SURPRISE WEDDING

SURPRISE WEDDING
Episode 40 : Tidak berhak



Pagi hari.


Nadia sudah sibuk dengan kegiatan nya. Diapun menyiapkan sarapan untuk alan tak lama alan keluar.


"Aku akan mengunjungi bapak hari ini. Tapi tenang saja aku tidak akan pulang malam" ucap nadia.


"Baiklah. Kamu mau menginappun tidak apa-apa" ucap alan membuat nadia seraya menatap nya.


"Akan aku usahakan pulang cepat"


"Tidak perlu. Hari ini aku akan keluar negeri"


Ucapan alan lagi-lagi membuat nadia tersentak.


"Apakah ada urusan pekerjaan?" Nadia bertanya.


"Aku mengambil cuti, aku akan berangkat ke airport sekarang" alan menatap jam tangan nya.


Tanpa berbasa basi lagi dia langsung beranjak dari duduk nya. Dan melangkah menuju kamar nya. Nadia hanya terdiam dan dia belum bergeser posisi di kursi.


Beberapa menit kemudian alan keluar. Sambil membawa koper kecilnya.


Nadia sedang merapihkan meja makan. Dia menatap alan keluar dari kamar.


"Aku akan berangkat sekarang.!" Lalu alan berjalan keluar menuju pintu.


Ada keinginan kecil di hati nadia untuk bertanya kepada alan. Dia mau pergi kemana untuk urusan apa dan menemui siapa? Namun lagi-lagi itu bukan urusan dia. Bahkan dalam surat perjanjianpun mereka tidak berhak mencampuri ursan pribadi masing-masing.


******


Setelah kepergian alan, nadia juga tak lama pergi dari apartemen untuk berkunjung ke rumah orang tuanya.


Dia pergi menggunakan angkutan umum.


Tokkkk....tokkk..


Nadia mengetuk pintu. Tak lama naufal membukakan pintu untuknya.


"Kakak" ucap adik laki-laki nya.


"Bagaimana keadaan kamu dan bapak?" Tanya nya sambil berjalan masuk.


"Bapak sudah lebih baik kak."


Mereka berdua duduk di sofa. Tak lama pak husein datang menghampiri kedua anak nya.


"Kamu baru datang?" Tanya pak husein.


"Iya pak, maafkan kemarin nadia tidak bisa datang kesini. Karena ada acara di kantor dan nadia ikut"


"Tidak apa-apa, kamu jangan terlalu sering datang kesini nak" ucap pak husein lembut membuat nadia bertanya-tanya.


"Kamu itu sudah menikah. Tidak baik jika terlalu sering keluar rumah, nanti kamu capek dan juga kamu itu harus melayani suamimu. Bagaimana kalau saat nak alan pulang kamu belum ada di rumah, kan tidak baik"


"Dia tidak mempermasalahkan itu pak, nadia juga tidak keberatan lagi pula tugas nadia hanya membersihkan apartemen dan memasak untuk nya saja.!"


Ucapan nadia terasa ambigu membuat pak husein terdiam.


"Eum.. maksud nadia. Tidak ada pekerjaan lain yang bisa nadia lakukan. Dari pada nadia diam saja di apartemen."


"Oh begitu..!"


Setelah mendengar percakapan nadia dan pak husein akhirnya naufal bertanya.


"Kak, apakah kak fran menghubungi kakak?"


"Kak fran.. tidak.! Dia tidak menghubungi kakak, memang nya ada apa?"


"Sudah lama semenjak bapak pulang dari rumah sakit dia belum datang lagi kesini.!" Keluh naufal.


"Benar juga. Aku belum bertemu lagi dengan kak fran" batin nadia.


"Mungkin dia sibuk. Nanti coba kakak hubungi"


****************


Alan telah sampai di negara tujuan nya. Setelah keluar dari airport. Dia segera masuk ke dalam mobil yang menjemputnya.


Mobil itu langsung melaju, menuju sebuah lingkunang apartemen mewah di kota london.


Alan menatap jalanan yang ia lalui. Baru saja beberapa bulan dia pergi meninggalkan negara ini. Namun kenapa rasanya ia sudah pergi lama.


Dan sebentar lagi dia akan menemui pacarnya yang tak lain adalah celine. Setelah kejadian pertemuan singkat mereka di paris. Alan lebih sering merajuk kepada celine. Sebagai permintaan maaf nya dia berjanji pada celine akan mengunjunginya setiap bulan.


Alan meraih handphone di sakunya.


"Halo" ucap celine menerima panggilan dari alan.


"Halo sayang, aku sudah di jalan sebentar lagi aku akan sampai" ucap alan dari seberang.


Bukannya senang celine malah gelagapan.


"Apa..!! Kamu sudah mau sampai?"


"Iyah. Kenapa kamu terkejut seperti itu?"


"Ti-tidak apa-apa, aku hanya senang saja akhirnya kamu sampai juga dan kita akan bertemu"


"Aku juga sangat senang dan tidak sabar ingin bertemu denganmu, baiklah kalau begitu tunggu aku" setelah itu alan menutup panggilan telepon nya.