My Geeky Genius Broker

My Geeky Genius Broker
Bab 82 Bertengkar di dalam sel



Beberapa polisi tampak berjaga di depan rumah Kayra, sebelumnya Kayra meminta ijin agar Jimin bisa menemani dirinya karena tidak ingin sendirian di dalam rumah.


Dan disinilah mereka saat ini..


Usai membersihkan diri secara bergantian, Kayra dan Jimin menikmati dua cangkir teh camomile sebelum tidur. Teh yang mengandung camomile di yakini dapat membantu menenangkan diri.


"Sebaiknya kita tidur sekarang, lihatlah ini sudah lewat pukul dua dini hari baby, " Jimin merapikan tempat tidur Kayra, menyiapkan bantal, guling serta selimut.


"Tapi kamu jangan kemana mana honey, temani aku.. " lirih Kayra yang menurut saja saat Jimin memintanya segera berbaring.


"Tentu saja aku akan menemani kamu baby, aku sudah janji kan, aku akan selalu ada untukmu. " Jimin tersenyum teduh sambil membenarkan selimut untuk menutupi tubuh Kayra.


Cup.. tidak lupa satu kecupan hangat di kening sebagai tanda sayang seorang Jimin untuk Kayra.


Usai mematikan lampu utama dan hanya menyisakan lampu tidur dengan nyala temaram, Jimin ikut berbaring di sisi lain ranjang.


Baru saja Jimin ingin memejamkan mata saat tiba tina..


Kayra membuang sembarangan giling yang ada ditengah lalu mendekatkan diri mendusel ke dalam pelukan Jimin


"Peluk.. " ucap Kayra tanpa membuka mata. Membuat Jimin menggeleng singkat lalu memeluk sang kekasih.


Sementara itu di tempat lain..


David dan Elena berada di dalam satu sel yang sama, keduanya sama sama tidak bisa tidur lantaran kondisi sel yang kotor dan bau.


David dan Elena sama sama duduk bersandar pada tembok usang dengan netra yang menatap kosong entah kemana.


Masing masing mereka larut dalam pemikiran sendiri, "Bukan begini seharusnya kan ? " ucap Elena tiba tiba.


Tanpa menoleh pada lawan bicaranya Elena mulai meracau mengatakan hal yang tidak penting, "Seharusnya sekarang ini kita menikmati kekayaan masing masing, menjalankan bisnis dan bersenang senang karena berhasil meraup habis seluruh aset kekayaan mantan kekasihmu yang bodoh itu David hahaaa.. "


"Kehadiran Kayra sialan itu benar benar membuat hidup kita semua kacau, dia tiba tiba muncul dan menarik perhatian semua orang. Sangat licik bahkan sengaja mendekati satu persatu geng sosialita lalu menghancurkan begitu saja, apa kamu masih menolak sadar David ?? kita semua masuk dalam permainan balas dendam Kayra huhuhuuu... " Elena tiba tiba menangis haru teringat Liam yang harus mati konyol karena emosi ingin menghabisi Kayra seorang diri usai video usaha pros ti tu si nya tersebar di jagad sosial media.


"Bisakah kamu diam Elena !! astaga kamu seperti anak kecil saja, membuat aku semakin pusing !! dengar ya Elena, aku tidak pernah meminta kamu untuk mengulik informasi apapun tentang Kayra, tapi apa yang kamu lakukan hah ?? Kamu membawa diriku dalam situasi sialan ini, " David menggeleng tak habis pikir, padahal David sudah merasa melakukan semuanya dengan rapih dan teliti.


"Jangan salahkan aku brengsek !! kamu juga salah, kita semua salah dan hanya dua dari geng sosialita yang masih bebas diluar sana, Jeni dan Lisa. " Elena menoleh menatap David tajam.


"Kamu otak dari rencana yang kita lakukan David, kamu penjahat sebenarnya, dan jika kita semua dihukum maka hukumanmu adalah harus yang paling berat hahaahaaa !!!" tawa Elena sangat terdengar mengejek membuat David terpancing emosi lalu menarik kuat kerah baju Elena dan mengancam.


"Jaga mulutmu Elena !!" suara David terdengar pelan tapi tatapan matanya sangat mengancam.