The Visitor Series

The Visitor Series
Doppelganger



              _Doppellganger??_


   "Doppelganger...?" tanya Kuro. "Ya. Doppelgänger,secara harfiah memiliki arti adalah muka ganda. Arti secara istilahnya penampakan dari wajah seseorang yang masih hidup, biasanya merupakan suatu pantulan." jawab Zimi.


  "Lalu apa hubungannya denganku?" tanya Kuro. "seperti yang kubilang tadi kau adalah doppelganger dari mana ku. Dengan kata lain kau adalah 'kembaran' dari unsur mana yang kupunya dari dunia lain. Layaknya Taiji,2 energi yang saling berkesinambungan dan berhubungan akan saling melengkapi kekurangan masing-masing. Sudah menjadi ketentuan mutlak bagi taiji untuk tidak bisa menghancurkan satu sama lain" Jelas Zimi.


  "Taiji? Istilah dari lambang energi Yin dan Yang? Apakah manifestasi dari teori itu yang menyebabkan kedua serangan kita saling menetralkan? kalau memang benar demikian kenapa diawal-awal kita bisa saling bertukar serangan. Lalu... kenapa sampai sekarang aku tidak bisa lepas dari teknik sakanade milik mu?" tanya balik Kuro kepada Zimi.


"Ya benar sekali. Aku akan jawab semua pertanyaan mu itu, haha. Tidak perlu terburu-buru begitu" ujar Zimi sambil tersenyum.


"Seperti yang kau ketahui,ada istilah bagi unsur kekuatan Yin dan Yang. Keduanya selalu disandingkan bersama, saling melengkapi namun tidak bisa saling menghancurkan. Yin digambarkan sebagai energi jahat, Yang digambarkan sebagai energi baik. Meski begitu Yin dan Yang sama-sama jenis yang dibutuhkan. Begitu juga dengan jenis mana yang ada didunia ini. Ada unsur mana yang berasal dari filosofi yang sama, ada juga yang berbeda, dan ada juga yang saling bertolak belakang namun dapat disangkut kan sehingga memenuhi persyaratan sebagai Taiji.


Dan tentu saja manifestasi dari teori itulah yang menyebabkan kedua mana kita saling menetralkan. Filosofi Dokkodo dan Stoicsm bertolak belakang namun bisa disatukan sehingga salah satu dari keduanya tidak dapat dihilangkan.


Mari kembali ke penjelasan mengenai doppellganger. Maksud dari perkataanku kau itu doppellganger dari mana ku, adalah kau dan aku memiliki jenis mana, warna mana, dan histori kehidupan yang hampir mirip walau berada di dimensi dunia yang berbeda. Sebagai seseorang yang dapat 'melihat, mengklasifikasi, dan mengklarifikasi' kan 'mana' maka menyimpulkan hal tersebut adalah hal yang mudah.


  Kau adalah seorang 'mantan' penguasa dunia. Kau juga menjadikan seluruh dunia menjadi musuhmu. Akan tetapi kau telah dikalahkan dan mengalami banyak perubahan, baik itu secara ideologis maupun hasrat.


Hal itu mirip dengan diriku dimasa lalu. Dulu aku adalah makhluk yang 'bisa dibilang' sangatlah kuat didunia ku. Bahkan dulu aku mengaku sebagai tuhan, namun aku telah dikalahkan. Berbeda denganmu yang berhasil bertahan hidup. Jatuh dari tahta, kehilangan segalanya. Aku meninggal di pertempuran terakhir. Lalu bereinkarnasi menjadi seorang anak dari manusia." ujar Zimi.


"Makhluk?" tanya Kuro. "jadi kau dulu bukan manusia" tambahnya.


"Ya, tepat sekali aku dulu bukanlah manusia. Seperti yang kukatakan barusan bahwa aku bereinkarnasi. Yah awalnya aku kehilangan ingatan dari kehidupan ku yang lalu namun setelah banyak hal ynag terjadi aku berhasil mengingat kembali semuanya.


Perbedaan besar antara diriku dan dirimu adalah sumber kekuatan utama yang dahsyat. Kau mendapatkan kekuatan dahsyat dari sumber luar, sepertinya makhluk yang sangat kuat menyukaimu dan menjadikanmu pewarisnya. Sedangkan aku adalah jelmaan atau versi mini dari makhluk sejenis itu sendiri. Sayang sekali beberapa kekuatan ku belum kudapatkan kembali sehingga tidak dapat kupamerkan kepadamu.


  Tapi untuk sekarang fakta ternyata kita berdua berada dalam 'circle' taiji yang sama membuat kita tidak dapat mengeluarkan kekuatan penuh masing-masing.


  Lalu pertanyaanmu tentang kenapa sampai saat ini kau tidak bisa lepas dari Sakanade milikku. Meski taiji menyebabkan kedua pihak tidak bisa saling melukai secara langsung, taiji sendiri memiliki 'celah' dan 'pengecualian'. Pengecualian itu adalah bila kau menggunakan skill yang 'dianggap' tidak berbahaya,ataupun 'tidak menyerang secara langsung'.


  Asal kau tau teknik Sakanade sebenarnya bukan suatu jurus yang ditujukan untuk bertarung. Awal pengembangan jurus ini ditujukan untuk pengobatan. Dulu namanya bukanlah sakanade, melainkan sakkaku(ilusi) atau disebut juga 'Sou Masui-yaku'(bius total). Dari namanya saja dapat diambil kesimpulan kalau teknik ini digunakan untuk pengobatan yang membutuhkan anestesi.


Lagipula inti dari teknik ini hanyalah tetumbuhan yang digunakan dan luas area yang diinginkan, serta mapping mind dari target."Jelas Zimi.


