The Black Messiah

The Black Messiah
TBM 25 - Bantuan dari Tempat Lain



"K-Kau... terlihat tidak asing..." Kata Elvano karena ia sebelumnya pernah melihat pria yang baru saja menyelamatkan dirinya, ia bukanlah seorang Vampir melainkan seorang Legenda kuat yang memiliki kekuatan cukup besar untuk membawa dirinya menuju puncak yang dapat membantu dirinya untuk melawan para dewa, "Entah aku terlambat atau apa tetapi aku tidak menyangka akan melihat bangsa Vampir sedang melawan seekor Eldritch yang cukup menarik, dia terlihat kuat sepertinya..."


Legenda itu membantu Elvano untuk bangkit dan ia bisa mendengar suara darah yang mengalir di dalam tubuhnya karena Lavia sepertinya bertahan ketika menerima serangan tadi, kemampuan yang ia miliki cukup membantu di pertarungan seperti ini sehingga Elvano menundukkan kepalanya kepada Legenda di hadapannya untuk menunjukkan rasa penuh hormat kepadanya karena sudah menyelamatkan dirinya bersama pasukan yang ia bawa.


"Tidak perlu menunjukkan rasa hormat, aku bukanlah seseorang yang spesial karena aku hanya kebetulan mencari kekuatan yang menarik perhatianku. Sepertinya Eldritch sudah cukup untuk membuat diriku tertarik..." Legenda itu melihat sekitar dan beberapa bola mata kembali melayang lalu menghilang untuk memulihkan luka Eldritch yang baru saja kehilangan setengah dari tubuhnya.


"W-Wahh?! Bagaimana bisa seorang Legenda dengan nekatnya masuk ke dalam dunia Vampir seperti ini...?!" Tanya Lavia sambil menunjukkan ekspresi yang terlihat terkejut, Legenda itu hanya bisa terkekeh dan memberitahu mereka bahwa seluruh ras saat ini sudah berdamai karena seorang Ratu Touriverse yang mempersatukan seluruh ras menjadi satu untuk menghentikan ancaman bersama-sama, kebetulan Legenda itu ingin mencari kekuatan jadi ia memilih dunia Vampir ini dan sepertinya Eldritch benar-benar makhluk yang berbahaya.


"Baiklah, jangan menghabiskan waktu lebih banyak lagi. Aku akan membantu kalian sebisa mungkin jadi mohon kerja samanya, namaku adalah Shichiro Haruki." Legenda itu memperkenalkan dirinya dengan nama Haruki sehingga Eldritch yang baru saja ia lawan kembali muncul tepat di hadapannya tetapi mereka semua berhasil menghindari semua serangan itu sehingga Eldritch itu mengerang keras dan mengamuk karena sudah terluka parah sebanyak dua kali.


Elvano seperti biasanya mencoba untuk menarik perhatian Eldritch itu dengan menimbulkan beberapa ledakan di sekitarnya sehingga Eldritch itu mulai mendekati dirinya dan mencoba untuk menyerangnya menggunakan lendir dan tentakelnya tetapi Haruki berhasil memutuskan semua tentakel dan menyingkirkan lendir itu menggunakan kedua pedangnya, ia bergerak secepat suara bahkan Elvano sempat tidak melihatnya sehingga ia langsung menunjuk Eldritch itu dengan tongkat sihirnya.


"Bats of Judgement!!!" Elvano melepaskan sihir kalong besar yang mengenai Eldritch itu sebanyak tiga kali dan mampu mendorongnya ke belakang, kesempatan yang diberikan oleh Elvano tidak di sia-siakan oleh seluruh anggota yang masih bertahan, mereka sekarang mengerahkan seluruh serangan mereka untuk menyerang Eldritch tersebut.


