
Turning Point.
"Aku... mengaku... kalah..." ujar Jormungand yg sisa tubuh aslinya terpotong-potong dan terikat oleh bayangan besar milik Yuzuru.
Saat ini dia (Jormungand) sedang dalam wujud aslinya yg sangat besar.
Dengan tubuh yg sedikit layu dan terangkat. Dia dicekik kuat oleh Rashoumon milik Yuzuru didepannya.
Dari cekikan itu, aura warna putih dari Jormungand perlahan-lahan diserap oleh Rashoumon.
Mereka melayang-layang diruang hampa luar angkasa yg hanya ditutupi dengan sebuah medan transparan agak kebiruan yg memiliki kepadatan molekul seperti di bumi. Sehingga mereka masih bisa bercakap-cakap.
Rashoumon dan Jormungand berada di bentuk asli mereka masing-masing. Keduanya memiliki ukuran yg tidak bisa dibayangkan oleh otak manusia biasa.
Yuzuru sengaja melepaskan Rashoumon karena wujud Jormungand yg terlalu besar dan dia terlalu malas untuk menghadapi makhluk yg besar secara ukuran.
Jormungand memiliki wujud naga ular berwarna putih. Sementara Rashoumon hanya berwujud bayangan naga hitam agak kemerahan.
Venus telah pecah dan berubah menjadi meteorit-meteorit kecil akibat ekor Rashoumon yg melilit planet itu hingga hancur. Jormungand pertama kalinya telah kalah telak melawan makhluk yg mirip dengannya.
"Sialan... aku kalah... dalam sekali serang??..." ujar Jormungand dalam hati sebelum pada akhirnya dia pingsan.
"Kalian sudah selesai?" ujar Yuzuru yg tiba-tiba muncul dari gerbang antar dimensi yg terbuka di sekitar mereka.
"Kupikir dia sekuat Rashoumon. Ternyata tidak ya. Mungkin aku terlalu berlebihan dalam menilainya...cukup mengecewakan. Tp tidak buruk" ujar Yuzuru sambil kemudian mendekat ke tubuh Rashoumon
Yuzuru membuka sedikit kain bajunya, memperlihatkan perut, menunjukkan dia memiliki tato segel yg polanya sedang terbuka.
Yuzuru kemudian melapisi tangan kirinya dengan aura berwarna ungu lalu memegang segel itu lalu memutarnya.
Anehnya tato segel itu ikut berputar mengikuti arah gerakan tangan Yuzuru. Seiring berputarnya segel itu. Rashoumon secara perlahan-lahan mulai menghilang, dia secara bertahap berubah menjadi asap hitam yg sangat pekat.
"Masuklah, Rashoumon..." ujar Yuzuru sambil tersenyum dan menepuk pundak naga hitam besar itu.
*Bwoooooshhh*
Seketika naga hitam itu secara total berubah menjadi asap hitam dan masuk dengan cepat ke tubuh Yuzuru melalui pusarnya hingga tak bersisa lagi.
"Rashoumon" ujar lirih Yuzuru.
"Baik, nona..." ujar Rashoumon menyahut dengan suara yg sangat berat.
Rashoumon kembali muncul, namun dalam bentuk mirip ekor bagi Yuzuru, dan ekor itu memiliki kepala naga.
*Clap* (sound effect buat tepukan tangan. Nggk tau B.Indonya gimana\, jd pake versi B.Inggris)
Yuzuru menepuk kedua telapak tangannya. (membentuk 🙏) Lalu mengeluarkan petir dari kedua tangannya saat keduanya ditarik.
*Bzzzzttt*
Petir listrik itu menyebar sangat besar dan luar. Dengan kemampuan Renkinjutsu miliknya, Yuzuru mengembalikan Venus ke susunan awal yg semula tidak hancur.
Tubuh Jormungand masih melayang-layang di angkasa, dan dibiarkan sementara saat Yuzuru sibuk memperbaiki apa yg telah dia rusak.
