
Calon istri idamanku.. batin Jimin bersmirk tipis nan manis.
Sementara itu di tempat lain..
"Aku sudah dapat semua informasi yang kita butuhkan untuk menghancurkan wanita rubah itu, " kata Elena yanh duduk angkuh disebuah kursi.
"Aku sudah tidak sabar menghancurkan Kayar si ja lang itu, kita harus sebarkan video ini ditempat banyak orang melihat. " ucap Lisa tak kalah angkuh sambil bersedekap tangan.
"Aku sudah dapatkan momen yang pas, kita akan pastikan si Kayra itu menanggung malu sampai tujuh turunan hahaa.. " Elena tertawa angkuh sambil mempermainkan flashdisk di tangannya.
"I can't wait Elena.. hanya tersisa kita berdua untuk membalas wanita biang masalah Kayra. " Lisa menuang white wine di dua gelaa kristal lalu bersulang dengan Elena.
"Cheers !!"
Menjelang sore pertemuan David dan Kayra selesai. Sesuai kesepakatan jika David selain siap menyediakan sarana transportasi juga akan membangun spot spot pendukung para penghuni hunian property Kayra.
Seperti halte dekat taman bermain, halte khusus untuk lokasi perbelanjaan, dan tentu saja halte halte yang akan dibangun tepat di dekat lokasi para penghuni bekerja seperti kawasan pabrik, kawasan deretan kios wirastasta dan hiburan.
Memang memakan biaya yang sangat besar tapi demi meraup sesuatu yang lebih besar maka tisak masalah, David menyanggupi segala persyaratan dan konsep keinginan Kayra seperti Bandung bondowoso yang menuruti keinginan Rorojonggrang .
"Pembangunan kawasan hunian sudah berjalan tujuh puluh persen Vid, kamu juga harus bersiap membangun semua spot yang kita konsepkan tadi agar saat pergantian tahun semua sudah selesai. " kata Kayra tersenyum ala business women.
Kayra pura pura tersipu malu tidak menolak toh hatinya juga biasa saja, tidak bergetar . Berbeda dengan David yang menganggap Kayra speechless karena luluh sampai tak berkata kata.
"Aku harap kita bisa memperbaiki hubungan kita Kayra, aku sangat menyesal untuk kejadian kencan malam itu, aku sudah putus dengan Lisa dan kini aku hanya menginginkan kamu." tatapan David benar benar tajam mempesona jika wanita itu bukan Kayra pasti saat ini mereka sudah melanjutkan sesi ke atas ranjang.
"Hhmm ya.. aku merasa tidak enak karena menjadi penyebab kandasnya hubungan kalian, " ekspresi Kayra pura pura sedih tapi dalam hatinya tidak. peduli.
"Lain kali aku ingin ajak kamu makam malam Kayra , aku akan tunjukkan keseriusanku padamu.." David menatap penuh harap.
"Hhmm.. mungkin minggu depan ? bukankah akhir pekan ini kita ada acara pertemuan rutin para broker ?" kata Kayra sopan dan terkesan agak menjaga jarak.
"Ah iya benar juga, Hhmmm baiklah kita makan malam minggu depan saja. Aku akan buat kamu merasakan apa yang aku rasakan Kayra.. my love.. " David kembali mencium punggung tangan Kayra sambil meluncurkan rayuan gombalnya.
"Pergilah sekarang, aku harus melanjutkan pekerjaan sebelum hari mulai malam. " Kayra menarik melepaskan tangan dari David secara halus.
David melepaskan tangan Kayra lalu berjalan mengarah ke mobilnya, membunyikan klakson sebagai tanpa berpamitan dan di balasa lambaian tangan Kayra.
Huft... sepertinya saat ini David benar benar ingin mendapatkan aku . Cih.. tidak semudah itu brengsek !! sampai kapanpun tidak akan ada kepastian dalam hubungan kita kecuali satu kepastian yaitu kamu yang pasti akan mati dalam kehancuran dirimu sendiri. batin Kayra mengumpat sambil mengusap kasar bekas ciuman bibir David di punggung tangannya.