
_Yamata no Orochi_
"Ahaahahaha.... Shyva... hiburlah aku. Anak baik, ayolah , terus serang aku" ujar Yue. Keduanya saling bertukar serangan dengan sangat dahsyat, bahkan angin kencang sampai berhembus akibat gerakan mereka berdua yang sangat cepat dan kuat.
*Swwiiinggg\, Ctaarrr*
Cahaya hitam keunguan menyambar-nyambar seiring Shyva melancarkan serangan demi serangan. "GGGRRRAAAWWWWLLLLL.... AAARRGHH" Teriak Shyva
*Dhhuaaaasshhhh*
Suatu pukulan telak berhasil mengenai perut Yue dengan sangat keras. Yue terpental jauh, tidak sampai situ Shyva dengan cepat menyusul Yue lalu memukul arah berlawanan dari terpentalnya Yue,
Dhuuuaaarrrrzzthh, krakk!!
Pukulan kedua Shvya kali ini mengenai punggung dan meretakkan seluruh tulang Yue dari arah belakang. Pukulan ketiga dari arah bawah Yue dan lagi-lagi pukulan tersebut mengenai perut Yue. Pukulan keempat kali ini dilancarkan Shyva mengarah ke tengkorak Yue.
*Dhaassshhhh\,sreekkk\,Kraaakkk!!!*
Suara tulang yang patah, otot dan urat yang sobek,ditambah dengan suara bagian tubuh yang pecah, mengiringi setiap pukulan Shyva.
"Percuma...!" ujar Yue,dan lagi lagi seluruh luka yang seharusnya diterima oleh Yue malah diderita Shyva.
"AAAARRGGGHHHHHH!!! GGRAAAWWLLLL!! " Jerit Shyva kesakitan. Namun kekuatan regenerasi nya Shyva berhasil mengatasi luka parah yang diakibatkan oleh dirinya sendiri.
*DHUUUAAAARRRRRRR!!!! ZRAAASSHHHHH!!!*
Shyva meledakkan dirinya sendiri dengan dahsyat, dari ledakan tersebut mengakibatkan kawah berdiameter sekitar 1km , tapi yang paling parah adalah seluruh kawh tersebut terpercik dengan darah berwarna hijau dan ledakan itu juga mengeluarkan asap hijau pekat yng mengandung racun yang kuat. Shyva kembali berubah.
Shyva sudah berada dalam mode mengamuk, sepenuhnya kehilangan kesadaran dan akal sehat nya. Dia termakan oleh kekuatannya sendiri, dan perlahan tubuh nya berubah menjadi semakin mengerikan. Ciri tubuh Shyva bahkan hampir tidak dikenali lagi sebagai manusia,seluruhnya nampak seperti monster naga setengah ular ukuran badan Shyva pun bertambah 5 kali lipat dari sebelumnya. Kulit Shyva nampak bersisik hijau, rambutnya perlahan rontok dan muncul dua tanduk naga dikepalanya, matanya sudah sangat berubah menjadi mata ular, mulutnya meneteskan cairan hijau beracu,dari hidungnya pun mengeluarkan uap racun yang sangat pekat,
Taringnya memanjang seperti monster, tangan kecil Shyva menjadi kekar serta jari-jarinya seperti jari monster dengan kuku yang panjang, kaki dan paha Shyva telah berubah total menjadi kaki naga yang membuatnya dapat bergerak dengan cepat. Dia pun memiki ekor bersirip seperti sirip ikan. Dileher nya tumbuh 5 kepala ular raksasa dengan, yang terletak di bagian depan, belakang, kiri, dan kanan lehernya dan pundaknya. Kepala ular raksasa tersebut berukuran lebih besar dari kepala Shyva sendiri.
"Nampaknya sesaat lagi kau akan 'sempurna' Shyva... bagus teruska........ "
*Dhuuuuaaakhhhhh*
Belum sempat Yue menyelesaikan kata-katanya, pipi kanan Yue terkena bogem mentah dari Shyva. Kecepatan dan kekuatan Shyva meningkat sangat jauh dari sebelumnya. Namun Kali ini Yue tidak terpental sama sekali karena dia mengeraskan udara dikaki nya sebagai pijakan yang kuat, kali ini juga Yue kembali menggunakan 'Aura hitam' untuk melindungi bagian tubuh, dimana sebelumnya dia terus-menerus menggunakan 'antithesis' miliknya.
Dhuuaakhhh!!!
Yue membalas tinju Shyva dengan sangat keras. Shyva juga tidak terpental, nampaknya pukulan keras dari Yue kurang kuat untuk membuatnya terdorong kebelakang.
