
Malam harinya..
Bersamaan dengan acara resepsi kedua, nafas kedua insan yang tengah bersandar di ranjang itu sama sama ngos ngosan tidak teratur, mereka benar benar menikmati puncak kenikmatan malam pengantin pertama mereka.
"Kurasa aku ingin melakukannya lagi suamiku.. " senyum nakal Kayra yang masih polos.
"Aku akan telpon pihak W O untuk membatalkan acara malam ini, bagaimana heumm ?" kata Jimin sambil mengusap kepala sang istri.
"Cukup katakan saja kalau kita tidak akan turun, biarkan para tamu tetap menikmati acara pesta malam ini tanpa kita. " ucap Kayra lirih sembari memainkan jemarinya di atas dada macho suami.
"Baiklah.. kita akan habiskan malam ini baby, just you and me.. " kerling Jimin yang kemudian meraih ponselnya hendak menghubungi salah satu panitia.
Alhasil pihak panitia penyelenggara acara meminta maaf kepada para tamu yang sudah meluangkan waktu untuk menghadiri acara di malam hari ini, dengan alasan kedua pengantin terlalu lelah dan membutuhkan waktu privasi untuk istirahat namun tetap mengijinkan setiap tamu kerabat yang hadir agar menikmati segala fasilitas dan pelayanan yang di sediakan sebaik mungkin.
Para tamu pun memahami hal tersebut, pernikahan dua tokoh populer di kalangan bisnis dan pasar saham, seharian menyalami ribuan tamu tentu membuat mereka lelah.
Dan pesta resepsi tetap berlangsung mewah nan meriah lantaran para teman dekat dan kerabat bisa saling bercengkerama sambil menikmati perjamuan makan malam istimewa sembari melantunkan doa doa baik untuk pasangan Jimin dan Kayra.
Kembali ke dalam kamar pengantin..
Usai mengatakan pada pihak wedding organizer lewat sambungan telpon, Jimin dan Kayra kembali melanjutkan aktifitas babak selanjutnya.
Dengan tubuh keduanya tetap sama sama polos, Jimin merengkuh lebih dalam menikmati pengalaman pertama bercinta dengan sang istri. Sama sama agresif keduanya menginginkan kenikmatan yang berkesan di malam pertama mereka sebagai suami istri.
Ada rasa kikuk namun lebih memilih mengikuti naluri mereka saja, melakukan berbagai gaya klasik untuk permainan ranjang yang tidak selesai berjam jam.
Suara suara lenguhan, de sa han mengiringi perjalanan malam Jimin dan Kayra, hingga lewat tengah malam mereka sedang berusaha menyelesaikan satu babak terakhir.
"Ahh iya seperti itu.. ahh !!" racau Kayra yang mendalami peran seperti seorang koboi seksi diatas tubuh suaminya, Kayra meraih kedua tangan Jimin untuk meremas payu dara agar menambah energi untuk menggoyangkan pinggulnya lebih liar.
"Hhmmpphh.. " Jimin melakukan apa yang istrinya inginkan setelah beberapa babak sebelumnya dia yang mendominasi permainan.
Pinggul ketat sang istri bergoyang liar benar benar memanjakan batang berurat didalamnya, bagaimana saat pinggul itu tidak hanya sekedar maju mundur atau naik turun, tapi sesekali gerakan memutar dan menghentak dalam benar benar membuat siempunya menggila.
Sedangkan Kayra yang sejak tadi bergerak liar, tak membiarkan sang suami melepaskan ku lu man di kedua payu dara sintalnya yang ranum.
Setiap sesapan, terasa semakin candu dan keduanya benar benar menikmati pelepasan terakhir saat pukul tiga dini hari.
Lelah tapi nikmat..
Adalah apa yang Jimin dan Kayra rasakan saat ini, mereka bahkan tidak sempat membersihkan diri usai bercinta hampir semalam suntuk saking lelahnya dan lebih memilih untuk tidur berpelukan di bawah selimut yang sama.
...****************...
Once in a lifetime i find you,
Who touches not only myheart but also mysoul.
Once in a lifetime i discover you,
Who stands beside me not over me.
Once in a lifetime i hope to find someone like you,
Who loves me for who i am and for who i could be.
Once in a lifetime i will still hope to find someone as we found each other.
To love and to hold
...--------TAMAT-------...