My Geeky Genius Broker

My Geeky Genius Broker
Bab 79 Malam pembalasan



Malam hari di sebuah gedung acara pertemuan para broker,


Saat ini satu persatu broker dari berbagai kota mulai berdatangan memenuhi gedung acara. Setiap broker tiba dengan style dan pasangan masing masing.


Tampak David yang datang bersama salah satu broker wanita kenalannya, mereka tampak berjalan masuk melewati loby dengan ekspresi wajah berukir senyum menawan.


Acara rutin yang di selenggarakan setiap beberapa bulan sekali ini benar benar menjadi ajang unjuk prestasi sesama broker.


Sebuah mobil mewah berwarna hitam berhenti di depan loby , seorang pria turun dengan aura wibawanya yang teduh membukakan pintu untuk seorang wanita.


Mereka adalah Jimin dan Kayra yang benar benar tampil memukau dengan outfit black and gold yang mewah nan elegan. Keduanya mirip pasangan artis terkenal.


"Malam ini kita akan sedikit bermain, kamu siap honey ? " bisik Kayra yang menggandeng mesra lengan Jimin.


"Berjanjilah ini yang terakhir baby karena selanjutnya aku hanya ingin kita merajut masa depan kita bersama.. " senyum teduh Jimin mengiringi anggukan setuju akan rencana Kayra.


Keduanya menjadi pusat perhatian di dalam ruangan, banyak broker yang ingin menyalami dan menyapa tapi tanpa mereka sadari,


Di salah satu sudut ruangan tampak seseorang dengan smirk Jahat menatap penuh rasa benci pada Kayra.


"Nikmati kepopuleran mu saat ini Kayra, karena sebentar lagi aku akan mempermalukanmu dihadapan semua orang hahahaa.. " batin seseorang yang jahat itu.


Sepuluh menit sebelum acara di mulai, Kayra dan Jimin menghampiri David yang sedang berbincang dengan pasangannya malam ini.


"Kayra.. kita bertemu lagi, kamu sangat amazing malam ini. " puji David yang menatap kagum tanpa memperdulikan Jimin yang hanya diam tanpa ekspresi.


"Kamu datang dengan siapa Vid ?" tanya Kayra sopan menatap sosok wanita pasangan David.


"Ah itu.. kami hanya berteman dan kebetulan sama sama tidak ada pasangam untuk masuk jadi yaa.. kami berpasangan sejak setengah jam yang lalu.. " ucap si wanita ramah.


"Tumben sekali ya, setiap broker yang datang harus berpasangan. " ucap Kayra penasaran.


"Kayra ayo kita kembali ke meja kita, acaranya akan dimulai.. " Jimin sengaja menunjukkan jam tangan yang dia pakai, seperti juga sengaja memamerkan cincin pasangan yang dipakai.


Tentu saja hal itu tidak luput dari David, memang kelihatan menonjol meski tidak norak tapi semua orang pasti setuju jika cincin yang dipakai Jimin dan Kayra adalah sangat unik dan mewah.


Cih.. baru cincin yang tersemat kan ?? sebelum janur kuning melengkung aku masih ada kesempatan untuk mendapatkan Kayra, Aku harus mendapatkan Kayra !! batin David sangat berambisi.


Tepat pada pukul sembilan malam acara dimulai, sepasang pembawa acara tampak membacakan susunan acara malam ini yang tidak jauh berbeda dengan setiap pertemuan sebelum sebelum nya.


Satu persatu urutan acara belangsung dengan lancar, para broker berpengaruh saling menyampaikan pidato motivasi diatas podium bergantian, tak terkecuali Kayra yang masih bertahan dalam posisi top three broker paling berpengaruh di negara tersebut.


Para hadirin mulai panik tak terkecuali Jimin yang hendak menghampiri Kayra keatas podium, baru saja Jimin berdiri dari kursinya tiba tiba satu lampu menyorot ke arah Kayra yang tampak berdiri tenang, meski dalam hati juga panik, Apa yang terjadi..


