
...BAB 18 - KEMAMPUAN SENKA...
...◇◇◇...
Di dalam Stand Peramal, wajahku cemas dan gelisah.
"Apa benar, begitu?" Aku masih meragukannya.
"Iya," Jawabnya singkat.
Peramal itu jujur mengatakannya.
"Berhentilah mengejarnya," ucapnya serius.
"Ugh.. Aku tidak percaya denganmu.."
Aku tidak mau percaya yang dia katakan.
"Itu terserah padamu, aku hanya meramalnya saja."
"..."
Dia tampak serius.
"Baiklah.. Aku pergi," ucapku kesal.
"Sampai ketemu lagi, gadis oranye~." Dia melambaikan tangan, sampai aku keluar dari tendanya itu.
"Hmph."
Membuka perlahan kain tenda, aku dengan lesuh keluar dari sana.
*Melirik
Aku menemukan Flam menunggu agak jauh dari tenda. Dia memperhatikanku dan melambai ke arahku.
"..."
Aku tidak mengerti.
Apa maksudnya itu? Tidak mungkin seperti itu, kan?
Tidak, tidak, tidak. Mungkin saja akunya saja yang paranoid..
"Kau sudah selesai, Amelia-san?" ucapnya tersenyum lembut mendekatiku.
"Iya."
Flam berjalan beriringan denganku, dia tidak mencoba membicarakan apa yang aku dengan peramal itu bicarakan. Dia tahu kalau aku akan sulit mengatakannya. Haa.. dia memang orang yang baik.
Sial..
"..."
Aku memandang ke telapak tanganku, ada sebuah kotak kecil yang tidak tahu apa isinya, peramal itu memberikannya padaku dan berkata "Aku tidak tahu isinya, tapi aku menemukannya saat meramal. Orang yang memilikinya sepertinya mungkin saja, kamu." Lalu dia memberikannya padaku, dia juga berpesan untuk membukanya saat aku menerima berkah kedewasaan saat dewasa nanti.
Jadi setelah aku mendapat Job dunia?
Kurasa, aku bisa menunggu.
Grooowwl~
Suara gemuruh terdengar di dekatku.
"Apa kau lapar?"
"..iya."
Flam tersipu malu dan mengangguk kecil.
Sepertinya hari ini aku akan mengistirahatkan diri dengan makan bersamanya.
"Aku tau tempat yang memiliki banyak makanan enak," ucapku tersenyum.
"Benarkah?"
"Tentu, ikuti saja aku."
Jadi kami menuju ke Bar makan keluargaku.
.........
...《POV Ren Maulana》...
"Mereka kemana, ya?" ucapku memandang ke desa.
Aku khawatir dengan mereka berdua, semoga tidak ada masalah yang di timbulkan Lia pada Flam.
"Apa aku harus mencarinya?" ucapku menelan habis Roti isinya.
'Hmm.. Enak juga, rasanya tidak seperti buatan ibu, tapi lezat. Kurasa, aku akan menanyakannya pada Lia nanti.'
"Papa!"
"Oh, ada apa Senka?"
Seusai makan Senka langsung melompat ke pelukanku. Melihatnya bertingkah Imut membuat hati ku sejuk.
"Usap kepala Senka, Papa!"
"Baik, baik. Gadis baik.."
"Hehe~."
Aku mengusap kepalanya dengan lembut, hari-hari yang damai seperti biasa.
[ Kontrak Familiar di perkuat. ]
[ Gelar "Father of Shadow Queen" Di dapat ]
[ Membagikan Skill Familiar "Senka" ke Player Ren Maulana. ]
[ Terima? ]
"Apa..??"
Layar yang tiba-tiba muncul beserta suara anorganik itu, mengejutkanku.
Apa maksudnya itu?
"Senka," ucapku memanggilnya.
"Mnmn... nn? Papa?"
Senka melihatku dengan lugu dan tampak ingin tahu.
"Boleh kulihat statusmu?" ucapku masih mengelusnya.
"Boleh!"
Karena Senka memperbolehkannya, aku langsung membuka statusnya dan status lengkap miliknya muncul di depanku.
[ Senka ]
[ Ras Shadow Queen ]
[ Level 90 ]
[ Familiar milik Ren Maulana ]
[ Kesetiaan: 100% ]
[ Status ] [ HP : 8500/8500 ] [ STR : 480 ] [ INT : 630 ] [ VIT : 520 ] [ AGI : 540 ]
[ Mana : 6400/6400 ] [ Sihir : Sihir Bayangan Tingkat Atas (Level 1), Mata Bayangan (Level 1), Sihir Teror (Level 1) ]
[ Skill : Hand of Shadow ( Level 1), The Horrible Shadow (Level 1) ]
[ Kondisi : Sehat ]
Kelihatannya anakku kelewat kuat. Lalu dia memiliki Sihir dan Skill yang menakutkan..
Apa benar aku bisa mengambil salah satu skillnya?
Coba kuterima saja.
Aku menerimanya.
[ Diterima ]
[ Skill 'Sihir Teror di dapatkan. ]
Hm? Hmmm??
Sihir apa ini??
"Myuu? Sihir Teror..?"
Senka terlihat masih berpikir saat jari telunjuknya ia tempelkan di bibirnya. Wajahnya imut saat melakukannya.
"Imutnya!" Aku memeluknya begitu saja.
"Myuuu, Papa??" Senka tampak terkejut dengan perlakuanku tiba-tiba.
Walaupun aku bertingkah seperti itu, aku pun memikirkannya.
Sihir Teror, seperti yang disebutkan. Sihir ini berkaitan dengan Teror atau sesuatu yang menakutkan dan berbahaya.