Yuzuru memperbaiki seluruh bagian planet itu dalam kurun waktu kurang dari semenit. Sebuah prestasi luar biasa bagi Yuzuru. Namun meski begitu, Yuzuru pada hari itu terlalu banyak menggunakan Renkinjutsu sehingga dia mengalami sedikit 'Overheat' dan mengalami 'jetlag' karena dia sempat kehilangan 'sense of time' karena dia berada di zona waktu yg berbeda.
"Rashoumon bawa dia" ujar Yuzuru sambil menunjuk Jormungand.
Jormungand kemudian disedot kedalam pusaran hitam pekat yg dibentuk oleh Rashoumon, dia kemudian ditelan oleh pusaran itu. Rashoumon pun kemudian kembali menghilang masuk kedalam tubuh Yuzuru.
Yuzuru turun ke venus untuk memastikan semuanya telah beres diperbaiki.
"Sepertinya semuanya oke, tp seperti yg kuduga. Perbaikan seperti apapun tidak akan pernah menyamai kondisi asalnya. Buatan tuhan tidak akan pernah kalah oleh siapapun" ujar Yuzuru sambil menunduk menyentuh tanah di dataran gurun di venus itu.
Tekstur pasir dan batu serta kelembaban udaranya memang tak terlalu beda jauh. Namun bagi siapapun yg mempelajari renkinjutsu tingkat tinggi, akan langsung tahu bahwa planet ini pernah hancur dan diperbaiki ulang karena terdapat perbedaan yg mencolok yg hanya dapat disadari oleh mereka yg paham.
Yuzuru mengambil salah satu batu disana,batu sebesar genggamannya.
Lalu dia memecahkan batu itu menjadi beberapa bagian. Dari pecahan batu itu terlihat garis-garis seperti jaringan kabel yg tak beraturan saat dialirkan mana. Menandakan bahwa perbaikan yg dilakukannya tak sempurna.
Yuzuru tersenyum pahit lalu kembali ke bumi dengan membuka gerbang teleportasi.
*************
Sementara itu di bumi.
"Jadi... kau sudah menyerah?... Sakura...??" ujar Tatara yg sedang menduduki tubuh Sakura yg terkurap ditanah sambil memegang Harpa miliknya.
Disekitar mereka terdapat lautan salju putih dan pasak-pasak es raksasa yg pecah. Jumlahnya tak terhitung dan ukurannya sangat fantastis.
Sekujur tubuh Sakura kaku, pucat dan penuh darah. Smentara Tatara hanya lecet dan bajunya rusak dibeberapa bagian.
Bekas-bekas pertarungan mereka berdua laiknya bencana alam yg amat mengerikan.
"Haha... aku bercanda... lagipula kau hanya salah satu anjing milik 'nya'. Entah sejak kapan aku tertipu seperti ini... usaha yg bagus, Sakura" ujarnya sambil tersenyum.
Walau Tatara menunjukkan wajah ramah, tp aura kemarahan terpancar kuat darinya. Dia sadar dia telah terkecoh.
"Apa maksudmu?" tanya Sakura keheranan.
"Hati-hati disana... Izuna, anakku... " ujar Tatara sambil terlihat kesal.
Tatara kemudian berdiri dan berjalan perlahan menuju arah Izuna sebelumnya kabur.
Dia sadar dia gagal menahan sakura. Tapi mengapa begitu? Padahal masih ada sakura di samping nya.
Sakura melihat celah itu, lalu menyerang Tatara dengan sebuah gerakan kilat berusaha menusuknya dengan tombak tipis milikknya.
*Jrebb*
Dengan wajah dingin dan sadis Tatara justru berhasil lebih dulu menusuk Sakura, tepat di jantungnya.
Darah bercucuran dengan deras. Harpa milik Tatara berubah menjadi tongkat pengarah paduan suara yg amat panjang dan tajam.
"Aaakhhh... uhukk... " sakura terbatuk.
