My Geeky Genius Broker

My Geeky Genius Broker
Bab 86 Bagai hilang ditelan bumi



Suara tembakan terdengar menggelegar menggema di dalam ruangan bersamaan dengan timbal panas yang melesat cepat tepat kearah kedua sosok bertopeng. Peluru yang tepat mengenai tangan pelaku yang mengangkat alat tajam ke arah Kayra membuat siempunya menjerit kesakitan.


"Arrgghh !! sakit !! " ucap kedua sosok bertopeng bersamaan dengan pisau mereka yang terpental ke lantai.


Kedua sosok bertopeng tersentak kaget saat mendengar suara polisi dari arah pintu yang meminta mereka menyerah, "JANGAN BERGERAK !!"


Glekk..


Kedua orang bertopeng itu saling menoleh panik tidak menyangka jika ada polisi yang menemukan lokasi mereka. "Bagaimana mungkin ini terjadi... " gumam salah satu sosok bertopeng.


Sedangkan satu lagi justru gemetar takut, mereka benar benar tertangkap basah. Untuk bergerak pun terasa kaku lantaran polisi yang melakukan penggrebekan menodongkan senjata dan bergerak cepat ke arah mereka.


"Apa yang harus kita lakukan, ayo kabur !! " kata seorang bertopeng lainnya.


Namun dengan sigap pihak polisi melumpuhkan kedua pelaku dengan mengunci pergerakan mereka di atas tanah, sedangkan polisi lain melepaskan ikatan tali pada tubuh Kayra di atas meja.


Jimin yang ikut melepaskan sumpalan kain dari mulut Kayra merasa lega, "Baby.. " lirih Jimin berucap sembari memeluk tubuh kekasihnya yang gemetar.


"Kalian semua tiba tepat waktu, hampir saja.. hiks.. hampir saja mereka melukai diriku huhuhuuu... " tangis Kayra pecah di dalam pelukan Jimin .


Setelah kedua pelaku di bawa pergi dengan mobil polisi, tanpa pikir panjang Jimin membawa sang kekasih ala bridal menuju mobilnya yang terletak cukup jauh dari lokasi kejadian.


"Kami akan atasi mereka, kalian akan di kawal sampai rumah. " ucap seorang kepala polisi saat mereka berpisah, kepala polisi yang ternyata adalah teman Jimin.


"Oke.. thanks dude !!" jawab Jimin yang berjalan cepat menuju mobil.


Jimin percaya pihak yang berwenang akan menangani para pelaku sebaik mungkin sesuai undang undang dan hukum yang berlaku. Sedangkan fokus Jimin saat ini adalah membawa Kayra pulang ke rumah, "Kita akan pulang baby, semua akan baik baik saja.. "


Jimin memastikan sang kekasih duduk dengan nyaman sebelum menyalakan mesin mobil dan melaju pergi dari lokasi kejadian.


Suara sirene mobil polisi memecah keheningan malam kota tersebut, dua pelaku langsung digiring ke kantor polisi untuk penyidikan lebih lanjut. Sedangkan mobil Jimin dengan di kawal beberapa mobil polisi tiba disebuah tempat dengan aman dan selamat.


Jimin sengaja membawa Kayra ke salah satu tempat tinggal miliknya di tengah kota, sebuah penthouse dengan sistem keamanan terbaik.


Tidak boleh ambil resiko sekecil apapun hingga semuanya benar benar dihukum.


Seperti orang tua yang selalu sabar dan telaten, Jimin membantu Kayra membersihkan diri. Seperti biasa juga sebelum tidur Jimin menyiapkan teh camomile untuk mereka berdua agar sang kekasih bisa lebih tenang.


Sedangkan di kantor polisi..


Kedua tersangka yang langsung dijebloskan ke dalam penjara tidak lain dan tidak bukan adalah Elena dan Lisa, dua wanita yang satu tahanan kota dan satu lainnya tersangka yang menjadi buronan kasus kematian Ayra Azalea.


Kali ini keduanya tidak bisa memungkiri, perbuatan mereka malam ini sangat menunjukkan secara langsung jika mereka adalah penjahat yang patut dihukum.


Elena dan Lisa akan mendekam di dalam penjara sampai kasus diselesaikan dan mulai malam ini hingga seterusnya sampai putusan hakim disahkan mereka akan di dampingi pengacara yang di siapkan oleh pihak kejaksaan lantaran pengacara dan tim mereka sebelumnya telah tertangkap basah saat sedang melakukan pelenyapan barang bukti.


Dengan kejadian malam ini maka berkas pengajuan perkara akan lebih cepat diproses. Dua tersangka sudah tertangkap sisa David yang meski berstatus tahanan kota tapi keberadaannya sampai saat ini tidak ditemukan.


Para penyidik melakukan penyusuran lokasi tempat tinggal David sebelumnya hingga ke tempat tempat dimana David biasa beraktivitas.


Keberadaan David bagai hilang di telan bumi, seluruh cctv di area kota di telusuri berharap menemukan jejak pergerakan David namun sampai detik ini masih nihil.


Berita kasus kematian Ayra Azalea berbulan bulan lalu kini kembali trending saat cuplikan cuplikan video maupun foto kejahatan David dan geng sosialita tersebar di jagad dunia sosial media.


Seseorang telah berhasil membocorkan semua bukti bukti kejahatan yang mengarah pada semua tersangka termasuk Liam dan Dante yang sudah meninggal.


Seseorang yang bukan bagian dari pihak yang berwenang, karena pihak berwenang tidak pernah seidikitpun membocorkan barang bukti sekecil apapun pada khalayak publik.


Trendingnya kasus pembunuhan berencana Ayra Azalea tidak bisa di bendung, setiap cuplikan video, foto hingga rekaman suara semakin banyak pengguna sosial media yang membagikan.