VAMPIRE | Queen Of Psychopath

VAMPIRE | Queen Of Psychopath
BAB 35



Di sebuah tempat yang misterius. Di tempat itu terlihat seorang Pria tua berambut dan jenggot panjang, dan berwarna putih. Pakaian yang ia kenakan juga mengenakan warna Putih. Dia tengah duduk santai di kursinya dan lengkap dengan mejanya. Ia sendiri, dan hanya ditemani secangkir teh hangat. Disamping itu, ia juga sambil menjalankan tugasnya. Yaitu memperhatikan banyak Dunia.


.



.



.



.


Sambil bersantai, Pria Tua itu mengawasi Dunia-Dunia itu. Ia mengambil cangkirnya dan meminum tehnya dengan perlahan. Saat akan meletakkan cangkirnya di permukaan meja di dekatnya, tiba-tiba dalam jarak 15 meter dari tempatnya, ada sebuah portal bercahaya emas muncul.


Tanpa melihat, pun ia sudah bisa menebak. "Pasti Reyhan."


Braakk...!!


Pria itu menoleh, ia terbelalak melihat seorang Gadis tiba-tiba keluar dari portal itu. Dalam benaknya ia bertanya-tanya, kenapa bisa seorang Gadis bisa datang ke tempatnya.


"Siapa dia ?" gumamnya.


Gadis itu berdiri, dia cantik, mengenakan jubah sihir. Pria tua juga bisa merasakan kalau pakaian yang tak biasa dipakai Gadis dibalik jubah itu. Gadis itu melihat sekelilingnya. Dia terlihat bingung. Tak lama kemudian ada dari portal tadi, keluarlah seorang Pria dewasa berambut pirang keemasan, yang tak asing di mata Pria tua.


"Reyhan, kenapa kau membawa Gadis ? Apa kamu berniat menikah lagi dan memintaku sebagai saksi nikahmu ?" tanya Pria itu asal menebak.


Pria dewasa itu bernama Reyhan manjawab dengan tegas. "Jangan bodoh !!, tentu saja tidak, aku sangat mencintai istriku, dan tidak mungkin aku menikah lagi !!"


"Lalu, kenapa kau membawa Gadis setengah Vampir itu ?" tanya Pria tua sambil memandang Gadis yang masib terlihat kebingungan. Pria tua langsung terbelalak, karena ia teringat sesuatu. Ia terkejut. "Kenapa kamu membawanya ke tempatku ?"


Belum sempat dijawab Reyhan, Gadis itu langsung melesat sambil membuka kedua tangannya, seakan ia akan menangkap mangsanya.


Wsst..!!


Reyhan langsung menghilang. Dan ia muncul di samping Pria itu yang masih duduk memperhatikan Gadis itu. Pria tua menoleh ke arah Reyhan dan bersuara. "Kenapa kamu membawa salah satu orang yang 'ku reinkarnasikan ?"


"Bukankah kamu ingin menemuinya ?" balas Reyhan dengan bertanya.


"Tetapi bukan berarti membawanya ke tempatku." jawab Pria tua itu sambil menepuk jidatnya, dan terlihat kesal.


Reyhan tak menjawab, ia hanya tersenyum. Pandangannya memperhatikan Gadis setengah Vampir itu tengah berjalan mendekatinya dan Pria tua. Ya, Gadis setengah Vampir itu yang tak lain adalah Queen. Yang seharusnya ia tengah bertarung melawan Reyhan di hutan. Ia masih bingung apa yang terjadi padanya saat ini.


Setahunya, ia melawan Reyhan. Tiba-tiba muncul portal diantara dia dan Reyhan ketika ia melompat menyerang maju ke Reyhan. Hal yang tak disangka, ia malah masuk ke dalam portal dan langsung berpindah tempat misterius. Ia melirik sekitarnya, banyak sekali pemandangan yang luar biasa, ya, banyak sekali Dunia atau benda bulat seperti bumi dipandangannya.


Queen tersadar, ia menepis rasa kagumnya itu. Ia kembali ke dalam mode marah. Ia sudah masa peduli dengan dirinya tak bisa mengendalikannya. Pikirannya saat ini adalah membunuh Pria dewasa berambut pirang itu. Ia juga melihat Pria tua yang duduk di dekat Reyhan.


