My Geeky Genius Broker

My Geeky Genius Broker
Bab 73 Calon istri idamanku



Mobil tiba di depan loby perusahaan Jimin saat setelah setengah jam perjalanan, usai saling melambaikan tangan Kayra kini mengendarai mobilnya dengan kecepatan sedang melaju pergi ke kantor marketing .


Sedangkan Jimin baru melangkah masuk ke dalam gedung usai menunggui mobil Kayra menjauh dari pandangan bahkan Jimin juga sesekali membalas sapa ramah para karyawan yang berpas pasan dengannya.


Kayra tiba di kantor marketing miliknya, menyapa ramah setiap karyawan sembari melangkahkan kaki masuk ke dalam ruangan khususnya.


"Bu Kayra tumben hari ini kelihatan sumringah sekali ya, aku jadi ikut senang Lihatnya.. " kata salah satu pegawai.


"Iya.. hari biasanya juga ramah tapi kali ini bu Kayra memang lebih ramah dan bersinar auranya." ucap salah satu pegawai lain.


"Semoga saja sumringahnya bu Kayra berdampak baik pada bisnis kita hari ini ya, Aamiin.. " seorang pegawai lain juga ikut mengutarakan afirmasi positifnya.


Setelah itu semua orang mulai sibuk dengan pekerjaan masing masing sampai menjelang waktu siang Kayra melangkahkan kaki keluar dari ruangannya.


"Aku akan pergi keluar sebentar, jika ada rekan bisnisku David datang antar dia ke ruanganku, ingat ya .." Kayra berpesan pada salah satu pegawai.


"Baik bu Kayra.. " jawab si pegawai itu hormat.


Tak berselang lama, tamu yang ditunggu datang juga, David tiba di kantor marketing Kayra. Sesuai apa yang sang atasan wanti wanti tadi, kini seorang pegawai mengantarkan tuan David sampai ke dalam ruangan kemudian mempersilakan untuk duduk terlebih dahulu sembari menunggu Bu Kayra yang sedang keluar sebentar.


"Bu Kayra akan segera kembali tuan David, beliau sudah mewanti wanti kami untuk mempersilakan tuan David menunggu di dalam ruangan beliau, " pegawai wanita itu tampak memberi hormat sambil tersenyum ramah.


Sedangkan David memilih duduk di sofa sembari memainkan ponselnya, "Bisakah ambilkan air mineral dingin ? cuaca hari ini sangat panas. " perintah David pada sang pegawai tanpa mengalihkan pandangan pada layar ponselnya.


"Baik tuan, akan segera saya siapkan permisi.. " si pegawai keuar ruangan untuk menyiapkan apa yang tamu atasannya inginkan.


Beberapa menit kemudian..


Kayra yang sudah kembali dari urusannya di luar kantor segera masuk ke dalam ruangannya, menyapa David yang duduk di sofa dengan senyuman lalu Kayra pun ikut duduk di dekat David.


"Maaf lama menunggu Vid, aku keluar buat beli ini dulu. " Kayra meletakkan beberapa bungkus plastik berisi makanan untuk makan siang.


"Membahas rancangan bisa dilakukan nanti, isi perut dulu yuk udah masuk jam makan siang kan ini.. " ucap Kayra sambil tersenyum menawarkan pada David.


Tidak bisa menolak jika Kayra menawarkan dengan sopan dan sangat manis seperti itu, David menerima satu porsi makanan yang sama dengan Kayra.


Mau tidak mau David pun akhirnya juga menikmati makan siang dengan Kayra, makanan pinggir jalan yang murah meriah tapi tidak kalah lezat dengan makanan di restoran mahal.


"Enak gak ? ini makanan kesukaan ku sih, sulit dipesan kalau kita ke restoran padahal banyak yang jual di pinggir jalan. " ucap Kayra sambil mengunyah makanan hangat pedasnya.


"Ini lumayan enak kok.. " David yang merasa tidak terlalu suka makanan pinggir jalan harus terpaksa menghabiskan porsinya, seolah olah sangat menikmati sama seperti yang Kayra nikmati.


Di tempat lain..


Didalam ruangan CEO asisten Jack menawarkan atasannya untuk makan siang bersama, "Ini sudah waktunya makan siang tuan, anda ingin makan dimana biar saya reservasi terlebih dahulu.. "


"Kamu pergilah makan diluar, aku sudah bawa bekal. Aku akan makan disini saja. " Jimin berkata singkat sambil menunjuk bungkusan berisi kotak bekal untuk merespon ajakan sang asisten.


"Baik.. saya akan segera kembali setelah jam makan siang selesai, permisi tuan.. " pamit asistem Jack sopan.


"Tentu saja kamu harus segera kembali. Ada banyak pekerjaan yang harus kita selesaikan hari ini, urusan kencan bisa di lanjutkan lain hari ."reaksi Jimin yang tahu jika asisten sekaligus temannya ini pasti akan menemui gadis kecilnya Ameera.


Setelah asisten Jack pergi, Jimin menutup berkas yang dia kerjakan saat ini dan membawa bungkusan bekal pemberian Kayra ke meja dekat jendela.


Bungkusan warna biru muda dengan kotak makan siang didalamnya, Jimin mengeluarkan satu persatu kotak tersebut.


Aroma sedap mulai tercium, Kayra benar benar menyiapkan bekal sepenuh hati. Terbukti dari aroma dan rasa yang sangat sedap menari nari didalam setiap gigitan dan kunyahan didalam mulut Jimin.


Calon istri idamanku..