The Black Messiah

The Black Messiah
TBM 19 - Peran penting seorang Pelayan



Setelah menyelesaikan rasa emosional-nya itu, Aldebaron kembali menempati dirinya di atas lantai sehingga Elvano sepertinya harus menjelaskan tentang Aldebaron secara rinci bahwa dia adalah pelayan yang bukan sekedar pelayan saja melainkan ia sudah melaksanakan tugas berat yang berbeda-beda bahkan sampai mengunjungi berbagai semesta untuk melaksanakan tugasnya sebagai kepala pelayan hebat dan legendaris.


"Pelayan... pelayan itu bukan hanya melaksanakan tugas seperti membersihkan sesuatu atau mempersiapkan sesuatu melainkan kita semua melaksanakan tugas kita untuk bertarung dan melindungi sesuatu yang layak. Tugas kita bisa disebut netral dan kita hanya akan melaksanakan apa yang akan dikatakan oleh tuan kita, tuan adalah dewa bagi kami." Kata Elvano sehingga Aldebaron menghentikan dirinya karena ia ingin menjelaskan-nya sendiri, Elvano mengangguk lalu mereka semua pergi menuju ruangan yang cukup gelap.


Ruangan gelap itu digunakan untuk melihat rekaman yang sangat kuno menggunakan alat yang Aldebaron bawa dari semesta Manusia yang bernama [Yuutouri], Vania hanya bisa duduk dan beristirahat sambil mendengarkan penjelasan mereka semua karena ia ingin dirinya secepatnya kembali pulih agar ia bisa menjadi Vampir yang lebih kuat dan siap untuk melawan Eldritch yang akan menyerang lagi.


"Ehem, baiklah... mungkin aku akan menceritakan sedikit tentang diriku karena sebentar lagi jadwal yang aku miliki sedang padat, kalian juga harus secepatnya membuat sebuah kontrak dan bertemu dengan kepala bangsawan Camellia." Kata Aldebaron, Vania masih belum begitu mengerti tentang kontrak sehingga ia menanyakannya kepada Lavia , ia mengetahuinya tetapi tidak sempat untuk menjelaskan karena Aldebaron sudah mulai berbicara dengan suara yang cukup keras.


"Saya lahir sebagai seorang Vampir di era yang sangat kuno, bakat saya sejak lahir sudah muncul yaitu menjadi seorang pelayan yang hebat. Setiap hari bahkan ketika saya masih kecil, saya selalu melaksanakan tugas saya sebagai seorang pelayan yang hebat sehingga suatu saat saya dipilih sebagai kepala pelayan yang sudah memiliki banyak jabatan dan penghargaan." Perkataan Aldebaron sempat membuat Vania bingung tentang jabatan dan penghargaan yang ia maksud sehingga Elvano menjelaskan-nya kepada Vania dengan berbisik kepadanya.


Setiap pelayan pasti akan memiliki jabatan, penghargaan, dan pangkat. Aldebaron saat ini sudah memiliki seluruh jabatan, penghargaan, dan pangkat yang ada karena adalah kepala pelayan yang sangat hebat bahkan menginjak tingkatan yang sangat atas sampai semua orang mengenal dirinya terutama semua pelayan dan bangsawan pasti akan mengenal seorang Vampir pelayan legendaris yang bernama Aldebaron ini karena ia sudah mulai bekerja sejak zaman dahulu sekali.


Setiap pelayan bangsawan memiliki jabatan dan Aldebaron lebih memilih untuk memegang jabatan sebagai seorang [Duke] karena ia tidak ingin semua musuh atau ancaman mengenal dirinya tetapi semuanya sudah terlambat karena ia dikenal oleh hampir semua orang karena ia cukup membantu juga, orang yang membuat kontrak dengan dirinya pasti memiliki masalah besar dan Aldebaron sendiri dapat membantu mereka semua dengan seluruh kekuatan dan kemampuan yang ia miliki.


Penghargaan yang dimaksud itu seperti pujian dan rasa hormat dari berbagai ras dan orang, Aldebaron memiliki banyak penghargaan kehormatan karena sudah membantu berbagai orang yang kesulitan sehingga semua orang ingin sekali meminta bantuannya tetapi ia sendiri tidak bisa melaksanakan semua itu sekaligus karena kontrak adalah sesuatu yang mutlak bagi pelayan, mereka harus menjalani kontrak itu sampai selesai agar pelayan itu bisa melaksanakan tugas lainnya dari tuan yang berbeda.


