
Happy Reading.
Vincent langsung tersadar dari pesona istrinya itu, dia menggaruk kepalanya yang tidak gatal dan salah tingkah.
"Baiklah, aku mandi dulu," ucap Vincent langsung pergi ke kamar mandi untuk membersihkan diri.
Agnes hanya menatapnya datar, dia merasa aneh dengan hatinya. Entah kenapa Agnes tidak bisa menolak sentuhan dari Vincent. Dia tidak menyesal karena telah menyerahkan kesuciannya pada suaminya sendiri meskipun suatu saat nanti mereka berpisah tapi Agnes merasa bangga bisa menjaga kehormatannya sampai dia menyerahkan pada suaminya sendiri.
Agnes mengambil selimut di lemari karena sudah merasa kedinginan, Vincent baru saja keluar dari dalam kamar mandi dan melihat sang istri duduk di sofa sambil menyelimuti dirinya.
"Agnes, apa kamu kedinginan?" tanya Vincent khawatir.
"Apa matamu sudah tidak berfungsi? aku sedari tadi hanya memakai handuk, tentu saja aku kedinginan!" seru Agnes galak.
Vincent menepuk jidatnya, dia lupa untuk menghubungi Asisten James untuk membawakan mereka pakaian.
"Sebentar sayang, aku lupa untuk menyuruh James membelikan pakaian untuk kita."
Vincent langsung mengambil ponselnya dan menghubungi Asistennya itu.
Agnes merasa kesal, diapun berdiri dan berjalan menuju ke arah ranjang.
"Apa mau ku peluk biar gak kedinginan?" Tawar Vincent.
"Tidak perlu!"
"Ayolah sayangku, istriku,, tidak perlu malu," ucap Vincent berjalan ke arah Agnes.
"Stop, jangan mendekat!" seru Agnes ketika Vincent akan duduk di sampingnya.
"Kenapa sayang, bukankah tadi malam kita melewati malam yang panjang, apa kamu masih belum memaafkan ku?" tanya Vincent sendu.
"Jangan berfikir karena aku mau tidur denganmu lalu aku sudah memaafkan mu, Vincent! aku hanya menjalankan peranku sebagai istri, aku tidak mau kamu tidur dengan wanita lain karena aku selalu menolak mu," jawab Agnes.
Vincent tersenyum mendengar ucapan Agnes.
"Berarti kita bisa melakukannya lagi kan? aku tidak akan pernah tidur dengan wanita manapun sayang, aku berjanji akan menjaga pernikahan kita, aku tidak mau membuatmu sakit hati lagi karena berselingkuh dengan Carolina juga sebenarnya hanya pura-pura, hanya kamu yang ada di hatiku sekarang dan selamanya," ucap Vincent menyentuh bahu istrinya.
Agnes hanya diam saja, entah dia menganggap ucapan Vincent jujur atau hanya sebuah kebohongan, wanita itu sudah tidak peduli lagi.
Tok tok tok.
Suara pintu di ketuk oleh seseorang.
Ceklek.
James datang membawa dua paper bag di tangannya.
"James, hari ini aku tidak ke kantor dulu, kamu handle semua pekerjaanku karena aku akan bersama istriku seharian ini," ucap Vincent.
"Baik Tuan, serahkan pada saya!" jawab James kemudian pergi dari hotel tersebut.
****
Carolina bertemu dengan Martin di sebuah tempat untuk membuat sebuah kesepakatan bersama.
"Aku tahu kamu masih mencintainya, Martin, aku akan membuat kesepakatan denganmu. agar aku bisa mendapatkan Vincent kembali dan kamu mendapat Agnes," ucap Carolina.
"Kesepakatan apa?" tanya Martin
"Ya kita akan membuat rencana bagaimana agar Vincent dan Agnes berpisah, aku mendapatkan Vincent sedangkan kamu mendapatkan Agnes," jawab Carolina santai.
Martin tampak sedang berfikir. Carolina tersenyum simpul.
"Apa kamu tahu Martin, sebenarnya Vincent tidak mencintai Agnes sama sekali, dia masih sangat mencintaiku, buktinya Vincent mengajaku berpacaran, kami pergi ke restoran dan bertemu dengan Agnes dan mengatakan di depan Agnes bahwa dia memang berselingkuh denganku," ucap Carolina bangga.
Martin melotot sempurna ketika mendengar ucapan Carolina, tentu saja dia merasa tidak terima jika Agnes di perlakukan seperti itu.
"Lalu apa rencanamu, Carol?" tanya Martin.
"Carikan aku seseorang yang membutuhkan banyak uang, kamu harus mendapatkan orang itu agar Agnes berpisah dari Vincent!" jawab Carolina dengan senyum menyeringai.
Bersambung.
Maaf baru bisa up lagi 🙏🙏 othor sibuk di dunia nyata 😁
Mana bunga dan vote nya ya🤔🤔🤔
...****************...
Hai akak reader semuanya 🥰🥰🥰 aku ada rekomendasi karya keren banget nih ...