Suddenly In Love

Suddenly In Love
Episode 6 Interaksi dengan Pak Bos



Setelah bekerja selama hampir 2 tahun, Rahma akhirnya mulai berinteraksi dengan manajer perusahaan tempat ia bekerja.


Sebelumnya ia tidak pernah bertegur sapa, apalagi diajak bicara mengenai pekerjaannya.


Pak Bos Kulkas memang benar adanya sesuai dengan julukannya.


Hingga suatu saat,


" Rahma, masuk ke ruangan saya " panggil Pak Bos.


" Baik Pak "


Rahma segera menuju ruangan Pak Bos, yang hanya berada di depan ruang kerjanya.


" Tok tok tok "


" Masuk "


Rahma pun memasuki ruangan Pak Bos dengan sedikit rasa gugup.


" Duduk " perintah Pak Bos tanpa sedikit pun melihat ke arahnya.


" Baik Pak "


" Pekan depan, seperti yang sudah diinformasikan sebelumnya, kantor kita akan kedatangan tamu dari Korea dan Jepang, mereka dari perwakilan asosiasi otomotif Asia dan 3 diantaranya dari kantor pusat Tokyo. Jumlahnya 20 orang. Mereka nantinya akan rapat kerja selama 5 hari di sini, dari jam 9 pagi sampai 5 sore "


" Saya minta kamu carikan katering untuk raker nanti. Menu Jepang dan Korea halal. Terserah cari dimana. Budget seperti biasa "


" Baik Pak "


" Oiya, saya minta test food dulu. Saya harus pastikan rasa dan packingannya sesuai atau tidak. Bagaimana pun juga, citra kantor kita dipertaruhkan "


" Baik Pak "


" Saya tunggu paling lambat hari Jum'at "


" Baik Pak. Saya kembali ke ruangan ya Pak "


" Silahkan "


" Permisi Pak "


Rahma kembali ke ruangannya.


" Heran, dari awal bicara sampai selesai, senyum juga nggak. Ngelihat aku juga nggak. Tuh orang kaku amat ya "


" Hmmm pesan dimana yaa?? "


Rahma pun mulai mencari katering melalui 'simbah yang mempunyai jawaban atas segala masalah'.


" Mbah Google, tunjukkan kemampuanmu mencari katering yang sesuai dengan Pak Bos "


Setelah beberapa pilihan yang muncul tidak memuaskan hatinya, akhirnya Rahma menghubungi kakak sepupunya, Dona yang belum lama merintis bisnis kuliner.


" Ada apa Ma, tumben jam kerja kamu nelpon aku "


" Ada proyek Mbak "


" Proyek apakah?? "


" Proyek katering, aku minta sample bento eksklusif. Harganya 200 ribu/porsi. Menu makanan Jepang dan Korea "


Rahma lalu memberikan perincian katering yang dimaksud kepada Dona.


" Aku DP untuk test food 20%, nanti pelunasan setelahnya "


Senin pagi, Rahma beserta rekan-rekannya telah bersiap untuk menerima tamu penting kantornya.


Sehari sebelumnya,


" Pak, Senin pagi sebelum ke kantor, saya mau ke dealer Tugu bersama Pak Tugi. Ada beberapa item mekanik yang harus di periksa "


" Ok "


" Saya akan kembali secepatnya "


" Ok "


Senin pagi, Rahma beserta rekan-rekannya telah bersiap untuk menerima tamu penting kantornya. Kesibukan di kantor dealer telah terlihat sejak pukul 7 pagi.


Katering pagi telah datang, para OB dan OG membantu mempersiapkan hidangan pembuka di pagi itu.


Rahma beserta teman-temannya, ada yang bertugas sebagai penerima tamu dan mengawasi katering.


" Eh Kulkas 2 kok ga kelihatan?? " tanya Clara.


" Wandaaaa " jawab Rahma.


" Katering dari mana Ma?? "


" Dari Dona's Kitchen "


" Tahu darimana?? "


" Ada deh, pokoknya katering mantab, halal dan yang paling penting ownernya asyik, jadi enak kalau mau order " jawab Rahma.


Tiba-tiba terdengar suara tawa Pak Bos mereka dari dalam ruang rapat.


" Itu ketawa?? Kulkas 1 ketawa?? "


Rahma pun tersenyum penuh makna.


" Prestasi bisa membuat Pak Bos kita tertawa seperti itu!! "


" See, ownernya tuh asyik, Pak Bos aja bisa dibuat ketawa " tambah Rahma lagi.


