
Walaupun dunia Vampir selalu memiliki waktu malam, bisa dibilang sekarang adalah tengah malam dimana Vampir memilih untuk beristirahat dengan tidur di dalam peti dan kasur mereka, biasanya terdapat sebagian Vampir yang masih melakukan aktivitas karena tidur hanyalah sekedar tambahan dan kebutuhan yang tidak perlu dipenuhi karena menghisap darah saja sudah cukup untuk membuat tubuh mereka terasa lebih baik dan enak.
Mereka tidak sadar bahwa gelombang Eldritch akan segera melanda desa besar itu, untungnya desa itu terjaga dengan aman oleh beberapa Vampir yang berjaga di sekitar gerbang untuk melihat sekitar. Tidak lama kemudian para penjaga itu bisa melihat beberapa Eldritch kecil yang bergerak cukup cepat ke arah desa itu, sepertinya hari ini mereka semua tidak bisa beristirahat. Kemungkinan besar kedatangan Elvano adalah penyebab kenapa gelombang Eldritch di mulai dengan cepat.
"Laporkan kepada seluruh penduduk untuk bersiap dan membasmi para Eldritch itu!" Seru salah satu penjaga, ia mempersiapkan busurnya lalu melepaskan beberapa panah api hitam yang membakar seluruh Eldritch yang berada di jarak yang sangat dekat menuju gerbang, Eldritch yang terkena serangan panah itu langsung meledak. Walaupun memiliki ukuran kecil, Eldritch itu mencoba untuk meledak tepat di hadapan gerbang yang tebal dan berlapis itu.
Beberapa penjaga mengeluarkan sebuah tanduk untuk di tiup agar suara tiupan itu mampu membangunkan seluruh penduduk karena desa mereka saat ini sedang di serang oleh pasukan Eldritch yang benar-benar kuat, dengan mengeluarkan suara tanduk sebanyak lima kali saja sudah cukup untuk memperingati mereka bahwa gelombang Eldritch satu ini benar-benar darurat sehingga para penjaga itu tercengang ketika melihat seorang Legenda yang baru saja masuk ke dalam medan tempur dan melepaskan seni pedangnya yang mampu menghabisi seluruh Eldritch di hadapannya.
Penduduk lainnya tiba terutama Elvano yang baru saja mengumpulkan beberapa pasukan untuk bersiap melawan Eldritch itu, mereka sontak kaget melihat jumlah Eldritch yang begitu banyaknya bahkan ukuran mereka sangat besar sehingga Elvano menebak bahwa seluruh Eldritch itu pasti sudah meningkat dan berkembang sehingga berada di titik yang sama dengan Eldritch Abomination I, penampilan mereka juga tidak jauh beda dengan Eldritch evolusi yang mereka lawan.
Kepala melayang dengan tentakel di sekitarnya serta bola mata besar yang menempel di dahi mereka, mereka juga bisa melihat Eldritch kecil yang memiliki kaki seribu dengan jumlah mata yang sangat banyak di sekitar mereka. Haruki mempelajari semua Eldritch yang berdatangan itu sebentar karena ia ingin pemburuan ini berakhir menyenangkan bagi dirinya dan ia juga tidak akan membiarkan salah satu dari mereka menerobos masuk ke dalam desa itu.
Beberapa Vampir yang memiliki peran untuk melindungi maju ke barisan depan untuk menarik perhatian seluruh Eldritch itu dengan menggunakan kemampuan Vampir yang melepaskan aroma lezat melalui darah yang mereka tetes, Vampir yang berada di barisan depan sudah siap siaga dengan perisai yang mereka pegang bahkan Gienka berada di barisan paling depan karena ia ingin mengakhiri era Eldritch itu dengan cepat jadi ia harus berusaha keras bersama pasukan yang lainnya.
Kumpulan Eldritch itu melepaskan beberapa lendir nanah melalui tentakel mereka yang bergerak secara tidak beraturan, semua tentakel itu dapat memanjang dan mencoba untuk menangkap beberapa Vampir yang terlihat sangat lezat itu karena melepaskan aroma yang menarik perhatian mereka semua. Haruki bersama Vampir yang memiliki perasan sebagai penyerangan secara diam-diam mulai maju dan menyerang semua Eldritch itu dari barisan belakang.
Seluruh Eldritch sekarang terkepung dan mereka memiliki situasi yang cukup baik untuk melawan para Eldritch itu, Elvano mengangkat tongkat sihirnya untuk melepaskan beberapa sihir yang cukup berguna untuk pertarungan seperti ini. Sihir ledakan yang dapat memisahkan seluruh Eldritch itu, mereka awalnya berpikir bahwa Eldritch yang menyerang itu hanyalah Eldritch tingkat rendah tetapi mereka salah karena tentakel yang mereka miliki melepaskan telur yang mengeluarkan Eldritch sekecil semut.
