau sangat tampan" ucap Nara yang mulai melihat Chan lebih dari satu


"Aku memang tampan. Makanya banyak cewek-cewek yang jatuh cinta pada ku" ucap Chan mabuk


"Kau tau, aku sangat cemburu saat melihat mu bersama dengan Yolanda" ucap Nara menunduk dengan pipi merah


"Bagus jika kamu cemburu" ucap Chan memeluk Nara


"Hatiku hancur" ucap Nara tertidur


Mereka pun tertidur tanpa posisi yang nyaman. Keesokan harinya Chan terbangun dan mengingat kejadian tadi malam. Dia sedikit malu namun juga senang karena perasaan Nara terhadapnya sesuai ekspektasinya.


Derrrtttt derrrtt


Getaran hp Chan, dia pun segera mengambil dan melihat Khan menghubunginya.


"Halo?" ucap Chan menguap


"Halo.. Chan, Nara bersamamu?" tanya Khan cemas


"Maaf bro, kemarin aku lupa ngabarin. Iya Nara di sini" ucap Chan mengusap wajahnya


"Syukurlah kalau dia bersamamu" ucap Khan lega


"Sorry banget ya bro" ucap Chan gak enakan


"Makasih banyak bro, udah jagain Nara" ucap Khan tersenyum


"GPP bro" ucap Chan terkekeh


"Kalau begitu aku tutup teleponnya ya" ucap Khan tersenyum


"Ok bro" ucap Chan bahagia


Nara terbangun dan merapikan rambutnya, Chan datang menghampirinya.


"Good morning Dear" ucap Chan tersenyum manis


"Good morning too Chan" ucap Nara tersipu malu


"Gimana tidurnya?Nyenyak?" tanya Chan duduk di sebelah Nara


"Iya" ucap Nara mengangguk


"Kamu mau sarapan ya. Tapi aku lagi malas masak, kita pesan aja bagaimana?" tanya Chan menatap Nara


"Boleh" ucap Nara setuju


"Ok. kamu mau pesan apa?"


"Terserah deh, yang penting enak" ucap Nara tersenyum


"Kalau begitu kita pesan bubur ayam aja yah?" tanya Chan bahagia


"Mm boleh" ucap Nara tersenyum


Chan pun memesan makanan. Beberapa saat kemudian makanan mereka pun tiba. Karena Nara begitu lapar, dia dengan lahap menghabiskan makanannya, begitu pula dengan Chan.


"Chan!" panggil Nara


"Iya?" tanya Chan menghabiskan makanannya lalu minum air putih


"Besok aku akan kembali ke Korea" ucap Nara sedikit sedih


"___" Chan tersendat saat meneguk minumannya