
Kayra mengerinyitkan dahi saat melihat siapa yang melakukan panggilan tak terjawab puluhan kali. Saat ini Kayra masih mengenakan bathrobe tebal warna merah muda usai menyelesaikan ritual me time nya di kamar mandi.
Memilih duduk bersandar pada headboard ranjang, sambil memeriksa satu persatu notifikasi ponselnya.
"Ck.. aku sudah malas masuk dalam circle toxic geng sosialita, apalagi ada wanita ca bul si Liam itu iihh menjijikkan.. " Kayra bergidik saat membayangkan ketika Liam hampir saja melecehkan dirinya.
Jemari Kayra lincah membalas pesan dari Jeni yang ternyata adalah pelaku yang membuat ponselnya tidak diam berdering selama sesi mandi tadi.
Kayra membaca satu pesan dari Jeni yang menurutnya penting, berkenaan dengan rencana pameran yang akan Jeni gelar kurang dari tiga bulan .
Dalam pesan tersebut Jeni mengundang Kayra untuk menghadiri rapat khusus para sponsor utama pameran tersebut.
Tentu saja hal ini adalah memang bagian dari rencana Kayra yang ingin menghancurkan satu persatu teman teman toxic dari kehidupannya di masa lalu sebagai ayra azalea.
Target pertama, Jeni.
Kayra membalas dengan singkat jika dirinya akan hadir saat pertemuan besok lusa.
Meletakkan ponselnya begitu saja, Kayra lalu bangun dan memilih pakaian tidur yang akan dia pakai malam ini.
Seperti biasa juga, keteledoran Kayra saat melepaskan begitu saja bathrobe tebal yang dia pakai, lalu dengan santainya tubuh polos nan seksi itu membuka lemari dan memilih setelan tidur.
"pemandangan yang aku nantikan setiap malam.. " batin Jimin diseberang sana, sambil menyesap red wine di gelas kristal ditangan kanannya, sedangkan satu tangan lainnya masuk kedalam saku celana rumahan. Jimin benar benar menyukai situasi seperti ini..
Entah sepertinya mengintip Kayra saat berganti pakaian di dalam kamar adalah obsesi tersendiri bagi Jimin.
Meski masih hanya sebatas mengagumi , Jimin berencana mendekati Kayra tapi sepertinya wanita itu sangat sulit di taklukkan.
Maka jalan satu satunya adalah mendekati lewat pertemanan, witing tresna jalaran saka kulino..
Jimin yakin suatu hari nanti apa yang dia rasakan pasti akan Kayra rasakan juga, meski tidak dipungkiri di dalam hati seorang tuan muda bernama Jimin masih terukir sebuah nama wanita yang sangat dia kagumi dan menempati ruang khusus di hatinya.
Padahal..
Jimin lah yang pertama kali menaruh hati pada sang dewi pasar saham saat acara Pertemuan broker dari beberapa negara setahunan yang lalu.
Kala itu Jimin ditemani David, keduanya sama sama melihat saat Ayra azalea memberikan pidato di atas podium. Hati Jimin bergetar sangat halus seakan wanita itu langsung mengisi ruang kosong di hatinya.
Sedangkan David, kala itu hanya menatap Ayra azalea biasa saja, dunia pasar saham bukanlah hal yang disukai David. Saat menemani Jimin waktu itu David hanyalah pengusaha biasa yang sedang merintis kariernya didunia bisnis transportasi.
Jimin sering Menceritakan tentang sosok Ayra azalea pada David, beberapa kali Jimin meminta tolong sepupu David untuk memberikan hadiah,
Rasa malu yang Jimin rasakan ternyata justru menjadi boomerang bagi dirinya sendiri.
Ayra azalea yang setiap hari menerima hadiah dari seseorang tanpa tulisan nama mengira jika pria itu adalah David.
Setiap Jimin meminta David sang sepupu mengantarkan hadiah, diam diam David menerima ajakan Ayra azalea untuk saling mengenal lebih dekat.
Kedekatan keduanya baru disadari Jimin saat sedang dalam acara pertemuan broker selanjutnya Ayra azalea menggandeng lengan David sangat mesra.
Keduanya menghadiri acara tersebut sebagai pasngan kekasih. Semua orang mengucapkan selamat kecuali Jimin, yang justru mengepalkan tangannya kuat sampai buku buku kuku itu membekas di telapak tangan.
Bahkan saat berpas pasan dengan Jimin, David hanya menyunggingkan smirk disudut bibirnya seolah menunjukkan jika saat ini, wanita ini milikku..
Benar benar sejak detik itu Jimin merasa muak dan kecewa pada David. Ingin sekali Jimin mengatakan pada Ayra azalea jika pengagum rahasia yang setiap hari memberi hadiah adalah dia bukan David.
Tapi dasar hati Jimin yang terlalu baik atau memang dia sangat bodoh urusan percintaan, setiap melihat Ayra azalea tersenyum bahagia, hati Jimin ikut merasakan bahagia.
Seiring waktu berlalu, Jimin merelakan Ayra azalea berpacaran dengan David.
Jimin masih tetap menjadi pengagum rahasia ayra azalea sampai wanita itu meninggal dunia.