My Geeky Genius Broker

My Geeky Genius Broker
Bab 46 Jeni, you end



Di tempat lain..


Malam ini adalah malam dimana Jeni mengadakan pertemuan tertutup antar rekan terpilih yang akan mensponsori gelaran pameran perhiasan rancangannya.


Di dalam sebuah ruangan, sudah hadir beberapa orang investor, termasuk Kayra salah satunya.


Jeni duduk di sebuah kursi single paling ujung dan membuka acara pertemuan kali ini.


Beberapa hal yang dibahas antara lain, Jeni memperlihatkan rancangan keseluruhan akhir dari perhiasan yang akan dia pajang saat pameran.


"Semua desain yang aku buat sudah mulai masuk proses produksi.. " ucap Jeni sambil tetap menggeser setiap foto rincian desainnya.


Jeni merancang belasan mahakarya yang menurutnya sangat mewakili karakter setiap perempuan.


Semua yang hadir berdecak kagum tidak terkecuali Kayra, rancangan Jeni memang benar benar bagus dan tidak pasaran.


Para sponsor yakin jika dana yang mereka tanamkan dalam pagelaran pameran Jeni kali ini akan memberikan keuntungan berlipat ganda.


Pertemuan tertutup berlangsung kurang lebih satu setengah jam, dengan kesepakatan jika setiap pihak sponsor akan menanamkan investasi dalam proses produksi perhiasan Jeni.


Dengan sistem bagi hasil seperti yang biasa orang bisnis lakukan, dalam hal ini tidak akan ada pihak yang dirugikan jika pameran Jeni sukses, Mereka yakin jika para peminat barang ekslusif pasti rela merogoh lebih dalam isi rekening mereka demi mendapatkan perhiasan desain ekslusif Jeni.


Sebelum meeting berakhir, tiba tiba ponsel Jeni berdering.


Jeni menatap nama yang tertera dalam layar ponsel lalu memutuskan untuk menerima panggilan telpon ke luar ruangan.


Meninggalkan para calon inventor didalam ruangan dan mereka mulai berbincang.


"Jeni is amazing, setiap ide yang dia tuang ke dalam desain perhiasan sangat unik.. " ucap salah satu sponsor yang duduk di samping Kayra.


"Ya.. dia ibarat pemata langka yang hanya perlu di asah agar semakin berkilau, keputusanku untuk menjadi sponsor pameran perhiasan tidak salah, " ucap wanita lain yang duduk diseberang meja.


Mereka semua memuji setiap ide dan kemampuan Jeni.


Melihat situasi yang terlalu manis ini membuat Kayra menyeletuk, "Aku dengar cerita dibalik kesuksesan Jeni sekarang ini.. "


Ucapan yang terjeda membuat semua orang menoleh dan menatap Kayra dengan penasaran.


Semua orang tampak tertuju fokus mendengarkan setiap kata yang Kayra ucapkan.


Tentang dari mana asal muasal kekayaan Jeni hingga mampu memiliki toko perhiasan, Kayra menceritakan bagaimana circle pertemanan Jeni dan geng sosialitanya.


Semua orang tampak megerinyitkan dahi seakan sulit menerima apa yang mereka dengar, tapi saat Kayra menatap serius entah kenapa semua orang menjadi berpikir dua kali.


"Benarkah ? lalu bagaimana dengan wanita itu ?" celetuk salah satu wanita.


"Jeni memang baik, seperti yang kita lihat sejauh ini dia sangat baik dan profesional. Jeni ibarat orang baik yang salah circle pertemanan, dalam geng itu Jeni seringkali hanya dijadikan boneka , seperti dalam video ini, lihatlah.. "


Smirk Kayra terukir sangat jelas saat mengeluarkan ponselnya lalu membuka folder khusus yang sengaja dia simpan.


Kayra menekan tombol play saat para hadirin mengelilinginya.


Video yang direkam oleh Jeni saat malam tragedi kecelakaan Ayra azalea, semua tampak jelas siapa saja yang ada di dalam video tersebut.


Kayra sengaja meminta teman jenius hacker nya untuk memulihkan data pada ponsel Ayra azalea. Tidak ada yang tidak bisa dilakukan pria jenius hacker itu , demi turut membalas rasa dendam dia berusaha semaksimal mungkin meng hack memory pada ponsel Ayra azalea lewat sinkronisasi data yang diingat Kayra.


Semua orang saling menatap sambil membekap mulut masing masing, tidak menyangka jika calon rekan bisnis mereka adalah orang yang sejahat itu.


"Astaga.. mereka kejam sekali, aku sempat mendengar tentang Ayra azalea yang meninggal dalam kecelakaan tapi baru sekarang aku tahu penyebab kematiannya. " seorang wanita kembali. merasa ikut berduka .


"Wait.. wait.. Kayra coba putar kembali video di menit ke dua belas, bukan kah tadi itu Liam ? wanita yang punya bisnis hitam pros ti tu si di kota ini, yang mati dalam kecelakaan kemarin ? Astaga.. " Wanita yang satu itu merasakan merinding membayangkan segala kemungkinan yang dia kait kaitkan.


"Semua orang dalam video ini adalah orang orang yang beberapa bulan ini menanjak kekayaannya, tidak disangka jika harta mereka adalah hasil merampas milik orang lain, aku tidak bisa melanjutkan kerja sama dengan Jeni, Bagaimana jika dia mentargetkan aku ?? aku tidak mau mati konyol dan membiarkan hartaku lenyap begitu saja.. " wanita ini jadi parno sendiri, memikirkan nasib Ayra azalea membuat dirinya meragu akan kelanjutan kerja sama dengan Jeni.


Tepat pada menit ke lima belas Kayra mematikan video di dalam ponselnya, bersamaan Jeni yang kembali masuk kedalam ruangan.


Setiap orang kembali duduk di kursi masing masing, saling melempar pandang saling meyakinkan satu sama lain untuk membulatkan suara menolak kerja sama.


Kayra hanya diam dan tenang duduk dikursinya, dia melakukan apa yang dia harus lakukan, Selanjutanya semua terserah keputusan setiap orang yang pasti, Kayra tidak akan membiarkan Jeni lolos begitu saja.


Mencuri dibalas mencuri kan.. Smirk halus terukur di wajah Kayra yang manis.