" Sssttt, tadi tuh aku kan sudah standby di sini, bantuin ngatur meja dan pemandangan terhits yang tidak biasa pun telah terjadi !! " sambung Nina.


" Ada apa Nin?? "


" Tadi kan, eh siapa tadi... "


" Mbak Dona?? "


" Iya Bu Dona, tadi kan sudah selesai atur meja, trus Pak Bos muncul dong, ngeliatin Bu Dona dari belakang gitu sambil senyum-senyum "


" Serius??? "


" Serius lah, eeitt masih ada lanjutannya. Trus ngobrol dong, nah Bu Dona ngasih paket sarapan ke Pak Bos, Pak Bos masuk ke ruang rapat, trus ga lama keluar lagi, ngajak Bu Dona masuk untuk sarapan bareng!! "


" Nah yang terepic nih!! "


" Apaan?? "


" Pak Bos ngomong gini, ' Ayo sarapan dulu, saya ga bisa makan kalau ada yang tidak makan. Aku meleleh.... seorang Kulkas bisa ngomong seperti itu!!! soo sweet .... !!! "


" Harusnya kamu rekam Nin!! biar kita bisa menyaksikan fenomena itu!! "


" Yaa kaaliii!! "


" Sstt sudah jam 8.15 "


Tak lama Dona pun keluar dari ruang rapat.


" Terima kasih yaa sudah bantuin " ucap Dona kepada Nina dan Asri.


" Sama-sama Bu "


Rahma pun menghampiri Dona.


" PR cerita ntar malam "


" Ntar malam aku mau tidur, ga terima PR "


" Ih pelit "


" Ih biar. Sssttt sudah datang tuh!! in position!! " ucap Dona.


Khalis, Sang Pak Bos Kulkas pun keluar dari ruang rapat untuk menyambut tamu-tamunya.


Rahma dan teman-temannya hanya terdiam terpesona menyaksikan ramah tamah atasannya dengan menggunakan 3 bahasa sekaligus, Inggris, Korea dan Jepang.


Rahma mengabadikan moment ramah tamah tersebut di dalam HPnya, karena ia juga telah ditunjuk sebagai seksi dokumentasi acara.


Pagi itu mereka dibuat terpukau oleh tawa yang baru mereka dengar dari atasan mereka setelah 2 tahun lamanya mereka bekerja bersama, lalu keramahan dan kemampuan bahasanya yang tidak mereka duga. Tetapi yang membuat mereka lebih terpukau adalah ternyata Pak Bos Kulkas bisa tersenyum dan tertawa!!


Tepat pukul 9 pagi, pintu ruangan rapat pun ditutup, tanda rapat telah dimulai.


" Dimas kok ga ada?? " tanya Nina.


" Iya, dia kan bayangan Pak Bos. Kemana sih??" tambah Rahma.


Dona yang mendengar percakapan tersebut pun menjawabnya.


" Tadi kata Pak Khalis, Dimas lagi ada tugas keluar "


" Saya pamit dulu yaa. Nanti saya kembali sekitar jam 11, mohon bantuannya dan terima kasih " ucap Dona sambil sedikit membungkukkan badannya.


" Haadee Mbaaak, yang Jepang tuh lagi rapat di dalam, kenapa ikutan berJepang ria?? "


" Ini namanya menjiwai, Ma. Yowes aku pulang dulu... eh sekarang "


" Iyaa, titi dije yaa Mbak!! "


" Sangkyu Ma, I'll be back yaa sekitar jam 11. Tunggu kedatangan ku "


" Haadee Mbaaaak!! I'll miss you deh!! "


Teman-teman Rahma yang menyaksikan 'drama pamitan' ini pun tertawa.


Setelah Dona pulang,


" See, Mbak Dona itu lucu, punya sense of humor yang ga biasa "


" Eh kamu kenal dimana sih?? kok bisa kenalan?? "


" Ada deee, mau tahu ajah. Pokoknya sesuatu kalau kata Mbak Dona "


" Eh kita beres-beres dulu, nanti jam 11 katering makan siang kan datang " ucap Nina yang segera membersihkan meja dan menumpukan cangkir-cangkir dan piring kotor.


Rahma dan rekan-rekannya pun melanjutkan aktifitasnya. Sambil membayangkan obrolan apa yang terjadi di saat pagi tadi, sehingga Pak Bos Kulkas mereka bisa tertawa seperti itu.