The Black Messiah

The Black Messiah
TBM 29 - Bertambahnya Anggota



Aldebaron dan Vania saat ini sedang berlatih di dalam ruangan itu tanpa ada satupun bangsawan yang berani untuk mengganggu, mereka membutuhkan dua hari untuk bertarung karena dua hari dari sekarang adalah hari ulang tahun Camellia jadi mereka tidak bisa berlatih terus, mereka juga menginginkan sebuah pesta yang dapat membuat diri mereka merasa senang. Cahaya yang Vania rasakan mulai merebus tubuhnya dan membakar tubuhnya, ia mencoba untuk menyembunyikan rasa sakitnya itu tetapi Aldebaron menutup kembali atapnya.


Aldebaron memiliki banyak pengalaman jadi ia bisa melihat Vania yang mencoba untuk menyembunyikan rasa sakitnya itu, Aldebaron menyiram tubuhnya dengan darah Elf agar pemulihan nya bisa berjalan dengan cepat. Aldebaron memberitahu dirinya untuk tetap fokus dan berhati-hati karena cahaya tingkat 3 tadi sudah cukup untuk membunuh dirinya sehingga menghilang seluruh kemampuan Vampir di dalam tubuhnya itu.


Latihan mereka kembali berlanjut dan Vania sekarang menahan cahaya matahari di siang hari dimana matahari berada tepat di atas kepala, tubuh Vania mengeluarkan banyak asap bahkan kulitnya mulai terkupas lalu terbakar, Aldebaron hanya bisa diam melihat tubuh Vania yang terus mengupas bahkan dagingnya mulai terbakar sehingga menunjukkan tulang di dalamnya, "Vania...! Kau masih belum cukup---"


"Tidak!!! Jangan dimatikan... kesakitan dan kepanasan yang aku rasakan ini bukan artinya dengan kesakitan yang pernah aku rasakan di masa lalu... biarkan aku menjalani proses latihan ini dengan benar agar aku bisa menyelamatkan Ibu, membuat dirinya bangga kepadakuuu!!!" Seru Vania keras sehingga Aldebaron menarik tuas di sebelahnya untuk menutup atap karena Vania membawa dirinya menuju ambang kematian karena sikap percaya diri berlebihan yang ia rasakan.


Vania terdiam dan ia langsung terjatuh di atas lantai dengan kondisi pingsan karena cahaya matahari itu benar-benar mempengaruhi tubuhnya, Aldebaron duduk di sebelah Vania lalu ia mengangkat tubuhnya untuk memulihkan seluruh lukanya menggunakan darah Elf lagi. Aldebaron bisa merasakan kesakitan yang Vania maksud soal masa lalunya, sepertinya gadis kecil ini sejak dulu benar-benar memiliki tekad dan mental yang cukup kuat sehingga ia terus melanjutkan apa yang ia inginkan tanpa kenal mati.


Mereka menghabiskan beberapa waktu untuk beristirahat lalu melanjutkan latihan kembali, Aldebaron memberi beberapa keringanan kepada Vania tetapi ia menolaknya karena ia ingin terus berlatih agar ia bisa bertahan ketika terkena serangan cahaya atau sesuatu yang berkaitan dengan kesucian. Latihan kembali berjalan dan Vania masih belum bisa menahan cahaya matahari terik di siang hari tetapi sihir pemulihan yang ia miliki berjalan cukup cepat sekarang.


***


Elvano bersama pasukannya tiba di desa [Camel] dimana mereka bisa merasakan kedamaian di tempat itu, pasukan yang ia bawa semuanya telah gugur karena serangan mendadak dari seorang Vampir yang bernama Carmilla. Semua keluarga dan teman-teman yang dekat dengan semua Vampir gugur itu sudah pasti akan menunjukkan perasaan dan sikap yang sedih sehingga mereka mampu menunjukkan perasaan yang sama seperti manusia yaitu menangis dan teriak penuh dengan amarah karena tidak bisa menerima kenyataan.


Haruki tidak menyangka bahwa semua Vampir yang ia lihat saat ini mampu menunjukkan emosi dan sikap yang sama seperti Manusia, sepertinya seluruh ras mampu berkembang seiring waktunya berjalan. Para bangsawan mulai mengadakan pemakaman yang besar untuk mengenang para Vampir yang gugur ketika mencoba untuk mengusir seluruh Eldritch, Haruki mengikuti acara pemakaman itu karena ia juga perlu menunjukkan rasa hormat kepada mereka yang sudah mau berjuang.


Tidak lama kemudian, semua Vampir itu melanjutkan aktivitas mereka masing-masing dan Elvano masuk ke dalam istananya untuk mencari Aldebaron dan Vania tetapi mereka tidak ada, sepertinya mereka masing berlatih keras seperti biasanya sehingga seorang pelayan menghampiri dirinya untuk memberitahu bahwa sebuah paket baru saja datang dari Comi's Corporation. Elvano sontak kaget ketika mendengarnya sehingga Haruki menghadapi dirinya untuk memberitahu bahwa paket itu datang karena ia memintanya.


"Paket apa yang kau pesan...?" Tanya Elvano sambil menunggu para pelayan itu untuk mengambil beberapa dus yang berisi obat pemulihan di dalamnya, "Obat, kita membutuhkan persiapan juga ketika mencoba untuk melawan para Eldritch itu."


Setelah dus itu berkumpul di ruang tamu, Haruki membuka semua dus itu lalu memberi mereka obat yang ia dapatkan dari Korrina, obat itu dapat memulihkan luka mereka dan menghapus semua efek negatif. Elvano awalnya merasa khawatir tetapi ia melihat sebuah tulisan bahwa semua obat itu aman untuk digunakan tetapi jangan sampai mengkonsumsi secara berlebihan karena itu dapat menyebabkan efek yang berbahaya untuk tubuh.


