VAMPIRE | Queen Of Psychopath

VAMPIRE | Queen Of Psychopath
BAB 40



Benua Arran, itulah sebuah nama Benua yang begitu sangat Luas yang letaknya sudah pasti ada di tengah lautan yang sangat-sangat Luas. Mungkin bila dihitungkan dalam ilmu Matematika, Benua Arran memiliki Luas kurang lebih 150.000 Km². Sepertinya pernah dijelaskan sebelumnya, di Benua Arran terdapat 4 Kerajaan yang masing-masing dari mereka menguasai Wilayah Timur, Selatan, Barat dan Utara.


Hampir semua Kerajaan memiliki pantai, bila terus pergi ke ujung tempat mereka masing-masing. Seperti contohnya Benua bagian Timur, yang dikuasai Kerajaan Ophelia, bila ingin pergi ke pantai, maka harus pergi ke ujung Timur Benua, maka tak hanya keindahan pantai akan terlihat, tetapi indah dan Luasnya Lautan juga akan terlihat lebih hebat.


Desa yang ada disana sangat luas, dan nama Desa itu Miran. Untuk para warga Miran yang tinggal di tempat itu, rata-rata mereka adalah nelayan. Namun ada juga yang menjadi Petualang, karena Guild Petualang tak hanya di setiap Kota Kerajaan, tetapi khusus tempat yang jauh, pasti ada sebuah Guild, meski tak sebesar dengan yang ada di Kota Kerajaan.


Katakanlah Guild Petualang yang ada di tempat ini adalah Guild kecil yang merupakan anak cabang dari Guild yang ada di Kota Kerajaan. Awalnya desa-desa itu damai. Tetapi entah mengapa tiba-tiba bencana datang. Yang tak lain adalah Naga Air, semua orang disana jadi kesulitan, karena sumber utama mereka adalah laut.


Setiap melaut, pasti Naga itu mengganggu. Mau tak mau, para nelayan mundur tak jadi melaut karena tak ingin mengorbankan nyawa, ikan-ikan disana tak hanya tak jadi di tangkap, malahan menjadi makanan Naga itu. Kejadian ini sudah berjalan hampir 1 bulan lebih. Total korban sebelumnya sudah terhitung 40 lebih orang menjadi korban dalam 2 minggu. Setelahnya para warga memilih berhenti.


Bahkan Para Petualang juga memilih mundur karena mereka tak bisa bertarung di dalam Air. Memancing Naga Air itu datang ke daratan adalah hal yang sulit. Para warga memilih keluar dari rumah mereka masing-masing, dan memilih tinggal di tempat tinggal kerabatnya dan semacamnya.


Mau tak mau ini tak bisa dibiarkan, Kepala Desa meminta Master Guild yang ada di tempat itu mengirim surat burung kepada Master Guild Petualang yang ada di Kota, yang berisi bantuan dan meminta beberapa Petualang Rank A. Saat ini Queen tengah berdiri dengan pikiran yang kacau. Sebenarnya ia bisa berenang.


Tetapi cara melawan Naga Air yang ada di dalam laut. Bertarung sambil berenang, tidaklah mudah. "Seharusnya, aku tidak terlalu meremehkan misi ini." Queen bergumam sambil menatap ke arah depan sana, tepatnya ke arah laut.


Gadis setengah Vampir itu teringat, alangkah lebih baiknya ia harus ke suatu tempat. Ia pun berbalik, dan berjalan menjauhi tepi pantai. Tempat tujuan Queen adalah Guild Petualang yang ada Desa Miran. Dari awal ia sampai ke Desa Miran, suasana Desa ity cukup sepi. "Mungkin karena mereka Pindah, jadi Desa ini terlihat cukup sepi."


Tak membutuhkan waktu yang lama, Gadis setengah Vampir itu telah sampai di sebuah bangunan yang tidak terlalu kecil dan tidak besar, tempat itu tak lain Guild kecil yang ada di Desa Miran. Setelah masuk, orang-orang di dalam terpaku melihat seorang Gadis cantik mengenakan Gaun biru hitam masuk ke dalam Guild Petualang.