Pangkat itu hampir sama seperti jabatan tetapi pangkat yang dimiliki Aldebaron itu sudah tingkat paling terakhir, telinga kiri Vania mendengar penjelasan Aldebaron dan satunya lagi mendengar penjelasan Elvano sehingga ia mengerti sekarang. Sepertinya Aldebaron ini adalah seorang Vampir yang hebat dan kuat karena sudah hidup cukup lama, terlihat dari penampilannya itu karena dia sudah hidup ribuan atau ratusan tahun.


"Saya sudah menjalani banyak kontrak bersama keluarga dan orang spesial yang berbeda, sayang sekali... batasan pelayan itu ada yaitu anda hanya bisa menerimanya satu jadi siapa cepat dia yang dapat, saya paling sering mendapatkan kontrak dari para Elf, iblis, dan sisanya. Semua pelayan itu memiliki tugas yang seharusnya mereka laksanakan dengan cepat dan seluruh pelayan bisa bermunculan itu karena saya yang mengajarkan mereka semua." Kata Aldebaron, Vania bisa melihat kebanggaan dirinya sebagai pelayan benar-benar besar.


"Aldebaron, dia juga bahkan sungguh hebat untuk bisa membantu marga keluarga yang berbeda-beda bahkan seluruh alam semesta sekarang memiliki pelayan seperti kita dengan kontrak yang dapat melaksanakan tugasnya. Terkadang ada juga pelayan yang terus loyal kepada tuannya sehingga ia tidak akan melaksanakan tugas dari seorang kontraktor." 


"Itu benar sekali, wahai Gienka! Saya Aldebaron sudah membantu banyak orang yang kesulitan terutama membantu seorang keluarga yang sungguh terkenal seperti Comi, Phoenix, dan keluarga lainnya. Saya sendiri memiliki banyak murid dari berbagai alam semesta, saya tidak mempedulikan permusuhan atau apapun itu kecuali tugas sebagai seorang pelayan, wahahahahaha!" Aldebaron tertawa cukup keras bahkan Lavia dan Vania sampai menutup kedua telinganya.


Ketika Aldebaron baru saja membicarakan tentang alam semesta lain dan ras yang lain, itu artinya dia bukan sekedar Vampir biasa melainkan kebanggaan Vampirnya sangat kecil sehingga kebanggaan dirinya sebagai seorang pelayan mengambil alih. Lavia mulai berpikir bahwa Aldebaron sepertinya memiliki murid pelayan yang berasal dari semesta [Yuusuatouri] semesta dimana para ras Legenda tinggal.


"Aku memiliki pertanyaan, Baron." Kata Lavia sambil mengangkat lengannya.


"Hohhhh... boleh-boleh, sepertinya anda sudah memanggil saya dengan sebutan Baron ya, boleh-boleh... saya suka." Aldebaron tersenyum.


"Wahahaha! Tentu saja, banyak sekali murid yang saya ajari dari berbagai tempat dan semesta yang berbeda sehingga saya sendiri melupakan nama mereka... lupa nama saja tetapi saya ingat jelas penampilan mereka, saya hanya bisa mengingat beberapa yang memiliki pencapaian yang sangat besar sampai membuat saya bangga." Aldebaron mengatakan sesuatu dengan sangat formal sehingga Vania meminta dirinya untuk tidak terlalu formal bersikap dengan dirinya bersama Lavia karena Elvano dan Gienka sendiri bersikap biasa saja kepada tuannya walaupun mereka seorang pelayan.


Aldebaron mulai bersikap emosional ketika Vania ingin Aldebaron biasa sehingga ia mulai menangis karena merasa rindu melihat murid-murid yang sudah ia ajarkan juga terlihat seperti Vania awalnya, "Huwaaaaggghhhhhh!!! Ketika membicarakan tentang murid, aku jadi mengingat beberapa murid yang memiliki potensi dan hebat bahkan mereka sempat membawa banyak kebanggaan untuk dunia mereka sendiri."


"Mungkin aku akan menyebutkan lima orang pelayan yang aku ingat karena mereka sudah berusaha sekuat mungkin untuk membuat diriku bangga, contohnya seperti Kimiko Phoenix... dia adalah seorang Legenda yang cukup hebat bahkan dia berasal dari keluarga Phoenix, hiks... dia benar-benar pelayan yang cukup hebat dan tangguh dalam melaksanakan tugasnya itu." Vania sekarang yakin bahwa Vampir seperti Aldebaron itu cukup langka karena ia dapat berteman dengan siapapun tanpa menciptakan rasa permusuhan di dalam dirinya, sungguh Vampir yang memberi inspirasi.


