VAMPIRE | Queen Of Psychopath

VAMPIRE | Queen Of Psychopath
BAB 70 | End



Charlez dan Lilia pun menikah. Awalnya mereka menjalani status mereka dengan terpaksa. Bahkan Lilia memutuskan hubungannya dengan kekasihnya, selagi hubungannya dengan kekasihnya masih belum jauh, dan juga Lilia tak ingin membuat keluarganya dan Keluarga Kerajaan malu. Hingga akhirnya Lilia dan Charlez pun saling menerima.


Pada akhirnya mereka pun saling tertarik dan jatuh cinta. Lilia juga menerima masa lalu Charlez yang dulu pernah melakukan hubungan lebih bahkan parah saat masih berhubungan dengan Rina. Charlez dan Lilia pun diangkat menjadi Raja dan Ratu Kerajaan Ophelia selanjutnya.


Dari hasil pernikahan mereka, Charlez dan Lilia pun memiliki 2 anak kembar, laki-laki dan perempuan. Meski mereka sudah berbahagia, Charlez dan Lilia masih mengkhawatirkan keberadaan Rina yang belum diketahui hingga saat ini. Mengingat kalau Rina pergi dalam keadaan mengandung.


Entah bayi di dalam kandungan Rina itu terlahir selamat, atau cacat dan meninggal, mereka tak tau. Tetapi mereka berharap, bayi itu benar-benar hidup meski memliki cacat fisik atau cacat mental. Disitulah rasa penyesalan Charlez dan Lilia yang telah membuat Rina pergi.


.....


Bertahun-tahun terlewati, mungkin sudah ada 22 atau 23 tahun telah terlewati. Hingga suatu hari, tiba-tiba Charlez dan Lilia mendengar berita kalau di Kota Kerajaan mereka ada penduduk baru, yang tak lain seorang Gadis Manusia setengah Vampir. Tentu saja, Charlez penasaran hal itu, terlebih lagi ia mendapat informasi dari Raja Vampir, untuk berhati-hati.


Karena ada beberapa penduduk di Kerajaannya telah mati dibunuh oleh Vampir Gila, dan ada kemungkinan kalau Manusia setengah Vampir itu adalah pelakunya. Tentu saja Charlez terkejut hal itu. Mengingat kalau Manusia setengah Vampir adalah Mahluk Mitos di Dunianya. Ditambah, ia mengingat masa lalunya, yang dimana Rina pergi dalam keadaan mengandung calon anaknya.


Diam-diam Charlez mengikuti Gadis setengah Vampir itu. Charlez menggunakan suatu Sihir yang dimana hawa keberadaannya tidak keketahui oleh siapapun, karena insting Gadis setengah Vampir itu cukup peka dengan sekitarnya. Ada rasa senang karena sosok Gadis setengah Vampir, memiliki wajah cantik seperti Rina.


Warna kedua bola matanya sangat mirip dengannya. Ditambah, Sihir Gadis setengah Vampir itu berelemen Es, sangat mirip dengan Rina. Tetapi Charlez heran, karena Gadis setengah Vampir itu sangat sadis. Charlez tetap menerimanya, mungkin Gadis itu terlahir cacat mental.


.....


Setelah sekian lama, Charlez memata-matai, ia masih belum begitu yakin, kalau Gadis setengah Vampir itu adalah Putrinya. Kalau dia memang Putrinya, dimana keberadaan Rina ? Hingga suatu hari seorang laki-laki muda dari Dunia Lain datang, yang tak lain dia adalah Peter.


Apa yang dilakukan oleh Peter sungguh mengejutkan. Dan ternyata benar laki-laki muda itu telah menghancurkan Segel Benua Arran. Semua orang-orang di Benua Arran mendapat ingatan masa lalu. Tak hanya Charlez saja, Lilia pun kini percaya dengan ceritanya Rina tentang Benua Cerah di masa lalu.


Benua Cerah benar-benar ada, ditambah rahasia besar di Benua Arran. Charlez masih terus mencari bukti kalau Gadis setengah Vampir itu yang tak lain Queen adalah Putrinya. Kalau bisa ia harus bertemu dengan Rina, itulah caranya agar untuk memastikan kalau Queen benar-benar Putrinya.


.....


Kamu ke masa sekarang.


Yang dimana Raja Charlez dan Ratu Lilia duduk berdua di dalam gazebo. "Jadi, kamu benar-benar ingin memastikannya lagi ?" tanya Ratu Lilia.


Raja Charlez mengangguk kepalanya. "Ya, karena bisa saja Queen bukan Putriku. Satu-satunya cara adalah menemui Rina."


Ratu Lilia mengangguk kepalanya. Lalu ia bangkit dari duduknya. Ia berpamitan kepada Raja Charlez, kalai dirinya ingin pergi menyambut kepulangan Putrinya setelah lama berpetualang. Raja Charlez mengangguk kepalanya, ia juga bangkit, dan berdiri. Ia juga teringat karena ia masih memiliki pekerjaan lainnya di ruangannya.


.....


Sementara Disisi Lain.


Queen dan Willa berjalan kaki, mereka pulang menuju penginapannya. "Aneh sekali, Rajamu malah membahas yang tidak penting sama sekali." kata Queen kepada Willa.


Willa memutar bola matanya. "Rajaku juga Rajamu, Queen. Secara kamu sudah menjadi penduduk di Kerajaan Ophelia."


Willa bersuara lagi. "Tapi benar juga katamu, kenapa Yang Mulia Raja membahas yang tidak penting. Anehnya dia malah mengajakku." lalu ia melirik sahabatnya. "Lebih anehnya, dia tidak menghukummu yang sudah berani tidak sopan padanya."


