Misunderstanding Love

Misunderstanding Love
Episode 20



Happy Reading


Hatinya merasa sakit saat melihat pria yang masih menjadi suaminya itu selalu bersama dengan wanita lain yang usianya itu adalah sepupunya sendiri. Hatinya seperti ditusuk ribuan panah, sejak tadi Agnes berusaha menahan agar air matanya agar tidak terjatuh.


"Apa kalian berencana tidur bersama?" Kali ini Carolina menyela.


Martin berdiri dengan tatapan tajam ke arah Vincent dan Carolina, dia tidak terima jika Agnes diperlakukan seperti ini oleh suaminya sendiri.


"Tuan Vincent yang terhormat, anda seharusnya malu membawa selingkuhan anda ke depan istri sah anda sendiri!" Seru Martin menunjuk Carolina.


"Agnes, ternyata kamu jalan sama pria ini dibelakang ku?" Vincent tidak menggubris ucapan menohok dari Martin. Dia masih ingin menginterogasi istrinya itu.


"Owh,, jadi kamu dan pria ini akhirnya memutuskan untuk bersama, kamu memang wanita tidak tahu diri Agnes, bukankah kamu masih mempunyai suami tapi berani jalan bareng pria lain, dasar tidak tahu malu," ucap Carolina semakin kompor.


Namun kali ini Agnes berdiri dan menatap Carolina tajam.


"Kamu punya cermin, Carol! seharusnya kamu ngaca donk! siapa yang menggoda suami orang lain dan siapa yang berselingkuh dari istrinya dengan sepupu istrinya sendiri, di sini yang tidak tahu malu itu adalah kalian berdua," jawab Agnes menunjuk kedua orang itu.


Semua orang yang berada di restoran itu menonton drama ke empat orang itu, apalagi dengan Vincent dan Agnes yang siapa orang tidak kenal dengan mereka.


PLAK!!


Carolina menampar pipi Agnes keras, dia kesal menjadi tontonan banyak orang karena Agnes membuka aibnya.


Vincent dan Martin sangat terkejut dengan apa yang di lakukan oleh Carolina terhadap Agnes.


Agnes tidak tinggal diam, dia tidak mau kalah dengan pelakor satu ini. Agnes mengambil jus jeruknya dan langsung di siramkan ke wajah dan tubuh Carolina.


"Aaaaakkkk!!! apa yang kamu lakukan Agnes!!" teriak Carolina marah.


Vincent yang melihat hal itu langsung menarik tangan Agnes dari pegangan Martin dan langsung menarik sang istri keluar dari dalam restoran itu.


Agnes yang masih terkejut dengan situasi diam saja ketika Vincent menariknya.


"Vincent!! kenapa kamu meninggalkan ku dan malah pergi bersama wanita itu!!" seru Carolina tidak terima saat Vincent malah membawa Agnes pergi dan meninggalkannya di restoran.


Saat Carolina hendak mengejar, langkahnya ditahan oleh Martin. "Awas saja kalau kamu sampai mengejar mereka!"


"Hei Nona, tentu saja tuan Vincent membawa nona Agnes karena dia istri sahnya, dasar pelakor!" ucap salah satu pengunjung restoran.


"Ya, ternyata wanita itu adalah pelakor!"


Carolina menatap sekeliling dan melihat semua mata tertuju padanya dengan tatapan benci dan menghina.


Martin pergi dari restoran itu untuk mengejar Agnes. Martin merasa khawatir dengan Agnes yang di bawa pergi oleh Vincent dengan keadaan marah.


Sedangkan Vincent yang begitu emosi langsung memaksa Agnes masuk ke dalam mobilnya. Pria itu langsung masuk ke dalam kemudi dan mengunci otomatis pintu mobil.


"Vincent, kamu mau membawaku kemana!!" seru Agnes.


Pria itu tidak menjawab dan langsung melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi.


Agnes berusaha membujuk Vincent agar menghentikan mobilnya itu.


"Vincent, sebenarnya apa maumu? kenapa kamu lakukan semua ini padaku? apa salahku padamu!" seru Agnes.


Bersambung.