
"Hahahahaha! Sebenarnya aku ingin menyimpan kemampuan ini untuk nanti tetapi iblis menyenangkan itu membangkitkannya sendiri, cahaya ini hanya akan membuat dirimu menambahkan kekuatan dan kemampuan baru..." Kata Carmilla, ia menatap kedua tapaknya sehingga tubuhnya memiliki aura yang sama persis seperti matahari karena ia mendapatkan kemampuan itu dari seekor goblin yang memiliki kekuatan dewa matahari.
Sekarang Carmilla tidak perlu mengkhawatirkan tentang sinar apapun karena sinar itu hanya membuat dirinya bertambah kuat dan mematikan, kekuatan tadi saja sudah cukup untuk mengalahkan Selvia, ia mencoba kecepatannya sebentar sehingga ia dapat melakukan pantulan ke arah benda yang memiliki aura sama dengan dirinya, ia melakukan pantulan ke arah tubuh Haruki sehingga tubuhnya mulai terbakar dan meninggalkan luka bakar.
"A-Apa...?! T-Tidak mungkin, bagaimana bisa Vampir seperti dirimu memiliki kemampuan yang sama persis seperti matahari!?" Tanya Haruki dengan ekspresi yang terlihat kesal, ia segera memulihkan tubuhnya dan mencoba untuk melindungi Selvia yang saat ini sedang dipulihkan oleh Lavia. Serangan tadi benar-benar cepat, mereka awalnya hanya melihat cahaya yang menerangi tubuh Selvia tetapi cahaya itu berhasil meninggalkan luka fatal tepat di dadanya.
"Aku sudah bilang bukan... banyak persiapan kesenangan yang aku sudah siapkan sejak dulu, sekarang aku dapat melaksanakan kesenangan itu secara bertahap, sayang sekali. Wujud ini masih jauh dari kata sempurna karena aku mengincar kesempurnaan terlebih dahulu sebelum melanjutkan kesenangan bersama anak-anakku..." Carmilla tidak bisa menghilang aura matahari di sekitarnya sehingga rambutnya yang panjang berubah menjadi warna biru mudah bahkan sampai mengejutkan Haruki karena rambut biru itu menandakan kekuatan dari kesucian.
"HAHAHAHAHA!!! MULAI BEREAKSI...!!! AKU BISA MERASAKANNYA...!!!" Carmilla menunjukkan ekspresi yang terlihat senang bahkan sensasi yang ia rasakan saat ini lebih dari apapun yang pernah ia coba, tubuhnya mulai melepaskan berbagai cahaya serta dorongan yang mendorong mereka ke belakang. Haruki mencoba untuk menyerang Carmilla karena ia tidak akan membiarkan dirinya berubah menjadi sesuatu, serangan yang ia lakukan menembus tubuh Carmilla sehingga ia terlempar ke belakang ketika menerima satu cahaya yang menyentuh wajahnya.
Cahaya yang di lepaskan oleh Carmilla mampu melukai Lavia karena ia setengah Vampir sehingga Haruki menciptakan pelindung besar untuk menghalang cahaya tersebut, mereka juga tercengang ketika melihat beberapa Vampir menjerit karena terkena sinar yang sangat terang itu. Elvano sempat untuk melindungi dirinya karena Yusa yang menciptakan beberapa tembok tulang untuk menghalang semua serangan Eldritch dan cahaya yang keluar dari dalam tubuh Carmilla.
Tubuh Carmilla terus memancarkan cahaya terang, untungnya seluruh Vampir berhasil dilindungi dengan aman dan bangsa Iblis tidak akan merasakan apapun ketika terkena cahaya itu. Carmilla mulai menyentuh kedua pipinya menggunakan tapak karena ia merasakan sensasi yang sangat nikmati ketika cahaya dan kesucian mulai mengalir di seluruh tubuhnya, menciptakan wujud baru dari seorang Vampir kuno yang bertahan hidup sampai sekarang.
"T-Tidak mungkin... apakah dia... memiliki sel yang sama dengan ras lain atau semacamnya...? B-Bagaimana bisa ia mendapatkan kemampuan dan kekuatan seperti itu, apakah ini benar-benar Vampir yang sangat mengerikan di zaman kuno itu?!" Seru Haruki sambil merapatkan giginya karena ia merasakan kekuatan besar di dalam tubuh Carmilla, ia mengalami sedikit perubahan ketika menyerap semua cahaya yang ia dapatkan dari rantai milik Selvia.
Semua ini terjadi karena mereka tidak mengetahui bahwa Carmilla akan kebal dengan cahaya, Carmilla terlalu cerdas dalam menyembunyikan kemampuan dan kekuatan yang ia miliki sehingga Haruki terkecoh beberapa kali karena ia masih memiliki kemampuan yang tersembunyi di balik punggungnya sehingga sekarang cahaya berada di pihak musuh, rambut Carmilla yang panjang dan berwarna biru mulai melayang.
"Menakjubkan! Menakjubkan!!! Jadi ini wujud yang dia beritahu kepadaku... sungguh menakjubkan, sekarang aku tidak perlu takut dengan batasanku sebagai seorang Vampir, menjadi Vampir sekarang lebih menyenangkan dengan wujud yang aku dapatkan ini!!!" Carmilla mulai menginjak daratan sehingga ia melepaskan gelombang cahaya ke atas langit, Lavia menatap Carmilla dengan tatapan yang terlihat ketakutan karena Vampir jika mendapatkan sebuah kemampuan yang berkait dengan suci dan cahaya maka semuanya berakhir.
