SURPRISE WEDDING

SURPRISE WEDDING
Episode 1 : Diterima bekerja



Dengan harap-harap cemas. Seorang Gadis muda yang baru saja lulus SMA satu tahun yang lalu itu duduk di sebuah koridor. Dia sedang menunggu giliran untuk intervew kerja.


"Nadia Hasna putri" Panggil perempuan yang berbaju rapih dengan setelan blezer dan rok pendek.


"Ya Tuhan ini giliranku, aku sangat gugup.! Tenang nadia kamu pasti bisa" semangat nya dalam hatinya. Lalu dia berdiri mengikuti perempuan itu dan masuk ke sebuah ruangan.


Hanya ada dua user di ruangan tersebut seorang laki-laki yang berumur sekita 45 tahun dan perempuan cantik yang tadi memanggil nya.


"Jadi kamu yang bernama Nadia.!" Ucap lelaki itu.


"Benar pak saya Nadia" jawab nya tegas.


Sesi tanya jawabpun berlangsung dia menjawab semua pertanyaan dengan lugas membuat laki-laki itu puas dengan semua jawaban nadia.


"Kalau saya lihat di ijazah kamu, semua Nilai mata pelajaran kamu sangat tinggi dan disini ada beberapa sertifikat penghargaan juara umum. Kamu ini pintar kenapa malah melamar jadi cleaning service. Kenapa tidak melanjutkan ke Universitas.?" Tanya nya penasaran.


"Karena saya tidak punya biaya untuk melanjutkan nya pak. Maka dari itu saya lebih memilih mencari pekerjaan" jawab nya dengan senyum.


"Bukankah ada beasiswa untuk murid yang berprestasi" timpal perempuan itu.


"Memang ada bu, saya mendapatkan tawaran dari beberapa Universitas tapi tetap saja untuk kebutuhan sehari-harinya saya tidak ada."


Kemudian dua orang itu saling menatap.


"Baiklah Nadia. Kamu di terima bekerja di hotel ini sebagai Cleaning sevice dan kamu sudah bisa mulai bekerja besok.!" Ucap nya.


Sebuah kalimat yang sangat di harapkan oleh Nadia. Kini dia bisa tersenyum lega.


"Terimakasih pak, terimakasih bu" balas nya sambil berjabatan tangan. Akhirnya dia keluar dengan perasaan gembira.


******


Nadia tidak bisa menyembunyikan rasa senang nya. Dia berjalan penuh semangat menuju rumah. Namun dia akan ke pangkalan angkot dulu untuk menemui bapak nya.


Dia mencari sosok laki-laki yang sudah paruh baya itu. Namun tidak di temukan.


"Pak. Lihat bapak saya gak?" Tanya nya pada salah satu sopir angkot.


"Apa.! Jadi bapak sakit lagi" gumam nya dalam hati. "Yasudah terimakasih pak" ucap nya sebelum meninggalkan pangkalan itu. Dia cepat bergegas untuk sampai ke rumah sekitar 15 menit Nadia sampai di rumah nya.


"Assalamualaikum pak.!" Ucap nya dengan panik. Dia lalu berjalan menuju kamar bapak nya.


"Waalaikumsalam" ucap pak husein dan naufal adik laki-lakinya.


"Bapak sakit lagi? Sudah minum obat belum pak?" Tanya nya cemas sambil ikut memijiti tangan bapak nya bersama adik nya.


"Sudah kak. Naufal belikan bapak obat warung" jawab adik nya.


"Kamu sudah makan?" Tanya nya, Naufal mengangguk.


"Tapi kan kakak belum masak tidak ada apa-apa di dapur hanya ada nasi sisa semalam" ucap nya.


"Tadi siang bapak bawa nasi bungkus. Naufal sama bapak sudah makan. Tapi karena bapak narik angkot nya cuma sehari jadi bapak cuma beli satu bungkus saja kak" jawab nya lirih.


"Tidak apa-apa, kakak sudah makan. Tadi di tempat kaka melamar kerja dapat nasi box" ucap nya berbohong. Agar adik dan bapak nya tidak khawatir.


"Bagaimana, kamu keterima kerja tidak?" Tanya bapak nya dengan terbata-bata. Sambil sesekali batuk.


Karena khawatir dengan kondisi bapak nya. Nadia sampai lupa untuk memberikan kabar gembira kalau dia keterima kerja.


"Nadia keterima kerja pak. Dan besok sudah mulai bekerja" jawab nya sambil tersenyum.


"Alhamdulillah ucap naufal dan pak husein bersamaan.


"Sabar yah pak. Kalau Nadia sudah bekerja dan punya uang nanti kita berobat ke rumah sakit biar bapak dapat obat yang bagus"


Uhukk..uhukk.. pak husein batuk lagi.


"Tidak usah nak.. jangan buang-buang uang kamu, bapak ini sudah tua ini penyakit percuma kalau di obatin juga. Lebih baik uang nya buat kalian makan dan biaya Naufal sekolah" sahut nya.


Yups, Naufal memang masih sekolah dia baru duduk di bangku kelas 5 SD. Namun tahun ajaran sekarang dia harus segera mengambil les karena jika naik ke kelas 6 di sekolah nya di wajibkan untuk mengikuti les tambahan agar saat Ujian Nasional siswanya tidak kesusahan. Maka dari itu Nadia mencari pekerjaan dan akhirnya dia dapat info lowongan kerja dari sebuah link. Dimana saat itu sedang di butuhkan Cleaning service di sebuah hotel bintang lima.