"Tenanglah Gadis kecil, aku ingin berbicara denganmu." kata Reyhan dengan tatapan dinginnya. Seketika Queen menghentikan langkah kakinya.


Melihat Queen terdiam, dan memandang tak kalah dingin Reyhan kembali bersuara. "Tak hanya kamu saja yang bereinkarnasi. Aku juga sepertimu."


Queen masih terdiam. Reyhan berkata. "Sebelumnya maaf, aku hanya ingin menyapamu, karena kita sama-sama pernah bereinkarnasi. Tetapi karena aku merasakan kekuatan yang hebat di dalam dirimu, aku jadi tertarik untuk mengujimu."


Reyhan memandang Pria tua yang masih duduk tenang, lalu pandangan kembali beralih ke arah Gadis setengah Vampir itu. "Sebenarnya, ada hal yang harus aku sampaikan tak hanya kamu. Tetapi sebelum itu, perkenalkanlah dia adalah penjaga Multiverse, dan juga dia adalah orang yang mereinkarnasikan orang-orang pilihannya yang menurutnya pantas."


Lalu Reyhan menambahkan. "Selain mereinkarnasi, dia juga bisa memindahkan orang-orang ke Dunia Lain yang menurutnya pantas, lebih tepatnya transmigrasi."


Queen sedikit memiringkan kepalanya. "Yang mereinkarnasikan aku, berarti dia ?" mendengar pertanyaannya, Reyhan mengangguk kepalanya.


Queen tersenyum menyeringai. "Aku sudah tak tertarik dengan darahmu Pria Emas." lalu pandangan ke arah Pria tua yang masih duduk menatapnya. Queen bersuara. "Sekarang aku ingin meminum darah Pria tua bangka itu. Sebagai balasan karena sudah berani memberi kehidupan keduaku di Dunia Lain."


Dalam batinnya, Queen berkata. "Lagi pula aku juga merasakan tekanan kekuatan yang luar biasa dari tua bangka itu. Aku semakin tertarik meminum darahnya."


Queen langsung melompat maju. Reyhan langsung menghilang dan berpindah tempat. Pria tua itu segera melompat menghindari Gadis setengah Vampir itu yang melompat ke arahnya dan menyerangnya.


Byaaarr...!!


Kursi, meja, dan cangkir teh yang berada di meja hancur sudah akibat ulah Queen yang datanh tanpa ragu.


Reyhan memegang dagunya. "Dia cepat juga, sekali lagi, kuakui dia benar-benar hebat dan cepat dari semua musuh-musuhku yang pernah kulawan."


Pria tua yang melihat peralatan santainya, hanya bisa memasang wajah datarnya dan sudut kanan bibirnya bergerak-gerak. Ingin sekali melawan dan memberi pelajaran kepada Gadis setengah Vampir ini, tetapi ia tak bisa. Bukan karena takut, tetap ia tak ingin orang-orang yang menurutnya pantas terluka akibat kekuatannya.


Queen mengambil patahan kursi, lalu ia melempar ke arah Pria tua itu. Lalu ia mengambil lagi, entah patahan kursi atau meja, bahkan cangkir yang tak pecah pun ia ambil dan melemparnya. Pria tua hanya sedikit menggeser tubuhnya untuk menghindari patahan barang-barangnya yang dilempari oleh Gadis setengah Vampir itu.


Masih tak puas, Queen melompat maju sambil memegang patahan kaki meja. Pria tua terus menghindar setiap Queen melesat datang ke arahnya. Ia akui Queen memiliki kecepatan yang hebat, tetapi bukan berarti ia tak kalah cepat.


"Hey...!! Tua bangka !! Jangan menghindar, setidaknya berikan sedikit darahmu !!" ucapnya di sela-sela Queen yang terus maju mendekati Pria tua.


"Bisakah kamu tenang dulu, Queen." ucap Pria itu yang sambil terus menghindari Queen yang mencoba mendekatinya.


Batinnya, Pria tua itu berkata. "Astaga, Gadis ini. Tak kusangka salah satu orang yang kupilih untuk bereinkarnasi adalah sosok yang merepotkan."


Sedangkan Reyhan, ia hanya tersenyum melihat Pria tua yang terus menghindari serangan Gadis setengah Vampir itu.


__________________


Jangan Lupa Like.