VAMPIRE | Queen Of Psychopath

VAMPIRE | Queen Of Psychopath
BAB 43



Tiba-tiba sebuah Petir Biru besar dari langit muncul, turun dan menyambar Monster yang disebut Mahluk Naga Air oleh para warga desa itu. Tubuh Naga itu terlihat berdiri di atas permukaan air laut, tetapi Petir besar tadi yang menyambarnya dan mampu membuat Naga itu terlihat lemas. Bahkan hampir semua sisiknya rontok. Sementara disisi Queen yang berada di papan Esnya, ia masih dalam keadaan terkejut. Tiba-tiba terdengar suara gemuruh lagi dari Petir.


Queen pun mengendalikan Sihir Airnya agar papan Es yang ia naiki menjauhi Naga itu. Sambil mengendalikan Sihir Airnya, jaraknya mungkin sudah hampir 100 meter dari monster itu, Queen menengok ke belakang, ia terbelalak melihat seseorang yang tengah terbang di hadapan kepala Naga itu. Dan banyak Petir berwarna biru yang menyelimuti tubuh orang itu. Kali ini ia tak bisa merasakan aroma orang itu, entah karena Petir biru yang menyelimuti tubuh orang itu, atau entah apalah.


Queen tak tau, yang pasti orang itu adalah seorang laki-laki muda. Karena posisi orang itu terbang membelakanginya, dan kepalanya di tutupi tuduk jaket hoodie. Gadis setengah Vampir itu tersadar. "Jaket hoodie ?"


Queen menghentikan laju papan Esnya ketika ia merasa posisinya sudah aman. Ia menajamkan pandangan melihat pakaian yang dikenakan orang itu, ia harus benar-benar memastikan pakaian yang dikenakan orang itu. Dan benar saja, ia terbelalak melihat pakaian orang itu benar-benar jaket hoodie hitam, dan celana orang itu adalah celana jeans hitam. Serta memakai sepatu yang bermerk.


Queen benar-benar dibuat terkejut bukan main kali ini. "Siapa orang itu ?"


Sementara Disisi orang yang mengenakan jaket hoodie. Ia pun mengeluarkan pedang katana tanpa sarungnya dari cincin penyimpanannya. Dia ia menggenggam erat ganggang pedang katananya, dalam posisi berdiri di hadapannya, lalu ia alirkan Sihir Petirnya ke pedangnya, hingga Pedang katananya juga ikut terselimuti Petir biru miliknya.


Zzzz...!!


Gerakan itu cepat, bahkan lebih cepat dari semua mahluk Ras yang memiliki kemampuan kecepatan, terutama gerakan Gadis setengah Vampir itu. Dia bahkan dibuat terbelalak melihat gerakan orang itu tak terlihat, melainkan gerakan biru dan percikan Petir yang bergerak layaknya kilat.


Slash...!! Slash...!! Slash...!! Slash...!!


Slash...!! Slash...!! Slash...!! Slash...!!


Slash...!! Slash...!! Slash...!! Slash...!!


Lagi-lagi Queen dibuat terkejut. Melihat gerakan orang itu benar-benar sekaan cahaya kilat. Cahaya kilat itu memutar-putari tubuh Naga itu, sambil menyerangnya.


Graauuuuu....!!


Naga itu mengaung, dia terlihat kesakitan. Gadis setengah Vampir yang tau kalau Monster itu akan menyelam, ia segera mengerahkan semua mana energinya, ia merentangkan kedua tangannya ke kanan kiri.


Wuusss...... Krak....


Gadis setengah Vampir itu membuat Laut di tempatnya itu menjadi Es dengan ukuran berdiameter 500 meter. Ya, setidaknya ia mampu membantu laki-laki asing itu. Dan benar saja. Gerakan Naga itu terhentu dalam keadaan kepala dan setengah badanya terjebak dalam Es, karena Queen membekukannya saat Naga itu mulai menyelam. Kini keadaan monster itu sungguh menyedihkan, karena kepala dan setengah badannya terjebak, sedangkan sisanya hingga ekornya masih bergerak. Naga itu menggoyang-goyangkan ekornya.