*Dhuuzzz\, DBOOOMMM*
Shyva menendang Yue, namun masih tidak bergeming,Yue kemudian 'menghilang kan' pedangnya lalu bertarung tangan kosong melawan Shyva.
*DHUUZZZ\, DBOOOMMM\, DHUUAAKHH\, DHHOOMBBB\, BLLAARRR*
Keduanya terus menerus saling memukul dan menendang diudara. Tidak ada yang menangkis masing-masing lawannya. Tampak seolah dua pegulat yang bertukar tinju sedang bertanding adu ketahanan. Keduanya sama-sama tidak bergeming, dan keduanya terus melancarkan tinju dan tendangan yang suaranya bahkan bisa membuat tuli telinga manusia biasa.
"Lagi!!! Ayo lagi!!! Hahahahahah!!! " Jerit Yue melalui 'telepati' nya.
*Dhuuassshhh\, DDHUUAAARRRR!!!*
dalam satu pukulan keras telak kearah dada Shyva Yue menggunakan Aura hitam dan berhasil membuat Shyva terpental jatuh.
*DHUUUAARRR\, ZZRRAAKKSS*
Tanah kawah yang tertimpa tubuh Shyva menjadi hancur lebur dan membentuk kawah yang lebih dalam lagi dan lagi.
*Jdaaasss\, KABBBOOOOMMMM*
Tanpa mereka sadari, efek radius pertarungannya mencapai puluhan kilometer, perbukitan batu disekitar mereka berubah menjadi kawah-kawah raksasa. Tumpukan bebatuan raksasa yang menggunung berubah rata dengan tanah, dan menjadi ladang pasir putih yang luas.
Tanah-tanah disekitar mereka menjadi sangat rusak dan kering ditambah dengan racun yang berasal daru Shyva, udara sejuk yang sebelumnya sangat menyegarkan bagi siapapun yang menghirup nya, sekarang menjadi sangat tercemar dan berbahaya bila dihirup.
"Hmmm... kau semakin bertambah kuat sesuai dengan jumlah kepala ularmu itu ya? Menarik... kau memang pantas menjadi 'mainan' ku" lalu Yue menyeringai.
"AAAAARRRRGGGGHHHHHHH!!!!!" Kali ini kepala ular di leher dan pundak Shyv bertambah satu lagi sehingga totalnya ada 6. "Sisa dua lagi yang akan muncul ya . BAGUS!!! LANJUTKAN!!! JADILAH NONSTER YANG SEBENARNYA UNTUK MENGALAHKAN MONSTER!!! JADILAH YAMATA NO OROCHI YANG SEBENARNYA!!! TUNJUKKAN KEKUATAN MU SELURUHNYA,DAN JANGN BUAT AKU KECEWA. HIBUR AKU LEBIH LAGI!!!" Yue tambah menyeringai.
*SWIIINGGG\, SWIINGGG\, SWINGG\, SWINGGG\, SWINGG\, SWIINGG\, SWIING.* tampaknya ular tersebut menembakkan bola2 energi hitam raksasa\, lalu meledak dahsyat *KAAAAABOOOOOONMMMMMMMM*. "Ho...luar biasa... tapi kau menembak kearah mana?" ternyata Yue tiba-tiba sudah ada di belakang Shyva. "Uggh... " Shyva tiba-tiba mendapatkan kembali sedikit kesadaran nya. "uurrgghhh... kepalaku sakit sekali\, seluruh tubuhku... sakit sekali... sial...tubuhku...tidak bisa ku kendalikan..." gumam Shyva. "Rasanya.. tadi aku menembakkan dia beberapa bola energi\, kenapa... dia bisa berada dibelakang... ku?". " Wah kau kembali sadar! luar biasa dalam kondisi seperti itu kau bisa mendapatkan kembali kesadaran mu!. Tapi yaa...percuma..." ujar Yue lewat telepatinya. "Bagaiman kau tau!?" gumam Shyva\, "Aku mengetahuinya karena aku bercakap-cakap dengan mu lewat telepati\, jadi aku tau kapan kau kehilangan kesadaran\, kapan kau sadar\, kapan kau bergumam\, dan aku tau apa yang sedang kau pikirkan... "
"KELUARLAH DARI PIKIRANKU!!! ..... UURRGGGHHH. " ujar Shyva dalam pikirannya. "Haha... coba saja mengusirku kalau kau bisa" ujar Yue. "UURRRGGHHHHHHHH!!!! AAAAAAARRRGGGHHH!! " Lagi-lagi Shyva kehilangan kesadarannya.