Di mata mereka semua, sosok itu yang tak lain adalah Queen, merasa asing. Sedangkan Gadis setengah Vampir itu sudah biasa akan hal itu, ia mengabaikan tatapan yang berbagai macam dari semua orang. Ia melihat sekelilingnya, hanya ada beberapa Petualang laki-laki dan perempuan, mungkin totalnya semuanya ada 20 orang saja.


Salah satu dari mereka berjalan mendekatinya. Dia seorang laki-laki berbadan besar, memiliki rambut mungkin sepajang bahunya yang diikat. "Hey Nona, ada keperluan apa kau datang kemari. Meski kamu sangat cantik, tetapi amu terlihat asing dimataku. Sepertinya kamu orang jauh."


Queen mengabaikannya. Ia berjalan menjauhinya, ia bermaksud berjalan mendekati meja resepsionis, dan menanyakan tentang keberadaan Master Guild Desa Miran.


Sedangkan si Pria berbadan besar itu geram, karena Queen sudah berani mengabaikannya. Ia berjalan mendekati Gadis setengah Vampir itu lagi yang kini bertanya kepada seorang gadis yang berjaga di meja resepsionis.


"Kau sungguh berani sekali, Nona. Kau seharusnya memandangku dengan rasa hormat. Aku Gorgon, salah satu Petualang terbaik di Desa Miran !!" kata Pria itu memperkenalkan dirinya.


Queen baru saja selesai urusan dengan Gadis resepsionis, ia sedikit menoleh dan melirik ke arah Pria itu yang bernama Gorgon yang berdiri di dekat belakang tubuhnya. "Pria menyedihkan sepertimu, tak layak dihormati. Dan aku minta, kamu enyalah."


.....


Kini Gadis setengah Vampir itu tengah duduk dihadapan seorang Gadis cantik yang bertelinga lancip, berambut pirang panjang. Gadis itu dari Ras Elf, sekaligus Master Guild Desa Miran. Dia bernama Sora, meski terlihat muda dan berumur 20 tahun, tetapi umur aslinya sudah 110 tahun.


"Jadi kamu Petualang yang dikirim dari Guild Kota Kerajaan ?" tanya Gadis Elf itu.


Queen mengangguk kepalanya, tatapannya dingin memandang Sora. Gadis Elf itu kembali bersuara. "Kamu hanya sendirian saja ?"


Queen mengangguk kepalanya. Sora terlihat ragu dengan Gadis cantik yang duduk di hadapannya ini. Karena sebelumnya, ia meminta beberapa Petualang Rank A. Tetapi malam yang datang hanya seorang Gadis Ras Dhampir. Sebenarnya ia sudah tak terkejut melihat sosok Manusia setengah Vampir ini. Karena berita tentang Dhampir sudah menyebar luas.


Queen menunjukkan kartu identitas Petualang miliknya, dan meletakannya di atas meja. Sora yang melihat kartu itu, ia lekas meraihnya dan membacanya. Beberapa detik kemudian, ia terlihat membeku, lalu pandangan beralih ke arah Queen. Dalam batinnya berkata. "Rank S."


Queen pun berbicara. "Jadi, bagaimana cara Naga Air itu keluar ke permukaan ?"


Sora berdehem, perlahan meletakkan kembali kartu identitas Petualang milik Gadis setengah Vampir ini. Ia membenarkan posisi duduknya, lalu ia menjawab. "Menurut analisaku, Naga itu akan muncul bila ada ada yang datang ke kawasannya. Tepatnya bila ada sebuah kapal atau sekelompok kapal berlayarkan perahunya ke arah tengah laut, maka Naga itu akan muncul, dan menghancurkannya."


Queen membalas. "Apa Naga itu pernah ke daratan ?"


Sora menggeleng-gelengkan. "Tidak pernah. Itulah yang membuat kami tak bisa berbuat apa-apa. Naga itu tak pernah ke daratan, ia hanya muncul ke permukaan bila ada kapal yang mencoba berlayar ke tengah laut."


Gadis setengah Vampir itu mengangguk-angguk kepalanya. Ia bergumam. "Sepertinya, hal pertama yang harus aku lakukan adalah membuat Naga itu muncul di atas permukaan."


Sora yang mendengar gumaman Queen memilih diam. Queen kembali bergumam. "Yang kedua, aku harus membuat Naga itu mau datang ke daratan. Memancingnya dan menariknya ke arah daratan ?"


__________________


Jangan Lupa Like.