Misunderstanding Love

Misunderstanding Love
Episode 44



Happy Reading.


Carolina mendatangi kantor PT Hero sore itu, dia masih terus berusaha membuat Vincent menerimanya kembali. Carolina tahu kalau Vincent sudah mulai membuka hatinya untuk Agnes.


Wanita itu tidak akan membiarkan Vincent jatuh hati terhadap sepupunya itu. Carolina sudah menyiapkan sesuatu untuk membuat Vincent bercerai dengan Agnes.


Dia bisa memastikan bahwa Vincent akan sangat senang dan menerima nya kembali kalau dia memberikan bukti rekaman Video seseorang yang menabrak Sonya.


Bukti palsu yang dia buat sendiri, Carolina yakin bahwa Vincent akan percaya padanya.


Vincent masih memikirkan Agnes, istrinya itu sedari tadi terus menari-nari di otaknya, dia seperti orang yang sedang pertama kali jatuh cinta saja. Kangen, rindu menjadi satu. Vincent ingin segera pulang dan memeluk istrinya.


'Kenapa aku jadi seperti ini?' batin Vincent.


Tersenyum sendiri seperti orang gila saja, mungkin kalau ada yang melihat seorang CEO dingin yang seperti itu bisa di pastikan mereka akan terkejut dan merinding.


Pria yang sangat jarang memperlihatkan senyuman di wajahnya itu hari ini seolah sengaja menebar senyum yang hangat.


Vincent meraba bibirnya, dia ingat pagi tadi setelah sarapan dia berpamitan dengan sang istri dan mencium bibirnya, Agnes juga membalas ciuman itu dengan lembut.


"Ya Tuhan Agnes! aku bisa gila kalau seperti ini, baru beberapa jam ninggalin kamu hati ini sudah merasa rindu," gumam Vincent.


Tok, tok, tok!


Suara ketukan itu membuat Vincent sadar dari lamunannya.


"Masuklah," seru Vincent menegakkan tubuhnya.


Pintu terbuka dan masuklah seorang wanita cantik dengan senyum yang tersungging di bibirnya.


Namun Vincent menatap sinis ke arah Carolina.


Carolina melangkah mendekat ke meja Vincent sambil menyodorkan ponselnya.


"Lihatlah wanita di dalam rekaman itu, dia sudah mengakui perbuatannya yang telah menabrak seorang wanita di jalan xx, dia juga yang telah membeli mobil itu," ucap Carolina tersenyum.


Vincent menaikkan sebelah alisnya, sepertinya Carolina telah salah menemui Vincent kali ini, dia sudah masuk ke kandang macan yang akan mengoyak tubuhnya secara perlahan.


"Apa kamu yakin kalau wanita itu yang menabrak Sonya? kalau begitu apa buktinya?"


Vincent tersenyum sinis, sedangkan Carolina terlihat sedikit terkejut.


"Buktinya sudah jelas 'kan? wanita itu selama beberapa bulan ini di landa rasa takut, setiap malam tidak bisa tidur karena memikirkan dosa besarnya, aku juga masih ingat bahwa dia yang telah membeli mobil Agnes," ucap Carolina menggebu. Bahkan dia tidak menyadari jika ucapannya itu malah semakin membuka kesalahannya sendiri.


"Oh ya?" Carolina mengangguk mantap.


"Lalu bagaimana dengan rekaman ini?" Vincent membuka laptopnya dan memutar sebuah rekaman video.


Di dalam video itu tampak jelas, dari sudut sebuah rumah di pinggir jalan terlihat seorang wanita keluar dari dalam mobil yang persis dengan mobil Agnes, wanita itu mengambil sebuah kain merah maroon yang terselip pada plat mobil itu dan membuangnya ke tempat sampah dan wanita itu wajahnya persis seperti Carolina.


Vincent mengambil sesuatu dari dalam lacinya yang ternyata adalah sobekan kain merah maroon itu dan dia perlihatkan kepada wanita yang terlihat shock saat ini.


"Carolina, kain ini milik Sonya dan aku ingat dengan jelas karena aku yang telah memberikan dress itu kepada Sonya," ucap Vincent.


Carolina melangkah mundur, bahkan tubuhnya hampir saja terjatuh, badannya bergetar karena takut, apakah Vincent sudah tahu siapa yang menabrak Sonya, tapi kenapa dia tidak menyerahkan semua bukti itu pada polisi.


Bersambung.


Hai semuanya pembaca setia Misunderstanding Love,, aku usahakan up tiap hari ya tapi gak janji. mohon dukungannya terus 🙏🙏