Misunderstanding Love

Misunderstanding Love
Episode 29



Happy Reading.


Agnes merasakan kebencian yang luar biasa terhadap pria yang ada di depannya saat ini. Egois, kejam dan tidak punya hati.


"Aku sangat membencimu Vincent Zuditte, benar-benar membencimu!" ucap Agnes menekan kata benci.


Vincent tertunduk, tubuhnya terasa lemah, hatinya sakit saat mendengar kalimat yang keluar dari mulut istrinya itu.


Seperti tertusuk ribuan anak panah yang langsung meleburkan hatinya. Vincent tidak berani menatap ke arah Agnes kala melihat wajah yang penuh kesakitan dan kebencian itu menatapnya.


"Kamu harus tetap di sini, aku tidak mau dengar alasan apapun Agnes, kalau kamu tetap pergi aku akan mengurung mu di apartemen ini," ucap Vincent langsung keluar dari kamarnya.


"Vincent, apa hak mu untuk mengurungku di sini! urusan kita sudah selesai saat kamu menyelamatkan ku dan ketika aku mengurus mu, jadi kita impas!" seru Agnes mengejar Vincent.


Vincent menghentikan langkahnya, memang benar yang dikatakan Agnes, dia juga sudah mengetahui bahwa Agens tidak bersalah, Lalu untuk apa Vincent menahannya.


"Aku masih belum percaya bahwa bukan kamu yang menabrak Sonya, selama aku mencari bukti kamu harus tetap tinggal bersamaku," jawab Vincent berusaha mencari alasan untuk menahan wanita yang sudah mulai merasuki pikirannya.


'Aku tidak ingin kamu pergi dari sisiku, Agnes. Biarlah aku dikatakan egois!'


Agnes tergelak mendengar ucapan Vincent.


"Bukti katamu? akan ku buktikan bahwa aku tidak bersalah karena itu sangat gampang, brengsekk!" Jawab Agnes sinis.


Wanita cantik itu mengambil ponselnya dan membuka video pengangkatan dirinya menjadi presiden direktur JH Corp di California.


"Kamu bisa melihat tanggal berapa video ini di buat, kalau memang benar kekasih mu itu meninggal pada tanggal 10 januari berarti bukan aku yang menabraknya, jadi semuanya telah selesai, lepaskan aku Vincent dan akan ku urus perceraian kita!" ucap Agnes dengan datar.


Vincent mengepalkan tangannya kuat, dia tidak akan pernah melepaskan wanita yang sudah mengusik hatinya itu.


Agnes langsung berjalan menuju pintu keluar, dia akan pulang ke Mansion papanya. Vincent yang melihat hal itu langsung menarik tangan Agnes.


"Berikan aku alasan kenapa kamu tidak mau bercerai, padahal pernikahan kita adalah sebuah kepalsuan, dan semua sudah jelas sekarang, berikan alasannya?"


Vincent bingung harus berkata apa, dia juga tidak tahu kenapa hatinya tidak ingin berpisah dari istrinya itu.


"Aku ingin kamu membantuku Agnes," lirih Vincent berusaha menekan harga dirinya kali ini demi wanita yang begitu menarik dimatanya ini.


"Membantumu? Apa aku tidak salah dengar!" Agnes menaikan sebelah alisnya.


Vincent menghela nafas kasar dan mengusap wajahnya.


"Iya, membantuku mencari tahu siapa yang menabrak Sonya, karena sudah di pastikan bahwa mobilmu yang telah menabraknya, tapi aku tidak tahu siapa yang membawa mobilmu waktu itu, maka dari itu aku langsung mengira bahwa kamu adalah orang yang telah menabrak Sonya," ucap Vincent.


Matanya sedari tadi tidak lepas dari mata bening milik istrinya. Hanya ini yang bisa dilakukan oleh Vincent untuk menahan Agnes lebih lama, meskipun dia tahu jika James pasti bisa mencari siapa yang telah menabrak Sonya.


Agnes tampak berfikir, dia juga penasaran siapa yang membawa mobilnya pada waktu itu, karena setelah Agnes ke California dia tidak tahu dengan yang terjadi di kota kelahirannya ini.


"Baiklah, aku juga ingin membersihkan namaku, jadi setelah semuanya terungkap kita harus secepatnya bercerai," jawab Agnes akhirnya.


"Apa harus seperti itu?"


"Kenapa? itu sudah kesepakatan kita, selama kita mencari bukti aku akan berpura-pura menjadi istrimu, deal?"


'Aku terpaksa melakukan ini, karena aku juga berhak menyelidiki siapa orang itu!' Batin Agnes


Vincent menatap tangan Agnes yang terulur ke arahnya, mungkin saat ini hanya dengan cara itu dia bisa mengikat istrinya.


"Baiklah, deal!"


Bersambung