Haruki hanya bisa fokus dengan serangan mematikan Eldritch itu demi melindungi semua Vampir itu, Eldritch itu memiliki ketahanan yang cukup tebal dan pemulihan yang cukup kuat tanpa bola mata yang melayang itu. Eldritch itu mengerang keras dan mengganggu pendengaran mereka, Eldritch itu melayang ke atas dan melepaskan gelombang yang sangat besar tetapi Gienka berhasil menahannya menggunakan perisai lalu Haruki menyingkirkan gelombang itu menggunakan lubang putihnya untuk mementalkannya ke atas langit.


Elvano tersenyum karena keadaan sekarang terbalik ketika Haruki datang seperti seorang pahlawan, ia juga bersyukur bahwa adiknya selamat, mereka semua mulai berpencar untuk menyerang Eldritch tersebut dari arah yang berbeda. Eldritch itu memilih mangsa yang menyebabkan suara keras seperti Elvano tetapi ia terus di bantu dan dilindungi oleh Lavia dan Gienka bahkan seluruh pasukan itu terus menyerang sampai Eldritch itu menjerit keras.


Eldritch itu kembali menghilang di dalam kegelapan sehingga Haruki memperingati dirinya untuk menciptakan suara yang besar lagi untuk menarik perhatian bola mata itu di satu tempat yang sama agar ia bisa menyerangnya, Elvano mengangguk dan ia bisa melihat bola mata itu mulai keluar dari dalam daratan tetapi Elvano mengeluarkan sihir ledakan untuk menghancurkan pohon 50 meter di hadapannya sehingga menarik perhatian semua bola mata itu untuk mendekati ledakan tadi.


"Baiklah!" Haruki melempar kedua pedangnya ke arah bola mata itu sehingga kedua pedangnya berhasil menghancurkan semua bola mata itu dan menyebabkan ledakan yang cukup besar, Elvano melebarkan matanya ketika melihat Eldritch itu mengamuk tepat di hadapannya, ia segera bertingkat cepat dengan menggigit tongkat sihirnya lalu memotong kepalanya sendiri untuk membakar tubuhnya itu menggunakan tongkat sihirnya.


Gienka menarik kepala Elvano menggunakan rantai yang keluar melalui perisai-nya lalu Elvano memperingati Lavia untuk menggunakan kemampuannya sekarang juga, Eldritch itu melahap tubuh Elvano sehingga darah mulai keluar melalui mulut Eldritch tersebut dan Lavia segera menggunakan kemampuan darahnya untuk mengubah semua darah yang berada di dekat Eldritch tersebut menjadi sebuah senjata dan duri darah yang cukup tajam sehingga menusuk tubuhnya.


"ROOOARRRRRIIIINNNNGGGGG!!!" Eldritch menjerit keras, ia mencoba untuk melepaskan gelombang kegelapan lainnya tetapi Haruki menusuk mata besarnya itu menggunakan kedua pedangnya lalu ia melompat ke belakang dan Elvano dengan tubuhnya yang baru saja tumbuh mulai memegang tongkatnya lalu ia menunjuk Eldritch tersebut menggunakan tongkat sihirnya.


"Kita berhasil..." Kata Haruki sambil menghela nafas-nya pelan, ia sekarang bisa mengetahui karakteristik tentang Vampir lebih dalam lagi bahwa mereka juga memiliki sikap kerja keras dan pantang menyerah yang sama sehingga sikap itulah yang membawa mereka menuju puncak kemenangan untuk mengalahkan Eldritch tersebut. Haruki mendarat di sebelah Elvano lalu ia membantu dirinya untuk berdiri.


"Kerja bagus, kau tidak buruk juga sepertinya... entah kenapa Vampir dan pelayan sama menariknya ya, mungkin aku bisa melihat kekuatanmu lebih dalam lagi nanti." Kata Haruki, Elvano tersenyum dan berterima kasih kepada dirinya karena sudah mau membantu, ia sekarang tinggal melihat kondisi ruangan itu dan semuanya terasa aman dan normal, sekarang ia hanya perlu melihat kondisi pasukannya karena ia kehilangan banyak anggota karena tugas yang mengerikan ini.


