
"Halo"
Halo.." Kayra menjawab dengan ucapan yang sama.
Dalam hati Kayra sangat berdebar, ini adalah saat yang dia tunggu tunggu, setelah berminggu minggu sebelum nya Kayra sengaja menghubungi nomor David tapi tidak terlalu di respon, kini entah ada angin apa tiba tiba Target utama menghubungi terlebih dulu.
"Kayra.. apa malam ini kamu ada waktu ? mau hang out bareng gak ? aku gak ada partner soalnya ? " tanya David diujung sambungan.
"Hang out kemana dulu nih Vid, " jawab Kayra dengan tetap mencoba setenang mungkin.
Setidaknya aku harus siapkan outfit yang tepat kan.. batin Kayra.
"Klub X ordinary yang di dekat perusahaanku, aku sedang suntuk dan butuh teman hang out, kamu tahu sendiri kan geng sosialita sedang tidak baik baik saja semua orang sibuk dengan urusan masing masing.. " David benar benar ingin Kayra menjawab iya.
"Oke.. Kita ketemuan jam berapa Vid ? " tanya Kayra.
"Aku akan jemput dirumahmu pukul sembilan malam, gimana ?" jawab David.
"Ok baiklah ,sampai ketemu dirumahku jam sembilan nanti malam ya, bye.. " Kayra mematikan panggilan .
Lalu dengan tatapan sumringah Kayra melajukan mobil menuju salon, malam ini dia akan benar benar siap menggoda David.
Kayra menghabiskan waktu di salon sampai sore hari, gegas pulang kerumah hingga tak terasa langit sudah berubah ke senja dan sebentar lagi malam tiba.
Kayra menyiapkan dress untuk hang out malam ini, sengaja tadi dia mampir di butik langganannya.
Tubuh bersih, wangi dan make over salon yang sempurna membuat tingkat kepercayaan diri Kayra meningkat puluhan kali lipat.
Kini Kayra sudah siap dengan tampilan anak klub, dengan dress seksi warna hitam pas badan dengan aksen mengkilat di beberapa bagian, sepatu heels 12 centi warna senada dengan dress seksi diatas lutut tersebut.
Kayra sengaja memilih dress yang sedikit nakal karena malam ini target utama harus dia dapatkan.
"Mobil itu.. " batin Jimin yang mengintip dari jendela rumahnya.
Tampak David turun dari mobil bersamaan dengan Kayra yang menghampiri, keduanya saling berpelukan cipika cipiki membuat Jimin menaikkan satu alisnya.
"Apa lagi ini, sialan !!" Jimin tidak suka. Sangat tidak suka saat David mendekati Kayra apalagi penampilan keduanya seperti pasangan yang akan pergi kencan.
"Shi**t ini tidak bisa di biarkan, David terlalu brengsek dan tidak pantas mendapatkan Kayra !!" Geram Jimin menutup tirai sedikit kasar.
Lalu segera Jimin meraih jaket hoodie yang tergantung di balik pintu kamarnya, Jimin berniat mengikuti mobil David.
Jika itu Kayra, aku tidak akan rela.. Dalam hati Jimin benar benar tidak ingin Kayra jatuh ke dalam jerat sepupu brengseknya itu.
Sementara di dalam mobil, David tampak tampan seperti biasa, setelan kasual membuat penampilan macho yang sangat maskulin terpancar pada dirinya.
Bahkan membuat Kayra terus menyunggingkan senyum pasta gigi.
"You look great tonight Kayra.. " puji David saat menilai penampilan Kayra malam ini.
"Thanks, aku sengaja menyiapkan diri sebaik mungkin, aku tidak akan mengecewakanmu.. " ucap Kayra yang seakan akan bisa hang out dengan pria seperti David adalah impian setiap wanita.
"Nice.. " David tersenyum lalu mulai melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang menuju klub X ordinary.
Sesekali sudut mata David menangkap moment dimana Lekuk tubuh Kayra tampak sangat menggoda.
"Damn.. she is so hot.. " batin David sambil satu tangan memainkan bibir bawahnya, seolah memikirkan sebuah rencana untuk Kayra.
Kayra sendiri yang sangat bersemangat lantaran pria yang di targetkan semakin dekat untuk diraih tidak merasa heran saat melihat David yang tampak gelisah.
"I know you want me David.. " smirk halus nyaris tak terlihat di sudut bibir Kayra.