"Apa kalian memiliki sesuatu hubungan yang tersembunyi ?" lanjutnya Willa bertanya.


Queen menjawab. "Mana mungkin. Secara jiwaku saja dari Dunia Lain. Tidka mungkin kalau pemilik tubuhku ini memiliki sesuatu hubungan. Dan juga kalau pemilik tubuhku kenal dengan Raja, pasti aku juga tau, secara aku bisa melihat ingatannya." bantahnya.


Willa diam tak menjawab, meski isi kepalanya penuh dengan tanda tanya. Queen dan Willa pun telah sampai di penginapan mereka. Mereka pun segera masuk ke dalam kamar mereka. Hari ini rasanya ingin sekali tidur sepuasnya.


.....


Hari Demi Hari. Tak terasa waktu sudah terlewat 10 bulan, semenjak Segel di Benua Arran terlepas. Kelompok party Gennaíos yang dipimpin oleh Queen dan Willa semakin terkenal. Sekarang jumlah party Gennaíos sudah bertambah. Mereka berdua mendapat 3 anggota Baru. Ketiga anggota baru mereka Ras Vampir, dan semunya perempuan.


Tentu saja, Queen dan Willa tak sembarangan memasukan anggota baru tanpa seleksi tertentu. Ya, party Gennaíos kini berisikan 5 perempuan yang cantik-cantik. Mereka selalu menyelesaikan misi mereka dengan hasil yang tidak membohongi. Setiap misi yang mereka ambil pasti selalu berhasil.


Dan saat ini juga ada beberapa masyarakat juga mendapat keturunan dari pasangan mereka yang merupakan bukan dari Ras Manusia. Mereka sangat bahagia karena apa yang mereka impikan untuk mendapat keturunan akhirnya bisa terwujudkan.


.....


Disebuah taman luas di pinggir Kota Kerajaan, bisa dikatakan taman itu cukup ramai karena kebelakang ini dipakai oleh party Gennaíos untuk latihan. Semua anggota latihan untuk meningkatkan kekuatan mereka. Tetapi ada 1 orang saja yang tidak latihan, yang tak lain dia adalah Queen.


Belakangan beberapa Bulan Gadis setengah Vampir itu selalu terlihat murung. Ia memilih diam sendiri. Hatinya merasa sepi, dirinya merindukan seseorang yang seharusnya ia menghalangi orang itu untuk tidak pergi. Meski orang itu lebih muda darinya tetapi sudah bisa berfikir dewasa.


Willa dan ketiga anggota lainnya menghentikan latihannya. Mereka berjalan menuju Queen yang terus terlihat murung. Mereka terbelalak melihat sebuah cahaya berputar-putar tiba-tiba muncul dibelakang Gadis setengah Vampir itu.


Willa berteriak. "Queen !! Menghindarlah !! Ada sesuatu dibelakangmu !!"


Tak hanya Willa ketiga anggota lainnya juga berteriak. Queen yang tersadar, pun segera melompat sedikit menjauh dari posisi sebelumnya. Willa dan anggota lainnya berlari mendekati Queen.


"Queen kau baik-baik saja ?" tanya Willa khawatir.


Queen tak menjawab, ia hanya mengangguk kepalanya. Pandangan terus memandang cahaya yang tiba-tiba muncul. Queen sedikit memiringkan kepalanya, ia sedikit tak asing dengan bentuk cahaya itu, dan juga ia seakan tak asing. Dalam hatinya berkata. "Portal ? Apakah...?"


Sedangkan Willa dan ketiga anggota lainnya malah melakukan posisi kuda-kuda. Mereka bersiap bila tiba-tiba sesuatu muncul dari portal itu, atau terjadi sesuatu hal yang tidak diinginkan. Tetapi mereka merasakan 2 Sihir yang bertolak belakang dari portal itu. Tak lama kemudian, seorang laki-laki muncul keluar dari dalam portal.


Ke-5 anggota party Gennaíos itu terbelalak. Terutama Queen dan Willa, mereka berdua terkejut melihat sosok laki-laki itu. Kecuali ketiga anggota lainnya, mereka terkejut karena bisa-bisa ada seseorang tiba-tiba muncul keluar dari dalam portal.


Sosok laki-laki itu tampan, ia mengenakan pakaian serba hitam. Bisa dikatakan dia mengenakan jaket hoodie, celana jeans, dan sepatu hitam beralas putih. Tentu sosok laki-laki sangat tidak asing sekali di mata Queen. Sosok yang selama ini ia rindukan.


"Halo semuanya." sapa sosok laki-laki muda itu. Lalu pandangannya ke arah Queen yang membeku memandangnya. Laki-laki itu tersenyum ramah. "Queen, Aku datang untuk menjemputmu."


...-- END --...


__________________________


Ending yang membagongkan.


Maaf sekali, tamatnya cerita 'VAMPIRE | Queen of Psychopath' tidaklah bagus. Cukup sekian, Terimakasih sudah setia mengikuti cerita ini. Dan saya minta maaf yang sebesar-besarnya jika memiliki salah dalam segala apapun, termasuk typo.


Jika ada yang bertanya, apakah rasa penasaran Raja Charlez dan Ratu Lilia masih berlanjut. Jawabannya masih, karena aku sengaja membuatnya mereka terus penasaran siapa sosok Queen yang sebenarnya.


Penasaran dengan cerita setelahnya ? Tetap masukan cerita ini di rak favorit kalian. di karya cerita baruku nanti. Karena nantinya aku akan membuat pemberitahuan untuk cerita selanjutannya. Terimakasih.


.


...TimeLine...



Note :


(?) \= Rencana Cerita selanjutnya.


Perjalanan Queen Sinta \= Cerpen.


Arkhan \= Cerpen.


The Hunter \= Cerpen.