RAIDEN

RAIDEN
Seleksi team futsal di sekolahku



Perkenalkan namaku Raiden Riza Marzuki , biasanya orang memanggilku Raiden. Usiaku 9 Tahun dan sekarang duduk di kelas 4 SD. SD tempatku bersekolah bernama SDN Harapan Bangsa, jarak dari rumahku pun tidak terlalu jauh, hanya 10 menit bila berjalan kaki. Sedari kecil aku memang gemar bermain bola entah itu bermain bersama teman sebayaku atau ikut dengan ayahku yang bermain bersama rekan kerjanya. Oh iya, Ayahku bernama Riza Ammar atau biasa disapa Pak Riza, maka dari itu namaku memiliki nama beliau pada nama lengkapku. Beliau bekerja di sebuah Perusahan milik pemerintah (BUMN) dan memiliki jabatan yang lumayan tinggi. Ibuku Bernama Aisyah beliau yang selalu mendampingiku karena kebetulan aku adalah anak satu - satunya. Beliau tidak bekerja karena beliau ingin anaknya tumbuh dengan didikan dan bimbingan sendiri karena merasa bertanggung jawab sebagai seorang ibu. Aku gemar bermain bola mungkin karena semasa aku dalam kandungan ayah salalu bercerita tentang club kesenangannya diatas perut ibuku dan ketika bayi pun hadiah yang beliau berikan adalah semuah bola, ya walaupun bolanya adalah boneka. Sejak itu aku selalu bersama bola dan tidak mau jauh darinya. bola sudah mendarah daging untuk. Setiap sore sepulang sekolah setelah beristirahat sejenak aku bermain bola dan selalu bermain bola dengan kawan - kawanku. kami melakukannya dengan sangat senang dan malah sampai lupa waktu sampai - sampai orang tua kami menyusul dan menjemput kami pulang. Suatu hari guru olahragaku yang bernama Sarmani mengumpulkan seluruh anak laki - laki kelas 4 s/d 6 dan beliau mengumumkan akan ada seleksi untuk masuk team futsal di Sekolahku yang akan dilaksanakan 5 hari kedepan . Dengan antusias aku dan yang lain mempersiapkan segala keperluan dan lebih sering bermain bola dengan kawan - kawanku. Haripun berganti tibalah waktu untuk seleksi team futsal, tahap demi tahap kami jalani dengan tekun dan serius. kami berusaha dengan semampu kami dan bekerja keras sampai titik darah penghabisan agar kami terpilih. Semua tahap seleksi telah dilalui dengan susah payah, dan parahnya lagi dari banyaknya anak yang ikut seleksi kami hanya dipilih untuk 11 orang saja. Seleksipun selesai dan tibalah waktunya untuk pengumuman hasil seleksi yang sudah kami lalui, satu persatu nama disebutkan oleh pa Guru, " oke anak - anak, bapak mohon semua berkumpul dan berbaris dengan tertib. Bapak akan sebutkan siapa saja yang lolos seleksi ini, untuk namay yang bapak sebut silahkan untuk maju ke depan dan memisahkan diri, untuk posisi penjaga gawang Radit, dan Gaga sebagai pemain Rhino, Panji, Rahmat, Beni, Rizwan, ervan, Cepi, Nico, dan yang terakhir...." degh hatiku dag dig dug dan akhirnya.. "Raiden"katanya. aku bahagia dan sekaligus terharu mendengar itu, hasil kerja kerasku terbayarkan tuntas. "Yes" kataku. " Oke, nama yang bapak sebutkan tadi mengikuti pelatihan dari bapak mulai besok, untuk pertandingan pembukanya masih ada waktu 30 hari kedepan, jadi Bapak mohon persiapkan stamina dan mental kalian karena latihan selanjutnya akan sedikit lebih keras lagi" kata beliau seraya menutup kegiatan hari ini dan memberikan motivasi kepad teman - temanku yang belum lolos seleksi. Walaupun lelah medera aku berlari kecil dan langsung pulang kerumah deng wajah yang berbahagia dan langung menceritakan semua pada ibuku. Ibuku bangga dengan apa yang baru akau capai hari ini dan selalu memberikan aku dorongan dan nasihat agar aku selalu bersyukur dan tak jumawa karena aku lolos seleksi ini.


Bersambung...