Walaupun ukurannya sangat kecil, mereka itu cukup mengganggu pasukan Vampir dengan melakukan ledakan cukup besar yang melempar dan mendorong mereka ke belakang sehingga memisahkan mereka dengan regu. Elvano menjaga jarak karena ia tidak bisa bertarung dalam jarak yang sangat dekat, "[Wings of Protection]" Seru Elvano, ia melepaskan beberapa sayap kalong untuk menghancurkan Eldritch kecil yang mencoba untuk menghampiri dirinya.
"Jumlah mereka terlalu banyak... mereka masuk ke dalam tubuh dan menaiki tubuh kitaaaggghhhhh!!!" Seru Vampir itu sehingga tubuhnya hancur menjadi sebuah ledakan, mereka mulai menjaga jarak dekat Eldritch kecil itu dengan melakukan serangan ke arah daratan karena ukuran begitu kecil dan jumlah mereka yang begitu banyak seperti seekor semut yang berkelompok, mencoba untuk mencari makanan.
Elvano sebagai seorang pemimpin sudah pasti akan memikirkan formasi lainnya untuk membalikkan kembali keadaan, ia meminta seluruh pasukan untuk terbang dan melepaskan serangan yang besar ke arah daratan untuk menghabisi seluruh Eldritch kecil itu. Mereka semua terbang ke atas lalu mempersiapkan seluruh kekuatan dan sihir untuk melepaskan serangan ke arah daratan, serangan yang mereka lakukan itu seperti hujan deras yang membasahi daratan.
"O-Oi!? Apa ini!? Ukuran mereka bertambah besar!!!"
"Waspadalah dan tetap fokus... jangan sampai pertahanan kalian hilang begitu saja---" Elvano melebarkan matanya ketika melihat Eldritch itu menggerakkan tentakel mereka semua sehingga melepaskan satu titik hitam yang menyebabkan ledakan yang menyebar di atas langit dan daratan sehingga menjatuhkan mereka serta melempar mereka ke belakang. Serangan kecil itu benar-benar mematikan bahkan sampai menimbulkan beberapa korban.
Vampir yang memiliki peran untuk memulihkan pasukannya mulai bergegas, Haruki bangkit dari atas tanah lalu ia menoleh ke arah pasukan Vampir yang terlihat murka bahwa mereka merasa tidak yakin untuk bisa memenangkan pertempuran yang cukup sulit ini. Para Vampir benar-benar mudah dalam mengetahui arti dari menyerah, Haruki memegang erat kedua pedangnya lalu ia melepaskan beberapa gelombang tebas yang mampu menebas Eldritch di hadapannya menjadi dua.
"Eldritch ini bukan sekedar Eldritch biasa... aku yakin Carmilla pasti adalah penyebab kenapa gelombang Eldritch satu ini jauh lebih kuat..." Ungkap Haruki, ia mulai menyerang Eldritch yang berada di barisan belakang karena ia merasa curiga dengan Eldritch itu, bisa saja mereka merencanakan sesuatu yang berbahaya.
Elvano membantu beberapa pasukannya untuk bangun dan memberi mereka semangat untuk tetap melanjutkan pertarungan ini agar mereka bisa bertahan dan melindungi desa Camel dari ancaman gelombang Eldritch kuat satu ini. Lavia menghisap beberapa tablet darah untuk meningkatkan kemampuannya, ia menyelimuti seluruh pasukannya dengan darah yang berkualitas baik agar mereka memiliki tubuh yang cukup kuat untuk menahan serangan apapun untuk sementara.
Hasilnya Lavia mulai berlutut tetapi ia masih bisa bertarung dengan berlindung di belakang Vampir yang memegang perisai, Elvano bersiap kembali untuk menghadapi para Eldritch yang mengerang suara cukup keras, suara yang keluar melalui mulutnya itu menyebabkan seluruh tentakel yang memiliki diselimuti dengan duri dan lendir yang melesat ke atas langit lalu berjatuhan menuju daratan seperti hujan.
Haruki bersama Vampir yang menyerang Eldritch itu berlindung di bawah Eldritch itu sendiri sedangkan pasukan yang berada di barisan tengah dan belakang berhasil selamat karena para Vampir yang memegang perisai itu mulai menggunakan kemampuan Vampir mereka untuk menciptakan perisai yang lebih besar menggunakan darah mereka masing-masing, Elvano kembali menyerang bersama Vampir penyihir lainnya dengan melepaskan sihir api hitam dan ledakan.
Bammmm...!!! Bammm...!!! Baaammm...!!!
Seluruh Eldritch itu mengarahkan seorang Vampir yang menyebabkan suara paling keras, tentunya Elvano adalah mangsa mereka yang paling lezat bagi para Eldritch itu tetapi mereka tidak mampu mendekatinya karena Gienka dan Lavia yang terus melindungi Elvano agar ia bisa melepaskan beberapa sihir, setiap sihir yang mengenai mereka mampu memperkuat serangan sihir selanjutnya.
"Kita lakukan ini bersama...! Mari, The Black Messiah!"
""Ya!!!""