Misunderstanding Love

Misunderstanding Love
Episode 19



Happy Reading.


Malam itu Martin mengajak Agnes pergi ke sebuah restoran, karena sejak siang Agnes belum sempat mengisi perutnya.


"Mau pesan apa my sweetie?" tanya Martin.


"Jus jeruk sama bistik lidah aja," jawab Agnes tersenyum. Bibirnya sedikit pucat karena mungkin kelelahan.


"Masih suka bistik lidah ya? aku ingat dulu kamu selalu makan itu waktu di kampus sweetie," ucap Martin terkekeh.


Agnes hanya tersenyum menanggapi ucapan Martin. Akhirnya pria itu memesan makanan yang mereka inginkan.


"Kalau ada sesuatu yang ingin kamu bagikan, aku siap jadi pendengar yang baik," ujar Martin mengelus punggung tangan Agnes.


"Iya, aku pasti akan cerita, tapi tidak sekarang," jawab Agnes.


Martin tahu jika wanita didepannya ini pasti sedang memiliki masalah besar yang sedang dihadapi. Terlihat dari raut wajah Agnes yang begitu muram.


"Aku akan selalu ada untukmu," Agnes tersenyum tipis menatap sahabatnya itu. Dulu Agnes memang menyukai Martin, tapi entah sekarang perasaannya pada Martin sudah berubah semenjak mengenal Vincent.


'Huh!' Agnes mengeram kesal karena masih saja memikirkan pria brengsekk itu.


Carolina dan Vincent keluar dari dalam mobil setelah Vincent memarkirkan mobilnya. Carolina selalu nempel di tubuh Vincent dengan selalu menggandeng lengannya erat.


Mereka berdua berjalan masuk ke dalam restoran yang sama dengan Agnes dan Martin. Vincent memicingkan matanya ketika melihat pemandangan di depannya itu.


Vincent melihat sang istri yang sedang asyik makan malam dengan pria yang bernama Martin. Begitu pun dengan Carolina, melihat hal itu dia akan membuat Vincent semakin membenci Agnes. Senyum sinis tersungging dibibir wanita itu.


Bukannya semakin benci, Vincent malah dibikin cemburu oleh perkataan Carolina.


Vincent mengeraskan rahangnya ketika mendengar ucapan Carolina yang mengatakan jika Martin adalah pria yang dicintai oleh Agnes. Entah kenapa Vincent begitu kesal mendengar ucapan itu. Apalagi melihat Agnes yang tersenyum dan tertawa lepas seperti ini kepada pria lain.


Vincent melepaskan tangan Carolina dari lengannya dan berjalan menghampiri meja Agnes dan Vincent. Carolina yang melihat itu langsung mengekor di belakangnya dengan tersenyum puas. Wanita itu akan melihat drama yang menarik setelah ini.


"Agnes, apa yang kamu lakukan di sini bersama pria ini?" tanya Vincent menunjuk Martin.


Agnes mendongak ketika mendengar suara yang tidak asing. Vincent sang suami menatapnya dengan tatapan tajam menahan amarahnya. Tapi mata Agnes melirik ke arah samping dan melihat Carolina yang menggandeng lengan Vincent dengan mesra.


Cih!! Dasar pasangan tidak tahu malu, bahkan mereka selalu terang-terangan menunjukkan kemesraan di depan umum! batin Agnes jijik.


Sedangkan Martin begitu terkejut melihat dua orang yang terlihat ini.


"Tuan Vincent? Carolina?" Martin melototkan matanya. Apakah kedua orang ini sekarang berselingkuh di belakang Agnes. Kini Martin paham dengan kegundahan hati sahabat nya itu.


Agnes memalingkan mukanya dia tidak mau menjawab pertanyaan suaminya itu karena memang tidak penting.


"Jawab pertanyaan ku Agnes!!" seru Vincent yang melihat istrinya hanya diam saja.


Agnes yang diteriaki seperti itu nggak terima, dia menatap Vincent dengan sama-sama tajamnya.


"Ini restoran, tentu saja aku makan, memangnya tidur berduaan di restoran, yang ada tidur itu ya di hotel!" jawab Agnes menahan emosi dan perasaan kesal.


Bersambung