"Ini benar-benar buruk..." Kata Haruki, Selvia kembali bangun karena pemulihan itu berhasil untuk menyelamatkan dirinya dari ambang kematian, ia mulai bangun lalu melihat Carmilla yang memiliki aura matahari di sekitarnya dengan rambut sucinya itu. Selvia melebarkan matanya karena ia tidak mempercayai suatu fakta bahwa Vampir busuk sepertinya dapat memiliki kekuatan cahaya dan suci, itu benar-benar mimpi buruk yang seharusnya tidak terjadi.
"Cahaya yang akhirnya bangkit di dalam diriku, mungkin sekarang aku sedang mengalami proses bertahap, ya... itu yang Vampir katakan tentang kekuatan, proses adalah intinya. Proses ini adalah proses dimana aura matahari akan membuat diriku menjadi seorang Vampir yang menguasai matahari! Di tambah dengan kesucian yang aku dapatkan ratusan tahun lalu, kesucian itu akhirnya bangkit karena cahaya adalah pemicu-nya!" Carmilla mulai tertawa terbahak-bahak karena kesenangan sebentar lagi akan dimulai, ia juga menjamin ini adalah kesenangan yang sangat menyenangkan.
"Hahahahaha! Menakjubkan! Menakjubkan! Lihat, betapa indah dan berkilau-nya diriku... seorang Vampir yang lemah dengan cahaya sepertiku ini... hmph, aku akhirnya bisa melihat dan merasakan cahaya, sudah mimpiku sejak kecil." Kata Carmilla sehingga ia meneteskan beberapa air mata yang berubah menjadi partikel emas.
"A-Apa!? Dia dapat masuk ke dalam mataku...!" Seru Haruki, mata kanannya mendadak menunjukkan ruangan putih tetapi ruangan itu menghilang ketika Carmilla melompat keluar, Haruki mengedipkan matanya beberapa kali mata kanannya itu sehingga mereka langsung dipenuhi dengan luka tebas terbakar di tubuh mereka karena jari-jari dan kukunya itu.
"Ahaaggghhh!!!" Lavia memuntahkan darah yang cukup banyak dan kelemahan Vampirnya mencoba untuk merengut hidupnya tetapi Haruki langsung melempar sebuah obat ke dalam dirinya agar lukanya kembali pulih, Haruki bangkit lalu ia mengayunkan kedua pedangnya beberapa kali sehingga Carmilla menahan semua serangan itu lalu menghilang dan Haruki berhasil melukainya, luka itu mulai terbakar dan membentuk kembali kulit yang baru, "A-Apakah mustahil untuk melukai dirimu!?"
"Tidak ada!!!" Seru Carmilla keras sehingga tubuhnya terikat dengan rantai Selvia, ia langsung menyerap seluruh cahaya yang berada di dalam tubuhnya sehingga Carmilla tercengang karena Selvia memiliki kemampuan yang sangat bertentangan dengan dirinya. Carmilla mencoba untuk menyerang tetapi Haruki menyambut serangan itu dengan melepaskan gelombang yang sudah isi melalui kedua bilah-nya.
"Haruki...!!!" Seru Selvia.
"CHAOS...!!!"
"...VENGEANCE!!!" Haruki membuat serangan gelombang mematikan ke arah Carmilla menggunakan kedua pedangnya itu, gelombang itu dapat mematahkan semua sihir bahkan sihir yang mustahil dan berbahaya, membunuh lawan dengan merusak semua organ-organ dan sistem-sistem tubuh hingga hancur tak tersisa, dari dalam tubuh merusak semua sel-sel jaringan, organ-organ vital, memotong aliran darah, dan menyerap semua cahaya yang terdapat di dalam Carmilla.
Gelombang itu sangat besar bahkan sampai menerobos apapun yang berada di hadapannya sampai mengenai beberapa Eldritch serta keluar dari planet tersebut sehingga menghancurkan beberapa asteroid di luar, ketika Haruki mengerahkan sihir mematikan itu sampai ia melepaskan kedua pedangnya itu karena kedua lengannya mendadak tidak berfungsi, mengeras seperti batu.
"Hah... hah... hah..." Haruki terjatuh di atas tanah dengan tubuh yang dipenuhi keringat, Lavia melebarkan matanya melihat serangan Haruki tadi menghancurkan daratan di hadapannya bahkan menciptakan ledakan besar di atas langit, apakah semua ini sudah selesai begitu? Apakah ini akhir bagi Carmilla, jawaban itu muncul tiba-tiba dan jawaban itu adalah satu jari yang berada di sebelah Haruki.
"S-Sial---" Jari itu langsung membentuk tapak dan menutup mulut Haruki dan perlahan-lahan membentuk sebuah tubuh yaitu Carmilla, serangan tadi hampir saja membunuh dirinya jika ia tidak menghindar, Lavia dan Selvia melebarkan matanya ketika melihat Carmilla bertahan hidup begitu saja ketika menerima serangan mematikan tadi, "B-Bagaimana... bisa...?" Tanya Lavia.
"Sialan kau, cinta pertamaku... kau hampir saja membunuhku tetapi kesenangan ini sudah cukup untuk membuat dirimu sebagai cinta pertama yang benar-benar kuat bahkan sampai membuatku tertarik penuh dengan takjub!" Carmilla mencoba untuk membunuh Haruki yang sudah lumpuh tetapi Selvia mendorongnya dengan rantai yang muncul di belakang punggungnya.
Carmilla melompat ke belakang lalu menghancurkan semua rantai itu dengan menyinari rantai itu sampai meleleh, "Kau sudah memulai kesenangan ini tetapi kenapa kau mencoba untuk menghentikan---"
"Tutup mulutmu!!! Aku tidak ingin lagi mendengar kesenangan omong kosong yang keluar dari mulutmu itu...!!!"