RAIDEN

RAIDEN
Latihan Perdana



Keesokan harinya


Pagi - pagi sekali aku bangun kali ini aku lebih giat dari biasanya dikarenakan hari ini adalah latihan perdana team futsal SDku. Selesai mandi dan sarapan aku bergegas memakai pakaian setelah futsalku yang baru dibelikan ayahku sepulang ayahku bekerja " hadiah karena lolos seleksi" ujar Ayahku. Padahal aku belum bercerita pada Beliau, mungkin Ibuku yang sudah mengabarinya pikirku. Dengan perasaan senang dan bangga aku langsung memakainya, terlihat cocok pada saat aku berkaca. Setelah berkegiatan di rumah, aku berpamitan pada Ibuku dan bergegaslah aku ke tempat latihan dengan berlari kecil karena sudah tak sabar lagi. Ketika di perjalan aku berjumpa dengan Nico dan Cepi jadi kami berjalan bersama. Dengan perasaan yang bersemangat dan menggebu tanpa terasa sampailah kami di tempat latihan, rupanya baru kami yang datang karena memang sekita satu jam lagi waktu latihannya. Sambil menunggu yang lain tiba, kami melakukan pemanasan ringan dan saling melakukan passing atau hanya sekedar bermain - main. Tiga puluh menit berlalu tibalah teman - teman lainnya dan langsung bergabung bersama kami, sedang asyik bermain rupanya Pak Guru sudah tiba di area latihan dengan ditemani seseorang yang belum kami kenali, lalu beliau memanggil kami untuk berkumpul. Setelah kami berkumpul dan berbaris dengan tertib kami memulai sesi berdoa yang di pimpin oleh Pak Guru dan perkenalan sosok yang tadi bersama beliau. " Oke, anak - anak berdoa selesai. Nah pasti kalian penasaran dengan sosok yang bersama bapak kan? supaya kalian tidak bertanya tanya lagi bapak persilahkan untuk Pak Andre memperkenalkan diri" ungkapnya. "Sebelumnya saya ucapkan terima kasih Pak Sarmani sudah memberikan kesempatan saya berkenalan dengan anak - anak yang luar biasa ini. oke, perkenalkan nama saya Rubbiawan santosa atau kalian bisa panggil saya dengan Pak Rubbi saja. Saya disini diamanahi oleh Pak Sarmani untuk menemani kalian dan melatih ketangkasan keeper. mungkin itu saja untuk perkenalannya, nanti kita akan fokus di pelatihannya, terima kasih, ungkapnya. " Nah, sekarang sudah kenalkan dengan rekan Bapak ini? setelah ini kita mulai pemanasan terlebih dahulu" ungkap Pak Guru. " siap" aku dan teman - temanku menjawab serempak. Pemanasan pun dimulai kami melakukannya dengan sungguh sungguh agar tidak terjadi cedera pada saat latihan nanti. Pemanasan pun selesai dan kami pun diberikan pelatihan teknik dasar terlebih dahulu, " Hari ini kita akan belajar dasar - dasar mengumpan atau dikenal dengan passing, dasar - dasar menahan bola atau biasa dikenal dengan kontrol bola, dan dasar - dasar mengumpan lambung daatau istilahnya chipping dan setelah itu dilanjut dengan mini game, untuk keeper silahkan untuk ikut latihan dengan Pak Andre. Apakah ada pertanyaan?" tanya Beliau. "Siap, tidak ada" jawab kami kompak. Latihan pun dimulai, tanpa hambatan berarti semua menu latihan ku lahap dengan semangat dan tanpa mengeluh sedikitpun, begitu pula dengan teman - teman yang lain. Materi - materi yang diberikan kami fahami satu per satu dan menerapkan pada latihan kami. Semua yang kami terima hari kami terapkan dalam mini game yang menandakan latihan akan berakhir. Aku senang dengan latihan hari ini selain bisa bermain futsal aku mendapatkan ilmu yang baru dan teknik - teknik bermain yang benar. Latihan hari inipun dicukupkan oleh Pak Guru ditandai dengan pendinginan (cooldown) dan berdoa sebelum pulang. Setelah selesai kami memberesan alat dan membersihakan area latihan kami dan kamipun pulang. Aku pun pulang dengan perasaan puas karena sudah bermain futsal dengan durasi yang cukup panjang. Aku berjalan agak sedikit gontai walaupun semangatku tinggi tapi tubuhku berkata lain. Sesampainya dirumah aku langsung merebahkan badanku di ruang tv dan rupanya aku ketiduran hingga menjelang maghrib. " Nak bangun nak, sebentar lagi maghrib. Mandi dulu sana " Ibuku membangunkanku. "Hhmmmmp, eh ibu! iya bu aku bangun" kataku. Aku lantas mandi dan setelah itu adzan maghribpun berkumandang, aku bergegas ke masjid dan sholat berjamaah disana, aku pulang sehabis sholat isya dan sesampainya di rumah aku makan dan persiapan tidur. Sebelum tidur aku bertekad akan menjadi pemain yang hebat dan membawa nama Indonesia di ajang Dunia, itulah tekadku dan itulah mimpiku. Akhirnya tak berselang lama aku pun tertidur...


Bersambung