Haruki merasa penasaran dengan jantung hitam yang baru saja ia lihat tadi, ia menghampiri debu itu dengan waspada dan Lavia mulai mendekati dirinya untuk menanyakan banyak hal kepada dirinya karena ia adalah seorang Legenda, Haruki sempat terkejut ketika mengetahui dirinya adalah seorang ras setengah, setengah Vampir dan setengah Legenda, itu artinya kekuatan yang ia miliki bisa saja kuat dan lebih kuat dari ras murni itu sendiri.


"Apakah kamu mengenal seorang pahlawan yang bernama Shiratori Shira itu?" Tanya Lavia karena rasa penasaran yang mendominasi dirinya, ia ingin sekali bertemu dengan seorang pahlawan yang pernah menyelamatkan alam semesta dua kali karena mengalahkan musuh utama itu sendiri.


"Ahh... nama itu, sudah lama aku tidak mendengarnya dan tentunya aku mengenal dirinya, teman lama yang pernah bertarung di sisiku sejak itu. Sekarang ia sedang beristirahat dan menjadi seorang pedagang yang mengelilingi setiap teman dan wilayah, mungkin aku akan mengenalkan dirimu kepadanya nanti." Kata Haruki sehingga ia melebarkan matanya ketika melihat jantung hitam itu menghilang begitu saka, ia bisa merasakan bahaya yang terasa cukup dekat sekarang.


"Jangan lengah!!! Musuh kita masih belum selesai!!!" Seru Haruki keras sehingga ia muncul tepat di hadapan Elvano lalu ia menghantam serangan yang hampir saja mengenai titik kelemahan Elvano, serangan yang ia tahan tadi menghilang begitu saja, "A-Ahhhhh!?!?"


Terdengar suara Gienka yang terlihat ketakutan ketika anggota di hadapannya berubah menjadi tulang dan kerangka begitu saja, Elvano sendiri bisa melihatnya bahkan ia tidak bisa merasakan bahaya apapun di sekitarnya dan serangan yang baru saja musuh itu lakukan benar-benar tidak terduga karena ketika ia mencoba untuk mengedipkan matanya, ia melihat salah satu anggotanya berubah menjadi kerangka begitu saja.


Haruki melihat seluruh Vampir itu terlihat bingung dan ketakutan, sepertinya musuh yang ia rasakan kali ini bukanlah seorang Eldritch melainkan seseorang yang memiliki keberadaan dan hawa kuat untuk menyembunyikan dirinya sendiri, ia terlihat seperti seseorang yang akan menyerang secara diam-diam tanpa menampakkan dirinya sendiri. Haruki mendekati Lavia lalu ia menahan serangan lainnya karena ia bisa mendengar jelas pergerakan yang dilakukan musuh itu sehingga ia mengedipkan matanya tidak sengaja dan lengan kanannya tiba-tiba mengalirkan darah hitam.


"A-Apa...?" Haruki menatap lengan kanannya yang terluka begitu saja dan ia langsung menutup lukanya itu untuk menghentikan pendarahannya sehingga mereka bisa mendengar suara tawa yang keras berasal dari atas langit, terlihat seorang gadis yang sedang melayang dan mereka langsung merasakan hawa membunuh yang cukup mengerikan.


"Hahahahaha...!!! Kalian cukup menarik perhatianku ya, menakjubkan-menakjubkan! Kalian bisa menghentikan ciptaanku sendiri seperti, aku sendiri membutuhkan waktu 20 tahun untuk menciptakan Eldritch itu loh... kalian malah mengalahkannya seperti itu, menakjubkan!" Gadis itu mulai bertepuk tangan.


"Apa yang baru saja dia bilang...!?" Kata Lavia.


"...menciptakan Eldritch!?"