My Geeky Genius Broker

My Geeky Genius Broker
Bab 50 Slow dance



Hidangan satu persatu mulai disajikan, mulai dari makanan pembuka, menu utama, hingga dessert.


Ameera sangat menikmati makan malam kali ini yang sangat terasa romantis dan berkesan.


Sedangkan asisten Jack sedari tadi gelisah memikirkan cara bagaimana memberikan cincin yang sudah dia siapkan jauh jauh hari.


"Kak Jack oke ? kenapa sepertinya gelisah begitu ? " tanya Ameera.


"Hhmm.. tidak kok, aku hanya merasa malam ini sangat spesial. Mau dansa ?" ucapan asisten Jack tiba tiba, membuat Ameera kembali mengangguk mau.


"Ayo kak, tapi aku tidak pintar melakukan gerakan dansa jadi kakak yang ajari aku, ayok. " Ameera yang antusias menarik lengan asisten Jack yang hanya bisa pasrah menuruti antusiasme gadis kecilnya.


Asisten Jack meminta pelayan memutar lagu slow dance, lalu keduanya siap memposisikan diri satu sama lain.


Ameera mengalungkan kedua tangan di leher kak Jack, sedangkan Asisten Jack melingkarkan kedua tangan di pinggang ramping Ameera.


Netra keduanya saling beradu intens, hingga saat suara lagu dimainkan, Mereka bergerak pelan kekiri dan kekanan dengan langkah kecil diselingi tawa tawa kecil.


Awalnya semua berjalan dengan baik sampai saat tiba tiba Ameera tidak bisa mengimbangi gerakan asisten Jack dan akhirnya,


"Ouch !!" asisten Jack terjingkat kaget kesakitan saat heels yang di pakai Ameera menginjak kakinya.


"Astaga.. maaf kak maaf.. duh gimana nih.. " Ameera ingin menolong tapi apa yang harus dia lakukan.


"Ameera.. ini tidak terlalu sakit aku hanya sedikit terkejut, tenanglah.. ayo kita lanjutkan ini bahkan baru sepertiga dari lagu yang diputar. " asisten Jack kembali berdiri dengan posisi seperti sebelumnya.


"Aku lepas heelsku dulu deh, " Ameera melepaskan heelsnya dan..


haph..


Dengan senyum percaya diri Ameera menaikkan telapak kakinya ke atas sepatu kulit asisten Jack. Membuat asisten Jack sedikit terhuyung tapi sesaat kemudian kembali seimbang.


"Ayo selesaikan dansa satu lagu saja, kali ini aku akan mengikuti gerakan dengan benar xixii.." tentu saja pasti benar jika Ameera hanya bergerak mengikuti asisten Jack.


Keduanya kembali berdansa, posisi sangat intim karena tubuh gadis kecil Ameera bertumpu sepenuhnya pada tapak kaki asisten Jack yang secara langsung pasti menempel sempurna pada tubuhnya.


Ameera merubah posisi , dia melingkarkan kedua tangannya di pinggang asisten Jack dan menempelkan kepala di dada bidang kak Jack.


suara degup jantung keduanya tidak aman..


Sedangkan kak Jack tetap bergerak sesuai gerakan dansa meski harus juga menjaga keseimbangan untuk Ameera gadis kecilnya yang entah sadar atau tidak tapi posisi ini benar benar membuat asisten Jac mati matian menahan diri.


Sesuatu di bawah sana milik Ameera menempel di bagian bawah miliknya, membuat setiap gerakan yang asisten Jack lakukan seolah menimbulkan gesekan halus yang nikmat dan jika tidak menahan diri bisa bisa malam ini mereka akan berakhir diatas ranjang dan bercinta semalaman.


Sayangnya saat tubuh asisten Jack panas dingin menahan hasratnya, Ameera justru biasa saja dan semakin menyamankan diri ditubuh asisten Jack.


Satu lagu dengan durasi sepuluh menit yang benar benar menyiksa.


Selesai dansa, pikiran asisten Jack menjadi tidak fokus, sebagai pria normal dia menginginkan penyaluran hasrat itu, dan asisten Jack menginginkan Ameera saat ini.


Mereka kembali duduk dikursi masing masing sembari menikmati wine merah di gelas masing masing.


"Mau pulang sekarang ? ini sudah pukul sepuluh malam.. " ucap asisten Jack menawarkan.


"Ah iya.. ini sudah malam, kita pulang saja kak.. " Ameera berdiri usai mengenakan kembali sepatu heelsnya lalu menggandeng tangan asisten Jack seperti biasanya.


Mobil melaju dengan kecepatan sedang menuju tempat tinggal Ameera.


Bagaimana caraku memberikan cincin ini . Asisten Jack larut dalam pikirannya sendiri dengan tetap fokus mengemudi.