My Geeky Genius Broker

My Geeky Genius Broker
Bab 48 Janji kencan



Beberapa hari kemudian..


Sekarang adalah akhir pekan dimana jam pulamg kantor lebih awal.


Asisten Jack mengemudikan mobilnya dengan kecepatan sedang menuju tempat tinggal nya. Sengaja dirinya meminta ijin pada atasannya untuk pulang duluan karena sudah ada janji dengan seseorang.


Jimin yang kebetulan juga ingin bertemu Kayra pun mengiyakan, mengijinkan asisten Jack pulang duluan.


Di rumahnya saat ini asisten Jack sedang bersiap usai membersihkan diri, sengaja mengenakan setelan kasual berupa kemeja putih yang di lipat sampai batas siku, celana hitam, sepatu kulit warna hitam senada dan tidak lupa menyisir rapih rambutnya ke belakang.


"Tampan.. " puji asisten Jack pada dirinya sendiri.


Memastikan tidak ada yang terlupa, asisten Jack mengambil kunci mobil lalu siap menjemput gadis kecilnya Ameera.


Tepat pada pukul tujuh malam, dirinya sudah berada di depan pintu apartemen Ameera.


Sesuai keinginan Ameera tempo hari, mereka akan makan malam di restoran dengan nuansa romantis.


Kayra mempersilakan asisten Jack masuk terlebih dahulu karena Kayra belum selesai bersiap.


"Duduk dulu kak Jack, aku tinggal merapikan rambut sama ganti baju. " Ameera mempersilakan asisten Jack duduk disebuah sofa di ruang depan.


Lalu dirinya kembali masuk ke dalam kamar untuk menyelesaikan persiapannya.


Sembari menunggu Ameera, asisten Jack melihat lihat isi ruangan apartemen yang berkesan young and chick.


Seperti gadis muda pada umumnya, Ameera menyukai warna pink. Segala jenis warna pink tampak mengisi berbagai sudut ruang apartemen.


...soft pink, pink pastel , pink magenta, pink fuschia, dan pink pink lainnya semua ada. ...


Nuansa pink kombinasi krem terasa manis dan nyaman mendominasi suasana di ruang apartemennya.


Asisten Jack menghentikan langkahnya untuk menatap foto foto yang terpajang di dinding, semua foto Ameera.


Baru saja memasukkan ponsel kembali ke saku, sebuah tepukan di lengan membuat asisten Jack menoleh dan ternyata itu adalah Ameera.


"Aku sudah siap kak, bagaimana penampilanku ?" tanya Ameeta sambil tersenyum memperragakan dirinya seolah super model


Asisten Jack menatap dari wajah sampai kebawah, lalu kembali menatap netra Ameera yang tampak berbinar dan berkata memuji dirinya.


"You look so sweet, like a cotton candy Ameera.. " ucap asisten Jack sembari mengacungkan ibu jarinya.


"Really ? thank you.. kak Jack juga tampan sekali malam ini, mirip personil idol BTS kesukaanku xixixii.. " polosnya Ameera yang menilai penampilan asisten Jack sangat mirip idolanya.


"Idol ? heii gadis kecil, aku jauh lebih gagah dan tampan dari mereka. " ucap asisten Jack sembari mengangkat satu alisnya.


"No.. idolaku adalah yang paling tampan, sedangkan kak Jack adalah duplikatnya, titik oke ??" Ameera menarik lengan asisten Jack untuk keluar dari apartemen.


Memangnya siapa idola Ameera..


Usia Ameera bukanlah usia remaja tapi karakternya memang kekanakan, gadis kecil kekanakan yang menggemaskan.


Keduanya tanpa sadar masih saling menautkan tangan saat masuk ke dalam lift hingga keluar di lantai basement parkir.


"Apa senyaman itu menggandeng tanganku Ameera ?" asisten Jack menoleh dan tersenyum tanpa berniat melepaskan tangan itu.


"Hhmm.. tangan kak Jack kekarnya pas di tanganku, rasanya seperti memeluk guling, nyaman.. " ucap Ameera santuyy.


"Ada ada saja, awas ya kalau sampai kamu tertidur sambil memeluk lenganku. " cubitan kecil di hidung Ameera, gemas.


"Ish kakak ini iihh.. " Ameera mengusap ujung hidungnya.


Masuk ke dalam mobil, asisten Jack membukakan pintu depan untuk Ameera, Setelah semua siap, asisten Jack menyalakan mesin mobil dan melaju meninggalkan gedung apartemen.


Pada malam akhir pekan , suasana kota seakan tidak tidur, semakin larut malam semakin ramai orang orang menghabiskan waktu dan uang.