My Geeky Genius Broker

My Geeky Genius Broker
Bab 39 Move on.. move up.. ada aku..



Saat ini asisten Jack sedang dalam perjalanan bersama Ameera hendak menuju ketempat dimana Ameera bekerja.


"Makasih kak Jack, aku senang sekali hari ini.. Oh iya apa lain kali kita bisa makan di tempat seperti itu tadi ? kalau malam hari pasti suasananya lebih bagus. " ucap Ameera semangat,


"Maksudmu, kamu ingin makan malam denganku ? no problem sih, bagaimana jika akhir pekan nanti ?" ucap asisten Jack sembari menoleh pada gadis kecilnya yang menggemaskan.


"Anggap saja begitu kak.. oh iya apa kak Jimin masih sering menanyakan tentang aku ? apa dia seperti merindukan aku kak ?" pertanyaan konyol yang membuat asisten Jack gemas hingga mengusap pucuk kepala Ameera.


"Tingkat kepercayaan dirimu terlalu tinggi Ameera, Jimin mana pernah membahas tentangmu ? bahkan dia sama sekali tidak mengingatmu, saat ini Jimin sedang dekat dengan seorang wanita dari kalangan dunia bisnis yang sama. " asisten Jack menuturkan apa adanya.


"Benarkah ? haish.. " Ameera mencibirkan mulutnya seolah tidak rela jika kak Jiminnya dimiliki wanita lain selain dirinya.


"Kenapa ? bukankah sudah aku bilang, move on.. move up.. ada aku.. " Lirih asisten Jack berucap seraya menatap ke dalam netra gadis kecilnya yang berwarna Coklat sangat jernih.


Tatapan asisten Jack benar benar membuat Ameera salah tingkah kali ini, dia merasa wajahnya menghangat mungkin juga tampak kemerahan .


Mobil asisten Jack sudah memasuki kawasan parkir gedung tempat Ameera bekerja, usai mematikan mesin mobil, tiba tiba saja..


"Kak.. " lirih ucapan Ameera saat menahan tangannya di dada asisten Jack yang mendekatkan wajahnya lalu..


Cup.. sebuah ciuman singkat mendarat diatas bibir tipis Ameera, membuat si empunya benar benar merasa seperti kepiting rebus.


Aroma maskulin asisten Jack, tubuh atletis mirip artis korea itu benar benar menghipnotis Ameera.


Mobil yang sudah masuk lahan parkir membuat suasana tenang kondusif tanpa gangguan.


Saat asisten Jack tersenyum dan ingin menarik diri tiba tiba..


Ameera menarik kerah kemeja kerja asisten Jack lalu melakukan apa yang nalurinya katakan.


Ameera memposisikan diri duduk diatas pangkuan pria bernama Jack itu lalu..


Mereka berciuman, tanpa paksaan..


Ameera me lu mat lembut bibir maskulin milik pria itu, membuat asisten Jack bersorak dalam hati dan tidak menyiakan kesempatan ini..


Asisten Jack membalas ciuman yang Ameera umpankan, tak kalah lembut bahkan lebih dalam sampai asisten Jack menahan tengkuk leher Ameera, mencoba menikmati lebih dalam bibir tipis ranum yang manis itu.


Hhmmpphh..


Hhmmpphh..


Ameera kini mengalungkan tangannya pada leher asisten Jack dan posisi duduk diatas pangkuan asisten Jack membuat dirinya sangat mudah di iya iyain. 😂


Ameera benar benar menikmati sensasi berciuman yang semakin panas tapi tidak memburu, benar benar hanya saling menikmati bibir satu sama lain.


Ameera yang terbuai dalam pangkuan asisten Jack entaah kenapa tidak berusaha menolak saat wajah tampan asia asisten Jack tenggelam di ceruk lehernya.


Menjilat dan menyesap mencoba menciptakan tanda kemerahan, tanda cinta..


"Hhmmpphh ahh.. kak.. " rin tih Ameera saat ujung lidah asisten Jack menggoda daun telinganya.


Sukses membuat Ameera meremang, merasakan sensasi gatal di bawah sana.


Apa yang terjadi pada tubuhku.. batin Ameera bingung.


Kembali asisten Jack me ngu lum bibir Ameera, keduanya bermain pelan, saling menyesap, memberi dan menerima kenikmatan.


Semakin panas suasana di dalam mobil karena ulah asisten Jack yang masih saja asyik mengobrak abrik dalam mulut Ameera.


Ameera merasa benar benar terbuai sampai merem melek menikmati sensasi aneh yang baru pertama kali dia rasakan.


Sekitar lima belas menit berlalu saat keduanya saling menarik diri dengan nafas ter engah engah karena kekurangan oksigen.


Asisten Jack tersenyum sangat manis saat Ameera menempelkan kepala pada dada bidangnya.


"Kak Jack nakal.. " lirih Ameera mengucap, "Tapi aku suka.. " batin Ameera cekikikan.


Sedangkan asisten Jack kembali mendekap hangat tubuh gadis kecilnya setelah sebelumnya mengecup pucuk kepala Ameera.


"Aku tahu kamu juga menyukaiku, gadis kecil... " gumam asisten Jack sambil mengusap usap lembut lengan tangan Ameera.


Ddrrttt..


Ddrrttt..


Ddrrttt..


Suara dering ponsel membuyarkan adegan romantis Ameera dengan asisten Jack.


"Aku harus balik ke kantor sekarang Meera, nanti mau aku jemput saat pulang kerja ?" ucap asisten Jack menawarkan setelah sebelumnya merespon panggilan Jimin.


"Aku akan kirim pesan saat sudah selesai kerja, aku akan menunggu kak Jack menjemputku.. " Tersipu malu Ameera saat hendak turun dari mobil.


Saling melambaikan tangan saat akan berpisah, Ameera melangkah masuk ke dalam gedung kantornya dengan perasaan berbunga bunga, terasa menggelikan tapi juga membuat dirinya senyum senyum sendiri.


Sedangkan kini mobil asisten Jack melaju dengan kecepatan diatas rata rata, dirinya sudah sangat telambat dan harus segera mengambil berkas di perusahaan lalu menyusul Jimin yang sudah menunggu dari tadi di lokasi pertemuan dengan klien,


Tidak apa sekali kali membiarkan atasan menunggu saat diriku asyik bercumbu hehee.. batin asisten Clark yang senyum senyum sendiri di balik kemudi.