"Kita ras Vampir sebenarnya tidak membutuhkan sesuatu seperti ini, walaupun efeknya menguntungkan tetapi mengandalkan kemampuan Vampir yang kita miliki sudah cukup." Kata Gienka sambil menatap sebuah tablet yang ia pegang.


"Yahhh, untuk berjaga-jaga saja... tablet yang di bawa oleh Comi's Corporation itu bukan sekedar tablet yang menyembuhkan luka atau rasa sakit melainkan obat itu dapat memberikan kita kekuatan untuk sementara, seperti kalian mencoba untuk menghisap darah ras yang berbeda karena tablet yang aku minta itu sudah di produksi dengan darah yang berbeda-beda." Kata Haruki, ia mengambil sebuah bungkus obat khusus untuk dirinya dan sebagiannya bisa digunakan untuk para Vampir itu agar mereka bisa menghisap darah secara halus tanpa membunuh musuh.


"Aku baru saja ingat, Elvano. Apakah kau mengingat organisasi apa yang kita miliki ini?" Tanya Lavia kepada Elvano dan ia langsung mengingatnya karena Legenda seperti Haruki sepertinya bisa untuk di ajak mengikuti organisasi yang bernama [The Black Messiah}.


"Organisasi? Apa yang kalian maksud?" 


"Sebenarnya kami memiliki sebuah organisasi yang mungkin menarik perhatianmu karena kau sendiri tertarik dalam mengalahkan para Eldritch bukan? Organisasi yang bernama The Black Messiah mungkin cukup untuk menarik perhatianmu itu, Haruki." Kata Elvano, Haruki sepertinya tidak bisa menolak penawaran itu karena ia ingin memburu Eldritch lainnya bersama rekan barunya yaitu para Vampir yang berada di hadapannya.


"Baiklah, aku akan menerimanya... kalau begitu jadikan diriku sebagai salah satu anggota, mohon bantuannya dan aku harap kita bisa bekerja sama untuk menyingkirkan seluruh Eldritch dari dunia Vampir ini." Kata Haruki sambil menundukkan kepalanya, mereka langsung merasa senang karena Haruki baru saja menjadi seorang anggota baru bagi The Black Messiah dan itu bagus karena anggota mereka bertambah banyak serta kuat sampai bisa diandalkan semuanya.


***


Carmilla berdiri tegak di atas istana kuno-nya, banyak sekali Vampir yang mengepung persembunyian bahkan sampai membunuh peliharaannya yang sudah ia cintai itu. Carmilla hanya bisa tersenyum selagi menatap mereka semua, mungkin semua Vampir itu datang hanya untuk dimainkan oleh Carmilla bahkan dirinya merasa bosan sekarang, entah kenapa ia ingin merasakan sebuah kesenangan yang dapat membuat dirinya puas.


"Wah, wah, sungguh menakjubkan melihat Vampir menyenangkan seperti kalian akan menemukan tempat seperti ini... jangan melukai anak-anakku dong, nanti ibunya akan melukai kalian loh~" Carmilla mengedipkan matanya, seketika seluruh Vampir itu langsung merasa ketakutan ketika merasakan hawa membunuh Carmilla yang tidak sengaja ia lepas, seluruh jantung mereka berdetak dengan cepat dan pergerakan mereka terasa lambat karena kedua kakinya yang bergetar ketakutan.


"Yahhh... sepertinya aku tidak bisa mengontrol tubuh ini ya, tidak apa, tidak apa, jangan takut seperti itu... yang aku maksud soal melukai itu jangan di bawa ke dalam hati ya, aku sebagai ibu mereka akan bersenang-senang dengan kalian, kalian tidak akan bisa beristirahat loh~ Mari, aku akan memberikan kalian kesenangan di masa-masa hebat seperti ini~" Carmilla merentangkan kedua lengannya sehingga ia menghilang begitu saja dan mereka tidak bisa melihat dirinya, hawa membunuhnya hilang seketika tetapi satu demi satu Vampir itu berubah menjadi kerangka karena seluruh kulit dan daging yang mereka terserap habis oleh taring Carmilla.


Seorang Vampir melihat seluruh rekannya yang tersedot masuk ke dalam mulut Carmilla terutama di bagian taringnya, taring yang ia miliki itu dapat menghisap apapun dengan cepat seperti lubang hitam yang dapat menyedot benda apapun, Vampir itu terjatuh dan melihat Carmilla berdiri tepat di hadapannya lalu menghisap seluruh tubuhnya sehingga mengubah dirinya menjadi kerangka.


"Uwahhh, sangat menyenangkan dan mengenyangkan~ Mungkin aku sudah mengandung banyak anak di perut ini, sayang sekali mereka hanya akan berubah menjadi kekuatan bagiku..." Kata Carmilla sambil tertawa, ia meminta seluruh peliharaannya untuk memakan sisa dari kerangka dan tulang yang ia sisakan.


"Baiklah, anak-anak~ Sudah saatnya untuk bergerak sekarang..." Carmilla menebas lengan kanannya untuk mengeluarkan koleksi darah yang baru saja ia dapatkan yaitu darah milik Haruki agar seluruh Eldritch itu bisa mencium darah tersebut lalu melacak lokasi dirinya, "Jangan sampai mengecewakan, Ibu ya~"


"Sebentar lagi kita akan bergerak dan bersenang-senang bersama~"