Suara entah dari mana namun saat ini terdengar jelas jika itu ditujukan untuk sang jenius broker yang masih berdiri diatas podium,


"Apa kalian penasaran seperti apa masa lalu sang dewi pasar saham kita ini ? pasti kita semua bertanya tanya seperti apa latar belakang sang jenius broker yang berhasil menduduki posisi tiga besar berturut turut, kalau begitu tanpa membuang waktu mari lihat layar disisi kanan panggung, " suara misterius yang memicu kepanikan, pihak panitia segera mengerahkan petugas keamanan untuk melacak keberaadaan orang asing tersebut.


Dalam hitungan tiga..


dua..


satu.


Layar disisi kanan panggung menampilkan sosok Kayra sang jenius broker yang selalu tampil mewah, berkelas dan menawan, beberapa cuplikan video dan foto menyuguhkan decak kagum bagi para hadirin.


Sementara Kayra yang tetap tenang hanya sedikit tersenyum, dalam hatinya merasa ada yang janggal dan penasaran, apa selanjutnya Hhmm..


Lalu dalam durasi berikutnya yang ditampilkan bukan lagi Kayra sang jenius broker melainkan Kayra sang pemulung yang sedang memilah sampah.


Kayra si gelandangan kumal yang sehari hari hidup dilahan sampah pinggiran kota, tampilan fisik yang sangat kotor, kusam, berantakan, benar benar kumal dan memalukan.


Beberapa foto jelas menampakkan wajah masa lalu Kayra yang sangat.. sangat.. sangat menjijikkan.


Para hadirin dibuat melongo sulit percaya jika sang jenius broker dulunya adalah gelandangan kumal pinggiran kota.


Kayra masih tenang tanpa ekspresi, bahkan netranya menatap ke arah Jimin untuk tetap duduk, seakan berkata, "i can handle it.. "


Kayra tersenyum diatas panggung, entah siapa yang tega melakukan ini padanya tapi, Kayra sudah menyiapkan alibi yang tepat untuk menyanggah rekaman dokumentasi yang ingin mempermalukan dirinya.


"Wah.. wah.. wah.. ternyata sang jenius broker yang kita puja selama ini adalah seorang mantan gelandangan yang kotor dan menjijikan, apa kita akan tetap memujanya sebagai dewi pasar saham ? ataukah sebaiknya kita kembalikan Kayra ke tempat asalnya, tempat pembuangan sampah hahahaaa !!!" suara misterius itu tiba tiba menghilang meninggalkan suasana kacau di dalam ruangan.


Banyak hadirin yang menatap penasaran, ada juga yang tiba tiba merasa jijik tak terkecuali David yang tidak habis pikir, wanita seglowing Kayra adalah gelandangan ??


"Apa kalian terkejut jika benar itu adalah aku , Kayra ? maka sebelum kalian menjudge aku, dengarkan dahulu apa yang akan aku katakan, setelah itu terserah kalian.. " suara Kayra terdengar tenang dan mampu menguasai keadaan.


"Wanita gelandangan itu adalah aku.. aku yang dulu sebelum mengenal Ayra Azalea, kita semua tahu dan mengidolakan beliau kan. Ayra Azalea adalah idolaku sejak dulu, diam diam aku mengagumi dirinya yang sangat low profile, suatu hari kami bertemu dan mulai berteman. Ayra Azalea mengajarkan ilmu brokernya pada wanita kumal ini dan yaa.. hati Ayra Azalea sangat mulia, dia tidak melihat orang berdasarkan status sosial mereka, dia menjadikan aku teman baiknya, semua ilmu yang aku miliki hingga bisa berada diposisi puncak seperti sekarang ini adalah berkat Ayra Azalea.. " semua orang terdiam, aura wibawa yang dimiliki Kayra mampu membungkam setiap orang yang ingin mencibir.


"Kematian Ayra Azalea sangat menghancurkan diriku, dan sejak itu aku bertekad untuk membongkar siapa yang sudah berbuat jahat pada teman baikku sampai dia harus meninggal dengan tragis, dan apa kalian semua tahu ? jika kecelakaan yang dialami Ayra Azalea bukanlah kecelakaan biasa melainkan ada rencana sabotase yang secara tidak langsung menyebabkan kemalangan nasib teman baikku ?" mata Kayra berkaca kaca saat menceritakan kisah kematian Ayra Azalea.


Hening.. suasana didalam ruangan menjadi hening tidak seorangpun mengeluarkan suara, semua orang penasaran dengan apa yang akan diucapkan Kayra selanjutnya..