Misunderstanding Love

Misunderstanding Love
Episode 27



Happy Reading.


Vincent mengeraskan rahangnya, dia memegang lengan Agnes dan menatap tajam istrinya itu.


"Jangan membicarakan hal ini lagi Agnes, aku akan mencari siapa sebenarnya orang yang menabrak itu, tidak usah menyebut nama Sonya lagi, mengerti!" Peringat Vincent.


"Terserah kamu, karena memang aku lah yang menabrak kekasihmu itu, ayo kalau kamu memang benar menangkap tersangka bawa aku ke kantor polisi dan penjarakan aku sampai membusuk di penjara!!" rasanya Agnes begitu sakit hati saat mengatakan hal itu.


Dia memang sengaja agar Vincent semakin merasa bersalah.


Vincent membuang mukanya dan hanya menatap ke arah luar, dia tidak mau berdebat lagi dengan wanita keras kepala itu, semua ucapan Agnes langsung menyindirnya telak.


****


Vincent meminta James untuk melakukan penyelidikan kembali, pria itu semakin yakin bahwa Agnes tidak bersalah, dia begitu malu dengan Agnes kalau hal itu benar.


Yang pasti Agnes tidak akan pernah memaafkan nya, selama beberapa bulan ini bersama sebenarnya membuat Vincent sudah merasa nyaman bersama wanita itu.


Vincent memang sudah berangkat ke kantor karena luka pada tubuhnya sudah di tangani oleh dokter beberapa hari yang lalu.


"Tuan, ada kabar mengejutkan, ternyata memang benar bukan Nona Agnes yang mengendarai mobilnya, saya sudah menemukan informasi bahwa tepat di tanggal yang sama dengan kecelakaan Nona Sonya, Nona Agnes telah berada di California dan sedang di angkat menjadi duta wanita sedunia," ucap James hati-hati.


Vincent menggebrak meja kerjanya dengan keras, jadi memang benar Agnes tidak bersalah?


Ya Tuhan! apa yang telah ku lakukan, pantas saja Agnes begitu marah dan kecewa. Batin Vincent mengusap wajahnya kasar.


"Kenapa baru sekarang kamu mengatakan ini James, dasar tidak berguna!!!" teriak Vincent marah.


Vincent menarik kerah James dan memukul wajahnya. Tentu kalau bukan kesalahan bawahannya itu, Vincent tidak akan salah sasaran.


"Maaf Tuan, saya tidak teliti sehingga mengakibatkan anda salah sasaran," jawab James menunduk.


Tentu saja dia yang sangat bersalah di dalam kasus ini.


"Cepat cari tahu James, siapa wanita itu!" seru Vincent. Dia sangat ingin menghancurkan meja kerjanya kalau saja Vincent tidak bisa menahan diri.


'Agnes, aku salah!'


"Sayang, kenapa nomermu tidak bisa dihubungi dari kemarin malam?" tanya wanita itu.


Alan melupakan wanita satu ini, Carolina datang dan langsung memeluknya. Sebenarnya Vincent kembali berhubungan dengan Carolina hanya untuk membuat Agnes sakit hati, tapi ternyata hal itu membuat Carolina semakin menjadi.


"Carolina, lepaskan dulu aku tidak bisa bernafas," ucap Vincent menarik tangan Carolina.


"Maafkan aku sayang," seru Carolina tidak enak.


"Hem, tidak apa-apa, ada perlu apa kamu ke sini?"


"Vincent, bukankah aku kekasihmu? aku kesini untuk menemui kekasih ku yang sudah Tiga hari tidak ada kabar dan tidak bisa di hubungi, nanti antar aku ke Mall ya, aku mau membeli gaun untuk pemotretan," Carolina bergelanyut manja di lengan Vincent.


"Aku tidak bisa Carol, hari ini sangat sibuk," jawab Vincent tidak bohong.


"Terus aku sama siapa donk beli gaunnya? aku juga sudah menyuruh William untuk pulang,"


Vincent mengambil kunci mobilnya dan menyerahkan pada Carolina.


"Kamu bisa ke Mall sendiri dan membeli gaunmu, pakailah mobilku," ucap Vincent.


"Vincent,, bukankah kamu tahu aku tidak bisa menyetir? apa kamu lupa," ucap Carolina. terkekeh.


Vincent sudah merasa kesal dengan wanita itu. Entah kenapa Carolina tidak bisa menyetir.


"Memangnya kenapa kamu tidak belajar menyetir Carolina?" tanya Vincent berusaha sabar.


"Sebenarnya aku dulu bisa mengemudikan mobil, tapi aku merasa trauma karena pernah menabrak seseorang," Carolina langsung menutup mulutnya yang keceplosan itu. Dia merutuki kebodohannya karena telah membuka rahasia yang selama ini dia sembunyikan.


Vincent menatap tajam Carolina, entah kenapa tiba-tiba ucapan wanita itu membuat telinga nya panas.


"Apa maksudmu Carol? kamu punya rasa trauma karena pernah menabrak seseorang?" tanya Vincent dengan tatapan menyelidik.


Bersambung.


Mana lagi bunga nya kak🌹🌹