
Malam hari di tempat lain..
David kini sedang menenggak entah botol ke berapa tapi, suasana hatinya benar benar kembali buruk usai bertengkar dengan Lisa.
Rasa tidak suka saat bagaimana Lisa merengek minta di nikahi segera, padahal Lisa sendiri juga yang menawarkan tubuhnya kala itu.
Saat Lisa menawarkan diri pada malam perayaan jadian ke tiga bulan David dan Ayra azalea direstoran, Lisa yang dengan suka rela menyerahkan tubuhnya pada David.
prankkk !! suara botol pecah akibat ulah David yang melempar sengaja kesembarang arah.
Kembali kepingan memory di malam kecelakaan Ayra azalea muncul diotak nya. memory saat Lisa terang terangan menggoda sesaat setelah Ayra azalea meninggalkan restoran.
Kala itu Lisa sengaja mencampur serbuk terkutuk dalam minuman David, membuat David tidak bisa menahan diri saat Lisa mulai menyentuh setiap permukaan tubuhnya , Lisa sengaja memancing David agar mencumbuinya saat itu juga.
Dengan pikiran kalut kini David bersandar pada punggung sofa di kamarnya, David mulai memejamkan mata,
Bukan membayangkan Lisa tapi Kayra..
Adegan sangat intim yang dia lakukan dengan Kayra di klub X ordinary tadi kembali membayangi pikirannya.
Bagaimana tubuh Kayra meremang saat tangannya menyentuh permukaan kulit nya.
Reaksi Kayra yang seperti baru pertama kali di sentuh membuat David membatin, Apa dia masih pe ra wan ??
Senyum terbit di wajah David jika benar begitu, seketika dalam diri David bertekad harus bisa mendapatkan Kayra,
Bagaimanapun caranya aku pasti akan memiliki kamu seutuhnya Kayra.. David senyam senyum sendiri dalam kesendiriannya dengan mata yang msih terpejam.
Membayangkan tubuh Kayra saat berada di atas pangkuannya benar benar membuat David berfantasi liar dalam otaknya.
Bagaimana saat merasakan bibir itu.. gundukan kenyal yang kencang itu dan sesuatu yang masih tersegel juga..
David seolah terobsesi dan membayangkan hal hal yang mungkin akan mereka lakukan seandainya Lisa tidak datang.
Lain kali aku pasti akan mendapatkan kamu Kayra..
Smirk seorang pria tampan casanova bernama David.
Lisa masih belum berhenti menangis, saat ini dia sedang bersama Dante, satu satunya anggota geng sosialita yang bisa dihubungi.
"Sudah Lisa.. sudah.. bukankah aku sering bilang jangan terlalu terbawa perasaan saat bersama David, " Dante mengusap usap punggung Lisa yang bersandar di bahunya.
"Tapi.. aku sudah menyerahkan segalanya Dante, waktu itu aku sangat yakin David akan menepati janjinya, tapi.. hiks.. huhuhuuu... " tangis Lisa kembali pecah.
"Pria seperti David itu casanova sejati, tidak ada kata pernikahan dalam kamusnya dan apa kamu tahu ? pria sebejat apapun didunia ini juga pasti akan memilih wanita yang masih suci untuk dinikahi. Itu fakta yang kejam tapi begitulah.. " ucapan Dante seolah menyentil harga diri Lisa.
"Kamu pikir aku murahah ya Dante.. hiks.. tapi setelah David jadi kekasihku aku hanya melakukan itu dengannya, aku tidak pernah bercinta dengan pria lain.. hiks.. " Lisa sesegukan saat ini air matanya tidak sederas di awal, tapi tetap saja belum mau diam.
"Sudahlah Lisa, intinya adalah David sudah membuangmu dan aku sarankan kamu untuk move on, kamu masih bisa cari pria lain yang lebih baik dari David. "
"Apa kamu bercanda Dante.. pria seperti David itu sangat langka dia itu mahakarya paling sempurna di dunia. " bagi Lisa memiliki David sebagai suami adalah kemenangan tersendiri dalam tujuan hidupnya.
"Tapi dia casanova, dia tidak punya rasa cinta, tidak butuh komitmen dan apa yang dia butuhkan dari wanita bisa dia dapatkan dengan mudah, tinggal tunjuk maka tidak akan ada wanita yang menolaknya, Apa kamu lupa dulu kamu juga seperti itu Lisa ? "
Dante meraih kedua tangan Lisa berusaha menguatkan, "Kamu bisa tinggal disini selama yang kamu mau Lisa, setidaknya pikiranmu tidak akan semakin galau, ada aku yang akan siap menemani kamu. "
"Thanks Dante.. " Lisa tersenyum sambil masih sesegukan.
"Apa Elena belum ada kabar ?" tanya Lisa.
Mereka mulai mengganti topik pembicaraan,
"Elena sedang ke luar negeri, sepertinya dia menemukan sesuatu tentang Kayra dan saat ini sedang mengumpulkan semua info. " jawab Dante yang duduk bersandar pada sofa.
"Jeni juga tiba tiba tidak ada kabar, sejak rencana pameran tunggalnya gagal, ponsel Jeni tidak aktif dan dia juga tidak pernah mengunjungi toko perhiasan miliknya, pegawainya juga tidak tahu kemana Jeni pergi. " lanjut Dante menceritakan apa yang sedang dialami geng sosialita saat ini yang semakin kacau.
"Sejak kedatangan Kayra semua jadi kacau, Liam bahkan sudah mati karena ulah Kayra, ada rahasia dalam diri Kayra dan aku bersumpah akan membongkar rahasia itu secepatnya. " netra Lisa berapi api.
Selain karena tidak terima Kayra merebut David, Lisa memang merasa Kayra memiliki tujuan tersendiri mendekati David.
Aku tidak akan membiarkan wanita ja lang itu berhasil mendapatkan David . Aku bersumpah !!