*DHHUUUAAARRRR* Ketika Shyva kembali kehilangan kesadaran nya tiba-tiba tubuhnya meledak kembali dan kali ini tubuhnya berubah sempurna menjadi tubuh sang naga legendaris 'Yamata no Orochi' dan lagi-lagi Shyva mengalami peningkatan kekuatan dan aura yang sangat signifikan. Ukuran tubuh naga raksasa tersebut mencapai 300 meter tingginya. Tubuh asli Shyva yang tertelan dan menjadi inti naga ular tersebut. Walau begitu tubuh dan Kepala asli Shyva didalam inti naga raksasa tersebut\,telah berubah menjadi sangat mirip dengan naga ular itu sendiri. Naga tersebut akhirnya memiliki tujuh kepala dan memilki tujuh ekor.
Kali ini hanya kurang satu kepala ular bagi Shyva untuk menjadi 'Yamata no Orochi' yang sempurna, yang memiliki delapan ekor dan delapan kepala. Kepala dan ekor yang kedelapan sedang tumbuh secara perlahan, seiring dengan peningkatan kekuatan Shyva.
"LUAR BIASA!!! AYO LEBIH KUAT LAGI!! LEBIH SEMANGAT LAGI!!! HANCURKAN KEMANUSIAAN MU!! DAN JADILAH MONSTER SEJATI!!! GYAHAHAHAHAH" ujar Yue kegirangan. "Akhirnya.... ada mainan baru... hahaha" tambah Yue. "Ayo kita mulai game yang sebenarnya... "
_Pengganggu yang menyebalkan_
"Shikai : Nozarashi....! " Ujar Yue, lalu pedang besar bermata dua milik Yue kemudian berubah menjadi bentuk pedang yang lebih sederhana. Dalam bentuk 'Shikai' Yue pedangnya berubah menjadi sangat kuat dan berubah menjadi warna hitam, peningkatan 'Aura' di mode shikai hanya terfokus pada pedangnya, meski begitu peningkatan 'aura' yang didapat oleh Yue jauh lebih besar dibandingkan orang lain karena pada dasarnya dia lah 'Grandmaster' dari segala jenis 'aura' atau 'Haki'.
Sedangkan itu didepan Yue ada monster raksasa dengan aura juga kuat. Namun dalam masalah adu kekuatan 'Aura' maka Yamata no Orochi masih kalah jauh dalam mode shikai Yue, akan tetapi kali ini kemampuan Regenerasi Yamata no Orochi jauh melampaui Yue.
"Gyyaahahahh.... mari kita mulai... " ujar Yue.
Namun muncullah seorang pendatang sekaligus pengganggu bagi Yue...
"Daifuin no Jutsu!! Shishio Fuin!!" ucap seseorang dengan pakaian tertutup jubah merah serta menggunakan topi jerami yang menutupi wajahnya. orang tersebut menempelkan tangan kanan di bagian dada naga raksasa tersebut lalu mundur. Lalu dia melemparkan 4 pisau kecil yang telah ddituliskan sesuatu dengan jarak tertentu dan mengelilingi Yamata no Orochi,lalu dia berucap "Daifuin, Ninpou : Shisekyoujin!"
Seketika pisau-pisau kecil itu mengeluarkan cahaya merah agak transparan vertikal setinggi 1 km. Lalu kemudian ujung puncak cahaya membentuk atap, lalu setiap sisi cahaya merah tersebut membentuk dinding, dan akhirnya Yamata no Orochi terkurung. Energi Yamata no Orochi 'terserap' sangat banyak dan nampak ada sesuatu seperti cahaya biru yang membentuk seperti tali dari dada Yamata no Orochi menuju ke telapak tangan kanan orang yang menyentuhnya tadi sebagai tanda bahwa energi Yamata no Orichi dihisap oleh 'pengganggu' itu.
Yamata no Orochi yang belum sempurna tersebut kemudian mengamuk dan mengeluarkan bola energi raksasa yang sangat luar biasa.
*KKKKAAABBBOOOOOMMMM* ledakan besar terjadi. Namun nampaknya ledakan tersebut malah justru melukai naga ular itu sendiri.