Darah dalam tubuhnya telah memenuhi paru dan tenggorokannya. Sakura refleks muntah darah.
*Zraaashhh*
Tatara menebas keatas sehingga bagian kiri tubuh Sakura terbelah dari jantung hingga pundak.
Sakura langsung jatuh tersungkur tak bernafas.
Tatara meninggalkan nya sekarat. Dia berjalan tanpa melihat kembali ke belakang.
"Tung... gu... " Sakura sekarat dan menghembuskan nafas terakhir nya.
*Bwooossshhh*
Uap es yg sangat banyak tiba-tiba keluar dari tubuh Sakura. Uap itu sangat dingin dan sangat pekat. Bahkan Tatara terkena efek itu dan membuat tubuhnya kaku tak bisa digerakkan. Harpanya jatuh lalu langsung tertutup lapisan es tebal.
Seluruh tubuh Tatara tertutup es tebal kecuali kepala dan beberapa bagian lain yg berhasil Tatara jaga suhu nya. lalu seketika es tebal itu berubah menjadi berwarna putih keunguan, berubah menjadi kristal yg sangat kuat. Level kristal tertinggi dalam dunia Maryoku.
"Sialan... bocah es itu sampai segitunya berusaha menghalangi ku." geram Tatara.
Tebakan tatara terbukti benar. Sesaat saat 'Sakura' mati, tubuhnya yg mengeluarkan uap es itu perlahan-lahan mengecil.
Rupanya wujud asli dari 'Sakura' yg berhasil dibunuh dalam pertarungan sengit itu, bukanlah 'Sakura' yg asli. Melainkan 'jelmaan'nya sendiri dari salah satu tiga anjing Husky yg sebelumnya selalu mengikutinya.
Anjing Husky warna putih-hitam itu tersungkur dengan jantung yg tertusuk pundak yg sobek.
Saat Tatara harus fokus mengendalikan suhu tubuhnya agar tetap terjaga (tidak mengalami hipotermia) dan berusaha agar tidak beku.
2 anjing lainnya menghampiri anjing yg telah mati tersebut.
Sempat bertatapan dengan tajam dengan Tatara. Kedua anjing itu mendekati anjing yg telah mati tersebut. Lalu mengalirkan energi yg aneh ketubuh anjing mati, berwarna putih dan hitam. Hitam selalu dikaitkan dengan teknik milik monster dan pengguna Reiki. Sementara putih selalu dikaitkan dengan Homunculus dan teknik renkinjutsu tingkat tinggi.
"Mau apa mereka berdua? Anjing itu sudah mati" gumam Tatara.
Selang beberapa waktu kedua anjing tersebut mengalirkan energi aneh itu. Tatara melihat pemandangan yg sangat mengejutkan.
"Apa!??? Bagaimana bisa... jgn-jgn makhluk itu....
Betapa terkejutnya Tatara melihat anjing yg telah mati itu tiba-tiba bangkit kembali.
Warna putih-hitam dari bulu ketiga anjing itu berubah menjadi hitam-merah-coklat yg bercampur dan menyala.
Sempat melolong dengan suara yg mengerikan, dengan sekujur tubuh dan mata merah yg menyala sambil memandang Tatara.
Ketiga anjing itu kemudian tenang kembali dan warna putih-hitam dari bulu mereka kembali muncul. Lalu pergi meninggalkan Tatara begitu saja, menghilang dibalik kabut es yg sangat tebal disekeliling mereka.
"Mereka...?? Tp sejak kapan?? Bagaimana bisa?? Dia menjinakkan dan mengambil mereka...??? Bagaimana bisa makhluk mitologi yg sangat luar biasa seperti itu malah menjadi peliharaan nya??
(tentu ada kisahnya sendiri hehehe-creator)
Tunggu...'mereka'???, tidak 3 anjing itu hanya satu individu yg dipecah." gumam Tatara.
"Tidak salah lagi...anjing abadi,pelayan sejati,serta mitos sebagai penjaga neraka...
Cerberus..."
....Bersambung.