Lalu apa yang akan terjadi jika aku menggunakan sihir itu?
Jika kuberi contoh, ini sama dengan Intimidasi yang keluar dari Monster yang kuat atau Panglima perang. Namun, jika dikaitkan dengan sihir maka sesuatu yang sangat luas dan mampu naik melewati hal yang tidak masuk akal atau bisa dikatakan hal yang mustahil terjadi.
Jadi intinya, Sihir Teror adalah sihir yang amat berbahaya.
"..."
Lalu kenapa aku mendapatkan sihir ini dan lagi Senka mempunyai Skill semenakutkan itu?!
"Papa! Aku tahu!" ucapnya melepas diri dariku.
"Kau tahu?"
"Iya!"
Walaupun aku menerima sihir ini secara tiba-tiba, tapi pemahamanku mengenai sihir teror terbilang nol. Jadi aku butuh orang yang ahli menjelaskannya.
Tapi, orang ahli itu anakku jadi agak meragukan.
"Sihir Teror.. um.. mmn.. Papa!" Tampak dia masih bingung.
"Iya, Senka?"
"Aku coba sihir ke Papa!" ucapnya menunjukku.
"Eh? Kenapa??"
"Um, tidak boleh?"
Ugh.. Aku tidak bisa menolaknya.
"Boleh kok, asal itu tidak membahayakan Papa dan Senka," ucapku dengan tersenyum lembut.
"Yatta! Sihir Teror! The creepy!"
..Eh?
Cahaya gelap berlumpur dan terlihat menganggu terlempar ke arahku dan seakan tidak hanya itu, aku merasa seperti menjadi lebih kuat.
"Apa ini? Buff?" Aku heran dengan perasaan segar di tubuhku.
Lalu layar muncul di depanku.
[ Peningkatan kekuatan 2 kali lipat diterima ]
[ Efek Scary Human diterima ]
[ Efek Scary Human akan berakhir dalam 1 jam ]
[ Karena Player menjadi Scary Human, Player akan di jauhi makhluk lainnya ]
[ Player mendapat Title baru "Teror" ]
"..."
Apa ini semua?
[ Title "Teror" mendapat bagian lengkap dari sihir Teror ]
[ Title "Penguasa Kejam nan Teror" di dapatkan. ]
Eh? Ehhhhh???
Apa ini semuanya?!?!
.........
Jadi secara tidak langsung, aku menjadi seorang penguasa wilayah ini, Hutan Bloody dan sekarang aku mengeluarkan aura menyeramkan yang seperti sebuah intimidasi kuat.
Lalu, karena terus menerus mengeluarkan aura ini, aku tercap kejam dan tidak manusiawi.
Seperti Monster buas atau mungkin mirip Raja Iblis(?), kurasa?
Efek dari Gelar ini adalah aku bisa mendominasi lawan di bawah level dan membuat mereka ketakutan hanya dengan intimidasi aura yang kuberikan tanpa perlu banyak menggunakan mana dan tekanan.
"Apa Senka melakukannya dengan baik, Papa?" ucapnya menarik lengan bajuku.
Aku tersenyum dan mengusap kepalanya.
"Kau yang terbaik, Senka!" Aku pun memeluknya dengan lembut.
"Hehe~" Senka juga membalas pelukanku dengan nyaman.
Walaupun aku merasa tidak pada tempatnya, tapi sekarang menjadi sangat sunyi dan lebih berangin.
Kurasa kami akan pulang..
"Hmm.." Aku berpikir sebentar.
"Hehe.. Geli.."
Senka riang dalam pelukanku dan aku menatap kosong layar di depanku.
[ Satu jam kurang sampai Efek Scary Human berakhir ]
"..."
Bukankah jika aku datang seperti ini, semua penduduk dan keluargaku akan menjauhiku dan mengecapku sebagai sosok mengerikan..
Sial..
"Senka, ayo habiskan waktu di sini sampai waktu tiba!" ucapku dengan semangat.
"Ya!!"
Untung aku memiliki Senka bersamaku.
Aku tersenyum dan mulai bermain dengan anakku ini.
.........
Di waktu yang sama.
"Hm? Kenapa dengan hutan ini?" ucap seseorang dengan suara anak-anak.
"Bodoh, ikut kami dengan benar.." Seorang wanita berteriak kearahnya.
"Uh? Iya!"
Gadis kecil itu berjalan mengikuti kawan-kawannya.
Dia memiliki firasat yang tidak menyenangkan.
"Sebentar lagi kita akan sampai, Lady Anna," ucap Pria gelap yang tidak memiliki rambut.
"Iya.."
Wanita yang dipanggil Lady Anna hanya mengangguk dan terus berjalan.
"Jadi kita bisa keluar dari sini ya!"
Gadis itu dengan sembrono di belakang Lady Anna dan lainnya berjalan main-main. Seakan dia tidak memiliki masalah dengan perlakuan yang lainnya.
"Jadi Kalian, Red Domination. Akan membantu kami?" ucap Lady Anna dengan sinis.
"Tentu," ucap pria itu tegas.
Lady Anna tersenyum dan meminta mereka bertiga membantunya secara menyeluruh.
"Baik, lalu kita mulai bekerjanya. Temukan Astabell," ucap Lady Anna menatap ketiganya, kecuali gadis kecil di sampingnya.
"Baik."
"Okelah."
Gadis muda itu melihat mereka dengan mata kagum. Lady Anna mengusap rambut gadis itu dengan lembut dan berharap urusannya ini bisa cepat selesai.
.........
...[ Continued ]...