My Geeky Genius Broker

My Geeky Genius Broker
Bab 51 Late night with asisten Jack



Mobil asisten Jack memasuki basement parkir gedung apartemen Ameera tepat pada pukul setengah sebelas malam.


Keduanya masuk lift yang ada di basement parkir menuju lantai tempat unit apartemen Ameera.


Saling melempar senyum, Ameera tampak malu merona membuat asisten Jack semakin gemas.


"Gemas sekali jadi pingin cium.. huft.. " batin Asisten Jack yang saat ini tangannya meremas kotak cincin didalam kantong celana.


Tingg.. pintu lift terbuka Ameera dan asisten Jack melangkah keluar.


Entah kenapa tiba tiba rasanya saling canggung, masing masing larut dalam pemikiran masing masing hingga..


Keduanya tiba di depan pintu unit apartemen Ameera.


Berdiri berhadapan namun tidak berani menatap netra satu sama lain, Ameera mengedarkan pandangan ke sekitar sedangkan Asisten Jack semakin gugup.


Tangannya tidak keluar dari kantong saku celana sejak tadi, dia mencari moment yang pas untuk menyerahkan, tapi kapan..


"Ameera.. "


"Kak Jack.. "


Keduanya memanggil bersamaan membuat netra keduanya beradu lalu tersenyum tersipu.


"Thanks untuk makan malam romantis hari ini.. aku suka. " Ameera mengucap sembari memainkan ujung heels nya di lantai.


"Kita bisa lakukan itu kapan pun kamu mau.. Hhmmm.. " tatapan asisten Jack terasa mengintimidasi secara lembut membuat Ameera semakin merona.


"A.. apa kak Jack mau pulang sekarang ?" Ameera kali ini membalas tatapan asisten Jack dengan intens.


Jangan pulang dulu... batin Ameera.


"Apa kamu mau aku pulang sekarang ? Hhmm sebenarnya... " asisten Jack semakin gugup, dia berencana memberikan hadiah saat ini juga.


Saat asisten Jack sedang mengumpulkan keberanian untuk mengatakan , tiba tiba saja..


Cup.. sebuah kecupan Ameera mendarat di dagu asisten Jack.


"Meera... " lirih asisten Jack berucap sambil menyentuh dagunya yang dicium Ameera barusan.


"Seperti di film film, setelah mengantarkan wanitanya pulang biasanya ada adegan ciuman dan.. " Ameera senyum tersipu tidak meneruskan kalimat selanjutnya.


"Dan kamu ingin melakukan seperti di film film itu ? baiklah.. " tanpa pikir panjang apalagi ijin gadis kecilnya asisten Jack menarik dagu Ameera mendekat pada dirinya lalu melakukan adegan ciuman seperti di film film.


Ciuman lembut yang tidak terburu buru membuat Ameera terbuai nyaman dan sedikit berjinjiit mengalungkan tangan pada leher asisten Jack.


Bukan kali pertama keduanya melakukan ciuman dalam tempo lambat dan waktu yang lama.


Semakin lama bibir keduanya seakan menginginkan lebih, Ameera benar benar aktif malam ini , dengan sengaja Ameera melangkah mundur membuka pibtu apartemennya tanpa melepaskan tautan bibir kak Jack.


ceklek. . pintu apartemen terbuka.


Ameera menutup pintu lalu mengarahkan asisten Jack untuk ke sebuah sofa panjang. Sedikit gerakan mendorong sampai asisten Jack jatuh terduduk dengan pasrah.


Kemudian Ameera sengaja sedikit menaikkan gaun yang dia pakai lalu naik ke atas pangkuann menghadap asisten Jack. Ameera merengkuh dalam dalam bibir maskulin tersebut, sedikit mengigit lalu menyusupkan lidahnya mengobrak abrik dalam mulut satu sama lain.


Asisten Jack yang menahan diri sejak tadi kini mulai berani menyusupkan tangan ke balik gaun yang di kenakan Ameera. Mengusap punggung gadis kecilnya dengan lembut tapi justru membuat Ameera meremang.


Tangan Ameera saat ini menangkup rahang maskulin kakak Jack nya, benar benar menikmati setiap jengkal permukaan wajah pria itu lalu..


Ameera secara sadar membenamkan wajahnya diantara ceruk leher asisten Jack, menjilati dan menyesap menciptakan tanda kemerahan.


Perbuatan Ameera membuat asisten Jack benar benar kalang kabut sampai refleks meremas bo kong Ameera dan sedikit menggerakkan tubuh bawah Ameera agar bergesekan dengan miliknya yang pasti terasa menonjol dibawah sana.


Menolak ?? kali ini tidak ada penolakan sama sekali bagi keduanya sama sama dalam kondisi sadar saat melakukan aktifitas panas diatas sofa.


Meski masih berpakaian lengkap tapi percuma karena asisten Jack sudah membuat penampilan Ameera berantakan.


Asisten Jack membalas seperti apa yang Ameera lakukan pada tubuhnya. Mencumbu tubuh bagian atas Ameera tak mau kalah menciptakan banyak tanda kemerahan di bagian leher dan dada atas.


"Ahh.. geli kak... " Ameera melenguh saat asisten Jack dengan sengaja memainkan lidahnya di gundukan kenyal yang tampak menyembul di sela belahan gaun yang Ameera pakai.


Keduanya masih berpakaian utuh meski Ameera seolah sudah sangat pasrah tapi yakinlah Asisten Jack tidak akan melakukan hal yang lebih dari ini.


Masih merengkuh pinggang Ameera untuk menggesek miliknya, asisten Jack juga sengaja menjilati pucuk payu dara Ameera dari luar, meski terhalang kain tapi tetap saja pu ting Ameera sudah mengeras hingga permainan lidah panas asisten Jack dari luar tetap terasa geli, membuat tubuh bagian bawah Ameera refleks bergoyang semakin cekat.


Merasa situasi sangat semakin tidak terkendali, Asisten Jack menyudahi permainan mesumnya bersamaan dengan tubuh Ameera yang menegang saat bagian inti bawahnya merasakan sensasi yang baru kali ini Ameera rasakan.


"Ahh.. kak.. 💦💦"


huhh.. huhh.. huhh.. Ameera mengatur nafasnya mencoba mengendalikan diri yang terkulai lemas diatas pangkuan kakak Jack nya.


Ini saat nya.. batin Jack.


"Ameera... this is for you baby.. " asisten Jack mengulurkan tangan memberi kotak kecil berwarna biru.


"Kakak.. i.. ini.. ini untuk aku ?" Ameera mengangkat kepalanya tersenyum saat menerima dan membuka kotak kecil itu.


Ameera terpukau akan keindahan cincin bertahta berlian dengan ring gold berukir namanya.


"Biar aku pakaikan.. " asisten Jack meraih jemari manis Ameera lalu memasangkan cincin yang sangat pas.


"Ini sangat cantik kak.. " lirih Ameera berterima kasih.


Cup.. asisten Jack mencium pucuk kepala Ameera yang kembali menyandarkan kepala di dada bidangnya.


"Mulai sekarang kamu hanya milikku baby.. " lirih asisten Jack berucap sambil mengeratkan pelukannya.


Ucapan yang lirih tapi dapat terdengar oleh Ameera.


Terukir senyum manis di sudut bibir Ameera sembari membalas mengeratkan pelukan pada sosok pria dewasa ,teman curhat ,sekaligus kekasihnya saat ini.