Queen masih terus dalam posisinya untuk menyalurkan mana energinya, agar laut dalam berdiameter yang dirinya di tengahnya, tetap bertahan dari goncangan laut yang tak kena Sihirnya dan gerakan ekor dari Naga itu. Karena sebuah peluang yang bagus, laki-laki asing itu tak ingin mensia-siakan kesempatan yang diberikan Gadis setengah Vampir itu. Petir yang menyelimuti tubuhnya semakin banyak, hingga akhirnya seluruh tubuhnya penuh berwarna biru serta percikan Petirnya.


Zzzz....!!


Dia mulai bergerak secepat kilat mendekati kembali bagian Ekor Naga itu. Slash...!! Ujung ekor Naga itu yang bentuknya seperti sirip ikan pun terpotong, serta darah keluar muncrat dengan deras. Tak hanya disitu, orang asing itu masih terus melancarkan gerakan dan serangan secara acak dan memutari di seluruh tubuh monster itu.


Sudah hampir 10 menit berputar-putar di langit, laki-laki itu berhenti dan langsung tanpa jeda dia terbang turung dengan kecepatan yang tidak biasanya ke arah Monster itu.


Slash....!!


Cahaya kilat dalam melewati setengah tubuh Naga itu. Dan seketika, gerakan tubuh Monster itu terhenti, terbelah, dan jauh di permukaan Es. Terlihat Laki-laki tengah dalam poisisi layaknya pendekar pedang yang baru saja melakukan 1 kali tebasan terhadap lawannya. Dan Petir yang menyelimuti tubuh pun hilang.


Queen yang dalam posisi mempertahankan posisinya, ia yang melihat itu tak bisa untuk tak bisa kagum. Ia bergumam. "Tidak hanya gerakannya, serangan juga tak kalah hebat."


Tiba-tiba tubuh Gadis setengah Vampir itu, ambruk. Ia berlutut dengan kedua lututnya. Ya, dia sudah sampai mencapai batas karena memaksa dirinya terus mempertahankan sekelilingnya terus membeku. Dan mulai terasa, permukaan Es mulai bergeyar, dan retak.


"Aku terlalu memaksa. Hahahaha.., kalau begini, aku gak sempat meminum darah Naga itu yang sangat menggoda." kata Queen sambil tertawa mengejek dirinya sendiri.


Queen memenjam kedua matanya. Yang ia rasakan adalah permukaan Esnya yang terombang ambing. Tiba-tiba tubuhnya terangkat. Queen sampai terbelalak, ia menoleh ia melihat wajah seseorang yang memakai masker hitam dan kepalanya tertutup tudung jaket hoodienya. Rupanya orang asing ini menggendongnya ala bridal style.


"Hei !! Siapa kamu ? Berani-baraninya menyent... Aaaahh......!!!"


Wusssss....!!


Tak menyelesaikan kata-katanya, Gadis setengah Vampir itu langsung menjerit karena terkejut. Ya, laki-laki yang menggendongnya membawanya terbang dalam kecepatan yang tak biasanya. Biasanya Queen berlari paling cepat 100 km/jam. Dan kini laki-laki ini membawanya terbang yang kecepatannya melebihi 200 km/jam.


"Kau Gila...!!" Queen mengumpat laki-laki asing ini. Namun tak terdengar jelas karena terhalang suara Angin.


Queen yang marah, ia bermaksud menggigit leher laki-laki dan menhidap darahnya. Tetapi saat akan menggigit, tiba-tiba laki-laki ini menghentikan terbangnya, seketika dia melempar tubuh Gadis setengah Vampir ini ke angkasa.


"Aaaaaahhh....!!" Queen berteriak terkejut, karena tubuh terlempar tinggi, sangat-sangat tinggj di langit.


Queen sudah tak memiliki banyak energi mana untuk menggunakan Sihir Anginnya agar dirinya bisa memperlambatkan gerakan tubuhnya yang terlempar ke angkasa.


"Aaaaaahhh....!!" Gadis setengah Vampir itu berteriak lagi, karena tubuhnya mulai jatuh ke bawah.


Tiba-tiba tubuh Queen ditangkap oleh laki-laki asing itu. Queen memasang wajah syoknya, ia memandang wajah laki-laki asing ini yang tertutup masker. Laki-laki ini bersuara. "Kalau kau bermacam-macam denganku, aku tak segan-segan melemparmu ke lautan yang dalam."


__________________


Jangan Lupa Like.