"Cih, rumit sekali" Kuro berdecih. Ia nampak kesal setelah menyadari bahwa dia tidak bisa lepas dari Sakanade mau bagaimanapun caranya karena kekuatan-kekuatan aktifnya hanya akan ternetralkan, sedangkan kekuatan pasifnya hanya dapat digunakan untuk melindungi diri.


Kuro terdiam sesaat, dia menyadari sesuatu. Lalu dia berucap. "Cih menyebalkan sekali. Mengetahui bahwa diriku tidak bisa mengeluarkan seluruh kemampuan ku hanya karena kebetulan yang konyol ini, ditambah aku ditahan oleh seorang bocah kecil lugu semakin menambah amarahku." ujar Kuro sambil menyeringai.


"Haha, maaf, maaf. Spesialis kami adalah mencegah musuh mengeluarkan seluruh kemampuannya, dan menghabisinya secepat mungkin. Yah walaupun hal tersebut tidak selalu terealisasikan." ujar Zimi-masih dengan senyuman ramahnya.


          _"tidak secara langsung"_


  "Kau bilang bahwa 'pengecualian' yang ada di sistem taiji adalah bila kau menggunakan skill yang 'dianggap' tidak berbahaya,ataupun 'tidak menyerang secara langsung'. Aku rasa dari awal sampai pertengahan kau bisa menyentuhku. Menurut pendapatku kau hanya berpura-pura tidak bisa menyentuhku." ujar Kuro.


"Ya. Itu benar, kau hanya berpura-pura tidak bisa menyentuhku. Pendapatku berdasar dimana kedua mana kita tidak saling menetralkan. Lalu kau masih bisa melancarkan serangan ilusi kepadaku. Kalau memang secara kebetulan kita adalah doppelganger maka sejak awal 'mana' yang ada akan langsung otomatis hilang.


Kau repot-repot menjelaskan ini dan itu hanya dimaksudkan untuk mengulur waktu. Aku bisa menebak apa dan bagaimana bankai yang kau punya dari menganalisa shikai mu yng sekarang yaitu sakanade. Kau menunggu Hilda kembali siuman untuk mengaktifkan bankai milikmu. Kalau tidak demikian maka kurasa tidak ada yang lebih masuk akal kecuali kau menunggu sesuatu.


Shikai mu efektif untuk target tunggal, maka untuk bankaimu akan lebih efektif dengan target lebih dari satu. Dari penjelasanmu yang panjang serta intuisi yang kumiliki itulah yang dapat kusimpulkan mengenai kekuatan mu.


  Terakhir kata-katamu yang berkaitan dengan filosofi serta hidup yang berada dibawah suatu filosofi. Membuatku berpikir bahwa kata-katamu tidak bermakna tersurat. Melainkan memiliki maksud tersirat bahwa kau sedang mengembangkan artifisial intellegent mandiri yang dapat dibuat dengan bahan dasar filosofi sebagai pedoman hidup bagi sang AI.


  Singkat nya.... kau mengembangkan robot yang dapat berpikir secara mandiri, dan menciptakan kloning yang sama kuatnya dengan yang asli.


Meski kau mengaku dapat melihat mana. Tapi aku juga bisa merasakan jenis 'mana' lawan dengan indraku. Dari awal pun 'mana' mu terasa tidak bersumber dari tubuh manusia. Melainkan sumber lain. Walau awalnya hanya dugaan tapi jalannya pertempuran meyakinkan ku


  Menyebalkan sekali kau bocah!! Kuharap setelah ini aku bisa memutilasi tubuhmu dan memberikan semua potongannya untuk dimakan anjing jalanan yang hina." jelas Kuro dengan wajah geram.


  "Tu... tunggu dulu... apa yang sebenarnya ingin paman sampaikan? " tanya Zimi.


"Cih!!! Aku tidak ada waktu lagi untuk menjelaskan nya padamu. LAGIPULA KAU INI PALSU\, DASAR BAJI***N!!! " teriak Kuro penuh kekesalan.


*Crzaarrssshh* "uhuk!! " zimi terbatuk.


Rupanya dibelakan Zimi ada sosok hitam yang memegang sebilah pedang menembus jantung Zimi. "Apa!? Sejak kapan!!! " Zimi panik dan menoleh kebelakang, dia bermaksud untuk melepaskan pedang yang menancap ditubuhnya akan tetapi sosok hitam itu tidak membiarkannya.


*ZZRRAAASSSHHH*


Dengan cepat sosok hitam itu membelah tubuh Zimi menjadi dua bagian.


"Cih!!! Bocah sialan!!! Berani-beraninya dia menipuku!! Cari dia!!! Shadow!!!" ujar Kuro.


Lalu tiba-tiba terdengar suara entah darimana. "Hoo... hebat juga kau bisa menyadari kalau yang muncul didepanmu sejak awal bukanlah aku."


"Sialan kau, kau melawan ku hanya dengan menggunakan shikigami!! Aku menyadarinya sejak kau mengatakan serangan 'tidak secara langsung' maka, ada suatu kekhususan bagi shikigami dan familiar untuk bergerak bebas dalam sakanade. Meski yang kau sampaikan sebelumnya semuanya benar tapi kau sengaja tidak menjelaskan mengenai familia dan Shikigami"


"wah, wah bahkan kau bisa tau kalau itu hanya shikigami. Dan dalam sakanade kita hanya bisa saling bertarung dengan menggunakan shikigami ataupun familia, hebat.. " ujar suara yang entah dari mana itu, walau sudah bisa dipastikan bahwa suara itu jelas suara milik Zimi.


  "Mengamuklah!! Shadow!! Tunjukkan padaku kekuatan mu!"


"Baiklah kalau sudah begini.. kita lanjut saja...


        Shikigami : Tenkuu : Tengen Kugo!!"


                   .... Bersambung.