Sang Naga nampak menyusut dan perlahan-lahan nampak kehilangan banyak tenaga. Lalu orang tersebut mengacungkan 2 jari kanannya kemudian mengatakan lagi. "Fuin no Jutsu!! Hyapporankan!! " lalu muncullah batang-batang besi putih raksasa yang menusuk semua ekor dan kepala Yamata no Orochi, sehingga nampak sang naga tersebut lemas terkulai dalam posisi tengkurang. "GRARARAAWWWLWLLL, RRRGGHHHH" Naga tersebut berteriak kesakitan. Naga tersebut pun berangsur-angsur menyusut dan tubuh Shyva dalam kondisi telanjang telah kembali normal.
Yue sangat kaget dengan apa yang terjadi didepannya. Sontak dia langsung marah "BAJINGAN!!! APA YANG KAU LAKUKAN!? ABARERO : RYUUMON HOUZUKIMARU!!!" lalu Yue menyerang sosok tersebut dengan pedang 'Shikai' diperkuat dengan aura 'Haoshoku' dan 'Bushou' nya sekaligus. Namun sosok tersebut dengan cepat memunculkan dua bilah pedang raksasa yang masing-masing nampak seperti setengah lingkaran.
*DHUUUAAAAARRRRRTTTZZZZZZZZ\, NGGIIIIIINGGGG* Keduanya beradu pedang dilangit (dengan pijakan mana yang dikeraskan)\, dan keduanya sama-sama tidak bergeming\, ledakan tersebut sangatlah dahsyat dibanding dengan yang sebelum2nya. Suaranya sangat keras hingga dapat terdengar hingga belasan kilometer\, dan membuat suatu suara dengungan yang bisa membuat telinga orang biasa tuli seketika. Kali ini bukan kawah yang terbentuk. Namun kehancuran garis lurus dari arah senjata kedua orang tersebut. Langit yang semula gelap karena awan dan racun\, kembali menjadu cerah akibat efek dari tebasan dua orang tersebut.
Karena efek angin yang luar biasa, jubah dan topi orang itu terbang, dan menunjukkan pakaian asli miliknya serta menunjukkan parasnya.
**********************************************
"Cih rupanya kau!!! Dasar pengganggu!!!... Heeyaaahhhh\, ABARERO : HOUZUKIMARU!!!" *DHUUUAAAARRRRRRR* Ledakan maha dahsyat tersebut terjadi lagi. orang tersebut masih tidak bergeming dari posisinya. Tiba-tiba orang tersebut mengatakan "Bankai.... Katen Kyoukotsu : Karamatsu Shinjuu" (Dua bilah pedang bunga : Akar pohon kegilaan). Lalu dibelakang orang tersebut ada pohon hitam raksasa yang akarnya berwarna hitam serta sangat banyak. Akar tersebut seolah siap untuk menelan Yue\, seandainya tidak ditahan oleh penggunanya\,dua pedang besar miliknya berubah menjadi dua pedang katana yang berwarna hitam.
"Masih mau lanjut...?....Yue" ujar orang tersebut dengan wajah serius.
"Cih... bukankah agak berlebihan bagimu sang pemimpin divisi 6 untuk menggunakan bankai hanya untuk melawan Havoc sepertiku..? " ujar Yue. "Jangan merendah, kau adalah mantan Catasthrope, dan kau adalah orang yang pernah melukai Sakura Mizukami-sama dengan sangat parah, jelas kau bukan orang yang bisa kulawan setengah setengah. lagipula kau ini bukan tipe orang yang bisa dihentikan hanya dengan kata-kata... ya kan? " ujar orang tersebut.
"Terserah kau mau bicara apa. Tapi aku tidak menyangka kau bisa menggunakan jurus-jurus segel tingkat tinggi, padahal potensi 'mana' milikmu tidak ada sedikit pun yang berkaitan dengan segel". " Izuna-sama mengajariku, dia memberikan ku alat-alat segel yang barusan aku pakai, dia juga menggambarkan bentuk segel yang kugunakan untuk menyerap kekuatan nya ditelapak tangan kananku agar aku tidak perlu menggunakan tenagaku dalam menyegelnya melainkan menggunakan 'kekuatan' si monster" "Izuna...? Kalau begitu dia sudah memperkirakan ini akan terjadi? Sekarang dimana dia?" Tanya Yue.
"Sayang sekali aku tidak bisa memberitahukan nya pada siapapun. Orang itu terkadang terlalu lunak kepada musuhnya, itulah kenapa dia lebih memilih 'menyegel' ketimbang 'membunuh' musuh nya. Lalu berharap musuhnya menjadi 'pihak kebaikan'. " ujarnya.
"Baiklah aku paham...tapi... menyegel ya? Seseorang seperti mu menyegel musuh ketimbang Membunuhnya... itu tidak seperti dirimu saja..., Gin...! "
.... Bersambung