"Satu ini seorang iblis yang cukup hebat... saat ini ia sedang mengalami konflik di semesta-nya sendiri dimana para iblis dan iblis lainnya harus bertarung, kalau tidak salah namanya itu Oni Xirkitsu... seorang adik dari calon raja iblis, dia juga dulunya seorang raja tetapi memilih untuk menjadi seorang pelayan sekarang demi melindungi raja iblis selanjutnya. Sungguh iblis yang sangat hebat..." Kedua mata Aldebaron dipenuhi dengan air mata bahkan Vania dan Lavia sampai terkekeh canggung bahwa Aldebaron mudah sekali terbawa emosional.


"Satu ini... wahahaha, seorang malaikat yang cukup hebat bahkan dengan sifatnya itu... ia membawa dirinya menuju dunia yang baru yaitu dunia pelayan, seorang malaikat yang bernama Olivia Olive... aku tidak menyangka dia akan menjadi seorang pelayan yang sangat hebat bahkan sampai menanami banyak tanaman indah di semesta-nya sendiri." 


"Ahh... aku juga bahkan mengingat seorang Elf yang sangat spesial dan hebat ini, dia bukan siapa-siapa tetapi di dalam dirinya itu terdapat sebuah hati emas yang membantu dirinya dalam mengatasi masalah apapun sehingga ia bisa disebut sebagai seorang penemu karena ia menemukan banyak sekali misteri yang berbeda di setiap tempat, Yuffie... dia meminta diriku untuk melatih dirinya menjadi seorang pelayan agar ia bisa merasakan kekuatan dari seorang pelayan!" Aldebaron menepuk dadanya beberapa kali, Vania tidak menyangka Vampir seperti dirinya akan mengenal banyak sekali ras berbeda dan berteman dengan mereka semua.


"Aldebaron, sepertinya kamu benar-benar Vampir yang hebat ya... bahkan sampai bisa berteman dengan semua ras yang berbeda sehingga menjadikan mereka sebagai pelayan dan muridmu." Kata Lavia sambil menghapus air matanya, ini pertama kalinya ia melihat seorang Vampir tua seperti dirinya yang hanya mementingkan harga diri sebagai seorang pelayan.


"Wahahaha! Ingatlah, aku tidak akan menjadi seseorang yang sama... aku hanya mengikuti kebanggaan diriku sejak lahir yaitu sebagai seorang pelayan yang siap untuk melaksanakan tugasnya kapanpun! Beruntung juga, aku sendiri bahkan memiliki seorang murid Manusia yang hebat juga... dia pelayan yang benar-benar dapat di andalkan tetapi sekarang ia sudah menikah sepertinya dan bahkan mengandung seorang anak.. uck... huwaaahhhhhhh!!!" Aldebaron kembali menangis, kali ini itu benar-benar membuat Vania terkejut karena seorang Vampir dan Manusia berteman itu benar-benar mustahil.


"Aku tidak menyangka perasaan yang aku dapatkan ini seperti seorang Ayah... dia benar-benar dapat diandalkan, ternyata aku tidak salah... Manusia atau apapun kita ini... semuanya satu karena kita adalah penghuni Touriverse, kita semua satu dan berbeda... kalau tidak salah dia itu pelayan Manusia yang pernah membuatku bangga juga, namanya adalah Henzie Van Briouse dan ia sangat loyal kepada seorang putri sampai ia tidak sempat untuk menerima kontrak apapun kecuali satu orang yaitu seorang putri." 


"A-Aku tidak menyangka bahwa seorang Vampir dapat berteman dengan seorang Manusia, Aldebaron..." Kata Vania, ia sendiri menjamin bahwa Bloodlust-nya akan tidak terkendali ketika bertemu dengan seorang Manusia.


"Aku sudah bilang bukan, Nona?! Aku lebih mementingkan kebanggaanku sebagai seorang pelayan, ya!" Ucap Aldebaron dengan penuh kehormatan sehingga Elvano dan Gienka mulai bertepuk tangan.


"Wahhh... cukup beruntung juga... bisa tinggal disini." Kata Lavia, dia benar-benar merasa terharu.


"Benar juga..."